Anda di halaman 1dari 50

MATEMATIKA

EKONOMI
oleh:
YANTO AZIE SETYA, SE.,M.SI
HP: 081584394298
BLOG: AZIERATEA.BLOGSPOT.COM
yantoaziesetya@gmail.com

REFERENSI

Du Mairy. Matematika Terapan Untuk


Bisnis dan Ekonomi. BPFE Yogyakarta
Judith Felicia Pattiwael l. Matematika
Ekonomi

ATURAN PERKULIAHAN

Keterlambatan maksimal 15 menit


Berpakaian rapi dan sopan
Membawa kertas folio bergaris pada
setiap pertemuan

PENILAIAN

Komponen Penilaian meliputi UTS, UAS,


Kuis, Tugas, dan Kehadiran minimal 75
%
Keaktifan selama kegiatan perkuliahan
akan dipertimbangkan
Tidak ada pembedaan antara
mahasiswa angkatan lama dengan
yang baru (fresh)

MATERI PERKULIAHAN

Teori Baris dan Deret serta


penerapannya dalam bisnis dan
ekonomi
Teori Fungsi dan Fungsi Linier serta
penerapannya dalam bisnis dan
ekonomi
Teori Diferensial dan penerapannya
dalam bisnis dan Ekonomi
Teori Integral dan penerapannya dalam
Bisnis dan Ekonomi

MATEMATIK
A
Asal kata : MATHEIN
artinya mempelajari atau belajar.
Dengan mempelajari matematika,
seseorang akan terbiasa mengatur
jalan pemikirannya dengan sistematis.
Berpikir matematis:
Seseorang yg hendak menem-puh jarak 2 mil
akan MEMILIH naik mobil dari pada jalan kaki,
kecuali jika waktunya banyak terluang atau
sedang berolah raga.

TEORI BARIS DAN DERET DAN PENERAPANNYA

Baris adalah barisan bilangan yang


tersusun secara teratur dengan suatu
pola perubahan tertentu dari satu suku
ke suku berikutnya.
Baris terdiri dari:
a. Baris dan deret hitung
b. Baris dan deret ukur

BARIS HITUNG
Barisan bilangan dimana pola perubahan dari
satu suku ke suku berikutnya besarnya tetap dan
pola perubahan tersebut diperoleh dari selisih
antara suatu suku dengan suku sebelumnya.
Contoh: 3,6,9,12,.....
Rumus: Sn = a + (n 1) b
dimana:
a = suku pertama (S1)
n = suku ke- n
b = beda

DERET HITUNG
Deretan bilangan yang tersusun dengan
aturan dimana suku pertamanya sama
dengan suku pertama baris hitungnya,
suku keduanya merupakan penjumlahan
dua suku pertamanya dan seterusnya.
Contoh:
Baris hitung: 3, 6, 9, 12, ....
Deret hitung: 3, 9, 18,30, .....
Rumus: Dn =n/2 {2a+(n-1)b}

BARIS UKUR
Barisan bilangan dimana pola perubahan
dari satu suku ke suku berikutnya
besarnya tetap dan pola perubahan
tersebut dapat diperoleh dari
perbandingan antara suatu suku dengan
suku berikutnya.
Contoh: 2,6,18,54,162,.....
Rumus: Sn = arn-1

DERET UKUR
Deretan bilangan yang tersusun dengan aturan
dimana suku pertamanya sama dengan suku
pertama baris ukurnya, suku keduanya merupakan
penjumlahan dua suku pertama baris ukurnya dan
seterusnya.
Contoh:
Baris ukur:2,6, 18, 54, 162,...
Deret Ukur: 2,8,26,80, 242,....
Rumus:
Jika r < 1
Dn = a (1 - rn)/1-r
Jika r > 1
Dn = a (rn -1)/r - 1

PENERAPAN DALAM EKONOMI DAN


BISNIS

Perkembangan usaha
Penggandaan Modal
Pertumbuhan Penduduk

PERKEMBANGAN USAHA
Perusahaan keramik menghasilkan 5000
buah keramik pada bulan pertama
produksinya. Dengan adanya penambahan
tenaga kerja, maka jumlah produk yang
dapat dihasilkan juga meningkat sehingga
perusahaan tersebut mampu menambah
produksinya sebanyak 300 buah setiap
bulannya. Jika perkembangan produksinya
konstan setiap bulan, berapa jumlah keramik
yang dihasilkan pada bulan keduabelas?
berapa jumlah keramik yang telah dihasilkan
selama satu tahun pertama produksinya?

Penerimaan perusahaan jaya hasil


penjualannya sebesar Rp 1,2 milyar pada
tahun kelima dan sebesar Rp 1,8 milyar
pada tahun ketujuh. Apabila perkembangan
penerimaan perusahaan tersebut konstan
dari tahun ke tahun, berapa perkembangan
penerimaannya per tahun? Berapakah
penerimaannya pada tahun pertama dan
pada tahun ke berapa penerimaannya
mencapai Rp 2,7 milyar?

