Anda di halaman 1dari 33

Preanalytical Systems

Penusukan Vena
Bimbingan Phlebotomy

Versi: 3.071

Perkenalan Pasien
Sapa pasien
Perkenalkan nama
Anda.
Berikan penjelasan
tata cara yang akan
dilakukan, dan berikan
dorongan moral
kepada pasien.

Preanalytical Systems

3-2

Identifikasi Pasien
Tahap paling penting dalam
melakukan venipuncture.
Minta pasien luar untuk
menyebutkan namanya,
mengeja nama belakangnya,
dan menyebut tanggal
lahirnya.
Periksa betul tidaknya
permintaan pemeriksaan dan
label sample, jika mungkin,
usahakan menggunakan
penandaan yang sama.

Preanalytical Systems

3-3

Identifikasi Pasien
Periksa pita identifikasi pasien rawat
inap untuk memastikan nama dan
nomor identifikasi rumah-sakitnya
sesuai dengan perintah kerjanya.
Jika pasien tidak memakai pita
identifikasi, JANGAN MELAKUKAN
venipuncture.
Identifikasi pasien yang benar
sangatlah kritis. Hasil pemeriksaan
darah yang diambil dari orang yang
identifikasinya salah akan terkait ke
pasien yang lain, dan bisa
menempatkan keselamatan dua
orang dalam bahaya.

Preanalytical Systems

3-4

Preanalytical Systems

Persiapan
Bimbingan Phlebotomy

Menyusun Perlengkapan
Sebelum melakukan penusukan,
kumpulkan dan susun seluruh
perlengkapan yang diperlukan.
Letakkan tabung hampa untuk
pengambilan darah pada urutan
yang benar.
Letak sharps container untuk
pembuangan jarum segera setelah
selesainya venipuncture harus
mudah dijangkau.

Preanalytical Systems

3-6

Mencuci Tangan
Cara paling penting untuk
mencegah dan mengendalikan
penyebaran infeksi adalah
pencucian tangan yang benar.
1. Lepaskan jam tangan dan cincin.
2. Tanpa menyentuh wastafel,
basahi tangan dengan air
mengalir. Ambil sabun dan gosok
merata selama paling sedikit 15
detik.

Preanalytical Systems

3-7

Mencuci Tangan
3. Bilas tangan dengan gerakan
ke bawah dari pergelangan
tangan ke ujung jari.
4. Ulangi langkah 2 dan 3.
5. Keringkan tangan dengan
tissue kertas bersih.
6. Tutup keran dengan memakai
tissue kertas bersih yang baru.

Preanalytical Systems

3-8

Memasang Sarung Tangan


Peraturan OSHA mengharuskan
pemakaian sarung tangan selama
melakukan tindakan phlebotomy.
Harus dipakai sepasang sarung
tangan baru untuk setiap pasien.
Sarung tangan ditarik ke atas
sampai menutupi ujung lengan jas
lab.

Preanalytical Systems

3-9

Posisi Pasien
Pasien harus duduk atau berbaring
ketika diambil darahnya.
Lengan pasien harus ditopang
dengan mantap dan direntangkan
ke bawah pada posisi garis lurus
dari bahu ke pergelangan tangan.
Pastikan tangan pasien mengepal
agar vena lebih jelas terlihat.
Jangan meminta pasien untuk
memompa tangannya.

Preanalytical Systems

3-10

Posisi Lengan yang Benar


Posisi lengan yang benar akan:
Membuat gaya gravitasi membantu
memperbesar vena.
Membantu menjamin agar tabung pengambilan
specimen terisi dari bawah ke atas untuk
mencegah aliran balik dan terbawanya
penambah ke tabung yang berikutnya.

Preanalytical Systems

3-11

Mengikat Tourniquet
Posisikan tourniquet di bawah lengan 3-4 inchi di
atas tempat yang akan ditusuk, dengan masingmasing tangan memegang ujung tourniquet.
Tarik dan jaga regangan. Tanpa memilin
tourniquet, dekatkan kedua ujungnya.
Silangkan satu dengan yang lainnya dan lipat
secara mantap sebagian dari sisi atas di bawah
sisi yang rendah.

