Anda di halaman 1dari 27

ANALISIS

INSTRUMEN
SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBEL
DEFINISI, CAHAYA, SPEKTRUM
ELEKTROMAGNETIK, PERCOBAAN LAMBERTBEER, HUKUM LAMBERT-BEER,
INSTRUMENTASI, JENIS SPEKTROFOTOMETER
DRS. H.E.KRISNANDI ISMAIL, B.SC., 2015

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

DEFINISI

SPEKTROFOTOME
TRI

Spektrofotometri: suatu cara analisis


instrumental yang berdasarkan
interaksi cahaya dengan materi
Instrumen yang digunakan disebut
spektrofotometer
Jenis: Spektrofotometer UV-Visibel,
Infra Red, Spektrofotometer Serapan
Atom (SSA)

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

Menurut teori Isaac Newton dan Max Planck,


cahaya merupakan zarah (paket energi yang
sangat kecil) dipancarkan ke segala arah
dengan kecepatan sangat tinggi dan
merupakan paket energi yang disebut foton.

TEORI
TENTANG
CAHAYA

E = h v = h (c/)
E = Energi
h = Tetapan Planck

(6,63X10-27 errg/detik, 6,63X10-34 joule/detik

v = frekuensi cahaya
c = kecepatan cahaya (3x108 m/detik)
= panjang gelombang

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

TEORI
TENTANG
CAHAYA

Menurut James Clark Maxwel, cahaya


merupakan gelombang elektromagnetik.
Cahaya mempunyai vector listrik dan
magnet yang keduanya berosilasi (bergoyang
selaras bolak balik secara berirama) tegak
lurus pada arah rambatan.

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

SPEKTRUM CAHAYA
(PENGURUTAN BERDASARKAN )

SPEKTRUM
GELOMBANG

Sinar (Gamma) Sinar X UV Jauh UV


dekat
(200 380 nm) Visibel (380 780 nm)
Infrared (IR) dekat Mid IR IR Jauh Gelombang Radio

ELEKTROMAGNETIK

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

Warna komplementer merupakan pasangan


yang warna, yang jika kedua warna tersebut
digabungkan akan menghasilkan warna
putih.

WARNA

KOMPLEMENTER

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

Cahaya Polikromatis: Cahaya yang


memiliki lebih dari satu warna
Cahaya Monokromatis: Cahaya yang
mempunyai satu warna

CAHAYA

MONOKROMATIS

Secara Analisis Instrumen, cahaya


monokromatis merupakan cahaya yang
hanya mempunyai satu panjang
gelombang ()
Monokromator: bagian instrumen yang
mengubah cahaya polikromatis
menjadi cahaya monokromatis

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

PERCOBAAN
LAMBERTBEER

Io : Intensitas sinar mula-mula.


Ir : Intensitas cahaya yang dipantulkan.
Ia : Intensitas cahaya yang diabsorpsi.
It : Intensitas sinar yang ditransmisikan.

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

Bila seberkas sinar monokromatis melewati


suatu media, maka sebagian sinar akan
dipantulkan ( Ir ), diabsorpsi ( Ia ), dan
sebagian lagi di transmisikan ( It).

PERCOBAAN
LAMBERTBEER

Mana yang bisa dibaca oleh


spektrofotometer?

I o = Ia + I t + I r
Dalam Spektrofotometer, Ir dapat diabaikan.

Io = I a + I t
Yang dapat dideteksi It
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

Transmitansi (T) = It/I0


Absorbansi (A) = -log T = log I0/It
%T = T X 100%
KONVERSI

A = log (100/%T)
Konversi dari Absorbansi ke
Transmitansi dan sebaliknya
A = 2 log %T
%T = Antilog (2- A)

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

PERCOBAAN
LAMBERT

3 tabung berisi larutan K2CrO4 encer

Mana yang lebih tebal medianya, 1


tabung atau 2 tabung?
Mana yang lebih gelap / tua
warnanya, 1 tabung atau 2 tabung?
Bila tebal media ( t ) semakin besar,
maka Ia semakin besar, dan It semakin
kecil.

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

1 Tetes

PERCOBAAN
BEER

2 Tetes

Larutan Kalium Dikromat

Mana yang lebih pekat, 1 tetes atau 2 tetes?


Mana yang lebih gelap/tua warnanya, yang 1
tetes atau 2 tetes?

Bila konsentrasi media ( c ) semakin


besar, maka Ia makin besar, It makin kecil.
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

1 Tetes

PERCOBAAN
BEER

2 Tetes

Larutan Kalium Dikromat

Mana yang lebih pekat, 1 tetes atau 2 tetes?


Mana yang lebih gelap/tua warnanya, yang 1
tetes atau 2 tetes?

Bila konsentrasi media ( c ) semakin


besar, maka Ia makin besar, It makin kecil.
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

HUKUM
LAMBERTBEER

Bila seberkas sinar monokromatis


melalui media yang transparan maka
penurunan intensitas cahaya yang
ditransmisikan (It) sebanding dengan
bertambahnya tebal (t) dan kepekatan
(c) media.

