Anda di halaman 1dari 42

FARMAKOTERAPI III

(GANGGUAN MENSTRUASI,
ENDOMETRIOSIS DAN
KONTRASEPSI)
Kelompok 3 AC
Yuni Rahmi

Pidia Awalia Nisbah


1113102000002
Ambar Listyorini
1113102000011
Dini Fitriyani
1113102000012
1113102000042
Ghifaril Aziz
Badriyatun Nimah

1113102000046
1113102000075

GANGGUAN
MENSTRUASI

Gangguan siklus
haid
- Polimenorea
- Oligomenorea
- Amenorea

Gangguan lain
- Dismenorea
-Pre menstrual
syndrome

Ganggaun
menstruasi

Gangguan
perdarahan diluar
siklus haid
- Menometroragia

Gangguan volume
dan lama haid
- hipermenorea/
menoragia
- Hipomenorea

1. Gangguan siklus haid


a.Polimenorea / epimenorAGIA
.siklus menstruasi lebih pendek dari biasanya yaitu terjadi dengan interval kurang
dari 21 hari (Jones, 2002).
.Perdarahan kurang lebih sama atau lebih banyak dari biasa.
.Polimenore dapat disebabkan oleh gangguan hormonal yang mengakibatkan
gangguan ovulasi, atau menjadi pendeknya masa luteal. Sebab lain adalah
kongesti ovarium karena peradangan, endometriosis, dan sebagainya (Simanjuntak,
2009).
.Diagnosa dan pengobatan membutuhkan pemeriksaan hormonal dan laboratorium .

b. Oligomenore
Siklus menstruasi lebih panjang dari normal yaitu lebih dari 35 hari
(Jones, 2002).
Perdarahan pada oligomenore biasanya berkurang.
Pada kebanyakan kasus oligomenore kesehatan wanita tidak terganggu,
dan fertilitas cukup baik (Simanjuntak, 2009).
Penyebabnya adalah gangguan hormonal, ansietas dan stress, penyakit
kronis, obat-obatan tertentu, bahaya di tempat kerja dan lingkungan,
status penyakit nutrisi yang buruk, olah raga yang berat, penurunan berat
badan yang signifikan.

c. Amenorea merupakan suatu keadaan tidak adanya menstruasi.


Amenorea dibagi menjadi 2
Amenorea primer terjadi di mana seorang wanita tidak pernah mendapatkan menstruasi sampai umur 18
tahun. Karena adanya gangguan hipotalamus, hipofisis, ovarium, dan tidak terbentuknya alat genitalia.
Amenorea sekunder, terjadi dimana seorang wanita pernah beberapa kali mendapat menstruasi sampai
umur 18 tahun dan diikuti oleh kegagalan menstruasi dengan melewati waktu 3 bulan atau lebih.
Penyebabnya amenorea sebagian besar bersumber dari:
a. Fisiologis :
- sebelum menarche
- hamil dan laktasi
- menopause senium
b. Kelainan congenital
c. Didapatkan :
- infeksi genitalia
- tindakan tertentu
- kelainan hormonal
- tumor pada poros hipotalamus-hipofisis atau ovarium
- kelainan dan kekurangan gizi (Manuaba, 2008).

2. Gangguan volume dan lama haid


a. Hipermenorea / menoragia
.Perdarahan haid yang lebih banyak dari normal, atau lebih lama dari normal (lebih dari 8 hari)
.Terjadinya pada masa haid yang mana haid itu sendiri teratur atau tidak.
.penyebab terjadinya menoragia kemungkinan terdapat mioma uteri, polip endometrium atau
hyperplasia endometrium (penebalan dinding rahim, dan biasanya terjadi pada ketegangan
psikologi (chalik, 1998).
b. Hipomenorea adalah pendarahan haid yang lebih pendek dari biasanya. penyebabnya
kemungkinan gangguan hormonal atau kondisi wanita dengan penyakit tertentu.

