Anda di halaman 1dari 12

Kelompok 2

M. Feri Susanto

(13521064)

Ars Afif P

(15521023)

Roudhotul Jannah

(15521040)

Ibrahim Akbar A

(15521061)

Zoevania M

(15521087)

Dwi Adi P

(15521161)

Lify Khairul I

(15521144)

Jenny Indah O

(15521117)

Alat Ukur Aliran Fluida

1. CURRENT FLOW METER


Currentmeteratau dikenal juga dengan alat ukur arus, biasanya
digunakan untuk mengukur aliran pada air rendah. Alat ini merupakan
alat pengukur kecepatan yang paling banyak digunakan karena
memberikan ketelitian yang cukup tinggi. Kecepatan aliran yang diukur
adalah kecepatan aliran titik dalam satu penampang aliran tertentu.

Prinsip Kerja

Prinsip current meter adalah digunakan untuk membaca sinyal yang dihasilkan
oleh
sensor
yang
dimasukan
dalam
air.
Seperti
yang
telah
dijelaskanbahwacurrent-metermekanikmengukurkecepatandengan melakukan
pengubahan
gerakan
linear
menjadi
menjadi
angular,
maka
sensorpadacurrentmeteriniakanmengeluarkansinyalkontinyu,ratiometricda
n linier dengan keluaran yang mempunyai noise rendah. Jika rotor berputarmakan
akan menyebabkan ada dan tidaknya sinyal listrik yang muncul pada sensor.

Aplikasi Current Flow Meter

-Mengukur arus sungai.


- Irigasi kanal.
- Arus Laut
- conduits penyejuk udara
- Layanan aliran air limbah
- Ventilasi Poros
- Hidrologi
- Aerological
- Cerobong flues.

Persamaan Current Flow Meters

Persamaan kecepatan arus air pada current meter dengan sistem pencacah
putaran atau mekanik adalah:
v= kn +
Dimana, v = kecepatan arus (m/s)
k = pitch hidraulic dari propeller (m)
n = revolusi propeller setiap detik
= karakteristik dari current meter

2. Flow Nozzle

Tipe Flow Nozzle menggunakan sebuah corong yang diletakkan diantara


sambungan pipa sensor tekanan P1dibagian inlet dan P2dibagian outlet.
Tekanan P2lebih kecil dibandingkan P1.
Sensor jenis ini memiliki keunggulan dibanding venture dan orifice plate yaitu:

Masih dapat melewatkan padatan

Kapasitas aliran cukup besar

Mudah dalam pemasangan

Tahan terhadap gesekan fluida

Beda tekanan yang diperoleh lebih besar daripada pipa venturi

Hasil beda tekanan cukup baik karena aliran masih laminer

Prinsip Kerja

Flow Nozzle biasa digunakan untuk aliran fluida yang kecil. Karena flow nozzle
mempunyai lubang lebih besar dan kehilangan tekanan lebih kecil daripada
plat orifice sehinga flow nozzle dipakai untuk fluida kecepatan tinggi pada
temperatur tinggi dan untuk penyediaan air ketel. Pada flow nozzle kecepatan
bertambah dan tekanan semakin berkurang seperti dalam venturi meter. Dan
aliran fluida akan keluar secara bebas setelah melewati lubang flow nozzle
sama seperti pada plat orifice. Flow nozzle terdiri dari dua bagian utama yang
melengkung pada silinder.

Persamaan pada Flow Nozzle:


Persamaan ini untuk nozzle yang membawa cairan sperti di jelaskan pada
ISO (1991) and ASME (1971). Referensi ISO lebih lengkap dibandingkan
dengan referensi ASME, jadi persamaannya adalah:

Aplikasi Flow Nozzle/ Venturi Nozzle

Venturi Nozzle digunakan untuk semua liquid , terutama bisa digunakan untuk
fluida yang mengandung solid dan pressure drop-nya kecil, sedangkan flow nozzle
cocok untuk gas, vapour dan steam.

3. Pitot tube

Pitottube adalah instrumen pengukuran tekanan digunakan untuk mengukur


kecepatan aliran fluida. Tabung pitot diciptakan oleh insinyur Perancis Henri
Pitot pada awal abad ke-18 dan telah dimodifikasi untuk bentuk modern pada
pertengahan abad ke-19 oleh ilmuwan Prancis Henry Darcy.

Prinsip Kerja Tabung pitot

Terdiri dari sebuah tabungyang langsung mengarah ke aliran fluida .


Seperti tabung ini berisi cairan, tekanan dapat diukur, cairan bergerak yang
dibawaberhenti (stagnan)karena tidak ada jalan keluar untuk memungkinkan
aliran untuk melanjutkan. Tekanan ini adalah tekanan stagnasi darifluida , juga
dikenal sebagai tekanan total atau ( terutama dalam penerbangan ) tekanan
pitot .

Pada prinsipnya metode ini menggunakan hukum Bernoulli yaitu:

dimana: P = tekanan fluida


= masa jenis fluida
v = kecepatan fulida
g = gravitasi bumi
h = tinggi fluida (elevasi)
Pipa pitot, orifice plate, pipa venturi dan flow Nozzle menggunakan hukum
Bernoulli diatas.Prinsip dasarnya adalah membentuk sedikit perubahan
kecepatan dari aliran fluida sehingga diperoleh perubahan tekanan yang dapat
diamati. Pengubahan kecepatan aliran fluida dapat dilakukan dengan
mengubah diameter pipa, hubungan ini diperoleh dari Hukum kontiunitas aliran
fluida.

Aplikasi Tabung pitot

telah digunakan secara luas untuk menentukankecepatandaripesawat


terbang (mengukur kecepatan pesawat terhadap bumi), mengukurkecepatan
udaradangaspada aplikasi industri.