Anda di halaman 1dari 17

MEKANISME

PERTAHANAN
JIWA/PSIKODINAMIKA
BAGIAN PSIKIATRI
FK UNISBA

1/4/17

PSIKODINAMIKA
Pengetahuan

dan teori yg sistematik


ttg tingkah laku manusia dan
motivasi-motivasinya

Science

of the mind, its mental


processes and affective components
that influence human behavior and
motivations

1/4/17

MOTIVATION
Force that pushes a person to act to
satisfy a need it implies an incentive
or desire that influence the will and
causes the person to act

1/4/17

KEBUTUHAN MANUSIA
I. BIOLOGIS
Viseral : makanan, minuman, udara,
BAB, BAK
Sensoris :mengalami penginderaan
(menikmati)
Aktivitas : aksi otot-otot (olah raga)
II. (SOSIO) PSIKOLOGIS
Pengakuan sosial : diterima lingkungan,
pujian, berteman
Aktualisasi diri
: kepandaian,
keterampilan
Rasa aman
III. SEKSUAL (BIOLOGIS + PSIKOLOGIS)
1/4/17

individu

waktu

situasi

urgensi kebutuhan
(relatif)

FRUSTRASI & KONFLIK


Kegagalan, ketakberdayaan, kekecewaan
frustrasi
Dua/lebih pilihan/keinginan pd saat yg
sama konflik
(+ / +)
(+ / -)
(- / -)
1/4/17

konflik stres psikis


frustrasi

proses penyesuaian
SADAR

ASADAR

FIGHT/FLIGHT

1/4/17

MEK.PERTAHANAN JIWA

Mekanisme pertahanan jiwa


Acting

out :
individu mengatasi konflik emosional, stresor
internal maupun eksternal dg tindakan
langsung
mis. marah terhadap seseorang, langsung
memarahi orang tsb.

Altruisme

:
mendahulukan kepentingan orang lain

1/4/17

Anticipation

:
mengantisipasi kemungkinan konsekuensi di masa
datang dg respon yg realistik maupun alternatifnya

Denial

:
individu mengatasi konflik emosional, stresor
internal maupun eksternal dg menolak utk
mengakui beberapa aspek menyakitkan dari
realitas eksternal maupun pengalaman subjektif yg
mungkin akan diketahui oleh orang lain.

Displacement

:
memindahkan perasaan atau respon thd suatu
objek ke objek lainnya (biasanya yg kurang
membahayakan)
1/4/17

Disosiasi

:
individu mengatasi konflik emosional atau
stresor internal/eksternal dg pemecahan
fungsi antara kesadaran, memori, persepsi ttg
diri/lingkungan, atau perilaku
sensoris/motoris

Humor

:
menekankan aspek yg lucu atau ironis dari
suatu konflik atau stresor

Idealisasi

:
melekatkan sifat2 positif secara berlebihan
thd orang lain
1/4/17

Intelektualisasi

:
penggunaan pemikiran abstrak secara
berlebihan atau membuat generalisasi utk
mengendalikan atau meminimalkan perasaan
yg mengganggu

Isolation

of affect :
memisahkan pikiran2 dari perasaan yg
berkaitan dgnya. Individu kehilangan
sentuhan perasaan yg berhub dg pemikiran
yg ada (mis. kejadian traumatik), tapi tetap
menyadari elemen kognitif dari kejadian tsb
(mis. detil deskriptifnya)

1/4/17

10

Omnipotence

:
merasa atau bertindak seolah2
memiliki kekuatan atau
kemampuan khusus dan lebih
unggul dibandingkan orang lain

Proyeksi

:
melekatkan perasaan, dorongan
atau pikirannya sendiri kepada
orang lain
1/4/17

11

Rasionalisasi

:
motivasi sebenarnya dari perasaan, pikiran
dan tindakan ditutupi dg menenteramkan diri
sendiri melalui penjelasan yg tidak tepat

Reaksi

formasi :
pikiran atau perasaan yg tdk dpt diterima
digantikan dg perilaku, pikiran atau perasaan
yg merupakan kebalikan dari apa yg ia
rasakan

1/4/17

12

Represi

:
individu mengatasi konflik emosional atau stresor
internal/eksternal dg menghilangkan dari alam
sadar semua harapan, pikiran atau pengalaman
yg mengganggu

Splitting

:
gagal mengintegrasikan aspek positif & negatif
dari diri sendiri maupun orang lain menjadi
gambaran yg kohesif (padu), sehingga diri sendiri
dan gambaran objek hanya dipandang bergantiganti antara 2 kutub yg berlawanan : sematamata hangat, kuat, berharga, baik atau sematamata jahat, penuh kebencian, destruktif,
menolak, tidak berharga
1/4/17

13

Sublimasi

:
menyalurkan impuls/perasaan yg mungkin
maladaptif ke dlm aktifitas yg secara sosial dpt
diterima (mis. memilih olahraga bela diri untuk
menyalurkan impuls kemarahan)

Supresi

:
secara sengaja menghindari pemikiran tentang
masalah, harapan, perasaan atau pengalaman yg
mengganggu

Undoing

:
kata-kata/perilaku yg dirancang utk menghapus
secara simbolik pikiran, perasaan atau tindakan
yg tdk dpt diterima
1/4/17

14

FORMULASI PSIKODINAMIKA
Diperlukan

bagi pasien yg akan diberikan


terapi psikodinamik

Didasarkan

pada teori psikoanalisa dan


memberikan model utk menjelaskan
simptomatologi yg ada saat ini, dan
keterbatasan fungsi interpersonal atau
fungsional

1/4/17

15

Formulasi

psikodinamika mencakup :
1. Ego strengths
a. Mekanisme pertahanan utama
b. Pengaturan dorongan (drives)
c. Relasi interpersonal
d. Reality testing
2. Konflik psikologis yg penting
3. Riwayat perkembangan

1/4/17

16

Terima kasih

1/4/17

17