PENGGANDAAN MODAL
Pn = P0 (1 + r)n
dimana:
Pn = modal pada tahun ke-n
P0 = modal saat sekarang, saat t=0
r = tingkat suku bunga per tahun
n = tahun ke

Pn = P0 (1 + r/m)n.m
Dimana
Pn = modal pada tahun ke-n
P0 = modal saat sekarang, saat t=0
r = tingkat suku bunga per tahun
n = tahun ke
m = periode per tahun

Akhir Tahun

1997
1998
1999
2000

Jumlah
Penduduk
(jiwa)
257.635
274.882
297.347
292.516

PERTUMBUHAN PENDUDUK
i = n R1.R2.R3....Rn
dimana
i = rata-rata (persentase) pertumbuhan
per tahun dari tahun pertama sampai
dengan n
R = pertumbuhan penduduk pada tahun
ke-n
n = periode waktu

Pn = P0 (1 + i)n
Dimana
Po = populasi penduduk pada tahun
dasar
Pn = populasi penduduk pada tahun ke-n
i = persentase pertumbuhan penduduk
n = jumlah periode waktu

FUNGSI
Hubungan matematis antara suatu
variabel dengan variabel lainnya
Fungsi permintaan
Fungsi penawaran
Rumus:
(P-P1) : (P2-P1) = (Qd/s-Qd/s1) : (Qd/s2
Qd/s1)

KESEIMBANGAN PASAR

Qd =Qs atau Pd = Ps
Qd = 11-P
Qs=-4 + 2P
Carilah keseimbangan harga dan
kuantitas di pasar!

PENGARUH PAJAK TERHADAP KESEIMBANGAN

Sebelum Pajak

Setelah Pajak

F. Permintaan

P =f(Qd)
Atau
Qd = f(P)

P = f(Qd)
Atau
Q d= f(P)

F. Penawaran

P=f(Qs)
atau
Qs =f(P)

P=f(Qs) + t
atau
Qs = f (P-t)

PENGARUH SUBSIDI TERHADAP KESEIMBANGAN

Sebelum Subsidi

Setelah Subsidi

F. Permintaan

P =f(Qd)
Atau
Qd = f(P)

P = f(Qd)
Atau
Q d= f(P)

F. Penawaran

P=f(Qs)
atau
Qs =f(P)

P=f(Qs) - s
atau
Qs = f (P+s)

FUNGSI PENERIMAAN (TR)


TR = P. Q
P = harga jual/unit
Q = jumlah produk yang dijual

GRAFIK
TR

TR=5000Q

FUNGSI BIAYA (TC)


TC = FC + VC Fixed Cost + Variable
Cost
VC = P.Q
P = biaya produksi / unit
Q = jumlah produksi

GRAFIK
FC,VC,TC

FC
0

TC

VC

ANALISIS BREAK EVEN

Break Even: TR = TC
Untung: TR > TC
Rugi: TR < TC

GRAFIK BEP
FC,VC,TC,TR
TR

TC

VC

FC
0

FUNGSI PENDAPATAN NASIONAL

Y = C + I + G + (X M)
C = C0 + bYd (Yd=Y + TR TX)
Yd = Disposable income
I = I0 ir
Io = autonomous investment
G = G0 + gY
i = proporsi antara I dengan
r
X = X0
r = tingkat suku bunga
M = M0 + mY Go = autonomous gov.
expenditure

Yd = disposable income
Tr=Transfer payment
Tro=autonomous transfer payment
Tx = pajak Txo=autonomous tax
t = income tax rate
g=proporsi pengeluaran pemerintah terhadap
pendapatan
Xo = autonomous export
Mo=autonomous import
m =marginal propensity to import
b = Marginal Propensity to Consume (MPC)
(1-b) = Marginal Propensity to Save (MPS)
Co = autonomous consumption

TEORI DIFERENSIAL DALAM BISNIS DAN EKONOMI

Teori diferensial diterapkan dalam


masalah:
a. Laju pertumbuhan (fungsi marginal)
b. Optimasi (nilai maksimum dan
minimal)
c. Elastisitas titik: analisa fungsi dan
grafis

LAJU PERTUMBUHAN: FUNGSI


MARGINAL
Contoh:
Fungsi permintaan: P=3Q+ 27
a. Bagaimana Fungsi Marginal
pendapatannya (Marginal Revenue)
b. Berapakah nilai marginal
pendapatannya jika perusahaan
memproduksi 10 output dan
terangkan artinya!

BIAYA MARGINAL
TC=Q3 - 4Q2 + 10Q + 75
a. Bagaimanakah fungsi marginal ?
b. Berapakah nilai marginal tersebut jika
perusahaan memproduksi 2 unit?

OPTIMASI SATU VARIABEL


Maksimisasi Total Pendapatan (Total
Revenue)
a. Langkah pertama: Y=0
b. Langkah kedua: Y<0
Minimisasi Total Biaya (Total Cost)
a. Langkah pertama: Y=0
b. Langkah kedua: Y>0

MAKSIMISASI LABA
Contoh:
P=1000 2Q
TC=Q3 59Q2 + 1315Q + 2000
Berapakah produk yang harus diproduksi
dan dijual sehingga dapat diperoleh
laba maksimum?

