Anda di halaman 1dari 16

Urtikaria adalah reaksi

vaskular pada kulit


ditandai dengan bercak
dengan penyebab
idiopatik, imunologi
dan non-imunologi.

Urtikaria fisik yang


lazim : kolinergik,
dingin, tekanan,
dermatografik

Urtikaria fisik yang


jarang : aquagenik,
getaran, sinar
matahari, adrenergik

urtikaria
adrenergik

Pemicu :
trauma,
gangguan
emosional,
kopi, coklat,
dan jahe.

Pucat,
vosokontriksi
kulit dengan
lesi kecil
berwarna
merah atau
merah muda.

Gambaran
klinis terkait
yaitu
wheezing,
palpitasi,
takipnu,
parastesis,
dan malaise.

Diagno
sis

injeksi intradermal 5-10 ng epinefrin


atau 3-10 ng dari norepinefrin dalam
larutanm salin 0,02 ml
mengakibatkan munculnya ruam

Diagno
sis

observasi klinis atas respon dari


propranolol yang mana mengatasi
ruam dan menekan efek pada
episode yang akan datang.

Urtikaria Kolinergik
gambaran papul dan erupsi merah
menyala

Pemicu : respon stress, kegitan fisik,


diaporesis, dan peningkatan suhu tubuh

Diagnosis dengan injeksi intradermal dari


nicotin, asetilkolin, atau metakolin, yang mana
membuat ruam yang spesifik

10 kasus adrenergik
urtikaria

2 pasien dengan lesi


klinis klasik, respon
terhadap pemeberian
propranolol

Beberapa gejala yang


tumpang tindih pada
urtikaria adrenergik
dan urtikaria kolinergik

Peningkatan suhu
tubuh dihubungkan
dengan peningkatan
katekolamin dan
berkeringat

Propranolol, diketahui
efektif dalam terapi
adrenergik urtikaria
dan juga ditemukan
efektif pada bebrapa
kasus urtikaria
kolinergik

URTIKARIA
Biopsi kulit menggambarkan edema jaringan tidak spesifik,
infiltrat radang,
Mikroskopi elektron menggambarkan degranulasi sel mast

Mengarah pada teori yang diterima saat ini dimana


patogenesis di regulasi oleh sel mast

Sel mast mengandung berbagai reseptor yang


nantinya teraktivasi dan merilis mediator (serotonin,
leukotrin, prostaglandin, protease) yang nantinya
berkontribusi dalam terbentunya urtikaria.

urtikaria adrenergik dikaitkan


dengan peningkatan kadar
serum katekolamin

Gambaran halo kemungkinan


hasil dari katekolamin
menginduksi vasokontriksi
perifer di sekitar bercak
eritem yang sesuai dengan
kebanyakan tipe urtikaria
Gambaran halo pada
urtikaria adrenergik juga
memilki kemiripan morfologis
dengan papul dan plak pada
urtikaria pruritus pada
kehamilan

Selektif beta-1-adrenergik blocker reseptor,


seperti atenolol dan bisoprolol, tidak efektif
dalam pengobatan,
Tolazoline, kompetitif alpha-adrenergik
antagonis reseptor nonselektif, diberikan pada
1 pasien untuk menghentikan urtikaria
adrenergik.
Antihistamin generasi pertama, ketotifen dan
clemastine di catat dapat mengurangi bebrapa
gejala.

Propranolol digunakan dalam pengobatan ansietas, panik akut, dan


gangguan stress paska trauma.

Dibandingkan dengan beta-2-antagonis lain, seperti atenolol dan bisoprolol,


yang mana kurang efektif dalam pengobatan urtikaria adrenergik,

Mekanisme kerja dari propranolol di pusat beta-adrenoreseptor, meski


belum sepenuhnya dipahami.

TERIMA KASIH