Anda di halaman 1dari 12

DEFINISI STROKE

Stroke menurut definisi World Health


Organization (WHO) adalah suatu tanda klinis
yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi
otak fokal (atau global), dengan gejala gejala
yang berlangsung selama 24 jam atau lebih dan
dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya
penyebab lain yang jelas selain vaskuler.

TINJAUAN PUSTAKA

Stroke iskemik adalah tanda klinis disfungsi


atau kerusakan jaringan otak yang disebabkan
kurangnya aliran darah ke otak sehingga
mengganggu kebutuhan darah dan oksigen di
jaringan otak

STROKE ISKEMIK

Berdasarkan data World Health Organization (WHO),


setiap tahun terdapat 15 juta orang diseluruh dunia yang
menderita stroke. Menurut American Heart Association
(AHA), di Amerika Serikat diperkirakan terdapat 3 juta
penderita stroke pertahun dengan 500.000 kasus baru.
Insiden stroke di Indonesia berdasarkan hasil Riskesdas
2013 menunjukan insiden stroke meningkat dari 8,3 per
1000 penduduk pada tahun 2007 menjadi 12,1 per 1000
penduduk pada tahun 2013.

EPIDEMIOLOGI

A. TROMBOSIS SEREBRI

B. EMBOLI SEREBRI

ETIOLOGI

Non Modifiable
risk factor

FAKTOR RESIKO

Modifiable risk
factor

Berdasarkan waktunya :
I. Transient Ischaemic Attack (TIA) : TIA tipe
Karotid dan TIA tipe vertebro-basiler
II. Reversible Ischaemic Neurological deficit
(RIND)
III. Stroke In Evolution
IV. Completed Stroke

KLASIFIKASI

Berdasarkan penyebabnya :
I. Trombosis Serebri
II. Emboli Serebri

1. Tergantung lokasi dan luasnya infark.


2. Sindroma klinis sesuai dengn pembuluh darah
daerah infark :
- hemiparesis
- hemihipastesi
- disfasia-afasia - gangguan
- diplopia
penglihatan
- dll.
- fasialis parese

GEJALA STROKE

Penurunan
kesadaran

Nyeri kepala

babinski

Jenis stroke

Perdarahan

Perdarahan

Perdaarahan

Iskemik

Iskemik

DIAGNOSIS

Untuk membedakan stroke iskemik dengan


stroke hemoragik dilakukan pemeriksaan radiologi
CT-Scan kepala. Pada stroke hemoragik akan
terlihat adanya gambaran hiperdens, sedangkan
pada stroke iskemik akan terlihat adanya gambaran
hipodens.

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Stabilisasi dengan tindakan ABC


Intubasi bila stupor atau coma
iv dengan larutan salin 0,9%
Oksigenasi 2-4L/i
Jangan berikan makan dan minum
Ekg dan rongent torax
Lab darah lengkap
ct

PENATALAKSANAAN

Prognosis stroke iskemik dipengaruhi oleh


beberapa faktor :
1. Tingkat kesadaran: sadar 16 % meninggal,
somnolen 39 % meninggal, yang stupor 71 %
meninggal, dan bila koma 100 % meninggal.
2. Usia: pada usia 70 tahun atau lebih, angka
angka kematian meningkat tajam.
3. Jenis kelamin: laki laki lebih banyak (16 %)
yang meninggal dari pada perempuan (39 %).

PROGNOSIS