Anda di halaman 1dari 27

Riset Awal

Pertemuan 1
Materi yang akan dibahas :

Pengertian Metodologi Penelitian


Penelitian Ilmiah
Metode Ilmiah
Langkah-langkah sistematis

Pengertian Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian
adalah suatu
cabang ilmu yang membahas tentang
cara atau metode yang digunakan dalam
kegiatan penelitian
Penelitian
adalah
upaya
mencari
kebenaran akan sesuatu. Upaya dalam
penelitian berupa kegiatan meneliti
Pengertian mencari tidak lain adalah
mencari jawaban, yang dapat berarti
menemukan atau menguji

Penelitian Ilmiah

Penelitian ilmiah adalah penelitian yang menggunakan


metode ilmiah
Kebenaran dalam penelitian ilmiah adalah kebenaran
ilmiah
Kebenaran koherensi yang menganut logika
deduktif, sifatnya rasional
Kebenaran korespondensi yang menganut logika
induktif, sifatnya faktual (empirik)

Metode Ilmiah

Metode ilmiah adalah metode yang


menggunakan kebenaran ilmiah
Dikatakan ilmiah jika :
Bersistem
Bermetode
Berobyektifitas
Berlaku umum (universal)

Questions

Apa yang dimaksud dengan Riset /


Penelitian ?
Langkah apa saja yang harus dilakukan

Defenisi Riset / Penelitian

Riset adalah :
Proses sistematis untuk mengumpulkan dan
menganalisis data (informasi) untuk meningkatkan
pemahaman terhadap sesuatu fenomena yang kita
merasa prihatin atau mempunyai ketertarikan untuk
memahaminya lebih dalam

Langkah Sistematis

JUDUL PENELITIAN

Judul Penelitian
Judul penelitian menggambarkan interaksi
antar dua variabel atau lebih, baik
membedakan
(pengaruh)
atau
menghubungkan (keterkaitan)

BAB 1 PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG

Pada

bagian

gejala/masalah

ini
yang

mensinyalir
kemudian

tentang
diuraikan

adanya
tentang

suatu
topik

masalah yang menjadi issu sentral penelitian atau gejala


penelitian sebagai informasi awal untuk diteliti berdasarkan :

Fakta / data (hasil dari pra penelitian)

Referensi

ilmiah

(jurnal,

hasil

penelitian

sebelumnya,

seminar, lokakarya, pendapat pemegang otoritas

Instansi / pengalaman pribadi

BAB 1 PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Memuat tentang mengapa kejadian / gejala itu dianggap
masalah dan mengapa penting untuk diteliti, dan apa
dampaknya apabila masalah tersebut dibiarkan, apakah
mengancam, mengganggu, menghambat dan menyulitkan
sehingga menimbulkan kesenjangan. Termasuk implikasi
masalah terhadap berbagai aspek
Menguraikan bagaimana masalah tersebut seharusnya
dipecahkan, untuk apa masalah ini dipecahkan dan diteliti
dan apa manfaat hasil penelitian ini bagi kehidupan praktis
dan perkembangan ilmu pengetahuan

MASALAH PENELITIAN
Sesuatu yang menjadi sasaran penelitian
yang biasanya disebut masalah penelitian,
yang akan selanjutnya diangkat menjadi
judul penelitian, dan menggambarkan antar
dua variabel atau lebih
Tidak semua masalah layak diangkat menjadi
masalah penelitian

Rumusan Masalah
a. Rumusan penelitian biasanya dalam bentuk kalimat
bertanya
b. Menanyakan ada tidak perbedaan atau hubungan
antara dua variabel atau lebih
c. Belum mengarah / belum mengacu ke teori
d. Sebaiknya sama banyak dengan rumusan hipotesis
penelitian

Rumusan Masalah (Problem Statement)

Sambungan pipa di
pojok rumah pecah

Rumusan masalah

Rumah saya
sering
kebanjiran
kalau hujan

Latar belakang

Lantai rumah lebih


rendah dibanding
tinggi selokan

Rumusan masalah
Bagaimana
menambal
sambungan pipa
di pojok rumah
yang pecah

Rumusan
masalah

Rumah
saya sering
kebanjiran
kalau hujan
Latar belakang

Bagaimana
meninggikan
lantai rumah agar
lebih tingggi dari
selokan

Mengindentifikasi, Memilih dan


Merumuskan masalah (1)
1. Mengidentifikasi Masalah
a.

Mengindentifikasi masalah adalah mencari masalah yang paling


relevan dan menarik untuk diteliti

b.

Masalah dapat dicari melalui Pancaindra yaitu melalui pengamatan,


pendengaran, penglihatan, perasaan atau penciuman

c.

