Anda di halaman 1dari 29

REFERAT

Disusun oleh:
Andari Putri Wardhani,
Aulia Candra,
Erlin Irawati,
Ririn Sumantri,
Risnawati Wahab,
Yunior Harris,

S.
S.
S.
S.
S.
S.

Ked
Ked
Ked
Ked
Ked
Ked

Pembimbing: dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP

Ventrikular
Takikardia

SMF Kardiologi
RS TK. II DUSTIRA CIMAHI FK UNIV. TANJUNGPURA

PENDAHULUAN
Takikardi ventrikel (ventrikular takikardi/VT) adalah
Suatu irama dengan tiga atau lebih denyut yang berurutan
berasal dari ventrikel dengan laju lebih dari 100 per menit
(khususnya 120-250 kali per menit).

Indonesia
diperkirakan
sekitar
300.000 kematian per
tahun
di
Amerika
Serikat atau sekitar
setengah
dari
kematian
jantung
disebabkan oleh VT
atau VF.3

PENDAHULUAN
Gangguan
irama
jantung
yang
sering
menyebabkan
kematian
mendadak
adalah
ventrikel fibrilasi yang sering terjadi bersama
ventrikel takikardi.
Kelainan ini juga ditemukan sebanyak 0,06 0,08
% per tahunnya pada populasi dewasa.
Ventrikel fibrilasi dan ventrikel takikardi merupakan
kelainan pertama yang paling sering terjadi akibat
sindrom koroner akut dan merupakan penyebab 50
% kematian mendadak, yang biasanya terjadi 1
jam setelah onset infark miokard.

Definisi
Takikardi ventrikel atau Ventricular Tachycardia (VT) adalah
terdapat tiga atau lebih premature ventricular contraction
atau ventricular extrasystole dengan laju lebih dari 120 kali
per menit.
Ventricular takikardi dibagi menjadi 2 kategori, yaitu yang
disebut sustained VT dan nonsustained VT.
Sustained VT terjadi menetap lebih dari 30 detik,
menimbulkan gejala yang berat seperti sinkop, atau
membutuhkan
terminasi
dengan
kardioversi
atau
pemberian obat antiaritmia
Nonsustained VT merupakan VT yang dapat menghilang
dengan sendirinya (self-terminating episodes).

Klasifikasi Ventrikel Takikardi


Secara umum VT dibagi menjadi:
VT monomorfik : VT monomorfik memiliki kompleks QRS
yang sama pada tiap denyutan dan menandakan adanya
depolarisasi yang berulang dari tempat yang sama. Umumya
disebabkan oleh adanya focus atau substrat aritmia yang
mudah dieliminasi dengan teknik ablasi kateter.

VT poloformik: VT polimorfik ditandai dengan


adanya kompleks QRS yang bervariasi dan
menunjukkan adanya urutan depolarisasi yang
berubah dari beberapa tempat. Biasanya VT ini
berkaitan dengan jaringan parut (scar tissue) akibat
infark miokard (ischemic VT).

Klasifikasi Ventrikel Takikardi


Berdasarkan etiologi VT dikelompokan menjadi:
VT Idiopatik (Idiopatik VT)

VT Idiopatik Alur Keluar Ventrikel Kanan (RVOT


VT)
VT Idiopatik Ventrikel Kiri

VT pada
iskemia

Kardiomiopati

Dilatasi

Bundle Branch Reentrant VT


Arrhythmogenic Right Ventricular
(ARVD)

VT Iskemia (Ischemic VT)

Non

Dysplasia

PATOFISIOLOGI

DIAGNOSIS
ELEKTROKARDIOGR
AFI
Durasi
dan
morfologi
kompleks
QRS

Laju dan
irama

Aksis
komplek
s QRS

Disosiasi
antara
atrium
dan
ventrikel

Capture
beat dan
fusion
beat

Konfigura
si
kompleks
QRS

Capture beat

Fusion beat

Alur Diagnosis

Diagnosis Banding
Takikardia supraventrikel (SVT)
dengan konduksi aberan
Takikardia supraventrikel (SVT)
dengan konduksi melalui jaras
tambahan
Takikardia supraventrikel (SVT) pada
keadaan hambatan berkas cabang
yang sudah ada.

Fibrilasi Ventrikel
Merupakan keadaan terminal dari aritmia ventrikel yang
ditandai oleh kompleks QRS, gelombang P, dan segmen
ST yang tidak beraturan dan sulit dikenali.
VF merupakan penyebab utama kematian mendadak
Penyebab utama VF:

infark miokard akut


blok AV total dengan respons ventrikel sangat lambat
gangguan elektrolit (hipokalemia dan hiperkalemia)
asidosis berat
hipoksia.

Penanganan VF harus cepat dengan


protokol resusitasi kardiopulmonal
yang baku meliputi pemberian
unsynchronized DC shock mulai 200 J
sampai 360 J dan obat-obatan seperti
adrenalin, amiodaron, dan
magnesium sulfat.

Torsades De Pointes
Istilah TDP (dalam bahasa perancis berarti berputar-putar
mengelilingi satu titik) adalah suatu bentuk takikardi ventrikel
yang ditandai oleh beberapa perubahan bentuk dan arah
(aksis) komplek QRS dalam satu beberapa denyutan (beat).
Penyebab tersering TDP:
adanya pemanjangan interval QT akibat pengaruh obat-obatan
antiaritmia (misalnya amiodaron, sotalol, dan flekainid)
penyakit sindrom QT panjang (long QT syndrome)
bradikardia berat
sindrom Brugada

Tatalaksana TDP adalah pemberian


magnesium sulfat, pemasangan pacu
jantung sementara (pada keadaan
bradikardia), dan obat penyekat beta

Penatalaksanaan
Mengembalikan irama jantung yang
normal
Menurunkan frekuensi denyut
jantung
Mencegah terbentuknya bekuan
darah

Prognosis
VT sustained infark miokard
malam pada 75% dalam 1 tahun.
VT non-sustained dengan infark
miokard >>
VT tanpa riwayat penyakit jantung,
prognosis lebih baik.

Daftar Pustaka
Subagjo, A et al., 2014, Bantuan Hidup Dasar Jantung Indonesia,
Jakarta: Penerbit PP PERKI.
Kabo, P, 2010, Bagaimana Menggunakan Obat-obat Kardiovaskular
secara Rasional, Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Compton, S J et al., 2015, Ventricular Tachycardia, diunduh dari
http://emedicine.medscape.com/article/159075-overview#showall
pada tanggal 18 September 2016.
Lily, Leonard S. Pathophysiology of heart disease: a collaborative
project of medical students and faculty. Lipincott Williams &
Wilkins, 2012.
Yamin M, Harun S. Aritmia ventrikel dalam Buku Ajar IPD. Jilid II
edisi ke-5. Jakarta:Internapublishing; 1623-9.
Andrew H. Travers, et al. Part 4: CPR Overview: 2010 American
Heart Association Guidelines for cardiopulmonary resuscitation and
emergency cardiovascular care. AHA 2010;122;S676-S684.
Kabo P. Bagaimana mengunakan obat-obatan kardiovaskular
secara rasional. Jakarta: Balai Penerbit Falkultas Kedokteran
Universitas Indonesia; 2010.
Michael HC, Komandoor S. Essentials of diagnosis and treatment in
cardiology. Boston: Mc.Graw Hill Companies, Inc; 2004.