Anda di halaman 1dari 17

dr.

Arif Setyo Nugroho

REFERAT
KONTRASEPSI
DARURAT

PENDAHULUAN

Kontrasepsi darurat adalah metode


kontrasepsi
setelah
melakukan
hubungan seksual tanpa perlindungan
atau
disebut
juga
kontrasepsi
pascasenggama (morning after pil)
Pemberian informasi yang benar tentang
kontrasepsi darurat diharapkan dapat
menghindari kejadian kehamilan yang
tidak diinginkan (unintended pregnancy)
dan aborsi serta pada kasus perkosaan.

PERKEMBANGAN KONTRASEPSI
DARURAT
1.
2.
3.
4.
5.

1920-an, ditemukan ekstrak estrogen


1960 estrogen dosis tinggi dipakai setelah
bersenggama.
1970 preparat kombinasi estrogen
progesteron Yuspe regimen
1976 pemasangan AKDR untuk kontrasepsi
darurat.
Perkembangan terbaru meliputi progesteron
dosis rendah, antiprogesteron dan Gn-RH

DEFINISI

Kontrasepsi darurat adalah metode


kontrasepsi yang digunakan pasca
senggama dan sebelum perkiraan waktu
implantasi, yang bertujuan mencegah
kehamilan pasca-hubungan seks yang
tidak terlindung atau kasus perkosaan

MEKANISME KERJA
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Menghambat atau menunda ovulasi


Menghambat perjalanan sel telur atau
sperma dalam saluran tuba
Mempengaruhi fase luteal
Embriotoksik
Menginduksi aborsi
Mencegah implantasi

INDIKASI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Salah hitung (kalender)


Kondom bocor, lepas atau salah menggunakannya
Diafragma robek atau diangkat terlalu cepat
Vaginal tablet tidak larut
Terlambat mengangkat
Pemakaian kontrasepsi tidak benar, lupa minum pil
AKDR ekspulsi
Tidak suntik lebih dari 2 minggu
Kasus perkosaan

CARA PEMAKAIAN

1. Mekanik
2. Hormonal

Mekanik

Dipasang kurang dari 7 hari setelah


senggama
mencegah
pembuahan
dengan
menyebabkan perubahan kimia yang
akan merusak sperma dan sel telur
sebelum bertemu.
Keefektifitasan >99%
sangat aman, resiko infeksi, ekspulsi
atau perforasi sangat rendah.
tidak boleh digunakan jika seorang
wanita telah hamil

Hormonal
1.
2.
3.
4.
5.

Pil kombinasi
Pil progestin
Pil estrogen
Mifepristone
Danazol

Merubah endometrium sehingga


tidak memungkinkan implantasi
hasil pembuahan
Mencegah/menunda ovulasi
Mengganggu pergerakan sel
telur

Pil kombinasi

2x4 tablet dalam waktu 3


hari pasca senggama,
(dosis pertama 1x4 tablet
diulang 1x4 tablet 12 jam
kemudian setelah dosis
pertama

Pil progestin

2x1 tablet dalam waktu 3


hari pasca senggama
(dosis pertama 1 tablet,
diulang 1 tablet kedua 12
jam
sesudah
tablet
pertama).

Pil Estrogen

2x10mg dalam waktu 3


hari pasca senggama
selama 5 hari

Mifepristone

1x600 mg dalam waktu


3 hari psca senggama

Pil Danazol

2x4 tablet dalam waktu 3


hari pasca senggama,
(dosis pertama 1x4 tablet
diulang 1x4 tablet 12 jam
kemudian setelah dosis
pertama

MACAM KONTRASEPSI DARURAT


Cara

Preparat

Dosis

Mekanik
AKDR-Cu

Copper T
Multiload
Nova-T

1x pemasangan

Medik
Pil kombinasi
(Yuzpe)

Microgynon 50
Ovral
Neogynon
Nordiol
Eugynon

2 x 2 tablet

Sampai 72 jam
pasca senggama
diulang 12 jam

Microgynon 30
Mikrodiol
Neodette

2 x 4 tablet

Sampai 72 jam
pasca senggama
diulang 12 jam

Postinor

2 x 1 tablet

Sampai 72 jam
pasca senggama
diulang 12 jam

Progestin

Waktu
Pemberian
Dalam waktu 7
hari pasca
senggama

MACAM KONTRASEPSI
DARURAT(2)
Cara

Preparat

Dosis

Estrogen

Lynoral
Premarin
Progynova

2.5mg/dosis
10mg/dosis
10mg/dosis

Waktu
Pemberian
Dalam waktu 7
hari pasca
senggama
2x1tab dalam 5
hari

Anti Progestin RU-486

1 x 600 mg

Dalam waktu 7
hari pasca
senggama

GnRH

2 x 4 tablet

Dalam waktu 7
hari pasca
senggama

Danocrine
Azol

KESIMPULAN
1.

2.
3.

4.

Kontrasepsi darurat memiliki peranan


penting dalam mencegah kehamilan yang
tidak diinginkan
Kontrasepsi darurat telah mengalami
banyak perkembangan
Terdapat 2 mekanisme kontrasepsi darurat
yang dapat disesuaikan dengan indikasi
serta keuntungan dan kekurangannya
Kontrasepsi darurat secara tidak langsung
dapat menurunkan angka kejadian aborsi