Permasalahan ada kalau ada kesenjangan (gap) yaitu adanya


perbedaan antara apa yang seharusnya ada dengan apa yang ada
dalam kenyataan, antara apa yang diperlukan dengan apa yang
tersedia, antara harapan dan kenyataan

Mengindentifikasi, Memilih dan


Merumuskan masalah (2)
2. Sumber Masalah
Masalah dapat diperoleh dari sumber-sumber sebagai berikut
a. Bacaan, terutama bacaan yang berisi laporan penelitian
b. Seminar, diskusi, dan pertemuan ilmiah lainnya
c. Pernyataan pemegang otoritas
d. Pengamatan sepintas
e. Pengalaman pribadi
f. Perasaan intuitif

Mengindentifikasi, Memilih dan


Merumuskan masalah (3)
3. Memilih Masalah / Pembatasan
Dalam mengindentifikasi masalah, biasanya
dijumpai lebih dari satu masalah dan tidak
semua masalah dapat / layak diteliti. Oleh
sebab itu perlu diadakan pemilihan /
pembatasan masalah

Mengindentifikasi, Memilih dan Merumuskan


masalah (4)
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih masalah :
1. Masalah tersebut layak / tidaknya untuk diteliti, tergantung pada
:
Ada/tidaknya sumbangan terhadap teori dan ada/ tidaknya
teori yang relevan dengan itu
Ada/tidaknya kegunaan untuk pemecahan masalah-masalah
praktis
2. Managebility yaitu cukup dana, cukup waktu, cukup alat, cukup
bekal kemampuan teoritiS, dan cukup penguasaan metode yang
diperlukan

Mengindentifikasi, Memilih dan


Merumuskan masalah (5)
4. Merumuskan Masalah
Setelah masalah diindentifikasi dan dipilih/dibatasi, selanjutnya
masalah tersebut hendaknya :
a. Dirumuskan dalam kalimat tanya (?) yang padat dan jelas
b. Memberikan petunjuk tentang kemungkinan pengumpulan
data guna menjawab pertanyaan dalam rumusan tersebut
Contoh : Bagaimana hubungan tingkat pendidikan dengan
produktivitas kerja karyawan

Keaslian Penelitian

Keaslian penelitian menyangkut / berhubungan dengan :


Bagian dari proposal yang menjelaskan kontribusi, kebaruan, atau
novelty dari penelitian yang diajukan
Kebaruan bisa dari sisi teori atau praktis

Kebaruan harus dilihat dari penelitian sebelumnya, tidak boleh


menyatakan bahwa penelitian yang diusulkan adalah penelitian yang
belum pernah dilakukan

Keaslian Penelitian

Penelitian
sebelumnya

Gap
Sentence

Bagian ini harus


dapat dibaca
dengan jelas

Penelitian
yang
diusulkan

Keaslian Penelitian
Previous works yang digunakan untuk menunjukkan
Keaslian / Kebaruan / Kontribusi Penelitian juga sering
digambarkan dalam bentuk fishbone diagram
Penulis
1
Topik1

Penulis
2
Topik2

Penulis
3
Topik3

Usulan
Topik4
Penulis
4

Topik5
Penulis
5

Topik6
Penulis
6

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian merupakan pernyataan mengenai apa yang


akan dihasilkan atau dicapai oleh peneliti. Jadi tujuan penelitian
adalah untuk menjawab mengapa penelitian dilakukan
Tujuan penelitian tergantung pada jenis penelitian dan masalah
yang akan diteliti. Oleh sebab itu tujuan penelitian harus
konsisten dengan masalah yang telah dirumuskan
Berhubungan dengan hasil akhir yang diperoleh dari penelitian
yang diusulkan
Contoh :
Memperbaiki algoritma untuk penentuan ciri
Membuat aplikasi untuk komputerisasi sistem parkir
berbasis RFID
Menguji coba Sistem X untuk mengetahui kinerjanya

Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian menjelaskan kegunaan hasil
penelitian
Contoh :
Aplikasi PLO (Paperless Office) dapat mengurangi
penggunaan kertas
Memahami cara kerja dan mengetahui kinerja
Sistem X
Aplikasi Sistem Perparkiran berbasis RFID dapat
mempersingkat waktu tunggu antrian mobil

Kajian Pustaka

Kajian Pustaka adalah bagian yang memotret penelitian


sebelumnya yang relevan untuk penelitian yang diusulkan,
baik untuk melihat metode yang pernah digunakan, kinerja
sebuah
sistem,
teknik
yang
digunakan
untuk
mengidentifikasi suatu fenomena, dan lain-lain
Boleh sama dengan materi yang digunakan dalam Keaslian
Penelitian, tetapi perlu dikembangkan lebih jauh

Landasan Teori
Bagian ini berisi penjelasan tentang teori yang relevan dengan
penelitian yang diusulkan.
Teori: penjelasan formal dan logis tentang suatu kejadian yang
memasukkan unsur prediksi tentang relasi antara satu kejadian
dengan kejadian lain
(http://www.cengage.com/marketing/book_content/1439080674_
zikmund/book/)
Landasan Teori berisi penjelasan tentang sesuatu yang sudah
banyak diketahui umum, misalnya:
Teori normalisasi basisdata
Teori relativitas
Lapisan ISO OSI
Paradigma MVC (Model-View-Controller)