ENDOMETRIOSIS

Definisi
Endometriosis adalah implan jaringan (sel-sel
kelenjar
dan
stroma)
abnormal
mirip
endometrium (endometrium like tissue) yang
tumbuh di sisi luar kavum uterus, dan memicu
reaksi peradangan menahun.
Endometriosis adalah satu keadaan dimana
jaringan
endometrium
yang
masih
berfungsi terdapat di luar kavum uteri.
Jaringan ini yang terdiri atas kelenjar-kelenjar
dan stroma, terdapat dimiometrium ataupun di
luaruterus. (Wiknjosastro, 1999: 314).
Endometriosis adalah suatupenyakitdimana
bercak bercak jaringan endometrium
tumbuh di luar rahim. Padahal dalam
keadaannormalendometrium hanya ditemukan
di dalam lapisan rahim. (Henri, 2009: 1)

Etiologi
Teori implantasi dan regurgitasi mengemukakan adanya darah haid yang dapat mengalir dari kavum
uteri melalui tuba Falopii, tetapi tidak dapat menerangkan terjadinya endometriosis diluar pelvis.
Teori metaplasia menjelaskan terjadinya metaplasia pada sel-sel coelom yang berubah menjadi
endometrium. Menurut teori ini, perubahan tersebut terjadi akibat iritasi dan infeksi atau pengaruh hormonal
pada epitel coelom. Dari aspek endokrin, hal ini bisa diterima karena epitel germinativum ovarium,
endometrium, dan peritoneum berasal dari epitel coelom yang sama.
Yang paling dapat diterima yakni teori hormonal, yang berawal dari kenyataan bahwa kehamilan dapat
menyembuhkan endometriosis. Rendahnya kadar FSH (folicle stimulating hormone), LH (luteinizing
hormone), dan estradiol (E2) dapat menghilangkan endometriosis.
Teori endometriosis dapat dikaitkan dengan aktivitas sistem imun.
Teori imunologik menerangkan bahwa secara embriologik, sel epitel yang membungkus peritoneum
parietal dan permukaan ovarium memiliki asal yang sama; oleh karena itu sel-sel endometriosis akan sejenis
dengan mesotel. Telah diketahui bahwa CA-125 merupakan suatu antigen permukaan sel yang semula
diduga khas untuk ovarium.
Endometriosis merupakan proses proliferasi sel yang bersifat destruktif dan akan meningkatkan kadar CA125. Oleh karena itu, antigen ini dipakai sebagai penanda kimiawi

Gejala klinis
Gejala endometriosis bervariasi. Adapun sbb:
Nyeri haid (dismenorea),
Pendarahan bisa banyak dan lama pada saat menstruasi, berupa spotting sebelum
menstruasi, menstruasi yang tidak teratur, dan darah menstruasi berwarna gelap yang
keluar sebelum menstruasi atau di akhir menstruasi.
Nyeri pinggang kronis.
Hebatnya nyeri tergantung pada lokasi endometriosis
Nyeri pada saat berhubungan (dispareunea), dan infertilitas
Keluhan buang air besar dan kecil bisa berupa nyeri pada saat buang air besar,
adanya darah pada feses, diare, konstipasi dan kolik, serta nyeri sebelum, pada saat,
dan sesudah buang air kecil

PENGOBATAN

Terapi hormon

Pengobatan nyeri

Pengobatan
infertilitas

(1). Terapi hormon


Hormon kontrasepsi. Contohnya sepertipil KB, koyo KB, dan cincin vagina
dapat menghambat proses penebalan lapisan endometrium sehingga
menstruasi lebih ringan, cepat berakhir dan mengurangi rasa sakit
endometriosis.
Terapi Progestin.Pengobatan dengan hormon progestin saja,
misalnyakontrasepsi implan, suntik (Depo-Provera), atau berupa alat
kontrasepsi dalam rahim yang disebut jugaintrauterinedevice. Kerja hormon
iniadalah menghambat siklus menstruasi dengan menahan pertumbuhan
endometrium sehingga dapat mengurangi rasa sakit.

