Anda di halaman 1dari 32

ASI

(Air Susu Ibu)

Definisi
ASI adalah suatu emulsi lemak dalam
larutan protein, laktosa, dan garam-garam
organik yang disekresi oleh kelenjar mammae
ibu, sebagai makanan utama bagi bayi
WHO (2006), ASI eksklusif adalah bahwa bayi
hanya menerima ASI dari ibu, atau pengasuh
yang diminta memberikan ASI dari ibu, tanpa
penambahan cairan atau makanan padat lain,
kecuali sirup yang berisi vitamin, suplemen
mineral atau obat. .

Produksi ASI

Dalam fisiologi laktasi, prolaktin, suatu hormon yang disekresi


oleh glandula pituitari anterior sangat penting untuk produksi
asi.
Selama kehamilan kerja hormon ini terhambat oleh hormon
placenta Dengan lepasnya atau keluarnya placenta pada
akhir proses persalinan Maka kadar estrogen & progesterone
beransur turun sampai dapat melepaskan dan mengaktifkannya
prolaktin.

Faktor yang mempengaruhi


produksi ASI

Gizi
Apa yang ibu makan
Psikis
Stress dan cemas menghambat kerja hormon
prolaktin (hormon yang merangsang kelenjar air
susu). Dukungan dari suami bisa membuat ibu
lebih rileks.
Perawatan Payudara
Merangsang kelenjar air susu yang
memperlancar ASI (melenturkan dan
menguatkan puting susu memudahkan si
kecil menyusu. Bisa dilakukan dengan memijat
payudara

Manfaat dan Keuntungan

1.

2.

3.
4.

5.
6.

Banyak keunggulan Air Susu ibu dibanding susu sapi,antara


lain:
ASI mengandung zat makanan yang dibutuhkan bayi dalam
jumlah yang cukup dengan susunan zat gizi yang sesuai
untuk bayi.
ASI sedikit sekali berhubungan dengan udara luar, sehingga
Air Susu Ibu bersih dan kecil kemungkinan tercemar oleh
kuman.
ASI selalu segar dan temperatur Air Susu Ibu sesuai dengan
temperatur tubuh bayi.
Mengandung zat kekebalan (immunoglobulin). Antibodi
dalam ASI dapat bertahan di dalam saluran pencernaan
karena tahan terhadap asam dan enzim proteolitik saluran
pencernaan dan membuat lapisan pada mukosanya
sehingga mencegah bakteri patogen dan enterovirus
masuk ke mukosa usus.
ASI Susu Ibu tidak menimbulkan alergi.
Kolostrum (susu awal) adalah ASI yang keluar pada hari-hari

Menyusui Bagi IBU


1. Cegah HPP
2. Mempercepat involusi uterus
3. M resiko kanker ovarium dan
payudara
4. M anemia
5. Memberikan rasa dibutuhkan
6. Mempercepat kembali ke BB semula
7. Membantu menjarangkan kehamilan

BAHAYA PEMBERIAN SUSU BOTOL


1. Infeksi saluran pencernaan
2. Infeksi saluran pernapasan
3. Meningkatkan risiko alergi
4. Meningkatkan risiko serangan asma
5. Menurunkan perkembangan kecerdasan
kognitif
6. Meningkatkan risiko kegemukan (obesitas)
7. Meningkatkann risiko penyakit jantung
dan pembuluh darah
8. Meningkatkan risiko kencing manis
(diabetes)

NILAI GIZI ASI

Compare!!

Kandungan ASI
Laktosa adalah karbohidrat utama dalam ASI dan berfungsi
sebagai salah satu sumber energi untuk otak
Protein dalam ASI lebih banyak terdiri protein whey yang lebih
mudah diserap oleh usus bayi
Beta laktoglobulin ini merupakan sejenis protein yang berpotensial
menyebabkan alergi

Lemak omega 3 dan omega 6 yang berperan pada


perkembangan otak bayi banyak ditemukan dalam ASI.
Disamping itu,ASI banyak mengandung asam lemak rantai
panjang diantaranya asam dokosaheksonik (DHA) dan asam
arakidonat (ARA) yang berperan terhadap perkembangan
jaringan saraf dan retina mata
Karnitin ini mempunyai peran membantu proses pembentukan
energy yang dibutuhkan untuk mempertahankan metabolisme
tubuh

