Anda di halaman 1dari 20

PENDETEKSIAN KECURANGAN

BERBASIS DATA
KELOMPOK 4 AKUNTANSI FORENSIK / 5D
NAMA ANGGOTA :
ANGELINA
DESI

SUKMAWATI

DIYAN
DWI

MAGDALENA

201410315004
201410315072

ANISAH

201410315080

OKTAVIANI

201410315014

GINA

LESTARY

201410315096

IMAM

HERMAWAN

201410315104

ROHAYU

MANALU

201410315143

PENDETEKSIAN KECURANGAN BERBASIS DATA

Data adalah bahan baku informasi dan dikumpulkan


dalam suatu basis-data (database) agar pengumpulan,
penyimpanan,
pemeliharaan,
pengolahan,
dan
pengamanannya dapat dilaksanakan secara effektif dan
effisien diperlukan manajemen data, sehingga suatu
informasi tersebut dapat menjadi informasi yang tepat
guna, tepat waktu, akurat dan relevan.

Analisis Kecurangan Berbasis data memberikan peluang


baru untuk mempelajari konsep dari berbagai bidang
ini. Dalam hal ini kita harus mempertimbangakan
kemampuan yang dimiliki dan seperti apa kelas-kelas
lain yang mungkin untuk mempersiapkan diri guna
mempelajari pendeteksian kecurangan.

Anomali dan Kecurangan

Anomali
akuntansi
umumnya
disebabkan
Oleh
kelemahan sistem pengendalian. Hal tersebut bukan
kesalahan yang disengaja, itu adalah permasalahan
sederhana dalam sistem yang disebabkan Oleh
kegagalan dalam sistem, prosedur, dan kebijakan
pengendalian.

Contohnya, anomali umum biasanya adalah pembayaran


ganda alas faktur karena kesalahan pencetakan. jika
sistem sering kali memiliki kesalahan pencetakan
(seperti kehabisan kertas atau tinta) disertai adanya
respons yang tidak tepat terhadap kesalahan-kesalahan
ini, pegawai mungkin dengan mudahnya memasukkan
kembali faktur, sehingga menyebabkan adanya dua
kredit (pengurang) atas Kas dalam tabel entri jurnal.

Kecurangan itu berbeda: hal ini merupakan


kesengajaan
untuk
menggagalkan
sistem
pengendalian yang dirancang oleh pihak-pihak
yang ahli dalam masalah pengendalian. Pelaku
menyembunyikan jejak mereka dengan membuat
dokumen yang salah atau mengubah

catatan dalam sistem basis data. Bukti kecurangan


dapat ditemukan dalam berbagai transaksi
terkadang hanya satu atau dua. Bila dibandingkan
dengan penyebaran ke seluruh rangkaian data,
indikator kecurangan ditemukan dalam kasus
tunggal atau area terbatas dari serangkaian data.

Sampling Audit dan Kecurangan

Sampling sering kali merupakan subjek


dari keseluruhan bab dan bagian dari buku
auditing. Itu merupakan prosedur analisis
yang efektif untuk menemukan anomali
yang rutin menyebar ke seluruh rangkaian
data, Karena sifat kecurangan, sampling
dapat mengurangi waktu untuk investigasi
kecurangan Iainnya yang telah terencana
baik, Sebaliknya, sampling biasanya
merupakan teknik analisis yang buruk Saat
digunakan untuk menemukan jarum dalam
tumpukan jerami.

PROSES ANALISIS DATA

Analisis data untuk pendeteksian kecurangan


membutuhkan metode perencanaan kembali agar
dapat efektif. Mengaplikasikan teknik berbasis
sampling terhadap populasi total sebaiknya
dipertimbangkan sebagai metode yang kurang
efektif Investigator kecurangan harus dipersiapkan
untuk mempelajari metodologi baru, rangkaian
perangkat lunak, dan teknik analisis agar sukses
mengambil keuntungan dari metode yang
berorientasi data.

Proses Analisis Data

GAMBAR 13.1

PERANGKAT LUNAK ANALISIS DATA


ACL Audit
Case

Analytics

Ware's IDEA

Picalo
Microsoft

office + acative data

Akses Data
1.

Open Database Connectivity (disingkat


menjadi ODBC)

2.

Import Teks

3.

Membuat Penyimpanan Data


MySQL
PostgreSQL
SQL

Server

Membuat Penyimpanan Data

MySQL adalah basis data gratis dan manfaat yang tersedia


pada www.mysql.com. MySQL menjalankan sejumlah situs
terbesar dalam internet dan menangani kapasitas yang ada
dengan cukup baik.

PostgreSQL adalah basis data gratis berbasis standar, yang


tersedia pada www.postgresql.org. Ini dapat dilakukan untuk
menangani hampir semua muatan.

SQL Server adalah produk Microsoft untuk sejumlah


investigator yang mungkin memiliki beberapa situs berlisensi
ataupun situs legal lainnya, tetapi bukan merupakan opsi
terbaik bagi pihakl yang menginginkan Windows interface
yang cukup familier.

Teknik Analisis Data

Persiapan Data

Analisis Digital

Investigasi Outlier

Stratifikasi dan Ringkasan

Analisis Trend Waktu

Kesesuaian yang Tidak Jelas

ANALISIS REAL-TIME
Investigasi berbasis data adalah salah satu metode yang
paling kuat dalam menemukan adanya kecurangan. Hal ini
biasanya dilakukan selama proses investigasi (misalnya, selama
audit yang dilakukan secara periodik), tetapi hal ni dapat
diintegrasikan secara langsung ke dalam sistem yang sudah ada
untuk melakukan analisis real-time ata transaksi.
Saat analisis real-time yang ada serupa dengan
pengendalian akuntansi klasik karena dilakukan pada waktu
terjadinya transaksi, analisis ini menjadi teknik yang cukup
jelas karena secara khusus menganalisis setiap transaksi
terhadap kemungkinan adanya kecurangan (dilakukan bukan
untuk perbaikan).

MENGANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Analisis berbasis data Pada ringkasan laporan


keuangan untuk tingkatan Yang lebih juga sangat
penting dan bermanfaat, khususnya dalam ringkasan
laporan keuangan untuk tingkatan yang lebih tinggi
juga sangat penting dan bermanfaat, khususnya
dalam audit eksternal.

Untuk memahami bagaimana perubahan laporan


keuangan
dapat
menjadi
indikator
adanya
kecurangan, satu hal Yang cukup familier adalah
sifat dasar dari tiga laporan keuangan Yang utama.
Sebagian besar organisasi mempublikasikan secara
periodik laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, dan laporan arus kas.

Laporan posisi keuangan laporan laba rugi


komprehensif, dan laporan arus kas. Laporan posisi
keuangan adalah pernyataan terkait posisi keuangan.
Laporan ini menunjukkan saldo aset, liabilitas, dan
ekuitas organisasi pada tingkatan tertentu dalam satu
waktu (seperti snapshot).

Laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi


komprehensif dikonversi dari situasi dan periode
pelaporan untuk mengubah laporan dalam empat
cara yaitu :

1. membandingkan saldo akun dalam laporan


keuangan dari periode yang satu ke periode yang
lainnya
2. menghitung
sejumlah
rasio
penting
membandingkannya dari periode ke periode
3. melakukan analisis vertikal
4. melakukan analisis horizontal

dan

laporan arus kas adalah laporan perubahan yang tidak perlu


dikonversi. Laporan arus kas menunjukan arus kas masuk dan arus kas
keluar selama satu periode. Penjelasan grafik dari laporan ini
ditunjukan dalam Gambar 13.12.