Anda di halaman 1dari 32

* Journal Reading

A Trial of Wound Irrigation in the


Initial Management of Open Fracture
Wounds
Pembimbing :
dr. Tanto Edy Heru Nugroho,
Sp.OT

oleh:
Fatya Nur Aninda (012116391)

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG


SEMARANG
2016

IDENTITAS JURNAL
Judul : A Trial of Wound
Irrigation in the Initial
Management of Open
Fracture Wounds
Publish : New England
Journal of Medicine,
2015

ABSTRAK
LATAR BELAKANG
METODE
HASIL
DISKUSI
KESIMPULAN

ABSTRACT

Latar
Belakang

Pengelolaan
fraktur
terbuka
memerlukan irigasi luka dan
debridement untuk menghilangkan
kontaminan,
tetapi
efektivitas
berbagai tekanan dan cairan untuk
irigasi masih kontroversial. Kami
meneliti efek dari sabun Kastilia
dibandingkan irigasi normal saline
disampaikan dengan cara tekanan
irigasi tinggi, rendah, atau sangat
rendah.

METODE

Desain penelitian 2 dari 3


faktorial, pada 41central,
secara acak , pasien fraktur
terbuka
extremitas
yang
menjalani irigasi dengan 3
jenis tekanan yang berbeda
serta salah satu dari jenis
cairan untuk mencuci. (sabun
kastilia atau normal saline).
Hasil akhir yang dilihat adalah
reoperasi dalam 12 bulan
setelah
operasi
untuk
frakturnya.

HASIL

Sebanyak 2.551 pasien, di antaranya


2.447 dianggap memenuhi syarat dan
termasuk dalam analisis akhir.
Reoperation terjadi di 109 dari 826 pasien
(13,2%) pada kelompok-tekanan tinggi,
103 dari 809 (12,7%) pada kelompoktekanan rendah, dan 111 dari 812 (13,7%)
pada kelompok-tekanan yang sangat
rendah. rasio hazard untuk tiga
perbandingan berpasangan adalah sebagai
berikut: untuk rendah dibandingkan
tekanan tinggi, 0,92 (95% confidence
interval [CI], 0,70-1,20; P = 0.53), untuk
tinggi dibandingkan tekanan yang sangat
rendah, 1,02 (95% CI, 0,78-1,33; P =
0,89), dan untuk rendah dibandingkan
tekanan yang sangat rendah, 0,93 ( 95%
CI, 0,71-1,23; P = 0.62). Reoperation
terjadi di 182 dari 1.229 pasien (14,8%)
pada kelompok sabun dan di 141 dari
1.218 (11,6%) pada kelompok saline (rasio
hazard, 1,32, 95% CI, 1,06-1,66; P =
0,01).

*HASIHAhshad

Kesimpulan
Tingkat reoperation adalah sama
terlepas dari tekanan irigasi, sebuah
temuan yang menunjukkan bahwa
tekanan sangat rendah bisa diterima,
alternatif murah untuk irigasi patah
tulang terbuka. Tingkat reoperation
lebih tinggi pada kelompok sabun
dibandingkan kelompok saline.

LATAR
BELAKANG
Manajemen
Fraktur
Terbuka

Irrigasi

debridement

Kontroversi pemilihan tekanan irigasi dan


cairan yang digunakan

Menghi
ndari
infeksi
dan
memper
cepat
penyem
buhan
luka
dan
tulang.

Irrigation Pressure
1.HIGH PRESSURE
2.LOW PRESSURE

Solution
NORMAL SALINE.1
SOAP.2

3.VERY LOW PRESSURE


Tekanan tinggi dapat lebih efektif dari tekanan
rendah untuk menghilangkan daerah kotor dan
berbakteri tapi dapat menambah kerusakan
tulang dan memperlambat penyembuhan.
Tekanan rendah dapat menghindari kerusakan
tulang dan perlambatan penyembuhan tapi
mungkin tidak efektif menghilangkan daerah

Sabun mengandung molekul non


polar dan polar dan bekerja sebagai
pengemulsi.
Dibanding kan dangan cairan irigasi
yang lainnya (yang mengandung
antiseptik
dan antibiotik) sabun lebih murah
dan tidak mempunyai resiko untuk
resistensi antibiotik dan tidak
beracun
Kami meneliti efek dari alternatif tekanan dan sabun Kastilia
dibandingkan irigasi normal saline pada komposit dari sejumlah alasan
yang berbeda untuk reoperations dalam waktu 12 bulan setelah operasi
awal

METODE
Blind

Control
Trial

High VS
Low VS
Very
Low

Saline
VS Soap

INKLUSI
SUBJEK
Pasien usia > 17 tahun dengan fraktur terbuka
ekstremitas yang diperlukan fiksasi operasi.
(ektremitas : Lengan, pergelangan tangan, kaki,
pergelangan kaki, klavikula)

TEMPAT

41 center, di US, Kanada,


Australia, Norwegia, dan India
WAKTU
Juni 2009 September 2013

Prosedur
Fraktur dikelompokan sesuai derajat fraktur
terbuka menurut Gustilo-Anderson

Rasio 1:1:1:1:1:1

Kelompok perlakuan : (6 kelompok)

High
Pressure
Saline +

Steril

>20 psi

Low
Pressure

5-10 psi

Very Low
Pressure

1-2 psi

High
Pressure
Soap +

Low
Pressure
Very Low
Pressure

Follow up : 1,2, 6 miggu , 3,6, 9 dan 12 bulan post op.

