Anda di halaman 1dari 20

PERMASALAHAN NARKOBA

UNTUK APA PENYULUHAN INI ?


1.

Menumbuhkan kesadaran anak maupun orang tua bahwa pencegahan


penyalahgunaan Narkoba lebih baik dari pada mengobati.

2.

Meningkatkan pengetahuan tentang dampak buruk dari penyalahgunaan Narkoba.

3.

Meningkatkan ketrampilan dalam kegiatan pencegahan penyalahgunaan Narkoba

PENTING UNTUK DIPAHAMI


1.

Pencegahan adalah suatu upaya untuk menghindarkan terjadinya masalah


penyalahgunaan Narkoba di lingkungan keluarga dan masyarakat sebelum masalah
tersebut muncul.

2.

Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya) adalah bahan obat
yang termasuk kategori berbahaya atau dilarang untuk digunakan, diproduksi,
dipasok, diperjualbelikan dan diedarkan di luar ketentuan hukum.

3.

Penyalahgunaan Narkoba adalah orang yang menggunakan narkoba yang tidak


sesuai ketentuan medis dan melangar hukum yang dapat mengakibatkan
terjadinya gangguan fisik , mental dan sosial pada kehidupannya.

MASALAH YANG
MEMPRIHATINKAN

1.

Indonesia tidak hanya menjadi daerah pemasaran gelap Narkoba tapi juga
sebagai daerah produsen narkoba.

2.

Sebuah pabrik Ecstasy yang ditemukan di Tanggerang baru-baru ini ternyata


merupakan produsen terbesar di dunia.

3.

Sebagian besar korban penyalahgunaan narkoba berusia 15 sampai dengan 25


tahun, dengan kecendrungan jumlah korban dari tahun ke tahun semakin
meningkat.

4.

Fakta-fakta yang memprihatinkan :


a. Semakin banyak remaja yang memulai perkenalannya dengan narkoba pada
usia yang semakin muda (kurang lebih 10 tahun).
b. Penyalahgunaan narkoba pada umumnya dimulai dengan kebiasaan menghisap
rokok.
c. Penyalahgunaan Narkoba melalui jarum suntik adalah penyebab nomor dua
penularan HIV/ AIDS, Hepatitis B dan C, setelah perilaku heteroseksual.

5.

Penyalahgunaan narkoba sering menyebabkan kematian, baik langsung (akibat


overdosis/ gejala putus zat) ataupun tidak langsung (akibat komplikasi penyakit
lainnya).

PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Mengapa remaja mudah menyalahgunakan
Narkoba ?
FAKTOR
INDIVIDU
FAKTOR
LINGKUNGAN
1.
Keinginan coba-coba
1.

Hubungan tidak harmonis


dengan orang tua

2.

Lingkungan rawan narkoba

3.

Kurangnya kontrol

4.

Tekanan kelompok sebaya

2.

Ingin diterima

3.

Ikut trend

4.

Cari kenikmatan sesaat

5.

Cari perhatian

6.

Ikut tokoh idola

FAKTOR ZAT
1.

Menimbulkan
ketergantungan fisik &
psikis

2.

Mudah didapat

3.

Relatif murah

remaja

1.

adalah
Tidakyang
berada dalam
pengawasan orang tua

2. Hidup dalam lingkungan keluarga yang broken home


3. Tidak bisa berkomunikasi dengan orang tua dikarenakan orang
tua yang kurang peduli pada perkembangan jiwa anak
4. Pengendalian dirinya rendah
5. Tidak mau mengikuti aturan/ norma/ tata tertib
6. Suka mencari sensasi
7. Bergaul dengan teman yang berperilaku menyimpang/
penyalahguna narkoba
8. Merasa dikucilkan dan sulit menyesuaikan diri
9. Memiliki angggota keluarga penyalahguna narkoba
10. Rendah penghayatan spiritual

1. Mulai sulit untuk diajak terlibat dalam


kegiatan keluarga
2. Mulai pulang terlambat tanpa alasan
3. Mudah tersinggung
4. Mulai berani bolos
5. Susah diajak bicara

CIRI-CIRI PENYALAHGUNAAN
NARKOBA

PERUBAHAN PSIKOLOGIS

PERUBAHAN FISIK DI LINGK


SEHARI-HARI
1.

Jalan sempoyongan, bicara pelo,


tampak terkantuk-kantuk

2.

Kamar tidak mau diperiksa atau


selalu dikunci

3.

Sering didatangi atau menerima


telepon orang-orang yang tidak
dikenal

4.

