Anda di halaman 1dari 13

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI

ANTRAKUINON

KELOMPOK 3

Fitria Ulfani
(1400023019)
Anggraeni Ayu Hapsari (1400023020)
Uci Sera Mentari
(1400023021)
Retno Ari Rahayu
(1400023022)
Bingah Elda Silvianita
(1400023024)
Farras Ayu Setyaningtyas
(1400023025)
Widya Rahmadani
(1400023026)
Eka Ayutya Fatmawati
(1400023027)

ANTRAKUINON

Senyawa turunan antrasena


Diperoleh dari reaksi oksidasi antrasena
Larut dalam air panas atau alkohol encer
Hasil reduksinya : antron danatranol,
terdapat bebas di alam atau sebagai
glikosida
Memiliki aglikon yang sekerabat dengan
antrasena yg memiliki gugus karbonil pada
kedua atom C yang bersebrangan
(stanisky , 2003 :426)

Struktur Antrakuinon

Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L)


Mengkudu termasuk tumbuhan keluarga kopi-kopian
(Rubiaceae). Zat kimia yang terkandung dalam
mengkudu diantaranya morindi, antrakuinon, asam
glutamat, asam askorbat, thiamin, glikosida, dan
skopoletin. (Bangun & Sarwono, 2002).

Penggolongan Glikosida
Antrakuinon

(Stahl, 1985)

Pengolahan Simplisia
Setelah daun dipetik dari
kebun

dipilih yang sehat


dan segar, tidak
cacat

Penyimpanan

dilakukan di
dalam plastik
tertutup rapat,
tidak tembus
udara, di
tempat sejuk
dan kering.

Dipotong-potong
dengan ukuran
lebih kurang
0.5cm
dicuci bersih dengan
air mengalir lalu di
tiriskan sampai kering

Bila
pengeringan
menggunakan
oven vacum
suhu 40C.
Kadar air
simplisia antara
10-13%.

Dikeringkan di
bawah matahari
terik dari jam 8 sampai
11 pagi. Sebaiknya
Ditutup dengan kain
hitam untuk
mengurangi
kerusakan bahan
akibat teriknya sinar
yang
dapat menurunkan
mutu simplisia.)

Ekstraksi dan Isolasi

Prinsip ekstraksi : Maserasi


Sampel diekstrak menggunakan pelarut etanol 96 %
dalam erlenmeyer tertutup yang diletakkan di shakker
selama 5 hari. Setiap hari dilakukan penganbilan filtrat
secara manual dengan pemerasan. Penggantian
pelarut dilakukan setelah pemerasan selesai.
Pemekatan filtrat dilakukan memakai waterbath .
Sebelum dilakukan pemisahan senyawa antrakuinon
dalam larutan , filtrat di cuci dengan memakai 10 ml
aquadest. Pemisahan senyawa antrakuinon dalam
larutan dengan menggunakan larutan 3 ml toluen .
Pemakaian toluen untuuk mengikat antrakuinon .
Pemisahan filtrat dan residu dengan cara penyaringan .

identifikasi
1. Uji fitokimia antrakuinon
Filtrat dimasukkan dalam tabung reaksi
+ KOH 10 % dalam metanol
Hasil positif bila terbentuk warna
kuning , kuning coklat

Hasil uji fitokimia antrakuinon

Warna filtrat kuning coklat mengindikasikan bahwa


daun mengkudu positif mengandung senyawa
antrakuinon.

2. Uji Borntrager
0,3 gr ekstrak + 10 mL aquadest
Saring, filtrat diekstraksi dengan 3 mL toluen
dalam corong pisah (2x)
Fase toluen dikumpulkan, bagi menjadi 2
bagian (misal VA dan VB)
VA = blanko
VB + ammonia, gojok
Hasil positif bila VB berwarna merah

3. KLT
Fase gerak
toluen: etil : asam asetat (75 : 24 :1)
Fase diam : silika gel GF254
Penampak bercak : larutan 10% KOH
dalam metanol
Parameter :
Nilai Rf
Hasil positif bila timbul bercak warna
kuning, kuning coklat, merah ungu atau
hijau ungu

Hasil KLT

Berdasarkan hasil uji KLT didapatkan


senyawa antrakuinon yang terdapat
mengkudu adalah aloin dan trakuinon.
diketahui dari nilai Rf yakni 0,22 0,90
90.

bahwa jenis
dalam daun
Hal ini dapat
dan HRf 22

Anda mungkin juga menyukai