Point penilaian Penelitian


Operasi berulang :

didefinisikan
sebagai
operasi yang
terjadi dalam
waktu 12
bulan
setelah
prosedur
awal untuk
mengobati

atau
bersebelaha
n dengan itu,
mengelola
masalah
penyembuha
n luka, atau
mempercepa
t
penyembuha

Jenis Operasi Ulang


irigasi dan debridement untuk luka yang
terinfeks
irevisi dan penutupan untuk dehiscence luka
untuk luka yang terinfeksi atau nekrotik
drainase hematoma
reoperation untuk kegagalan hardware yang
mungkin terkait dengan infeksi,
woundhealing , atau masalah penyembuhan
tulang (misalnya, maluniuon atau nonunion)
cangkok tulang atau prosedur implan-ganti
nonunion didirikan pada pasien dengan
celah fraktur pasca operasi kurang dari 1 cm
dynamizations kuku intramedulla di ruang
operasi (dinamisasi melibatkan
penghapusan penguncian baut dari kuku

Analisis data :

regresi COX bertingkat


sesuai tingkat keparahan fraktur terbuka

P
<0,05

*HASIL

Tabel 1. Karakteristik Subjek

Kesimpulan
Tingkat reoperation adalah sama
terlepas dari tekanan irigasi, sebuah
temuan yang menunjukkan bahwa
tekanan sangat rendah bisa diterima,
alternatif murah untuk irigasi patah
tulang terbuka. Tingkat reoperation
lebih tinggi pada kelompok sabun
dibandingkan kelompok saline.

Telaah
Kritis

* Judul dan Pengarang


No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak


(-)

Jumlah kata dalam judul < 12


kata

Deskripsi judul

Daftar penulis sesuai aturan


jurnal

Korespondensi penulis

Tempat & waktu penelitian


dalam judul

+
(11 kata)
Menggambarkan
isi utama
penelitian, menarik
dan tanpa
singkatan

Tempat (+)
Waktu (+)

Abstrak
No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Abstrak satu paragraf

Mencakup komponen IMRC

Secara keseluruhan informatif

Tanpa singkatan selain yang baku

Kurang dari 250 kata

(355)

Pendahuluan
No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Terdiri dari dua bagian atau dua


paragraf

Paragraf pertama mengemukakan


alasan dilakukan penelitian

Paragraf kedua menyatakan


hipotesis atau tujuan penelitian

Didukung oleh pustaka yang relevan

Kurang dari satu halaman

Bahan dan Metode Penelitian


No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Jenis dan rancangan penelitian

Waktu & tempat penelitian

Populasi sumber

Teknik sampling

Kriteria inklusi

Kriteria ekslusi

Perkiraan dan perhitungan


besar sampel

Perincian Cara penelitian

Blind

10

Uji statistik

11

Program komputer

12

Persetujuan subjek (IC)

Hasil
No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Jumlah subjek

Tabel karakteristik subjek

Tabel hasil penelitian

Komentar & pendapat penulis ttg


hasil

Tabel analisis data dengan uji

Pembahasan, Kesimpulan, Daftar Pustaka


No.

Kriteria

Ya (+) atau Tidak (-)

Pembahasan & kesimpulan dipaparkan


terpisah

Pembahasan & kesimpulan dipaparkan


dengan jelas

Pembahasan mengacu dari penelitian


sebelumnya

Pembahasan sesuai landasan teori

Keterbatasan penelitian

Simpulan utama

Simpulan berdasarkan hasil penelitian

Saran penelitian

Penulisan daftar pustaka sesuai aturan

Pasien
Pasien Fraktur
Fraktur terbuka
terbuka ektremitas
ektremitas

Saline

Soap

Saline lebih bagus


dari sabun

* Bukti Valid
Pertanyaan
Apakah alokasi pasien pada
penelitian ini dilakukan secara
acak?

YA

Apakah pengamatan pasien


dilakukan secara cukup panjang
dan lengkap?

YA

Apakah semua pasien dalam


YA
kelompok yang diacak, dianalisis?
Apakah pasien dan dokter tetap
blind dalam melakukan terapi,
selain dari terapi yang diuji?

YA

Apakah kelompok terapi dan


kontrol sama?

YA

*Bisa Diterapkan

Dapat Diterapkan

Apakah pada pasien kita terdapat


perbedaan bila dibandingkan
dengan yang terdapat pada
penelitian sblmnya sehingga hasil
tsb tdk dpt diterapkan pada
pasien kita?

Tidak, bisa diterapkan

Apakah terapi tersebut mungkin


dapat diterapkan pada pasien
kita?

Ya

Apakah pasien memiliki potensi


yang menguntungan atau
merugikan bila terapi tsb
diterapkan?

Menguntungkan

*Lembar kerja telaah kritis

terapi

1. Apakah lokasi subyek penelitan ke kelompok terapi atau


kontrol betul betul secara acak (random) atau tidak ?

ya

Tidak

Tidak
diketahui

2.Apakah semua keluaran (outcome) dilaporkan ?

ya

Tidak

Tidak
diketahui

3.Apakah lokasi penelitian menyerupai lokasi anda bekerja


atau tidak ?

ya

Tidak

Tidak
diketahui

4.Apakah kemaknaan statistik maupun klinis dipertimbangkan


atau dilaporkan ?

ya

Tidak

Tidak
diketahui

5.Apakah tindakan terapi yang dilakukan dapat dilakukan


ditempat anda bekerja atau tidak ?

ya

Tidak

Tidak
diketahui

6.Apakah semua subyek penelitian dipertimbangkan dalam


kesimpulan ?

ya

Tidak

Tidak
diketahui