Anda di halaman 1dari 43

PELATIHAN DOKTER KECIL

Materi Penataran Dokter


Kecil

1. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)


2. Pengertian dokter kecil
3. Perilaku hidup bersih dan sehat
4. UPGK & pengukuran TB dan BB
5. Kebersihan pribadi & lingkungan
6. Makanan sehat & warung sekolah
7. Kesehatan mata & gigi
8. Penyakit & cara penanggulangannya
9. Napza &AIDS
10.Obat-obatan sederhana & P3K

Usaha Kesehatan Sekolah


(UKS)
usaha kesehatan masyarakat yang dijalankan di sekolah
dengan sasaran utama anak-anak sekolah dan
lingkungannya.

TUJUAN UKS
1. Anak sekolah menjadi sehat berada dalam lingkungan sehat
sehingga anak tumbuh dan berkembang baik dan belajar
dengan optimal.
2. Anak dapat tumbuh & berkembang sesuai dengan tingkat
usianya.
3. Anak tidak menderita suatu penyakit / kelainan.
4. Anak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah
dengan baik.
5. Anak mempunyai perilaku dan kebiasaan hidup sesuai

DOKTER KECIL

Tujuan Dokter Kecil


1. Menjadi contoh bagi teman- temannya.
2. Mengawasi kebersihan kelas, halaman
dan sekitarnya.
3. Membantu teman, menasehati teman
tentang kebersihan dan kesehatan.
4. Membantu guru UKS di sekolah,
misalnya : Memeriksa kuku, rambut dan
kerapian berpakaian

Tugas dokter kecil


1. Mengawasi kebersihan kelas dan halaman
sekolah
2. Mengawasi kebersihan warung sekolah
3. Menasihati teman yang membuang sampah
sembarangan dan mencoret-coret tembok
4. Membantu teman yang mendapat
kecelakaan ringan (lecet)
5. Melakukan pengukuran TB & BB
6. Membantu Guru UKS dan Petugas
Puskesmas

Perilaku Hidup Bersih dan


Sehat di Sekolah

1. Memotong kuku sebanyak 80% dari jumlah siswa dan guru yang
ada.
2. Memakai sepatu/alas kaki
3. Gosok gigi 2 hari sekali
4. Siswa tidak boleh ada yang merokok
5. Siswa Buang air Kecil dan besar dijamban sehat
6. Siswa membuang sampah pada tempatnya
7. Disekolah harus ada Dokter kecil
8. Siswa melakukan PSN dan 3M Plus
9. Siswa dan guru telah menggunakan airbersih
10.Siswa menggunakan UKS dan P3K
11.Siswa jajan di warung sekolah sehat
12.Siswa harus terjamin oleh dana sehat
13.Cuci Tangan Pakai Sabun
14.Olah raga teratur
15.Timbang Berat Badan dan Tinggi badan 6 bulan sekali

Kebersihan pribadi
1. Memelihara kulit
2. Memelihara kebersihan rambut
3. Memelihara kebersihan
mata,telinga dan hidung
4. Memelihara kebersihan kuku
5. Memelihari kebersihan mulut dan
gigi
6. Membersihkan kaki dan tangan
7. Pakai pakaian dan keperluan
pribadi atau peralatan yang
bersih

Kebersihan lingkungan

Lingkungan sekolah yang


sehat
a. Lokasi sekolah yang jauh dari kebisingan, polusi dan
memiliki halamn untuk bermain dan olah raga
b. Bangunan yang kokoh, pencahayaan baik dengan
suasana yang nyaman
c. Tata ruang yang rapi
d. Terdapat kotak P3K
e. Terdapat tabung pemadam kebakaran
f. Terdapat tempat penampungan sampah yang tertutup
g. Terdapat tempat cuci tangan dan penyediaan air
minum
h. Terdapat hubungan yang harmonis antar sesama
penghuni sekolah

Warung sekolah
Tempat penjualan makanan yang di
organisir oleh masyarakat sekolah,
berada dalam lingkungan sekolah, dan
dibuka selama hari kerja.

Tujuan warung sekolah


1. Menambah dan melengkapi makanan
siswa
2. Mendidik siswa memilih makanan yang
bergizi
3. Memperkenalkan makanan baru sebagai
variasi hidangan
4. Menanamkan kebiasaan baik
5. Meningkatkan selera makan
6. Meatih anak disiplin, sabar ddan tertib

Menjaga Kesehatan Mata


1. Makan makanan yang mengandung
vitamin A
2. Membasuh muka dan membasuh kulit
disekitar mata
3. Duduk tegak saat membaca dan menulis
4. Jarak baca minimal 40 cm
5. Jangan menggunakan alat baca dengan
orang yang sakit mata