MAKSIMISASI PENERIMAAN PAJAK (T)


Laba=Pendapatan (Biaya+Pajak)
= TR- (TC+T)
= TR- (TC+ tQ)
Contoh:
TR=15Q 2Q2
TC=3Q
Berapa tarif pajak yang dikenakan
pemerintah kepada pengusaha agar
pemerintah memperoleh total pajak
maksimum? Berapa total pajaknya?

JAWABAN
(laba) = TR-TC-tQ
=15Q-2Q2-3Q-tQ
= -2Q2+12Q-tQ
=0
= -4Q+12-t=0
12-t=4Q
Q=(12-t)/4
Q=3-1/4t
<0
=-4<0

T=tQ= t (3-1/4t)=3t-1/4t2
T=0 =3 1/2t=0
1/2t =3 t = 6
T<0=T=-1/2 <0
Jadi Q = 3-1/4t= 3-1/4(6)=3-1,5=1,5
T=tQ=6 (1,5) = 9

ELASTISITAS PERMINTAAN
Koefisien yang menjelaskan besarnya
perubahan jumlah barang yang diminta
akibat adanya perubahan harga
(ed>1=elastis; ed<1=inelastis; ed=1,
elatis uniter).
Contoh:
Fungsi permintaan: Q = 25 3P2,
tentukan elastisitas permintaannya
pada tingkat harga P=2!

PENERAPAN TEORI DIFERENSIAL BERANTAI

Marginal Revenue Product of Labour


(MRPL)

Marginal Revenue Product of Capital


(MRPC)

MARGINAL REVENUE PRODUCT OF LABOR (MRP L)

Contoh:
TR= - Q2 + 140Q + 5.
Q = fungsi produksi=4L
Jika jumlah tenaga kerja yang ada 10
orang, tentukan:
a. Berapakah Marginal Physical Product of
Labour (MPPL) dan jelaskan artinya?
b. Berapakah Marginal Revenue Product
of Labour (MRPL) dan jelaskan artinya?

JAWABAN

Q=4L
MPPL = Q=4, artinya pada tingkat
tenaga kerja berjumlah 10 orang untuk
setiap penambahan tenaga kerja 1
orang akan menyebabkan penambahan
jumlah barang yang diproduksi
sebanyak 4 unit demikian sebaliknya.

JAWABAN
TR = - Q2 + 140Q + 5
TR=-2Q + 140
Maka MRPL = dR/dL=(dR/dQ) x (dQ/dL)
MRPL = (-2Q+140) (4)= -8Q + 560
MRPL = -8Q + 560 = -8 (4L) + 560
MRPL = -32L + 560
Untuk tenaga kerja sebanyak 10 orang, maka MRP L = -32
(10) + 560=240
Artinya adalah pada tingkat tenaga kerja sebanyak 10 orang
untuk setiap penambahan tenaga kerja 1 orang akan
menyebabkan penambahan pendapatan sebesar 240,
demikian sebaliknya

MARGINAL REVENUE PRODUCT OF CAPITAL (MRPC)

TR= -3000Q2 + 410000Q+7


Q =3C
Jika jumlah kapital yang dimiliki 1000,
tentukan:
a. berapakah Marginal Physical Product
of Capital (MPPC) dan jelaskan artinya?

b.

Berapakah Marginal Revenue Product


of Capital (MRPC) dan jelaskan artinya?

JAWABAN
Fungsi produksi: Q=3C sehingga
MPPc : dQ/dC = 3
Artinya:
Pada tingkat kapital (C) = 1000, maka:
Untuk setiap penambahan kapital
sebanyak 1 akan menyebabkan
penambahan jumlah barang yang
diproduksi sebayak 3 unit, demikian
sebaliknya.

Fungsi pendapatan: TR = -3000Q2+410.000Q +7


Maka MR = dR/dQ=-6000Q + 410.000
MRPc = dR/dC =dR/dQ x dQ/dC
MRPc = (-6000Q + 410.000) x (3) 3x1000=3000
MRPc = -180.00Q + 1.230.000.000
MRPc = -18000(3C) + 1.230.000.000
MRPc = -54.000C + 1.230.000.000
Jika C= 1000, maka:
MRPc = -54000 (1000) + 1.230.000.000
MRPc = 1.176.000.000
Artinya pada tingkat kapital sebanyak 1000,maka:
Untuk setiap penambahan kapital sebanyak 1 akan
mnyebabkan penambahan pendapatan sebanyak
1.176.000.000. Demikian sebaliknya

TEORI INTEGRAL DAN PENERAPANNYA DALAM BISNIS


DAN EKONOMI

Jika yang diketahui adalah persamaan


fungsi marginal, maka mencari
persamaan fungsi totalnya
mempergunakan perhitungan integral.
Contoh:
TR = MR dQ
TC = MC dQ

SURPLUS KONSUMEN (SK)

SURPLUS PRODUSEN (SP)