Danazol
Danazol termasuk golongan hormon sintetik
pria turunan androgen dengan substitusi gugus
alkil pada atom C-17 ol.
Mekanisme kerja : Efek antigonadotropin
Danazol ini terjadi dengan cara menekan FSH
dan LH, sehingga teriadi penghambatan
steroidogenesis ovarium. Pemberian danazol
mengakibatkan jaringan endometriosis menjadi
atrofi dan diikuti dengan aktivasi mekanisme
penyembuhan dan resorpsi penyakit
Efek samping : infertilitas
Kontraindikasi : tidak dianjurkan pada pasien
endometriosis dengan penyakit hati, ginjal, dan
jantung.

Estrogen
Berdasar prinsip umpan balik negatif,
pengobatan endometriosis awalnya masih
menggunakan estrogen.
Dewasa ini, estrogen tidak terlalu disukai
lagi dan mulai ditinggalkan.
Efek samping yang ditimbulkan kadangkadang dapat berakibat lanjut kematian.
Salah satu efek samping yang sangat
dikhawatirkan ialah terjadinya hiperplasia
endometrium yang dapat berkembang
menjadi kanker endometrium

Dosis : Oral
Dewasa : 0.45 mg/day; dapat ditingkatkan sampai 1.25
mg/day; hentikan medikasi pada interval 3-6-bulan
Efeksamping : Beberapa efek samping yang
umumnya terjadi saat menggunakan obat ini meliputi:
Pusing atau sakit kepala. Mual. Muntah. Mata kering.
Kram perut atau kaki. Perut kembung. Ruam. Nyeri
pada payudara. Berat badan yang naik atau turun.
Perubahan emosi atau gairah seks.
Segera hentikan penggunaan estrogen dan hubungi
dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius,
seperti sesak napas dan sakit dada yang muncul
secara tiba-tiba, batuk darah, sakit kepala yang parah,
pembengkakan atau nyeri pada kaki, serta sakit
kuning.
Kontra indikasi : Kerusakan hati, kanker
payudara,thromboembolic disorders, pendarahan
vagina tanpa diagnosa, neoplasma, hipersensitif,
kehamilan

(2). Pengobatan nyeri


Golonan NSAID
IBUPROFEN
MK : menginhibisi sintesis prostaglandin
pada jaringan tubuh dengan meng inhibisi
cyclogenas-1 dan 2
Metabolisme : di oksidasi di hati
Ekskresi : memalui urin ( utamanya dalam
bentuk metabolit dan 1% tidak berubah )
dan fese ( sedikit ) T1/2 2 jam

Dosis : Oral
Dysmenorrhoea
Adult:200-400 mg 4-6 hrly. Max: 1.2 g
daily (under doctors supervision, 2.4
g/day).
Aturan Pakai : Diminum dengan makan
Penyimpanan : 20-30o C. lindungi dari
sinar matahari langsung

(3). Pengobatan infertilitas


Pemberian agonis GnRH dengan
hormon FSH dan LH

Klomifen
MK : klomifen menginhibisi feedback
negative estrogen pada hipotalamus dan
pituari yang menstimulasi sekresi pituitary
gonadotrophic hormones yang
mengakibaatkan stimulasi ovulasi
Metabolisme : Obat di metabolism di hati
Ekskresi : urin dan empedu

Dosis : 50 mg/hari untuk 5 hari dimulai pada


hari ke 5 pada siklus menstruasi atau pada
waktu amenorrhoea. Jika diperlukan dapat
ditingkatkan sampai 100mg/hari untuk
pemberian ke 2 setelah 30 hari dari
pemberian pertama. Total Max: 6 periode
pengobatan
Aturan Pakai : dapat diminum dengan atau
tanpa makanan
Interaksi : Danazol mengurangi effek
Penyimpanan : 15-30o C

MACAM- MACAM
KONTRASEPSI

Kontrasepsi Suntik
Jenis suntikan
* Golongan progestin
Depo provera (1x 3 bulan)
Depo geston (1 x 3 bulan)
Depo progestin (1 x 3 bulan)
Noristerat (2 X 1- 4 bulan pertama. Lima
bulan 3 bulan x 1)
*Golongan Progestin dengan campuran
estrogen propionot

