Anda di halaman 1dari 13

SIMULASI INTERIOR

KANTOR BERTEMA
INDUSTRIAL RUSTIC

Muhamad Ridwan N.H.


321320109
SEKOLAH TINGGI TEKNIK PELITA BANGSA
PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR

1. LATAR BELAKANG

PENDAHULU
AN

Lingkungan kerja atau yang kadang


disebut juga dengan kantor adalah rumah kedua
bagi para pekerja. Terlebih lagi dikota-kota besar,
akan semakin banyak orang yang menghabiskan
waktunya dikantor karena sebuah tuntutan
pekerjaan yang kadang sulit untuk dihindari.
Kegiatan yang semakin padat membuat sebagian
orang akan merasa jenuh berlama-lama didalam
kantor. Jika sudah begini maka stress bahkan
munculnya konflik tidak bisa dihindari, sehingga
seolah
menjadi
momok
yang
Untuk itu pihak perusahaankantorpun
harus bisa menciptakan
lingkungan
kerja yang
menakutkan
bagidesain
para karyawannya.
kondusif dan nyaman salah satunya dengan
membuat
interior kantor yang baru
dengan konsep industrial look.
Tampilan desain interior yang bergaya industrial tidak hanya digunakan untuk
cafe-cafe, kantor pun bisa menggunakan gaya desain interior seperti ini. Hasilnya,
desain interior kantor tampak lebih santai dan informal. Desain seperti ini sangat cocok
digunakan untuk kantor-kantor yang lebih fleksibel dan mengedepankan gaya urban
seperti kantor yang bergerak di bidang entertainment, grafis, atau kantor yang
berhubungan dengan dunia desain dan kreativitas.

2. MAKSUD & TUJUAN


1. Membuat interior kantor yang bergaya industrial look
2. Membuat kantor yang kondusif dan nyaman

3. PERMASALAHAN
1. Bagaimana menciptakan suasana kantor yang nyaman dan
tidak membuat jenuh.
2. Pencapaian, Sirkulasi, Aksesbilitas
3. Pemilihan bahan/material bangunan

4. KERANGKA BERPIKIR
LATAR BELAKANG
MAKSUD DAN TUJUAN

KANTOR
PERMASALAHAN
DATA EKSISTING TAPAK

ANALISA TAPAK

KONSEP PERANCANGAN
SCHEMATI
C DESIGN

PERANCANGA
N
KANTOR

PENDAHULU
AN

1. DEFINISI KANTOR

STUDI
LITERATUR

Beberapa pengertian tentang hotel sebagai berikut :

wikipedia.org
Kantor(daribahasa Belandakantoor) adalah sebutan untuk tempat yang digunakan untukperniagaanatauperusahaanyang dijalankan secara rutin.

Kamus Besar Bahasa Indonesia


Kantor memiliki arti balai (gedung,rumah,ruang) tempat untuk mengurus suatu mengenai pekerjaan (perusahaan); tempatmenjalankan pekerjaan.

Moekijat(1997:3)
Kantor adalahsetiap tempat yang biasanyadipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan tata usaha, dengan nama apapun juga tempat tersebut
mungkin diberikan.

Prajudi Atmosudirjo (1982:25)


Kantor adalahunit organisasi terdiri atas tempat, staf personel dan operasi ketatausahaan guna membantu pimpinan.

