Anda di halaman 1dari 18

GIZI PADA MASA BALITA

KELOMPOK 2

www.ppt-to-video.com

Kelompok 2 :
Moh.Reski
Lusiana H.palily
Yulin inceloga
Putri puahadi

www.ppt-to-video.com

PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN


POLA MAKAN

www.ppt-to-video.com

Pertumbuhan Balita
Selain penyakit, makanan, keadaan sosialekonomi, terdapat pula beberapa faktor lain
yang dapat mempengaruhi pertumbuhan,
yaitu:
Faktor genetic
Tidak semua orang mempunyai panjang/tinggi
badan yang sama. Kemampuan untuk menjadi
panjang atau pendek diturunkan menurut
ketentuan tertentu, sehingga anak yang tinggi
biasanya berasal dari orang tua yang tinggi
pula.
www.ppt-to-video.com

Perubahan pola makan


Sepanjang usia balita, selera dan
kebiasaan makan terus berubah-ubah.
Setelah ulang tahun pertama,
pertumbuhan melambat dan selera makan
pun cenderung turun.
Gabungan antara perubahan-perubahan
ini dengan kemampuan kognitif dan
keterampilan motorik yang maju pesat,
mengakibatkan asupan makanan yang
berubah-ubah.
www.ppt-to-video.com

Melihat laju pertumbuhannya, kita


mengelompokkan anak usia
prasekolah (balita) menjadi kelompok
batita atau bayi di bawah tiga tahun
(toddler), dan kelompok 4-5 tahun.
Masing-masing kelompok usia tidak
sama kebutuhan nutrisinya

www.ppt-to-video.com

KEBUTUHAN GIZI
Balita memiliki kebutuhan gizi yang berbeda dari orang dewasa.
Mereka butuh lebih banyak lemak dan lebih sedikit serat.
Gula & Garam - hindari penggunaan gula dan garam pada
menu bayi. Kalau pun ia sudah berusia di atas 1 tahun, batasi
penggunaannya. Konsumsi garam untuk balita tidak lebih dari
1/6 jumlah maksimum orang dewasa sehari atau kurang dari 1
gram.
Porsi Makan - Porsi makan anak juga berbeda dengan orang
dewasa. Mereka membutuhkan makanan sumber energi yang
lengkap gizi dalam jumlah lebih kecil namun sering.
Kebutuhan Energi & Nutrisi -Bahan makanan sumber energi
seperti karbohidrat,protein, lemak serta vitamin, mineral dan
serat wajib dikonsumsi anak setiap hari.
Susu Pertumbuhan Susu sebagai salah satu sumber
kalsium, juga penting dikonsumsi balita. Sedikitnya balita butuh
350 ml/12 oz per hari.
www.ppt-to-video.com

Karbohidrat
Seperti nasi, roti, sereal, kentang, atau mi.
Kenalkan beragam karbohidrat secara bergantian.
Selain sebagai menu utama, karbohidrat bisa diolah
sebagai makanan selingan atau bekal sekolah seperti
puding roti atau donat kentang yang lezat.
Buah dan sayur
Seperti pisang, pepaya, jeruk, tomat, dan wortel
Jenis sayuran beragam mengandung zat gizi berbeda.
Berikan setiap hari baik dalam bentuk segar atau diolah
menjadi jus.
Susu dan produk olahan susu
Susu pertumbuhan
Produk olahan susu seperti keju dan yoghurt
Pastikan balita Ibu mendapatkan asupan kalsium yang
cukup dari konsumsi susunya

www.ppt-to-video.com

Protein
Seperti ikan, susu, daging, telur, kacang-kacangan
Tunda pemberiannya bila timbul alergi atau ganti
dengan sumber protein lain.
Untuk vegetarian, gabungkan konsumsi susu dengan
minuman berkadar vitamin C tinggi untuk membantu
penyerapan zat besi.
Lemak dan gula
Seperti yang terdapat dalam minyak , santan , dan
mentega, roti, dan kue juga mengandung omega 3
dan 6 yang penting untuk perkembangan otak.
Namun perlu diperhatikan bahwa lemak dan gula
tidak digunakan sebagai pengganti jenis makanan
lainnya (seperti karbohidrat).