Preanalytical Systems

3-12

Mengikat Tourniquet
Perhatikan bahwa gulungannya
ada di bawah pita tourniquet dan
ujung bebasnya menunjuk pada
arah menjauhi daerah
venipuncture. Ini agar tidak
mengganggu daerah masuknya
jarum.
Simpulnya harus dibuat agar
mudah ditarik dengan satu tangan.
Menarik simpul akan melepas
ikatan tourniquet.

Preanalytical Systems

3-13

Memasang Tourniquet
Pemasangan tourniquet berguna untuk meningkatkan
tekanan di dalam vena dan membantu pemilihan vena.
Pemasangan tourniquet harus cukup ketat untuk
memperlambat aliran vena, namun tanpa berpengaruh
terhadap aliran arteri.
Pasien harus merasa ikatannya agak ketat, agar lebih
banyak darah mengalir masuk ketimbang keluar dari
lokasi penusukan.
Vena akan terlihat membesar yang membuatnya mudah
diraba dan ditusuk dengan jarum.

Preanalytical Systems

3-14

Memasang Tourniquet
Idealnya, jangan biarkan
tourniquet terpasang lebih dari
satu menit, karena bisa
mengubah hasil test.
Jangan pasang tourniquet pada
luka terbuka.
Jangan pasang tourniquet di
lengan yang baru saja dilakukan
mastectomy.

Preanalytical Systems

3-15

Pemilihan Vena
Venipuncture paling lazim dilakukan di
daerah anticubital fossa pada lengan
dimana vena median cubital, cephalic,
dan basilic terletak cukup dekat dengan
permukaan.
Gunakan ujung jari telunjuk untuk meraba
vena guna membantu mengetahui ukuran,
kedalaman dan arah dari vena.

Preanalytical Systems

3-16

Pemilihan Vena
Pilih vena yang mudah diraba,
cukup besar untuk mendukung
aliran darah yang baik, dan
terjangkar dengan baik oleh
jaringan di sekitarnya.

Preanalytical Systems

3-17

Membersihkan Lokasi

Bersihkan tempat penusukan dengan antiseptik untuk


mencegah kontaminasi mikroba ke pasien dan spesimen.

Mulailah dari pusat lokasi dan bergerak ke luar dalam bentuk


lingkaran yang semakin besar. Kegagalan dalam mengikuti
prosedur ini bisa membawa kembali kotoran dan bakteri.
Gunakan tekanan yang cukup untuk menghilangkan kotoran
dan serpihan pada permukaan.

Ulangi proses ini dengan bantalan alkohol segar jika


lokasinya masih kotor.

Biarkan lokasinya mengering (30 - 60 detik) sebelum


memulai venipuncture.

Preanalytical Systems

3-18

Membersihkan Tempat
Jangan mengelap, meniup atau
mengipasi lokasi, karena bisa
membawa kotoran kembali.
Untuk pengambilan kultur darah,
ikuti standard operating
procedure laboratorium.

Preanalytical Systems

3-19

Preanalytical Systems

Pengambilan Darah
Bimbingan Phlebotomy

Sudut Penusukan
Masukkan jarum dengan sudut
15-30 derajat saat menusuk
kulit dan vena.

Preanalytical Systems

3-21

Sudut Penusukan
Gambar atas: Lereng jarum masuk dengan
penuh ke dalam ruangan di dalam vena pada
sudut 15-30 derajat.
Gambar tengah: Sudut jarum terlalu tajam.
Jika jarum didorong lebih jauh lagi, ia bisa
tembus melewati vena ke jaringan.
Gambar bawah: Sudut jarum terlalu dangkal,
menyebabkan jarum bersandar pada dinding
vena. Jarum bisa sebagian di dalam rongga
vena dan sebagian di jaringan, yang akan
menyebabkan terjadinya hematoma.
Masukkan jarum pada sudut 15-30 derajat
pada saat menembus kulit dan vena.

Preanalytical Systems

3-22

Menusukkan Jarum
Pegang lengan pasien dengan ibu jari di atas dan
jari-jari yang lain memegang di bawah.
Dengan ibu jari, tarik dengan kencang kulit di bawah
daerah yang akan ditusuk untuk menjangkar vena
agar tidak bergerak atau oleng.
Dengan gerakan yang halus, secepatnya tusukkan
jarum, lereng menghadap ke atas.
Hentikan gerakan maju jarum ketika dirasakan
tahanan sedikit berkurang, yang menandakan ujung
jarum telah masuk ke dalam vena.

Preanalytical Systems

3-23

Memasukkan Jarum
Dorong tube ke jarum sampai ke ujung
holder.
Gunakan ibu jari untuk mendorong
tube sementara jari telunjuk dan jari
tengah memegang ujung tepi holder.
Darah akan mulai mengalir ke dalam
tabung.
Lepaskan tourniquet sesegera
mungkin. Idealnya, jangan biarkan
tourniquet terpasang lebih dari satu
menit.

Preanalytical Systems

3-24

Mengisi Tabung
Jaga posisi tabung sehingga darah dan
penambah dalam tabung tidak menyentuh jarum.
Isi tabung sampai hampanya habis dan darah
berhenti mengalir.
Cabut tabung dari holder dengan menekan ujung
tepi holder menggunakan ibu jari dan jari telunjuk
sambil melakukan sedikit putaran untuk
mencabut tabung.

Preanalytical Systems

3-25

Mengisi Tabung
Pegang jarum dengan stabil saat
tabung ditarik dan dimasukkan.
Jika tabung berisi penambah,
balik dengan lembut beberapa
kali setelah dicabut untuk
mencampur darah dengan
penambah.
Pencampuran tambahan bisa
dilakukan saat tabung lain sedang
diisi.

Preanalytical Systems

3-26

Mencabut Jarum
Lepaskan tourniquet sebelum mencabut jarum.
Pastikan tangan pasien terbuka.
Setelah tabung terakhir dicabut dari holder,
pegang bantalan kain kasa pada posisi di atas
daerah tusukan. Dengan halus dan cepat cabut
jarum dari lengan.
Adalah perlu untuk memberikan tekanan pada
tempat penusukan untuk mencegah kebocoran
darah dan kemungkinan pembentukan
hematoma.

Preanalytical Systems

3-27

Mencabut Jarum
Segera setelah jarum dicabut, jangan
sebelumnya, berikan tekanan dengan
mantap pada lokasi tusukan dengan
menggunakan bantalan kasa.
Jika pasien sadar, minta ia
melanjutkan memberikan tekanan
sampai pendarahan berhenti.
Jaga lengan tetap terentang dan lebih
baik diangkat; lengan jangan ditekuk
karena ini akan meningkatkan resiko
pembentukan hematoma.

Preanalytical Systems

3-28

Membuang Jarum
Buang jarum yang tercemar ke dalam wadah
yang disebut sebagai "sharp container"
Jangan memotong, membengkokkan,
mematahkan atau menutup kembali jarum.
Tersedia berbagai macam wadah, yang
memberikan pembuangan jarum yang aman
pada saat memakai sistem hampa.

Preanalytical Systems

3-29

Membuang Jarum
Tempatkan jarum dalam lubang
pada tutup, dan putar searah
jarum jam sampai ia terlepas dari
holder.

3-30

Pembuangan Jarum yang Benar

Jangan mencoba mencabut


jarum dengan jari anda. Jika
jarum tidak bisa terpisah dari
holder, buang seluruhnya ke
dalam sharps container.
Pembuangan Jarum yang Salah

Preanalytical Systems

Label Tabung
Selalu periksa betul tidaknya informasi pada
label tabung. Seluruh informasi pada label
harus tepat.
Beri label pada tabung setelah diisi selagi
pasien masih ada, untuk mengurangi
kesalahan identifikasi specimen.
Jika informasi lain harus ditambahkan pada
label (misalnya puasa, waktu ke
pengambilan), tulis dengan tinta , jangan
dengan pensil.

Preanalytical Systems

3-31

Label Tabung
Jangan pernah:
Memberi label tabung sebelum
venipuncture.
Meninggalkan ruangan pasien
rawat inap sebelum memberi
label pada tabung.
Menyuruh pasien luar pergi
sebelum pemberian label
selesai.

Preanalytical Systems

3-32

Mengangkut Tabung
Ketika mengangkut tabung melalui jalan
koridor umum, tempatkan mereka dalam
wadah sekunder untuk memperkecil
resiko bocor dan tumpah.
Wadah sekunder tersebut harus secara
jelas diberi label BIOHAZARD.
Setelah tabung berada dalam wadah,
segel sebelum diangkut.
Dengan kuat tempelkan permintaan
pemeriksaan pada wadah sekunder
tersebut.

Preanalytical Systems

3-33