Anda di halaman 1dari 13

AN

G
N
E
D AN
AT D
D LP T
A
P PU IKE
N I
R
A
B
R
R T IO
U
P US B
M D N
A
C I I N HA
N AR BA
A
T D AI
T
A
M
A M AG
,
F
A
A
A N H IT E B L I N D
S
M I
S
E
U
P ND A S
R
LI ERTE N : N Y
K S EN
D

IR

ANGGOTA KELOMPOK
Firsti
Listy
a
Darfy
oland
a

1210941007

1110942026

Siti
Haria
ni
Riton
ga
Winn
a
Angg
raeni

1210942004

Outlin
e

Pendahuluan
Metoda dan Bahan
Hasil dan
Pembahasan
Kesimpulan

LATAR BELAKANG

Setiap unit proses pada


industri pulp dan kertas
menghasilkan limbah cair
yang keseluruhannya diolah
di
unitdari
effluent
treatment.
Hasil
pengolahan
limbah cair diperoleh air
limbah terolah yang
memenuhi baku mutu
persyaratan pembuangan
air limbah ke lingkungan
dan menghasilkan pula
lumpur sebagai limbah
padat.

NEXT....

Pemanfaatan limbah padat industri pulp dan kertas


dengan lindi hitam sebagai bahan biobriket didasarkan
atas potensi yang dimiliki lumpur, tergantung dari bahan
baku dan produk yang dihasilkan.

Limbah lumpur umumnya sudah dipisahkan dari air


hingga mempunyai kadar padatan sekitar 20-30%.

Limbah padat mengandung bahan organik berserat yang


bersifat mudah dibakar dan bahan anorganik yang
berasal dari bahan kimia yang ditambahkan selama
proses dan menghasilkan abu sisa pembakaran.

BAHAN DAN METODA


Limbah padat yang digunakan adalah
lumpur hasil pengolahan air limbah yang
merupakan campuran lumpur.
Lumpur A berasal dari pabrik pulp dan kertas dengan
bahan baku non kayu mempunyai nilai panas 2712
kal/g dan kadar abu 29,8%
Lumpur B dari pabrik kertas dengan bahan baku
kertas bekas mempunyai nilai panas 2331 kal/g dan
kadar abu 25,9%
Lindi hitam dari larutan pekat sisa pemasakan pulp
proses soda mempunyai nilai panas 5579 kal/g dan
kadar abu 12,1%.

LANGKAH YANG DILAKUKAN UNTUK PEMBUATAN


BRIKET
penyiapan
bahan baku
lumpur IPAL
yaitu
penghalusan
bahan baku

karakterisasi
awal limbah
padat dan lindi
hitam untuk
mengetahui
potensi sebagai
bahan bakar
dan kandunganproses pembuatan
logam berat
briket
Lumpur yang
sudah halus dan
homogen
dicampur dengan
lindi hitam dan
diaduk sempurna
seperti adonan
yang siap dicetak
menjadi bentuk
biobriket.

Pengujia
n sifat
biobriket

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dilihat dari kadar airnya, maka kadar air pada lumpur A dan
lumpur B masih cukup tinggi sehingga pada proses
pembuatan biobriket perlu diturunkan dengan alat press atau
pengeringan di bawah sinar matahari.

PENGAMATAN NILAI PANAS BAHAN


BAKAR

Dengan peningkatan % komposisi lindi hitam maka semakin


besar pula nilai panas biobriket yang dihasilkan.

PENGAMATAN SIFAT KIMIA BAHAN BAKAR

Dari tabel dapat dilihat logam berat yang terkandung dalam


lumpur IPAL mempunyai konsentrasi relatif rendah dan
komposisi lindi hitam dapat menurunkan kadar abu. Berarti hal
ini memberikan hal positif dalam pembakaran.

PENGAMATAN SIFAT FISIK BAHAN BAKAR

KESIMPULAN
Lumpur hasil pengolahan air limbah industri
pulp dan kertas merupakan limbah padat yang
dapat dimanfaatkan sebagai biobriket.
Penambahan lindi hitam dapat meningkatkan
kualitas pembakaran biobriket yang dihasilkan
berupa meningkatnya nilai panas, kekuatan
tekan dan menurunnya kadar abu, serta emisi
pembakaran.

THANK YOU