A=tc

A = Absorbansi
= suatu tetapan yang besarnyA tergantung
panjang gelombang cahaya () dan senyawa
t = tebal media (kuvet)
c = kepekatan media

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

Dalam praktik, dan t tetap/sama.

A=t c
HUKUM
LAMBERTBEER

Y= A X
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

Persamaan linear melalui titik (0,0)

HUKUM
LAMBERTBEER
Persamaan ini menjadi dasar
perhitungan secara spektrofotometri

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

D
INSTRUMENTA
SI

SC

K
S

SC = Sumber Cahaya
M = Monokromator
S = Slit (celah)
K = Kuvet
D = Detektor
SP = Sistem Pembacaan

SP

SUMBER CAHAYA
SEBUAH LAMPU YANG MEMANCARKAN SINAR
LAMPU D2 BILA KITA BEKERJA PADA DAERAH
UV (380-780)

SUMBER
CAHAYA

LAMPU WOLFRAM (TUNGSTEN) BILA KITA


BEKERJA PADA DAERAH VISIBEL (380-780
NM)

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

FUNGSI MONOKROMATOR UNTUK


MENGUBAH SINAR POLIKROMATIS MENJADI
MONOKROMATIS SESUAI DENGAN PANJANG
GELOMBANG YANG DIPERLUKAN

MONOKROMATOR

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

SLIT (CELAH)

FUNGSI SLIT ADALAH MENGATUR BESAR


KECILNYA BERKAS SINAR YANG
DILEWATKAN
PADA INSTRUMEN, BESAR SLIT BISA TETAP
(PERMANEN) ATAU ADA JUGA YANG DAPAT
DIATUR

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

KUVET

KUVET, MERUPAKAN TEMPAT LARUTAN


YANG AKAN DIUKUR PADA
SPEKTROFOTOMETER.
BENTUK TABUNG DENGAN PENAMPANG
BUJUR SANGKAR ATAU LINGKARAN
SEPERTI TABUNG KIMIA
BAHAN DASAR
PYREX, HANYA UNTUK DAERAH VISIBEL
TIDAK DAPAT UNTUK UV
KUARSA, BISA UNTUK DAERAH UV DAN
VISIBEL
PLASTIK, HANYA UNTUK DAERAH VISIBEL,
SATU KALI PAKAI

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

KUVET

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

DETEKTOR BERFUNGSI MENGUBAH ENERGI


CAHAYA MENJADI ENERGI LISTRIK
DAPAT BERUPA PHOTOTUBE = SEDERHANA
KURANG SENSITIF
PHOTO MULTIPLIER TUBE (PMT) = SENSITIF,
PALING BANYAK DIGUNAKAN

DETEKTOR

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

ANALOG = MEMAKAI JARUM


DIGITAL = DALAM BENTUK ANGKA

SISTEM
PEMBACAAN

PERALATAN SEKARANG SUDAH


KOMPUTERISASI DENGAN PROGRAM YANG
LENGKAP. PENGOPERASIAN ALAT LEWAT
KOMPUTER. PADA MONITOR DITAMPILKAN
BERMACAM DATA SECARA SIMULTAN
HARGA ABSORBANSI (A)
KURVA SCANNING UNTUK MENCARI LAMDA
MAKS
KURVA KALIBRASI
KADAR ATAU KONSENTRASI CONTOH

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

PEMBAGIAN
JENIS

SPEKTROFOTOMETER

DILIHAT DARI SPEKTRUM SINAR:


SPEKTROFOTOMETER VIS, HANYA BISA
MENGUKUR PADA DAERAH VISIBEL 380780 NM
SPEKTROFOTOMETER UV-VIS, DAPAT
MENGUKUR PADA DAERAH UV 200-380 NM
DAN VISIBEL 380-780 NM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

PEMBAGIAN
JENIS

SPEKTROFOTOMETER

DILIHAT DARI BERKAS SINAR:


SPEKTROFOTOMETER SINGLE BEAM.
HANYA TERDAPAT SATU BERKAS SINAR.
KUVET YANG BERISI BLANKO DAN
STANDAR/SAMPEL DIUKUR SECARA
BERGANTIAN.
SPEKTROFOTOMETER DOUBLE BEAM.
TERDAPAT DUA BERKAS SINAR DALAM
OPERASINYA. KUVET BLANKO DAN
STANDAR/CONTOH DIBACA SECARA
BERSAMAAN. JADI SETIAP MENGUKUR A
STANDAR/CONTOH SECARA OTOMATIS
DIKOREKSI OLEH BLANKO

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR

PEMBAGIAN
JENIS

SPEKTROFOTOMETER

UNTUK EFISIENSI WAKTU, ALAT SEKARANG DAPAT


MELAKUKAN PENGUKURAN 6 KUVET UNTUK SATU
KALI PEMBACAAN. KUVET PERTAMA BERISI BLANKO,
KUVET KEDUA DAN SETERUSNYA DIISI DENGAN
STANDAR ATAU SAMPEL.

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-SMAK BOGOR