Anda di halaman 1dari 10

MITOS SEPUTAR

MASA NIFAS

YANG DISAJIKAN OLEH:


ANAZTASYA MARHASAK SILALAHI

Pengertian Mitos
Mitos memiliki makna hafiah
sebagai kepercayaan, keyakinan,
mite atau dongeng. Dengan demikian
Mitos dapat dimaknai sebagai
kepercayaan atau keyakinan
masyarakat yang sulit dibuktikan
secara real dan rasional. Pengertian
lebih luas mengacu pada cerita
tradisional.

Mitos seputar masa nifas yang berkaitan dengan


makanan dan minuman

1. Ibu dilarang makan terong


Alasan :
Karena terong dapat membuat tubuh si ibu dan
bayi menjadi gatal.
Pembuktian :
Terong merupakan salah satu jenis sayuran yang
banyak mengandung Vitamin A dan C. Terong jenis
ini mempunyai banyak manfaat dan khasiat,
diantaranya mengandung antosianin, termasuk
kedalam golongan flavonoid yang merupakan salah
satu jenis antioksidan. Antioksidan ini dapat
membantu daya tahan tubuh menjadi lebih baik.

Terong juga kaya akan vitamin A dan C


untuk meningkatkan daya tahan tubuh
selain itu, bagi pertumbuhan tubuh terong
sangat bagus karena mengandung fosfor
dan magnesium yang akan membantu
pertumbuhan tulang. Oleh karena itu,
tidak benar bila terong dapat
menyebabkan gatal-gatal pada Ibu dan
Bayi.

2. Ibu nifas tidak boleh makan ikan, telurdan


daging supaya jahitannya cepatsembuh.

Pernyataan ini tidak benar. Pada ibu nifas justru


pemenuhan kebutuhan protein semakin meningkat
untuk membantu penyembuhan luka baik pada
dinding rahim maupun pada luka jalan lahir yang
mengalami jahitan. Protein ini dibutuhkan sebagai
zat pembangun yang membentuk jaringan otot
tubuh dan mempercepat pulihnya kembali luka.
Tanpa protein sebagai zat pembangun yang cukup
maka ibu nifas akan mengalami keterlambatan
penyembuhan bahkan berpotensi infeksi bila daya
tahan tubuh kurang akibat pantang makanan bergisi.
Protein juga diperlukan untuk pembentukan ASI.

Ibu nifas sebaiknya mengkonsumsi minimal


telur, tahu, tempe dan daging atau ikan bila
ada. Kecuali bila ibu nifas alergi dengan ikan
laut tertentu atau alergi telur sejak sebelum
hamil maka sumber protein yang
menyebabkan alergi tersebut dihindari. Bila
memang alergi jenis protein tertentu misal
ikan laut, Ibu nifas boleh mencari ganti
sumber protein dari daging ternak dan
unggas juga dari protein nabati seperti
kacang kacangan.

3.Ibu Nifas tidak boleh makanyang berkuah dan tidak boleh


banyak minum air putihsupaya jahitan tidak basah.

Pernyataan ini juga keliru. Tubuh ibu nifas membutuhkan


banyak cairan terutama mengganti cairan tubuh yang hilang
baik saat mengalami perdarahan, keringat , karena
pembentukan ASI. Bila cairan tubuh ibu nifas tidak tercukupi
maka akan terjadi kekurangan cairan , mengalami panas dan
produksi ASI sedikit. Sebaiknya ibu nifas minum air putih yang
cukup kurang lebih 8 gelas sehari disertai dengan asupan susu
maupun jus buah.
Bila setiap selesai minum ibu nifas akan sering buang air kecil
justru lebih baik, tak perlu kuatir jahitan pada daerah perineum
( luka jahitan jalan lahir ) akan basah dan tidak sembuh, justru
sebaliknya semakin sering dibersihkan terutama dengan sabun
dan air lalu dikeringkan setiap buang air kecil maka jahitan
akan segera pulih.

Perawatan luka pada jalan lahir


berbeda dengan jahitan pada bagian
tubuh yang lain misalnya pada
tangan. Luka di jalan lahir dijahit
dengan benang khusus yang cukup
kuat dan bagian dalam luka ( otot )
benangnya akan menyatu dengan
tubuh sedangkan bagian luar ( kulit )
jahitan akan lepas sendiri lalu
mengering.

4. Ibu nifas jangan makan buah - buahan selama


menyusui karena bayi bisa diare.

Pernyataan ini tidak benar. Konsumsi buah sangat baik


untuk menjaga kebugaran tubuh dan sama sekali tidak
berpengaruh buruk terhadap mutu ASI. Jangan kuatir
mengkonsumsi buah tidak menyebabkan diare pada
bayi. Selain itu ibu nifas juga memerlukan asupan
makanan berserat seperti buah dan sayur mayur untuk
memperlancar buang air besar.
Pada ibu nifas kebutuhan serat sangat penting untuk
membantu proses pencernakan, Kadar vitamin dan air
dalam buah juga sangat baik untuk menjaga kesehatan
tubuh. Misalnya air jeruk, buah pisang dan pepaya.
Sebaiknya ibu nifas selalu menyertakan menu buah
setiap makan agar tidak mengalami sembelit.

KESIMPULAN
Jadi dapat disimpulkan bahwa
makanan-makanan yang dipantang
tersebut tidak benar atau cuma
mitos karena makanan-makanan
tersebut malah bagus untuk tubuh
dan kesehatan. Apalagi dikonsumsi
oleh ibu nifas karena dapat
mempercepat kesembuhan dan
fungsi tubuh ibu dapat segera
kembali normal seperti semula kala