2. FUNGSI KANTOR
Menurut Mills, tujuan kantordidefinisikan sebagai pemberi pelayanan komunikasi dan perekaman. Dari definisi tersebut, Mills
memperluas menjadi fungsi kantor (pekerjaan yang dilakukan) yakni sebagai berikut :
a) Menerima Informasi (to receive information)
Menerima informasi dalam bentuk surat, panggilan telepon, pesanan, faktur dan laporan mengenai berbagai kegiatan bisnis.
b) Merekam dan menyimpan data-data serta informasi(to record information)
Tujuan pembuatan rekaman adalah menyiapkan informasi sesegera mungkin apabila manajemen meminta informasi tersebut.
Beberapa rekaman (record)diminta untuk disimpan menurut hukum, atau disimpan untuk memenuhi kebutuhan manajemen
dalam perencanaan dan pengendalian perusahaan seperti rician negosiasi, transaksi, korespondensi, pesanan, faktur atau
ringkasan rincian seperti laporan keuangan, laporan persediaan, dll.
c) Mengatur Informasi (to arrange information)
Informasi yang diakumulasi oleh kantor jarang dalam bentuk yang sama layaknya ketika diberikan, seperti
mengumpulkaninformasi dan sumber-sumber yang berbeda dan membuat perhitungan/pembukuan. Kantor bertanggungjawab
memberikan informasi dalam bentuk terbaik dalam melayani manajemen, seperti penyiapan faktur/kuitansi, penetapan harga,
akuntansi, laporan keuangan, dll.
d) Memberi Informasi (to give information)
Bila manajemen diminta sejumlah informasi yang diperlukan, kantor memberikan informasi tersebut dari rekaman yang tersedia.
Sebagian informasi yang diberikan bersifat rutin, sebagian bersifat khusus.Informasi-informasi tersebut diberikan baik secara
lisan maupun tulisan.Contoh informasi tersebu adalah pesanan, anggaran, faktur/kuitansi, laporan perkembangan, laporan
keuangan, dll.
e) Melindungi Aset(to safeguard assets)
Selain empat fungsi di atas, masih ada fungsi lain dari kantor yaitu mengamati secara cermat berbagai kegiatan dalam

3. PERSAYARATAN
1.
Lokasi
KANTOR
Kantor
Kantor yang terletak

STUDI
LITERATUR

di daerah strategis akan mudah dikunjungi dan


didatangi oleh partner bisnis atau masyarakat penggunaan jasanya.
Chaniago (2013:113) mengatakan bahwa tugas pertama yang perlu
dikerjakan sebelum menentukan penataan ruang kantor adalah menentukan
lokasi kantor. Dalam pemilihan lokasi kantor, terdapat beberapa faktor yang
perlu diperhatikan seperti faktor keuangan, kelayakan dan daerah
tempatnya.

2. Lingkungan Fisik
Kantor
Lingkungan fisik dimana orang bekerja akan berpengaruh terhadap sikap dan

produktivitas kerja seseorang. Gie (1996:210) menyatakan bahwa setiap


kantor mempunyai persyaratan lingkungan fisik yang harus pula diperhatikan
dan diatur sebaikbaiknya oleh setiap manajer perkantoran yang modern
diantaranya kebersihan, udara, penerangan, warna, dan suara.

3. Memiliki tata ruang atau layout yang baik yang disesuaikan dengan
banyaknya jumlah
karyawan
Menurut
Harsono (2004), tata ruang kantor pada dasarnya adalah proses
mewujudkan adanya penentuan penyusunan daripada alat-alat kantor
dengan menempatkan perabot yang ada sesuai dengan ruangan yang
tersedia, sehingga dapat menimbulkan kepuasan dan kelancaran
pelaksanaan kerja dari para pegawai. Di sisi lain Haryadi (2009)
mengungkapkan bahwa tata ruang kantor adalah pengaturan ruangan kantor
serta penyusunan ala-talat dan perabotan kantor sesuai dengan luas lantai
dan ruangan kantor yang tersedia untuk memberikan sarana bagi pegawai.

