Anda di halaman 1dari 20

BURHANUDDIN AZIZ PRAMONO

113140057 - TEKNIK PEMBORAN


2

BOTTOM HOLE
ASSEMBLY

Bottom Hole Assembly (BHA) adalah


serangkaian kombinasi peralatan bawah
permukaan yang dipasang pada rangkaian
drillstring, yang bertujuan untuk
mendapatkan suatu performansi yang baik
dalam membentuk sudut kemiringan atau
lintasan pada arah lubang bor.

SUSUNAN BHA TERDIRI


DARI

Bit,

Reamer,
Reralatan survey,
Drill collar,
Non-magnetic drill collar (NMDC),
Downhole drilling motor (DHDM),
Bent-sub,
Heavy wall drill pipe (HWDP),
Jars dengan pola susunan tertentu mengikuti
prinsip- prinsip fulcrum, pendulum atau
stabilisasi.

Prinsip Fulcrum
Prinsip Fulcrum adalah prinsip yang
digunakan dalam operasi pemboran apabila
akan dilakukannya pembelokkan atau
pembuatan lintasan pada lubang bor,
dengan menempatkan satabilizer dekat
dengan bit sehingga diperoleh sudut
kemiringan yang kecil. Penempatan dan
ukuran stabilizer yang dipasang berfungsi
untuk memberikan arah dan mengimbangi
pembebanan pada bit.

Prinsip Pendulum
Prinsip Pendulum adalah prinsip yang digunakan
dalam
operasi
pemboran
apabila
akan
dilakukannya pembelokkan atau menyudut yang
kemudian kembali lagi kearah vertical dengan
menempatkan stabilizer jauh dengan bit
sehingga diperoleh sudut kemiringan yang
besar. Pembelokkan ini dipengaruhi oleh gaya
gravitasi yang cenderung menarik bit kearah
sumbu vertical lubang bor. Penempatan dan
ukuran stabilizer yang dipasang berfungsi untuk
memberikan
arah
dan
mengimbangi
pembebanan pada bit.

Prinsip Stabilisasi
Prinsip Stabilisasi adalah prinsip yang
digunakan dalam operasi pemboran apabila
akan dilakukannya pemboran dengan arah
kemiringan yang tetap.

Drilling String
Drilling string adalah serangkaian peralatan
yang merupakan batang bor dengan lubang di
dalamnya sebagai tempat sirkulasi fluida
pemboran.
Komponen Drill String:
Drill Pipe
Drill Collar
Peralatan Tambahan:
HWDP
Stabilizer
Reamer
Peralatan Directional

Non-Magnetic Drill Collar


Non magnetic drill collar (NMDC) adalah drill collar
yang anti terhadap medan magnet bumi.

Measured While Drilling


Measure while drilling (MWD) adalah alat yang
digunakan untuk mengetahui arah serta kedalaman
dibawah permukaan yang dipasang pada susunan
rangkaian alat pemboran.

Logging While Drilling


Logging while drilling (LWD) adalah alat yang digunakan
untuk mengetahui keadaan formasi yang dipasang
pada susunan rangkaian alat pemboran.

Drill Pipe
Drill pipe (DP) Merupakan bagian dari rangkaian
pipa bor yang panjangnya tergantung dari
kedalaman pemboran, sehingga biasanya berjumlah
paling banyak, untuk mencapai kedalaman lubang
bor yang diinginkan.

Heavy Weight Drill Pipe


Heavy weight drill pipe (HWDP) adalah drill pipe
yang memiliki panjang dan berat 2 3 kali dari DP
biasa sehingga dapat digunakan sebagai pemberat
diatas bit.
Drill pipe jenis ini berfungsi sebagai pemberat
rangkaian pipa bor pada kondisi-kondisi khusus,
misalnya pada waktu terjadi down hole problem,
seperti pipa terjepit (pipe sticking), runtuhan shale
(slouging shale) dan sebagainya.

Drill collar
Drill collar (DC) adalah pipa baja yang dipasang
antara antara drill pipe dan bit.
Drill collar mempunyai bentuk seperti drill pipe, akan
tetapi diameter dalamnya lebih kecil dan diameter
luarnya sama dengan diameter luar dari tool joint
drill pipe.
Jenis Drill Collar:

Standart Drill Collar

Spirraled Drill Collar

Zipped Drill Collar

Stabilizer
Stabilizer digunakan sebagai bottom hole assembly
untuk menjaga kestabilan bit dan DC dalam lubang
bor selama berlangsung operasi pemboran.
Ada 4 jenis stabilizer :

Non-rotating sleave type stabilizer

Sleave type rig replairable stabilizer

Replaceable wear pod rig repairable stabilizer

Blande stabilizer

Bit sub
Bit sub adalah sub penyambung antara pahat
dengan drill collar.

Float sub
Float sub adalah sub penyambung yang dipasang
antar bit sub dengan drill collar.

Bit

Bit (mata bor) merupakan ujung paling bawah dari


rangkaian pipa bor yang secara langsung bersentuhan
dengan lapisan formasi. Mata bor berfungsi untuk
menghancurkan batuan dan menembus formasi sampai
pada kedalaman yang diinginkan.

Berdasarkan fungsinya mata bor diklasifikasikan menjadi


tiga jenis, yaitu :

Drag bit

Roller - cone

Diamond bit.

Drilling Jar
Drilling jar adalah suatu alat yang dapat dipasang
pada
rangkaian
pemboran,
berfungsi
untuk
memberikan pukulan keatas sewaktu terjadi jepitan
pada rangkaian pemboran, dalam usaha untuk
melepaskan jepitan tersebut. Pada umumnya drilling
jar dipasang diantara Drill Collar dan Drill pipe
karena pada umumnya bagian yang terjepit dari
rangkaian pemboran ada Drill Collar dan Drill pipe,
sehingga Jar tidak ikut terjepit dan dapat bekerja
dengan tarikan Drill pipe. Ada dua macam drilling
jar, yaitu mechanical dan hydraulic drilling jar.

Mud Motor
Mud motor dapat dikonfigurasi untuk memiliki
sebuah tikungan di dalamnya menggunakan
pengaturan yang berbeda pada motor itu sendiri.
Mud motor dapat dimodifikasi dari 0 derajat sampai
4 derajat dengan sekitar enam kenaikan dalam
penyimpangan per derajat tikungan. Jumlah tikungan
ditentukan oleh tingkat pendakian yang dibutuhkan
untuk mencapai zona target.

Measured While Drilling


Measure while drilling (MWD) adalah alat yang
digunakan untuk mengetahui arah serta kedalaman
dibawah permukaan yang dipasang pada susunan
rangkaian alat pemboran.