Anda di halaman 1dari 31

RESPONSI KASUS

IMPETIGO BULOSA
Pembimbing :
dr. Ida Widyastuti, SpKK
Penyusun:
Tristy Yunita Pratiwi
201520401011099

RSU HAJI SURABAYA


FAK KEDOKTERAN UMM
2016

BAB I
PENDAHULUAN

DEFINISI
Impetigo bulosa adalah suatu
bentuk impetigo dengan gejala utama
berupa lepuh-lepuh berisi cairan
kekuningan dengan dinding kendor
dapat bertahan 2 3 hari, terkadang
tampak hipopion.

EPIDEMIOLOGI
Terjadi pada semua umur
Pria = Wanita
>>> daerah tropis

ETIOLOGI

PATOFISIOLOGI
Hygene yang
kurang
Menurunnya
imunitas tubuh

Staphylococcus
aureus aureus grup II
strain 77 dan 55

Menginfeksi kulit
lapisan superfisial

Telah adapenyakit
lain dikulit
Produksi toksis
epidermilisis
(exfoliatin)

Terbentuk vesikel
dengan dinding
lapisan stratum
korneum

GEJALA KLINIS
Pada semua umur
Muka, bagian tubuh
lainnya, telapak tangan
dan kaki, mukosa
membrane

Tempat predileksi

Kelainan kulit
V
E
S
I
K
E
L

Bula dnegan
dasar
eritematosis
bertahan 2-3
hari

Isibula
mula-mula
jernih
kemudian
menjadi
keruh

Sesudah
pecah
terbentuk
krusta
kecoklatan

Tampak
kulores
dengan
dasar
eritematosis

DIAGNOSIS

3. PEWARNAAN GRAM

DIAGNOSIS BANDING

PENATALAKSANAAN

Antibiotik

BAB II

IDENTITAS PASIEN

ANAMNESIS

Riwayat Penyakit Sekarang :


.Penderita dating ke poli kulit RSU Haji Surabaya dengan
keluhan muncul bintil-bintil berisi cairan di sekitar siku
kanan sejak 2 bulan yang lalu. Awalnya muncul bercak
kemerahan diikuti 2 3 bintil berisi cairan I bawah siku,
kemudian hilang dantimbul lagi di tempat berbeda
sekitaran siku kanan, bintil berisi cairan semakin lama
semakin bertambah banyak dan beberapa bintil agak
membesar. Pasien mengeluh kadang-kadang terasa gatal
di sekitar keluhan, rasa gatal tidak dipengaruhi
waktu/aktivitas/keringat.Pasien juga mengeluh kadangkadang terasa panas di sekital keluhan, nyeri (-). Pasien
sudah mencoba mengobati di rumah dengan
mengoleskan salep DIPROGENTA, yang dioleshkan di
sekitar siku, dioleskan 2x sehari setelah mandi, namun
tidak ada perubahan. Penderita tidak ada riwayat demam
sebelum dan saat timbul keluhan.

Riwayat Sosial Ekonomi :


Penderita merupakan pekerja administrasi yang setiap hari masuk Kantor
pukul 7 pagi hingga pukul 3 siang. Setiap hari penderita mandi 2 3x
sehari, pagi, sore dan kadang-kadang malam, menggunakan handuk
sendiri. Mandi setiap hari menggunakan sabun Lux. Kamar mandinya
dikuras setiap seminggu sekali. Air yang digunakan merupakan air yang
berasal dari PDAM. Setiap hari rutin mengganti baju rumah dancelana
dalamnya. Saat dirumah pasien sering menggendong anak pasien
dengan posisi kepala bayi di lengan kiri dan tangan kanan pasien
memegang badan bayi, anak pasien kadang-kadang masi diberikan ASI,
pasien tidur dengan anak dan suami.

2013-11-12

19

PEMERIKSAAN FISIK

STATUS DERMATOLOGIS
Regio elbow joint: tampak gambaran krusta berwarna
coklat dan kuning kemerahan dengan dasar eritematosa,
ukuran 1 x 2 cm, tampak beberapa vesikel yang pecah
membentuk erosi, tampak beberapa pustule dengan
dasar eritematos.

2013-11-12

22

2013-11-12

23

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pustula pada daerah sekitar hidung pasien.

Pembesaran 100x

2013-11-12

25

RESUME
Wanita, usia 37 tahun
Keluhan mucul bintil-bintil berisi cairan di sekitar siku sejak 3
bulan yang lalu, semakin lama- semakin banyak, gatal (+), terasa
panas (+), anak pasien pernah memiliki keluhan yang sama di di
sekitar kedua siku, riwayat demam (-)
Status Dermatologis: et region elbow joint, tampak gambaran
krusta berwarna coklat dan kuning kemerahan dengan dasar
eritematosa, ukuran 1 x 2 cm, tampak beberapa vesikel yang
pecah membentuk erosi, tampak beberapa pustule dengan dasar
eritematos.
Pada pewarnaan gram didapatkan bentukan bulat, bergerombol
seperti anggur dengan warna merah keunguan (gambaran
Staphylococcus aureus).

DIAGNOSIS
IMPETIGO BULOSA
DIAGNOSIS BANDING:
Impetigo Krustosa
PLANNING:
Diagnosis: -

PLANNING
Terapi:
Non-Medikamentosa
Menjaga kebersihan
Mandi yang bersih dan cuci tangan setelah beraktivitas
Handuk dan peralatan mandi harus sendiri-sendiri
Medikamentosa
Eritromycine dosis 4 x 250 mg, selama 7 hari

PLANNING
Edukasi:
Pasien diberi penjelasan mengenai penyakit
yang diderita, penyebabnya dan
pengobatannya.
Pasien diminta untuk menjaga kebersihan
diri.
Pasien diberi tahu bentuk obat dan cara
penggunaanya

PROGNOSIS
Dengan perawatan yang baik dan menjaga
hygiene akan memberi prognosis yang baik dan
mencegah timbulnya infeksi sekunder.

TERIMA KASIH
Wassalamualaikum Wr. Wb