STUDI
LITERATUR

4. Adanya perlengkapan dan peralatan yang menunjang


kegiatan kantor Menurut Chaniago (2013) peralatan kantor

disebut juga dengan perbekalan kantor,


dimana perbekalan kantor ini digolongkan
kedalam jenisjenis berikut:
7. Adanya Sistem Kearsipan
1.
Menurut Undang - undang
Baranglembaran:misalnyakertas,karbon,dl
No.43 tahun 2009 tentang
l
Kearsipan menjelaskan arsip
2. Alattulis:misalnyapulpen,stempel,spidol
adalah rekaman kegiatan
5. Orang yang menjalankan
kantor
3.Mesinkantor:misalnyakomputer,mesintik
atau
peristiwa
dalam
,calculator
Menurut Chaniago (2013), struktur
berbagai bentuk dan media
organisasi pada umumnya menggambarkan
4.
sesuai
dengan
halhal sebagai berikut:
Perabotkantor:misalnyameja,kursi,lemari.
perkembangan
teknologi
1. Pembagiankerja
informasi dan komunikasi
yang dibuat dan diterima
2. BawahandanAtasan
oleh
lembaga
Negara,
3. Fungsiyangdilaksanakan
pemerintahan
daerah,
4. Pengelompokanbidangkerja
lembaga
pendidikan,
5. Spesialisasipekerjaan
perusahaan,
organisasi
6. Tingkatmanajemen
politik,
organisasi
7. Kompleksitaskegiatanorganisasi
kemasyarakatan,
dan
6. Memiliki Standard Operational Procedure (SOP)
perseorangan
dalam
SOP adalah pedoman yang berisi prosedurprosedur
operasional standar
yang
pelaksanaan
kehidupan
ada di dalam suatu organisasi yang digunakan
untuk memastikan
bahwa
bermasyarakat,
berbangsa
semua keputusan dan tindakan, serta penggunaan
fasilitasfasilitas proses
dan bernegara.
yang dilakukan oleh orangorang di dalam organisasi agar berjalan secara
efektif dan efisien, konsisten, standar, dan sistematis (Tambunan, 2008).

4. RUANGAN KANTOR

STUDI
LITERATUR

Ruang kerja dan kantor, dapat dibedakan tiga jenis ruang kantor :

Ruangan kerja (work spaces)


Ruangan kerja dalam suatu kantor biasanya digunakan untuk melaksanakan pekerjaan kantor yang lazim, seperti membaca,
menulis dan pekerjaan dengan komputer. Ada sembilan jenis generik ruangan kerja, masing-masing mendukung aktivitasaktivitas yang berbeda.

Kantor terbuka
(open office)

Ruangan tim (team


space)

Kubikel (cubicle)

Ruangan privat
(private office)

Kantor berbagi
(shared office)

Ruangan pertemuan (meeting spaces)


Ruangan pertemuan dalam sebuah kantor biasanya digunakan untuk proses interaktif, dapat berupa percakapan singkat atau
pertukaran pendapatbrainstormintensif. Ada enam jenis generik ruangan pertemuan, masing-masing mendukung aktivitasaktivitas yang berbeda.

Kamar pertemuan kecil


(small meeting room)

Kamar pertemuan besar


(large meeting room)

Ruang pertemuan kecil


(Small meeting space)

Ruang pertemuan besar


(''large meeting space)

brainstorm room

STUDI
LITERATUR

Ruangan pendukung (support spaces)


Ruangan pendukung dalam suatu kantor biasanya digunakan untuk aktivitas sekunder seperti pengarsipan dokumen atau
beristirahat. Ada dua belas jenis generik ruangan pendukung, masing-masing mendukung aktivitas-aktivitas yang berbeda.

Ruang arsip (filing


space)

Ruang simpanan
(gudang;storage
space)

Ruang istirahat
(break area)

Ruang ganti (locker


area)

Ruang tunggu
(waiting area)

Ruang sirkulasi
(circulation space)

Ruang printer dan


fotokopi (print and
copy area)

Ruang merokok
(smoking room)

Ruang surat (mail


area)

Dapur (pantry area)

Perpustakaan
(library)

Ruang bermain
(games room)

KONSEP
PERANCANGAN

1. DEFINISI KONSEP
Gaya industrial adalah gaya sebuah rumah yang memiliki nuansa di dunia industri.
INDUSTRIAL
Pada awalnya gaya ini muncul karena banyak bangunan industri yang terbengkalai.
Kemudian bangunan tersebut direnovasi agar sesuai dengan syarat hunian yang layak dan
nyaman.
Meski ada perubahan, karakter asli bangunan tidak dihilangkan. Seperti material
yang cenderung kasar misalnya logam dan baja balok lantai, kemudian material tersebut
dibiarkan terekspos untuk menunjukkan karakternya.

