Anda di halaman 1dari 21

b

Bd. Rukyati Zulfa,


SST.Keb

Senam nifas merupakan bentuk ambulasi dini pada ibu-ibu nifas


tujuannya untuk memperlancar proses involusi, sedangkan
ketidak lancaran proses involusi dapat berakibat buruk seperti
terjadi pendarahan yang bersifat lanjut dan ketidak lancaran
proses involusi.
Senam nifas merupakan gerakan senam yang ringan, Beberapa
gerakan sederhana yang dapat membuat tubuh cepat pulih
setelah proses persalinan. Agar mendapatkan manfaatnya,
latihan dgn optimal & harus mengetahui aturan gerakannya &
harus memperhatikan jenis persalinan yang dijalani.Apakah
menjalani persalinan normal atau dengan operasi caesar

Senam nifas adalah latihan/gerakan yang dilakukan


setelah melahirkan guna mengembalikan kondisi
kesehatan dan memperbaiki regangan pada otot-otot
setelah kehamilan dan persalinan ke keadaan kondisi
semula (Alijahbana,2008).
Senam nifas adalah senam yang di lakukan pada saat
seorang ibu menjalani masa nifas atau masa setelah
melahirkan (Idamaryanti,2009).
Senam nifas adalah latihan gerak yang dilakukan
secepat mungkin setelah melahirkan, supaya otot-otot
yang mengalami peregangan selama kehamilan dan
persalinan shg dapat kembali kepada kondisi normal
seperti semula (Ervinasby,2008).

Tujuan Senam Nifas


1. Memperlancar terjadinya proses involusi uterus
2. Mempercepat pemulihan kondisi tubuh ibu pada kondisi semula
3. Mencegah komplikasi yang mungkin timbul selama masa nifas.
4. Memelihara dan memperkuat kekuatan otot perut, otot dasar
panggul, serta otot pergerakan.
5. Memperbaiki sirkulasi darah, sikap tubuh setelah hamil dan
melahirkan, tonus otot pelvis, regangan otot tungkai bawah.
6. Menghindari pembengkakan pada pergelangan kaki dan mencegah
timbulnya varises.

1.Dapat mulai dilakukan pada hari pertama,


dilakukan setelah 6 jam persalinan dan
dilakukan di rumah sakit dan diulang terus
di rumah
2. Persiapan
.
Persiapan alat ( matras, Flipchart,
Leaflet)
.
Ruangan
.
Mengenakan baju yang nyaman untuk
olahraga.
.
Dapat dilakukan ditempat tidur.
.
Dapat diiringi musik.

Persalinan Normal
Latihan pernafasan dapat dilakukan dalam posisi
rilex (berbaring / duduk)
Kontraksikan otot bokong anda sebelum duduk
Ketika duduk, pilih dasar kursi kuat agar bisa
menahan otot pangggul anda
Usahakan tidak duduk atau berdiri terlalu lama
U/m-Lakuan latihan kegel, tidak perlu khawatir
dgnjahitan di vagina, karena senam ini
justrumenguatkan perineum dan mempercepat
penyembuhkan daerah di sekitarnya

Persalinan dengan Operasi Saesar


Jangan lakukan latihan Fisik, bahkan mencoba
mengangkat kepala ketika berbaring terlentang
mengangkat kerena kegiatan ini akan menarik otot
perut, Sebelum dinyatakan sembuh oleh dokter untuk
latihan atau gerakan saja ujung jari kaki, tumit sedikit
demi sedikit
Untuk bangun dari posisi tidur, miringkan tubuh ke kanan.
lalu tekuk kaki kiri letakkan tangan kiri ke kanan ke tempat
tidur dan bangun perlahan dengan kedua tangan
menyangga, Setelah itu turunkan kaki perlahan dari
tempat tidur.
Untuk membantu mengurangi rasa sakit, pegang bantal
kecil