Ditemukan obat-obatan, kertas


timah, jarum suntuk, korek api di
kamar/ di dalam tas

5.

Terdapat tanda-tanda bekas


suntikan/ sayatan

6.

Sering kehilangan uang/ barang di


rumah

7.

Mengabaikan kebersihan diri.

1.

Malas belajar

2.

Mudah tersinggung

3.

Sulit berkonsentrasi.

PERUBAHAN FISIK DI LINGK SEHARIHARI


1.

Menghindari kontak mata langsung

2.

Berbohong atau memanipulasi keadaan

3.

Kurang disiplin

4.

Bengong atau linglung

5.

Suka membolos

6.

Mengabaikan kegiatan ibadah

7.

Menarik diri dari aktiviitas bersama


keluarga

8.

Sering menyendiri atau bersembunyi


di kamar mandi, di gudang atau di
tempat-tempat tertutup

10

1. Emosi yang tidak terkendali


2. Kecenderungan berbohong
3. Tidak memiliki tanggung jawab
4. Hubungan dengan keluarga, guru dan teman serta
lingkungan terganggu
5. Cenderung menghindari kontak komunikasi dengan
orang lain
6. Merasa dikucilkan atau menarik diri
7. Tidak peduli dengan nilai dan norma yang ada.
8. Cenderung melakukan tindak pidana; kekerasan,
pencurian dan mengganggu ketertiban umum.

11

Peran dan Tanggung Jawab


Remaja

1.

CARI SUMBER INFORMASI YANG BENAR, DARI :


a.

Guru BP dan guru Olah Raga

b.

Dokter praktek, pukesmas, mantri, bidan, RSU terdekat.

c.

Panti/ LSM yang menangani Narkoba

d
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kediri di Jl. Raya Adan-Adan
Kecamatan Gurah-Kediri dg no. telp 0354-7415333, 7415444 dan Call Center
082247566333, 085739096333 atau Sat Reskoba Polres Kediri.
e.
BNN RI Jl. MT Haryono no. 11 Cawang, Jakarta Timur Telp (021)
80871566, 80871567, Faks : (021) 80885225, 80871591/-92/-93, Call center
(021) 80880011, SMS center (021) 081221675675, E-mail : callcenter@bnn.go.id
E-mail : info@bnn.go.id, humas@bnn.go.id. Website: www.bnn.go.id.
2.

JADIKAN TEMPAT CURHAT TEMAN YANG BAIK

3.

TOLAK AJAKAN TEMAN UNTUK MENGGUNAKAN NARKOBA

4.

KENALI DIRI SENDIRI DAN KEMBANGKAN POTENSI DIRI

5.

AMBIL KEPUTUSAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN HIDUP

KEMBANGKAN SIKAP MENTAL SPIRITUAL.

CURAHKAN PERMASALAHAN YANG ADA KEPADA TUHAN, ORANG TUA,


PSIKOLOG, ORANG YG DIPERCAYA.

BERSYUKUR ATAS APA YANG KITA MILIKI.

12

1.

Orang tua menjadi panutan

2.

Orang Tua menjadi teman diskusi

3.

Orang tua menjadi tempat bertanya

4.

Mampu membuat aturan secara konsisten, kontinyu dan konsekuen

5.

Mampu mengembangkan tradisi keluarga dan nilai-nilai agama.

6.

Orang tua perlu menggali potensi anak untuk dikembangkan melalui


berbagai macam kegiatan.

7.

Orang tua dapat berperan sebagai pembimbing bagi anak.

8.

Orang tua perlu mengontrol kegiatan anak

9.

Orang tua perlu mengenal teman-teman anak

10. Orang tua perlu menumbuhkan kesadaran anak akan penyalahgunaan


narkoba
11.

Melibatkan anak untuk mewujudkan cita-cita keluarga

13

1. BERUSAHALAH TENANG
2. JANGAN TUNDA MASALAH
3. DENGAR ANAK
4. HARGAI KEJUJURAN
5. JUJUR TERHADAP DIRI SENDIRI
6. TINGKATKAN HUBUNGAN DALAM
KELUARGA
7. CARI PERTOLONGAN
8. PENDEKATAN KEPADA ORANG TUA TEMAN
ANAK PEMAKAI NARKOBA

14

DATA UNGKAP KASUS NARKOBA


POLRES KEDIRI
TAHUN 2014

NO

BULAN

TSK

LP

BARANG BUKTI

LK

PR

LL

SABUSABU

ROCHE

GANJA

1.

JANUARI

17

17

12.807

35.02 gr

2.

PEBRUARI

15

19

4.774

66

25.05 gr

3.

