Anda di halaman 1dari 48

ZAT ORGANIK

KARBOHIDRAT

Materi

PENGERTIAN KARBOHIDRAT

KLASIFIKASI KARBOHIDRAT
Berdasarkan Jumlah unit gula dalam
rantai

Monosakarida (terdiri atas 1 unit gula)


Disakarida (terdiri atas 2 unit gula)
Oligosakarida (terdiri atas 3-10 unit gula)
Polisakarida (terdiri atas lebih dari 10 unit gula)

MONOSAKARIDA :BERDASARKAN LOKASI GUGUS


C=O/KARBONIL

MONOSAKARIDA :BERDASARKAN
JUMLAH ATOM C PADA RANTAI

Triosa (tersusun atas 3


atom C)
Tetrosa (tersusun atas 4
atom C)
Pentosa (tersusun atas 5
atom C)
Heksosa (tersusun atas 6
atom C)
Heptosa (tersusun atas 7
atom C)
Oktosa (tersusun atas 8
atom C)

BERDASARKAN STREOKIMIA
MONOSAKRIDA DIBEDAKAN :

o
o

Stereokimia :
studi mengenai
susunan spasial
dari molekul
Bagiannya :
Stereoisomer

Stereoisomer :
1. memiliki
kesamaan order
dan jenis ikatan
2. memiliki
perbedaan susunan
spasial
3. memiliki
perbedaan
properti (sifat)

ATURAN :

Diberi awalan D
dan L
Keduanya
merupakan gambar
cermin yang tak
mungkin saling
tumpang tindih

CONTOH LAIN :

MONOSAKARIDA PENTING :
D-

DISAKARIDA YANG PENTING


-

POLISAKARIDA YANG PENTING


Amylum

KARBOHIDRAT LAIN
Mukopolisakarida

METABOLISME KARBOHIDRAT

Glukosa diperlukan untuk berbagai organ dan jaringan dalam tubuh

Glikolisis

GLIKOLISIS

Glikolisis aerob : piruvat yg dihasilkan dpt


diubah mjd asetil KoA selanjutnya
dioksidasi di TCA menghasilkan lebih
banyak NADH dan FADH2 ATP lebih banyak

Glikolisis anaerob : rantai transfer elektron


tdk dpt berlangsung reoksidasi NADH
NAD tjd melalui reduksi piruvat laktat
ATP lebih sedikit

Jalur glikolisis

JUMLAH ENERGI YANG DIHASILKAN PADA GLIKOLISIS

Pada glikolisis aerob, energi yang dihasilkan terinci sebagai berikut:


- hasil tingkat substrat :+ 4P
- hasil oksidasi respirasi :+ 6P
- jumlah

:+10P

- dikurangi untuk aktifasi glukosa dan fruktosa 6P

: - 2P

+ 8P

Pada glikolisis anaerob, energi yang dihasilkan terinci sebagai


berikut:
- hasil tingkat substrat

:+ 4P

- hasil oksidasi respirasi :+ 0P


- jumlah

:+ 4P

- dikurangi untuk aktifasi glukosa dan fruktosa 6P


+ 2P

: - 2P

OKSIDASI PIRUVAT

Oksidasi piruvat

HASIL AKHIR OKSIDASI PIRUVAT :


Piruvat + NAD+ + KoA Asetil KoA + NADH + H+ +
CO2

GLIKOGENESIS

GLIKOGENOLISIS

JALUR GLIKOGENESIS DAN GLIKOGENOLISIS DI HEPAR

GLUKONEOGENESIS

GLUKONEOGENESIS

penyimpanan glikogen hepar hanya cukup utk


mempertahankan konsentrasi glukosa darah
selama 12 jam puasa.
Saat tidur, ketika kita tidak makan, terjadi
pergantian tugas secara bertahap dari proses
glikogenolisis glukoneogenesis

CONT

Glukoneogenesis membutuhkan sumber


energi dan sumber karbon utk membentuk
kerangka molekul glukosa.
Energi tersebut diperoleh dr metabolisme
lemak yg dilepaskan dr jaringan adiposa.
Kerangka karbon didapatkan dr tiga sumber
utama: laktat yg dihasilkan jaringan spt sel
darah merah dr glikolisis anaerob; asam
amino yg berasal dr protein otot; dan gliserol
yg dilepaskan dr trigliserida selama proses
lipolisis di jaringan adiposa.

CONT

Diantara ketiga sumber tsb, protein otot


mrpk prekorsor utama glukosa darah.
Laju glukoneogenesis sering terbatas oleh
ketersediaan bahan, termasuk laju
proteolisis di otot.
Selama puasa yang lama, malnutrisi, atau
kelaparan tjd kehilangan massa jaringan
adiposa (lemak) dan jaringan otot.

HORMON2 YG MENGONTROL METABOLISME


KARBOHIDRAT (GLUKOSA)
Hormon

Sumber

Inisiator

Efek pada
Glikogenolisis

Glukagon

Sel pankreas

hipoglikemia

Aktifasi cepat

Epinefrine

Medula kelenjar
adrenal

Stress,
hipoglikemia

Aktifasi cepat

Kortisol

Korteks kelenjar
adrenal

stress

Aktifasi lambat

Insulin

Sel pankreas

hiperglikemia

inaktifasi

HOMEOSTASIS GLUKOSA

Pada saat puasa, siklus glukosa pada individu


dgn berat 70 kg sekitar 2 mg/kg/mnt (200
g/24)
Konsentrasi glukosa plasma menggambarkan
keseimbangan antara intake (penyerapan
glukosa dari usus), penggunaan oleh jaringan
(glikolisis, jalur pentosa posfat, siklus TCA,
sintesis glikogen), dan produksi endogen
(glikogenolisis dan glukoneogenesis)