Gerakan senam nifas

Mari praktek yuk

Hari Pertama
Tidur dengan posisi telentang (Rilex)
Tangan disamping badan kaki di
luruskan,
Tarik nafas dalam melalui hidung,
kemudian ditahan 3 5 detik,
kemudian buang nafas perlahan
melalui mulut, Lakukan 5 - 10 kali.
(sesuai kemampuan ibu) Latihan
untuk ibu pasca SC & Pp Spt

Tidur dengan posisi telentang dengan


kaki ditekuk 45
Tempatkan tangan diatas perut di
bawah area iga-iga.
Tarik nafas dalam melalui hidung,
kemudian ditahan 3 5 detik,
Kencangkan dinding abdomen untuk
membantu mengosongkan paru-paru
,kemudian buang mafas perlahan
melalui mulut, Lakukan 5 - 10 kali.

Manfaatnya
Untuk memperlancar peredaran darah dan pernafasan, Seluruh organ-organ tubuh akan teroksigenasi dengan baik
sehingga akan membantu proses pemulihan tubuh dan mengencangkan otot perut

dengan tangan
2
direntangkan
kesamping
hingga
.
membentuk sudut 90
derajat dari tubuh.
Angkat kedua tangan
tegak lurus hingga
saling bersentuhan, &
tarik nafas
Kemudian turunkan
dengan pelan sambil
tiup nafas.
Kembali pada posisi
Manfaatnya : Untuk sirkulasi dan paru-paru dan untuk memulihakan dan menguatkan kembali otot-otot lengan.
awal.

3. ANGKAT
BOKONG

Tidur telentang dengan lutut


ditekuk, sementara kedua tangan
berada disamping.
Pelan-pelan angkat Bokong dan
punggung bawah.
Kembali pada posisi awal.
Manfaat :
Untuk menguatkan kembali
otot-otot, paha, perut, &
panggul yang bekerja keras
selama hamil & persalinan

4
.

Posisi tubuh telentang, tekuk ke dua kaki 45, salah


satu tangan memegang perut, angkatlah tubuh
(kepala dan bahu) hingga dagu menyentuh dada, tahan
selam 3 detik ulangi gerakan ini 5 10 kali

Manfaat : Untuk memperbaiki kontraksi perut dan membantu


mengencangkan otot bokong, serta memulihakan dan

gerakkan telapak kaki kebawah & Keatas, gerakan 1020 kali ( sesuai kemapuan ibu ). Kemudian putar ke2
kaki searah jarum jam, dan lakukan putaran
berlawanan, ulangi 5 -10 kali

Manfaat :
untuk menguatkan otot-otot di kaki yang selama kehamilan menyangga
beban yang berat. Selain itu untuk memperlancar sirkulasi di daerah kaki
sehingga mengurangi resiko edema kaki.

lutut kanan ditekuk, geser tangan kiri kesamping 90 ,


miringkan tubuh ibu kekiri perlahan, tahan 3-5 detik,kemudian
kembali keposisi semula. Setelah itu lakukan gerakan
berlawanan
lutut kiri ditekuk, geser tangan kanan kesamping 90 ,
miringkan tubuh ke kanan perlahan-lahan, tahan 3-5 detik,
kemudian kembali ke posisi semula

Tidur terlentang, kaki lurus, dan kedua tangan di samping badan.


Angkat kedua kaki dalam keadaan lurus 45 sambil
mengkontraksikan perut, kemudian turunkan perlahan. Atur
pernafasan. Lakukan sesuai kemampuan, tidak usah memaksakan
diri. Ulangi gerakan sebanyak 5 10 kali (sesuai kemampuan)

Kedua kaki di keataskan

Sit- Up

Latihan ini berisiko tinggi,


mungkin dapat
mengakibatkan cedera
karena ibu pascanatal
terjadi peregangan otot dan
kelenturan ligament saat
kehamilan dan persalinan

1. Senam Nifas sebaiknya di


anjurkan bagi ibu-ibu post
partum , agar kondisi
kesehatannya segera pulih
kembali seperti sebelum
hamil dan melahirkan
2. Perlu sosialisasi agar ibu post
partum dapat melakukan
senam nifas secara mandiri