www.ppt-to-video.com

INTAKE MAKANAN
Sangat dianjurkan untuk memberikan
anak-anak di usia balita dan pra
sekolah ini kombinasi dari menu
makanan sedikitnya :1 kali makanan
utama dengan 2 kali makanan
selingan (snack) setiap 8 jam atau
kurang, dan untuk di atas 8 jam
sebaiknya anak-anak mendapat 2 kali
makanan utama dan 2 kali snack
atau kombinasinya.
www.ppt-to-video.com

Dalam memilih snack/makanan selingan


untuk balita perlu diperhatikan
beberapa panduan sebagai berikut:

Hindari snack/makanan camilan


dengan kadar gula tinggi,
Hindari makanan dengan bentuk dan
ukuran yang kecil serta mudah tertelan
Jangan memaksakan balita untuk
memakan sesuatu yang tidak
disukainya
www.ppt-to-video.com

Tubuh anak terdiri dari struktur


tulang, otot, peredaran darah,
jaringan otak, dan organ lain.
Perkembangannya sangat
dipengaruhi oleh masukan berbagai
makanan sebagai penunjang
pertumbuhan.

www.ppt-to-video.com

1. Tulang
Selama masa anak-anak, sejak
berusia 2 tahun, tulang sebagai
kerangka tubuhnya adalah tulang
rawan
Masukan gizi berupa vitamin dan
mineral akan mempercepat
pembentukan tulang.

www.ppt-to-video.com

Otot
Semua gerakan tubuh dilakukan oleh
otot. Hal ini terjadi karena kontraksi
ribuan serabut otot.
Otot semakin besar akibat bekerja
atau gerakan dan asupan gizi yang
cukup.
Hal ini berarti otot membutuhkan
makanan bergizi, olahraga, dan
hormon
www.ppt-to-video.com

POLA MAKAN SEHAT PADA ANAK


PRA SEKOLAH

Perkenalkan jenis makanan baru terutama yang sehat dan


bergizi.
Terus lanjutkan makanan bervariasi meskipun ada jenis
makanan tertentu yang ditolaknya dulu bisa dicoba kembali
dalam sajian yang berbeda.
Sediakan camilan sehat di rumah dan batasi makanan
berkalori tinggi serta rendah kandungan nutrisi.
Libatkan anak selama proses penyiapan makanan.
Sajikan makanan dalam penampilan yang menggugah
selera.
Tetapkan jadwal makan rutin dan dihadiri oleh seluruh
anggota keluarga.
Terapkan pola makan sehat juga bagi orang tua sebagai
contoh bagi anak.

www.ppt-to-video.com

Bila anak terlalu banyak mengonsumsi susu


mengakibatkan kegemukan, yang menyebabkan
penyakit seperti:
Gangguan penyakit hati (pengerutan jaringan hati,
bahkan kanker hati).
Penyumbatan atau gangguan saluran pernapasan
ketika tidur, dengan gejala mengompol sampai
mengorok.
Usia yang lebih pendek daripada generasi orang
tuanya. Kemungkinan ini terlihat dari berbagai risiko
penyakit yang lebih mudah hinggap pada anak-anak
yang kegemukan.
www.ppt-to-video.com

Penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti


pembesaran jantung atau peningkatan tekanan
darah.
Gangguan metabolisme glukosa. Misalnya,
intoleransi glukosa.
Gangguan kedudukan tulang, berupa kaki pengkor
atau tergelincirnya bagian sambungan tulang paha
(terutama pada anak laki-laki).
Gangguan kulit, khususnya di daerah lipatan, akibat
sering bergesekan.
Gangguan mata; seperti penglihatan ganda, terlalu
sensitif terhadap cahaya, dan batas pandangannya
jadi lebih sempit.
www.ppt-to-video.com

www.ppt-to-video.com