MARET

12

13

155495

4.

APRIL

11

4237

0.22 gr

8.03 gr

5.

MEI

14

16

329.094

10.16 gr

6.

JUNI

12

13

38.374

0.46 gr

7.

JULI

633

8.77 gr

AGUSTUS

10

14

48.155

0.10 gr

SEPTEMBER

31.517

10

OKTOBER

10

12

2.762

2.32 gr

11

NOPEMBER

14

14

208.813

12

DESEMBER

12

14

18.838

141

159

855.499

11.87 gr

66

78.26 gr

JUMLAH

KET
10

SUMBER DATA :
SATRESKOBA RES KEDIRI

15

16

PROSEDUR PENANGANAN
KASUS NARKOBA
LAPORAN
POLISI
Model A/B

PENANGKAPAN
3 X 24 JAM

PENAHANAN
20 H + 40 H
(60 H)

1.

KETERANGAN SAKSI (2
SAKSI)

2.

DITEMUKAN BB :
- SABU SABU, GANJA, DLL

-. SP. TUGAS
-. SP. PENANGKAPAN
-. SP.
PENGGELEDAHAN
-. SP. PENYITAAN

- ALAT YANG DIGUNAKAN


3.

TEST URINE

P. 21

PENGIRIMAN
KE PU/ JAKSA
TSK + BB

PROSES
SIDANG
PENGADILAN

DIKIRIMK KE LABFOR/ POLDA


UNTUK MENGETAHUI
KEBENARANAN TTG BB DIMAKSUD

17

LANDASAN HUKUM 1
UU No. 35 Tahun 2009 Tentang
Narkotika

Pasal 112 Ayat (1): Setiap orang tanpa Hak atau Melawan Hukum
-

Memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I


bukan tanaman, dipidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling
lama 12 (dua belas) tahun dan denda paling sedikit 800 juta dan paling
banyak 8 milyar.

Pasal 114 Ayat (1): Setiap orang tanpa Hak atau Melawan Hukum
-

Menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara


dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I,
dipidana dengan pidana penjara paling sedikit 5 (lima) tahun dan paling
lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit 1 milyar dan paling
banyak 10 milyar.

Pasal 128 Ayat (1) Orang tua atau wali dari Pecandu yang belum cukup umur,
sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 ayat (1) yang sengaja tidak
melapor, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau
denda paling banyak 1 juta.
Ayat (2) Pecandu Narkotika yang belum cukup umur dan telah dilaporkan oleh
orang tua atau walinya sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 ayat (1)
tidak dituntut pidana.

18

LANDASAN HUKUM 2
UU No. 5 Tahun 1997 Tentang
Psikotropika
Pasal 37 ayat (1)

Pengguna Psikotropika yang menderita syndroma


ketergantungan berkewajiban ikut serta dalam
pengobatan atau perawatan.
Pasal 64 ayat (1)

Barang siapa menghalang-halangi penderita syndroma


ketergantungan untuk menjalani pengobatan dan/ atau
perawatan pada fasilitas rehabilitasi sebagaimana
dimaksudkan dalam pasal 37, dipidana dengan pidana
penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/ atau pidana
denda paling banyak 20 juta rupiah.

19

LANDASAN HUKUM 3
Keppres No. 3 Tahun 1997 Tentang Pengawasan dan
Pengendalian Minuman Beralkohol
Pasal 3 ayat (1)

Minuman beralkohol dibagi dalam 3 golongan :


a.

Gol A : Kadar Etanol 1-5% (Bir Bintang dan Green Sands).

b.

Gol B : Kadar Etanol 5-20 % (Anggul Malaga)

c.

Gol C : kadar Etanol 20-55 % (Brandy, Whisky).

Produksi, pengedaran, dan


penjualannya ditetapkan sebagai barang dalam
pengawasan.

Pasal 3 ayat (2) untuk gol B dan C :

Pasal 5 ayat (1) Golongan B dan C: tak boleh dijual di tempat umum

kecuali di hotel, bar, restaurant, dan di tempat lain yang


ditentukan oleh Bupati/ Walikota, Kepala Daerah Tingkat II dan
Gubernur DKI (khusus DKI).

yang dimaksudkan tempat tertentu itu tidak


boleh dekat tempat ibadah, sekolah, rumah sakit,
dan tempat tertentu lain yang ditentukan oleh
pejabat tersebut di atas.

Pasal 5 ayat (2)

20

Penyalahgunaan Narkoba Bukan


hanya karena ADA NiAT saja, tapi
karena ada Pengedar & Bandar
Narkoba.

21