Anda di halaman 1dari 10

PENCEMARAN

LINGKUNGAN
OLEH:
ARIF RAFLI ILYAS
14.10.002.21201.019

PENGERTIAN LINGKUNGAN
Lingkungan hidup adalah suatu satuan sistem
yang kompleks yang berada di luar individu yang
sangat mempengaruhi perkembangan dan
pertumbuhan suatu organisme.
Berdasarkan Undang-undang No. 23 Tahun 1997,
lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan
semua benda dan kesatuan makhluk hidup
termasuk manusia dan perilakunya yang
melangsungkan peri kehidupan dan kesejahteraan
manusia dan makhluk hidup lainnya.

PENCEMARAN LINGKUNGAN
Pencemaran disebut juga dengan polusi, terjadi
karena masuknya bahan-bahan pencemar
(polutan) yang dapat mengganggu
keseimbangan lingkungan. Bahan-bahan
pencemar tersebut pada umumnya merupakan
efek samping dari aktifitas manusia dalam
pembangunan.

Berdasarkan jenisnya, pencemaran dapat dibagi empat,


yaitu:

1. Pencemaran udara.
Bentuk pencemaran udara bermacam-macam, ada
yang berbentuk gas dan ada yang berbentuk partikel cair
atau padat, seperti berikut:
a. Pencemaran udara berbentuk gas.
Beberapa gas dengan jumlah melebihi batas
toleransi lingkungan, dan masuk ke lingkungan udara,
dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup. Pencemar
udara yang berbentuk gas adalah karbon monoksida,
senyawa belerang (SO2 dan H2S), senyawa Nitrogen
(NO2), dan Chloroflourocarbon (CFC).

b. Pencemaran udara berbentuk partikel


cair
atau
padat.
Partikel yang mencemari udara terdapat dalam
bentuk cair atau padat. Partikel dalam
bentuk cair berupa titik-titik air atau kabut.
Kabut dapat menyebabkan sesak napas jika
terhisap ke dalam paru-paru.
Partikel dalam bentuk padat dapat berupa debu
atau abu vulkanik. Selain itu, dapat juga
berasal dari makhluk hidup, misalnya bakteri,
spora, virus, serbuk sari, atau seranggaserangga yang
telah mati. Partikel-partikel
tersebut merupakan
sumber penyakit yang
dapat mengganggu
kesehatan manusia.

2. Pencemaran Air.
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan
pada sumber air seperti danau, sungai, lautan dan
air tanah akibat aktivitas manusia.

3. Pencemaran Tanah.
Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan
kimia buatan manusia masuk dan merubah
lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya
terjadi karena kebocoran limbah cair atau bahan
kimia industri atau fasilitas komersial, penggunaan
pestisida, masuknya air permukaan tanah tercemar
ke dalam lapisan sub-permukaan, zat kimia, atau
limbah.

4. Pencemaran suara.
Pencemaran suara adalah keadaan dimana
masuknya suara yang masuk terlalu banyak
sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan
manusia.
Sesuai dengan Keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor Kep. 48/MENLH/11/1996
tentang baku tingkat kebisingan menyebutkan
bahwa kebisingan adalah bunyi yang tidak
diinginkan dari suatu usaha atau kegiatan dalam
tingkat dan waktu tertentu yang dapat
menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan
kenyamanan lingkungan.

Jenis-jenis kebisingan.
Jenis-jenis kebisingan ada empat macam, yaitu:
1.
Kebisingan yang terus-menerus dengan
jangkauan frekuensi yang sempit, misalnya,
mesin gergaji.
2.
Kebisingan yang terputus-putus, misalnya,
suara arus lalu lintas atau pesawat terbang.
3.
Kebisingan impulsif, misalnya, tembakan,
bom, atau suara ledakan.
4.
Kebisingan impulsif berulang, misalnya,
suara mesin tempa.

Dampak pencemaran suara (kebisingan).


Suara bising ini dapat menyebabkan
terganggunya pendengaran manusia. Selain
itu, lama-kelamaan suara bising ini akan
menimbulkan berbagai keluhan pada tubuh
kita, misalnya, pusing, mual, jantung
berdebar-debar, sulit tidur, badan kaku, dan
naiknya tekanan darah.
Tingkat kebisingan atau ukuran energi bunyi
dinyatakan dalam satuan desiBell (dB).
Pengukurannya menggunakan alat yang
bernama Sound Level Meter.

TERIMA KASIH