CONT

Homeostasis glukosa diatur terutama oleh


hormon anabolik (insulin) dan beberapa
hormon katabolik (glukagon, katekolamin,
kortisol, dan hormon pertumbuhan) yg
melawan aksi insulin --> anti insulin
(counter-regulatory hormones)

CONT

Insulin disekresikan dr pankreas utk merespon


peningkatan glukosa plasma yg tjd setelah
makan
Insulin menurunkan konsentrasi glukosa
plasma dgn menggerakkan pengambilan
glukosa ke dlm jaringan, metabolisme
intraseluler, dan sintesis glikogen
Hormon2 anti insulin menstimulasi pemecahan
glukosa dr simpanan glikogen dan jg sintesis
glukosa (glukoneogenesis) peningkatan
konsentrasi glukosa plasma (hiperglikemia)

CONT

Keseimbangan yg baik antara aksi insulin dan


glukagon mrpk faktor kunci dlm mengatur
metabolisme energi.
Konsentrasi glukosa bertindak sebagai sinyal
yg menginisiasi respon hormon tsb. contoh :
hiperglikemia menstimulasi sekresi insulin
dan menekan sekresi glukagon.

ASPEK KLINIS

Beberapa penyakit/gangguan yg berkaitan


dengan metabolisme karbohidrat
Diabetes melitus
o Hipoglikemia
o Ketoasidosis
o

DIABETES MELITUS

Merupakan kelompok penyakit metabolik yg


ditandai dgn keadaan hiperglikemia dan
dapat menyababkan komplikasi kronis
Tdpt dua bentuk utama DM Tipe 1 dan 2
DM tipe 1 pasien tdk bisa memproduksi
insulin dan harus mendapatkan insulin
eksogen utk dpt bertahan (hidup)
DM tipe 2 pasien masih dpt memproduksi
insulin, ttp sering sel resisten thdp insulin

HIPOGLIKEMIA

Keadaan dimana kadar glukosa darah < 60 mg/dL


atau < 80 mg/dL dengan gejala klinik.
Kadar glukosa tetap turun gangguan fungsi
otak (sel otak sangat tergantung glukosa utk
metabolismenya) kesadaran menurun
kematian
Hipoglikemia dpt tjd krn : latihan yg berlebihan,
puasa, pemberian insulin yg berlebihan, dan
kelebihan insulin endogen
Hipoglikemia mrpk komplikasi DM yg sering
krn tjd ketidakseimbangan antara dosis insulin,
asupan glukosa dr makanan dan aktifitas fisik

CONTOH KASUS

Seorang anak usia 12 thn yg menderita DM


tipe 1 sedang bermain dgn teman2nya. Dia
mendapatkan injeksi insulin spt biasa pd pagi
harinya, namun dia tetap bermain sampai
siang tanpa makan. Dia kemudian mengalami
penurunan kesadaran dan pingsan. Dia
kemudian segera dibawa ke IGD. Di IGD dia
kemudian diberikan suntikan glukagon,
sehingga dia dpt sadar kembali dalam
beberapa menit kemudian.

PEMBAHASAN KASUS

Perbaikan keadaan yg segera dr pasien


setelah mendapatkan injeksi glukagon
menandakan bahwa anak tsb mengalami
hipoglikemia karena insulin dan asupan
makanan yg tidak cukup.
Kesadaran yang cepat pulih mrpk hasil kerja
glukagon
Di RS, pasien hipoglikemia yg tdk bisa makan
atau minum diberikan infus glukosa
intravena

KETOASIDOSIS DIABETIKUM
(KAD)

Merupakan kondisi dekompensasi metabolik


akibat defisiensi insulin absolut atau relatif
dan mrpk komplikasi akut DM yg serius.
Gambaran klinis KAD hiperglikemia,
ketosis, dan asidosis metabolik

CONT

Patofisiologi :
o

o
o

Kurangnya insulin mengakibatkan ketidakmampuan


glukosa masuk ke dalam sel (spt sel hepar, jar. adiposa
dan otot). Keadaan ini jg menyebabkan pengeluaran
glukagon. Sbg konsekuensinya glikolisis dan
lipogenesis dihambat, dan glikogenolisis, lipolisis,
ketogenesis, dan glukoneogenesis distimulasi.
Terjadi peningkatan produksi glukosa dan jg
ketidakseimbangan transport glukosa.
Secara bersamaan terjadi proses lipolisis yg
menghasilkan acetil KoA yg berlebihan stimulasi
ketogenesis produksi yg berlebihan asetoasetat dan
asam -hidroksibutirat pH darah menurun
asidosis metabolik

CONTOH KASUS

Seorang perempuan usia 15 tahun dibawa ke


IGD karena mengalami penurunan kesadaran
dan napasnya berbau aseton. Lidah dan
kulitnya tampak kering, yg mrpk tanda
dehidrasi. Dia jg tampak bernapas cepat dan
dalam (hiperventilasi). Gula darah
sewaktunya (GDS) adalah 324 mg/dL dan
keton tdpt di urinnya. Konsentrasi kalium
serumnya adalah 3,5 mmol/L (normal: 3,5
5,0 mmol/L) dan pH darah arterinya 7,20
(normal: 7,37-7,44)

PEMBAHASAN

Gejala dan tanda yg didapatkan pada pasien


ini mrpk gambaran khas ketoasidosis
diabetikum (KAD).
Hiperventilasi mrpk respon thdp asidosis
Pasien harus di rawat di IGD
Pasien akan mendapatkan infus cairan
fisiologis dgn tambahan suplement kalium
utk mengganti cairan yg kurang (dehidrasi),
dan jg diberikan infus insulin

Terimakasih