Anda di halaman 1dari 9

SRI RAHMANIAR

MONOKOTIL DAN DIKOTIL


Keragaman makhluk hidup di bumi sangat menarik untuk dipelajari. Begitu pula dengan
keragaman kelompok tumbuhan. Pengelompokkan tumbuhan menjadi kelompok sub sub yang
lebih kecil tentu didasarkan atas ciri yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut. Kelompok
angiospermae merupakan divisi tumbuhan dengan jumlah spesies yang besar dibanding dengan
gymnospermae. Kemudian, kelompok angiospermae (tumbuhan berbiji tertutu) dibagi menjadi
dua kelas yang didasarkan pada jumlah keping biji, monokotil dan dikotil. Namun, perbedaan
tak hanya ditemukan pada jumlah keping bijinya, juga ditemukan pada karakteristik lain pada
kedua kelompok tumbuhan tersebut. Berikut uraian lengkapnya.

A. PENGERTIAN MONOKOTIL DAN DIKOTIL


1. Monokotil
Kata monokotil berasal dari bahasa latin, mono berarti tunggal atau satu, sedangkan kotiledon
merupakan daun lembaga pada biji. Dinamakan monokotil dikarenakan hanya memiliki daun
lembaga tunggal pada biji yang terbentuk dari pembuahan. Dengan demikian, embrio yang
terletak di dalam biji hanya memiliki daun lembaga yang tunggal yang tidak terbelah ketika biji
mulai berkecambah. Daun lembaga ini mengandung cadangan makanan yang berfungsi untuk
mencukupi kebutuhan embrio semasa perkecambahan. Contoh tanaman yang termasuk
monokotil ialah bangsa graminales (rumput), termasuk padi, jagung, kelapa, dan lainnya.

2. Dikotil
Arti kata dikotil ialah berkeping dua (di = dua; kotiledon = keping biji atau daun lembaga). Pada
kelompok ini biji memiliki dua daun lembaga yang menyatu saat berupa biji. Namun, ketika biji
ini berkecambah maka daun biji akan terbelah menjadi dua. Biji berkeping dua dapat dikenali
dengan melihat struktur biji yang memiliki arah belahan, seperti yang ditemukan pada biji
kacang, mangga, dan lainnya. Seperti pada kelompok monokotil, lempeng daun lembaga ini
mengandung cadangan makanan yang berfungsi sebagai penyedia makanan ketika
perkecambahan.

PERBEDAAN MONOKOTIL DAN DIKOTIL


Untuk memahami secara sederhana perbedaan antara tumbuhan monokotil dan dikotil simaklah
tabel di bawah ini!

Perbedaan

Monokotil

Dikotil

Biji

Berkeping 1 sehingga tidak membelah


saat berkecambah

Berkeping 2 sehingga
membelah saat berkecambah

Akar

Serabut

Tunggal

Batang

Tidak bercabang dan tidak memiliki


kambium

Bercabang dan memiliki


kambium

Daun

Memanjang layaknya pita dengan tulang Melebar dengan tulang daun


daun yang sejajar
yangmenyirip atau menjari

Bunga

Jumlah kelopak 3 atau kelipatannya

Jumlah kelopak 2, 4, dan 5


atau kelipatannya

Berkas Pengankut

Tersebar

Teratur

1. Perbedaan Biji
Seperti dijelaskan di atas, perbedaan monokotil dan dikotil yang paling utama dapat kita lihat dari jumlah
keping bijinya. Tumbuhan dengan satu keping biji (monokotil) tidak akan mengalami pembelahan saat
berkecambah, misalnya pada tumbuhan padi, jagung, kelapa, dan anggrek. Sedangkan tumbuhan dengan 2
keping biji (dikotil) akan membelah jadi 2 saat perkecambahan, misalnya pada biji kakao, karet, kacangkacangan, dan bunga matahari.

2. Perbedaan Akar
Perbedaan mencolok yang dimiliki tumbuhan monokotil dan dikotil juga dapat kita identifikasi
langsung daristruktur akarnya. Tumbuhan monokotil umumnya memiliki sistemakar
serabutyang tipis dan kecil, sedangkan tumbuhan dikotil memiliki sistem akar tunggang yang
bercabang, kuat, dan dalam menembus tanah.
Selain dari bentuknya, perbedaan akar tumbuhan monokotil dan dikotil juga tampak dari ada
atau tidaknya tudung akar (kaliptra). Akar tumbuhan monokotil umumnya memiliki tudung akar,
sedangkan pada tumbuhan dikotil, akar umumnya tidak memiliki organ ini.

3. Perbedaan Batang
Perbedaan monokotil dan dikotil selanjutnya dapat diidentifikasi dari morfologi batangnya. Batang
tumbuhan dikotil umumnya bercabang dan memiliki kambium pada perbatasan antara jaringan xilem dan
floem, sedangkan batang tumbuhan monokotil umumnya tidak bercabang melainkan terus tumbuh
meninggi serta tidak memiliki kambium. Perlu dipahami bahwa ada atau tidaknya kambium dapat kita
ketahui dengan menyayat kulit batang tumbuhan.

4. Perbedaan Daun
Bentuk tulang daun pada tumbuhan monokotil dan dikotil juga sangat berbeda.Bentuk daun tumbuhan
monokotil umumnya memanjang layaknya pita dengan tulang daun yang sejajar, sedangkan bentuk daun
tumbuhan dikotil umumnya melebar dengan tulang daun menjari atau menyirip.

5. Perbedaan Bunga
Perbedaan tumbuhan monokotil dan dikotil juga dapat diidentifikasi dari bunganya. Bunga tumbuhan
monokotil umumnya memiliki kelopak dengan jumlah 3 atau kelipatannya, sedangkan bunga tumbuhan
dikotil umumnya memiliki kelopak dengan jumlah 2, 4, 5 atau kelipatannya.

6. Berkas Pengangkut
Tumbuhan dikotil dan monokotil juga memiliki perbedaan pada berkas pengangkut. Berkas pengangkut
pada tumbuhan monokotil umumnya tersebar, baik pada pembuluh tapis maupun pada pembuluh kayunya,
sedangkan berkas pengangkut pada tumbuhan dikotil umumnya teratur.

7. Perbedaan Klasifikasi
Tumbuhan monokotil dan dikotil juga berbeda dalam hal klasifikasi. Tumbuhan monokotil umumnya
dikelompokan menjadi 5 suku, di antaranya Graminae, Palmae, Musaceae, Orchidaceae, dan
Zingiberaceae, sedangkan tumbuhan dikotil umumnya dikelompokan menjadi 5 suku, di antaranya
Euphorbiaceae, Leguminoceae, Solanaceae, Myrtaceae, dan Compositae. Secara lebih lengkap, klasifikasi
monokotil dan dikotil beserta contoh tumbuhannya dapat dilihat pada tabel berikut:

No

Monokotil

Dikotil

Graminae, contohnya jagung dan padi

Euphorbiaceae, contohnya karet dan


singkong

Palmae, contohnya kelapa dan pinang

Leguminoceae, contohnya kacang


kedelai dan kacang tanah

Musaceae, contohnya pisang

Solanaceae, contohnya terong dan


tomat

Orchidaceae, contohnya anggrek

Myrtaceae, contohnya jambu

Zingiberaceae, contohnya jahe

Compositae, contohnya bunga matahari

SEKIAN DAN TERIMA KASIH