Pemeriksaan mata
1. Tajam penglihatan
alat : snellen chart
2. Memeriksa bagian mata luar
mata, bulu mata, konjungtiva, kornea, pupil
3. Memperhatikan gerakan bola mata
.Bola mata dapat digerakan kesegala arah
secara bersamaan
.Arah kedua bola mata kedepan

Kesehatan gigi
-Menggosok gigi 2 x sehari sesudah makan
pagi dan sebelum tidur
- kontrol ke dokter gigi 6 bulan sekali

Macam-macam penyakit
gigi
1. Gigi Berlubang
Gejalanya :
- Sakit gigi jika makan
- Sakit gigi jika minum dan kena angin
- Sakit gigi jika gigi atas dan bawah beradu
- Sakit gigi berdenyut / hilang timbul
Tindakan :
- Tetesi lubang dengan minyak kayu putih
- Anjurkan pergi ke Puskesmas

2. Pipi Bengkak
Gejalanya :
- Sakit berdenyut dan mungkin disertai
demam.
- Biasanya mulut tidak bisa dibuka.
Tindakan :
- Anjurkan berkumur dengan air garam
hangat
- Dibagian pipi diberi kompres air dingin
yang diberi cuka sedikit
- Anjurkan pergi ke Puskesmas

3. Gusi Berdarah
Gejalanya :
- Gusi berdarah bila disentuh
- Bau mulut tidak enak
- Ada karang gigi
- Tidak ada rasa sakit
- Gusi yang berbatasan dengan gigi berwarna
merah
Tindakan :
- Bersihkan gusi dengan betadine
- Beri petunjuk cara menyikat gigi yang benar
- Kumur-kumur rebusan air sirih
- Anjurkan pergi ke Puskesmas

4. Sariawan
Gejalanya :
- Luka- kecil pada lidah, bibir / jaringan
lunak lainnya
- Luka tertutup nanah, pinggiran luka
berwarna merah
- Luka terasa sakit sekali
Tindakan :
- Kumur-kumur dengan air rebusan sirih
- Anjurkan pergi ke Puskesmas

NAPZA
(Narkotika, Psikotropika, dan zat adiktif lainnya)

NARKOTIKA

Opium, morfin, kokain


dan daun ganja

NAPZA

PSIKOTROPIK
A
Sedatin, fenobarbital,
valium, shabu-shabu

ZAT ADIKTIF
Alkohol, aseton, lem
perekat

Efek samping NAPZA


1. Halusinasi
melihat suatu hal atau benda yangg seharusnya tidak
ada
2. Stimulan
Jantung dan otak lebih cepat bekerja, senang berlebihan
dan lebih bertenaga untuk sementara waktu.
3. Depresi
pemakai merasa tenang, tertidur dan tidak sadarkan diri.
4. Adiktif
kecanduan

P3K
Peralatan P3K :
1.
a.
b.
c.
d.

Bahan yang minimal harus tersedia


Bahan untuk membersihkan tangan misalnya : sabun, alkohol.
Obat untuk mencuci luka misalnya : air bersih, boorwater, Providone iodine
Obat untuk mengurangi rasa nyeri misalnya parasetamol
Bahan untuk menyadarkan misalnya moniak, parfum.

2.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Alat minimal yang disediakan


10 pembalut cepat
Pembalut gulung
Pembalut segitiga
Kapas
Plester
Kassa steril
Gunting
Pinset

Pedoman P3K
P = Penolong mengamankan diri sendiri lebih
dahulu sebelum bertindak
A = Amankan korban dari gangguan ditempat
kejadian sehingga bebas dari bahaya
T = Tandai tempat kejadian sehingga orang
lain tahu bahwa di tempat itu ada kecelakaan
U = usahakan menghubungi ambulans, dokter,
rumah sakit atau yang berwajib
(polisi/keamanan setempat)
T = Tindakan pertolongan terhadap korban
dalam urutan yang paling tepat

1. Perawatan Luka
-Penolong harus mencuci tangan
-Jangan menyentuh luka / darah secara
langsung. Gunakan sarung tangan
-Bersihkan luka dengan air/pembersih
luka (dettol yang diencerkan)
-Kemudian berikan obat antiseptik
(betadin
2. Mimisan (epistaksis)
- Duduk di kursi, posisi kepala menunduk
- Menjepit hidung selama 5-10 menit
untuk menghentikan perdarahan
- Bernapas lewat mulut
- Berikan kompres es di daerah hidung.

3. (hematoma)
Penyebab: Terbentur, terkilir
Pertolongan:
Korban diposisikan agar lebih nyaman
Istirahatkan daerah yang cedera
Kompres dengan es yang dibungkus kain.
Tinggikan bagian yang cedera

4. Luka bakar
Pertolongan:
- Segera dinginkan luka dengan air mengalir
- Keringkan luka pelan-pelan
-Oleskan obat luka bakar (silverdiazin, betadine, bioplacenton).
Hindari:
- Mengoleskan mentega, kecap, pasta gigi
- Meniup luka
- Melepas dengan paksa pakaian yang melekat pada kulit
- Merendam dalam air dingin

5. Alergi
Penyebab:
Makanan, digigit serangga
Gejala : Kemerahan pada kulit, gatal,
bengkak sekitar mata, Sesak napas
Pertolongan :
- Tenangkan korban
- Berikan kompres dingin pada tempat
gatal
- Berikan obat anti alergi.