2. CIRI CIRI KONSEP


Desain interior berkonsep industrial memiliki ciri khas tersendiri, yaitubeberapa
INDUSTRIAL
material yang cenderung kasar seperti logam dan baja balok lantai sengaja diekspos untuk
menunjukkan karakternya dan lebih menampilkan nuansa yang berkaitan dengan dunia
industri. Gaya ini biasanya didesain fungsional dengan latar belakang teknik yang kuat dan
desain interior gaya industrial ini juga berkutat pada pemilihan material yang tampak apa
adanya seperti dinding batu bata ekspos, lantai beton, material yang ada difinishing dengan
menonjolkan
dan tekstur
alaminya. Berikut ini ciri-ciri konsep industrial:
Kabel danbentuk
Pipa yang
Diekspos
Salah satu ciri yang sering digunakan pada gaya ini ialah
ekspos terhadap benda atau bagian-bagian dalam ruangan
yang biasanya ditutup, seperti kabel, pipa-pipa atau saluran,
dan balok-balok. Kehadiran berbagai unsur tersebut dapat
menciptakan kesanrawdanunfinishedyang memang diusung
oleh gaya industrial. Selain itu, kehadiran pipa, kabel, atau
balok tersebut dapat menjadi aksen tersendiri dan
menghadirkan kontras pada keseluruhan warna dalam ruang.

KONSEP
PERANCANGAN

Dinding dan Lantai


Dinding ruang pada gaya industrial umumnya hadir dalam
bentuk bata ekspos atau beton, sementara lantai dapat berupa
lantai semen atau kayu. Tampilan dinding dan lantai tersebut
jelas dapat menjadifocal pointatau daya tarik utama dalam
ruang.
Metal dan Kayu
Metal dan kayu merupakan material yang umum digunakan
pada gaya ini. Misalnya, meja kayu dengan kaki metal, rangkarangka metal yang diekspos pada jendela, plafon, atau tangga.
Sementara unsur kayu dapat hadir melalui furnitur, plafon,
atau lantai.
Warna
Gaya industrial umumnya menggunakan warna-warna hangat
dan netral. Warna-warna ini sendiri dapat hadir melalui pilihan
material dan furnitur yang digunakan. Karena material yang
biasa digunakan dalam gaya ini ialah metal dan kayu, tak
heran warna yang mendominasi ialah, cokelat, abu-abu, putih,
atau gradasi dari warna-warna tersebut.
Furnitur dan Aksesori BernuansaVintage
Melengkapi gaya ini ialah furnitur yang bernuansavintage.
Furnitur-furnitur tua dan berumur ini dapat melengkapi kesan
industrial yang cenderungraw,rustic, danunfinished.

DESKRIPSI
TAPAK
PETA DKI

LOKASI TAPAK
Alamat : Jl. Ampera Raya, Jakarta Selatan
Luas lahan
: 800 m2
Jumlah Lantai
: 3 lantai
Lebar jalan : 12 m
KDB : 60%
KLB : 3 lantai
Topograf
: Relatif rata
Fasilitas : Tersedia jaringan listrik, PDAM, komunikasi, dan
drainase

JAKARTA

PETA SKALA 1 : 100

PETA JAKARTA SELATAN

DESKRIPSI
TAPAK

DIMENSI DAN BATAS TAPAK

ANALISA
FUNGSIONAL
01. Analisa Pemakai