Vitamin K dibutuhkan sebagai salah satu zat gizi yang


berfungsi sebagai factor pembekuan.
Vitamin D untuk mencegah bayi menderita penyakit
tulang.
Vitamin A berfungsi untuk kesehatan mata dan juga untuk
mendukung pembelahan sel,kekebalan tubuh dan
pertumbuhan
Mineral utama yang terdapat di dalam ASI adalah kalsium
yang mempunyai fungsi untuk pertumbuhan jaringan otot
dan rangka, transmisi jaringan saraf dan pembekuan darah
zat besi
Zat zinc membantu berbagai proses metabolisme di dalam
tubuh

Jenis ASI
ASI stadium I (kolostrum)
Disekresi dari hari 1 4. Volume 150 300
ml/hari.
Kolostrum
berwarna
kuning
keemasan
disebabkan oleh tingginya komposisi lemak dan
sel-sel hidup (pembersih usus bayi bersihkan
mekonium mukosa siap menerima ASI)
bayi yang mendapat ASI pada minggu pertama
sering defekasi dan feses berwarna hitam.

ASI stadium II (ASI peralihan)


Diproduksi hari ke 4 - 10.
Komposisi
protein
semakin
rendah,
sedangkan lemak dan hidrat arang semakin
tinggi dan jumlah volume ASI semakin
meningkat.
Merupakan pemenuhan terhadap aktifitas
bayi yang semakin aktif karena bayi sudah
beradaptasi terhadap lingkungan.

ASI stadium III (ASI matur)


Disekresi hari ke 10 sampai
seterusnya.
ASI matur merupakan nutrisi bayi
yang terus berubah disesuaikan
dengan perkembangan bayi sampai
berumur 6 bulan.
Setelah 6 bulan, bayi mulai
dikenalkan dengan makanan lain
selain ASI. (makanan yang lunak

ASI EKSKLUSIF
Pemberian ASI eksklusif berarti
memberikan hanya ASI saja selama 6
bulan
Ini berarti

Bayi tidak diberi air putih, teh, minuman


ramuan, cairan lain, maupun makanan
selama 6 bulan pertama usianya.

Inisiasi Menyusui Dini


(IMD)

INISIASI

DINI

IMD

refleks bayi
dalam mencari puting ibu
Segera setelah lahir,
dalam waktu 1 jam
setelah di lahirkan
Refleks bayi
dalam mencari putting ibu
untuk menyusu pada payudara ibu
yang dilaksanakan sekitar 1 jam
setelah bayi lahir

Cara Menyusui yang benar


Posisi dan perlekatan benar
(AMUBIDA)
Minimal 8x sehari semalam
Menyusui kanan-kiri bergantian
(Setelah yang satunya kosong
cegah pembengkakan, meningkatkan
ASI , ASI lengkap awal dan akhir)

AMUBIDA
A : areola payudara masuk seluruhnya pada
mulut bayi
Mu : mulut bayi terbuka lebar
Bi : bibir bayi terbuka keluar
Da : dagu bayi menempel pada payudara
Pastikan kepala dan badan bayi 1 garis lurus
Leher tidak tertekuk
Dada bayi rata dengan ibu
Tubuh rapat dengan ibu

Akibat dari Perlekatan yang Tidak


Baik
Nyeri dan kerusakan
puting
ASI tidak dikeluarkan
dengan efektif
Pasokan ASI berkurang
Payudara kurang
memproduksi ASI

Puting lecet,
retak
Payudara
bengkal
Bayi tidak puas
Ingin menyusu
lebih lama
Bayi frustasi,
menolak
menyusu
Berat badan bayi
tidak naik

Sebab Perlekatan Tidak Baik


Penggunaan asupan botol
Sebagai tambahan setelah menyusui
Ibu tidak berpengalaman
Bayi pertama
Pemberian asupan botol sebelumnya

Kesulitan fungsional
Bayi kecil atau lemah
Puting dan sekitarnya kurang lentur
Payudara bengkak
Terlambat mulai menyusui
Kurang bantuan yang terampil
Kurang bantuan tradisional dan dukungan
masyarakat
Dokter, perawat, bidan tidak terlatih memberi
bantuan

Cara meningkatkan produksi ASI


Menyusui sesering mungkinkebutuhan
bayi
Menyusui bergantian (satu kosong baru
berpindah)
Jika bayi tidur lebih dari 2 jam bangunkan
dan langsung susui.

Penyimpanan ASI

Academy of Breastfeeding Medicine. (2004)