Langkah-langkah pemeriksaan
korban kecelakaan

1.
2.
3.
4.

Periksa
Periksa
Periksa
Periksa

kesadaran
pernafasan
tanda-tanda perdarahan
keadaan lokal (patah tulang,luka)

Masalah
Gangguan kesadaran
1) Angkat ketempat yang teduh dan baik sirkulasi
udaranya
2) Tidurkan terlentang tanpa bantal bila mukanya
pucat/ biru,jika mukanya merah berikan bantal
3) Longgarkan semua pakaian
4) Bila penderita sadar berikan minum yang hangat
5) Beri selimut supaya badannya hangat
6) Jika perlu kirim ke rumah sakit
Gangguan pernafasan
Beri nafas buatan

Syok
1) Bawa korban ke tempat teduh dan aman, dan bila tidak
terdapat perdarahan di kepala tidurkan terlentang tanpa
bantal, atas kepala lebih rendah dari kaki, bila tidsak ada
patah tulang dan perdarahan dianggota badan, kaki
diluruskan dan tangannya
2) Pakaian korban dikendorkan
3) Tenangkan korban dan usahakan agar badan tetap hangat
4) Bila ada luka atau perdarahan, rawat lukanya dan
hentikan perdarahannya
5) Bila ada patah tulang kerjakan pembidaian
6) Bila munteber beri oralit
Perdarahan
1) Bagian anggota badan yang berdarah tinggikan
2) Tekan pembuluh darah yang terletak di antara tempat
perdarahan

PEMBIDAIAN
Siapkan alat-alat selengkapnya
Apabila penderita mengalami fraktur terbuka,
hentikan perdarahan dan rawat lukanya dengan cara
menutup dengan kasa steril dan membalutnya.
Bidai harus meliputi dua sendi dari tulang yang patah.
Sebelum dipasang, diukur dahulu pada sendi yang
sehat.
Bidai dibalut dengan pembalut sebelum digunakan.
Mengikat bidai dengan pengikat kain (dapat kain, baju,
kopel, dll) dimulai dari sebelah atas dan bawah fraktur.
Ikatan jangan terlalu keras atau kendor. Ikatan harus
cukup jumlahnya agar secara keseluruhan bagian
tubuh yang patah tidak bergerak.
Kalau memungkinkan anggota gerak tersebut
ditinggikan setelah dibidai.

PEMBALUTAN KEPALA

PATAH TULANG
PERGELANGAN TANGAN dan
TELAPAK TANGAN
- Pasang bidai dari ujung lengan bawah
sampai telapak tangan
- Jari-jari tangan agak melengkung
- Siku dilipat dan digantungkan ke leher

pemeriksaan tinja telur cacing


Anak yang terinfeksi cacingan biasanya mengalami :
Lesu
Pucat/anemia
Mual, kurang nafsu makan
Berat badan menurun
Perut buncit
Mata cembung
Rambut jarang
Keluar cacing dari dubur atau mulut

Secara keseluruhan gejala-gejala


kecacingan adalah:
Berbadan kurus dan pertumbuhan
terganggu (kurang gizi)
Kurang darah (anemia)
Daya tahan tubuh rendah, sering-sering
sakit, lemah, letih

Anak buang air besar sembarangan


Tinja yg mengandung telur cacing mencemari tanah
Dikerumuni lalat
Lalat hinggap di makanan/minuman
Makanan/minuman yg mengandung telur cacing masuk mulut
Orang menjadi kecacingan

Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan


sesudah buang air besar serta saat mau menyuapi
anak
Mandi dan membersihkan badan paling sedikit 2 kali
sehari
Memotong dan membersihkan kuku
Memakai alas kaki sewaktu diluar rumah
Mencuci dan memasak makanan dan minuman
sebelum makan
Membuang tinja di jamban
Menjaga kebersihan, menutup makanan dengan
tudung saji

a. Tinja yang encer dengan frekuensi


lebih dari 3x sehari dan terkadang
disertai dengan :
- Muntah
- Badan lesu dan lemah
- Demam
- Tidak nafsu mkam
- Darah dan lendir dalam kotoran

a. Personal higiene
b. Menggunakan jamban setiap
kalibuang air besar
c. Sanitasi makanan dan minuman
d. Menggunakan air bersih yang cukup
e. Menjaga kebersihan lingkungan dan
sekitarnya
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat