Anda di halaman 1dari 6

Sistem Kepercayaan

Mesir Kuno

Sistem Kepercayaan
Kepercayaan terhadap kekuatan gaib dan adanya kehidupan setelah
kematian dipegang secara turun temurun. Kuil-kuil diisi oleh dewa-dewa yang
memiliki kekuatan supernatural dan menjadi tempat untuk meminta
perlindungan, namun dewa-dewa tidak selalu dilihat sebagai sosok yang baik;
orang mesir percaya dewa-dewa perlu diberi sesajen agar tidak mengeluarkan
amarah.

Penyembahan
Dewa-dewa disembah dalam sebuah kuil yang dikelola oleh seorang imam. Di
bagian tengah kuil biasanya terdapat patung dewa. Kuil tidak dijadikan tempat
beribadah untuk publik, dan hanya pada hari-hari tertentu saja patung di kuil itu
dikeluarkan untuk disembah oleh masyarakat. Masyarakat umum beribadah
memuja patung pribadi di rumah masing-masing, dilengkapi jimat yang dipercaya
mampu melindungi dari marabahaya.

Peran Firaun
Setelah Kerajaan Baru, peran firaun sebagai perantara spiritual mulai
berkurang seiring dengan munculnya kebiasaan untuk memuja langsung tuhan,
tanpa perantara. Di sisi lain, para imam mengembangkan sistem ramalan (oracle)
untuk mengkomunikasikan langsung keinginan dewa kepada masyarakat.

wt
BAYANGAN

ba
KEPRIBADIA
N ATAU JIWA

ka
NYAWA

nama