Cyclofem (1x 1 bulan)

Cara Kerja
Pemberian
hormon
progestin
akan
menyebabkan pengentalan mukus serviks

menurunkan
kemampuan
penetrsi
sperma, hormon tersebut juga mencegah
pemotongan dan pelepasan sel telur.
Selain itu, pada penggunaan depo provera,
endometrium menjadi tipis dan atropi
dengan berkurangnya aktifitas kelenjar.
Sedangkan pada jenis suntuikan kedua
hormon progestin dengan sedikit hormon
estrogen pada suntikan cyclofem akan
merangsang timbulnya haid setiap bulan.

Kontrasepsi Suntik
Efektifitas

Keuntungan
Pemberiaanya sederhana setiap 8 12 minggu
Tingkat efektifitasnya tinggi
Hubungan seks dengan suntikan KB bebas
Pengawasan medis yang ringan

Efektifitas
Efektifitasnya
tinggi,cara
pemberiannya sederhana, cukup aman
, kesuburan dapat kembali setelah
beberapa lama dan cocok untuk ibuibu sedang menyusui bayinya. Angka
kegagalan 0 - 0,8 %

Dapat dipakai-diberikan pasca


persalinan,pasca keguguran atas pasca
menstruasi
Tidak mengganggu pengeluaran laktasi dan
tumbuh kembang bayi
Suntikan KB cyclofem diberikan setiap bulan
dan peserta KB akan mendapatkan menstruasi

Kontrasepsi Suntik
Kerugian

Kontraindikasi

Terjadinya perubahan pada pola haid


yang tidak
teratur,pendarahan,bercak,spoting

Suntikan KB tidak boleh digunakan oleh:

Mual,sakit kepala,nyeri payudara


ringan

- Menderita pendarahan pervaginam

Efektifitas berkurang apabila


digunakan bersamaan dengan obat
obatan epilepsi

- DM

Terhambatnya pemulihan kesuburan


setelah penghentian pemakaian

- Ibu yang menderita kanker payudara


dan alat kelamin
- Ibu yang hamil
- Epilepsi
- Hipertensi
- Depresi

Kontrasepsi Suntik
Efek Samping

Gangguan haid berupa


amenore,spoting,dan menoragia
Keluhan yang sering dijumpai pada
obat hormonal mual,sakit
kepala,pusing,menggil
Efek samping yang ebrat megeluh
libido berkurang

Cara penggunaan

Suntikan KB yang pertaa kali


diberikan pada hari kelima haid
tidak hamil (intramuskular)

Kondom
Jenis Kondom

Efektifitas

Kulit : terbuat dari membran usus biribiri,tidak meregang atau mengkerut,


menjalankan panas tubuh sehingga
dianggap tidak mengurangi sensitifias
selama senggama, lebih mahal dari
jumlahnya <1% dari semua jenis kondom
Lateks : paling banyak dipakai
Plastik : tipis, juga menghantarkan panas
tubuh, lebih mahal dari kondom lateks

Kegagalan kondom hanya bisa terjadi bila


kondom bocor atau robek
Angka kegagalan berkisar antara 15-36 %

Keuntungan

Melidungi dari penyakit AIDS dan


penyakit yang ditularkan melalui
hubungan seksual
Keuntungan dari kondomnya
secara bebas di jual di apotek dan
mudah digunakan
Kodom juga dapat memperkecil
penularan penyait kelamin

Efek samping

Kondom dapat tertinggal beberapa


lama di vagina keputihan yang
banyak dan amat bau(infeksi ringan)
Pada sejumlah akseptor mengeluh
alergi terhadap karet

Pil Kontrasepsi
Jenis Pil Kontrasepsi

Pil kontrasepsi yang beredar di asaran


Indonesia umumnya pil kombinasi

Efektifitas

Secara teoritis hampir 100,dengan angka


kegagalan 0,1-1,7

Pil Kontrasepsi
Keuntungan

Kontraindikasi

Efektifitasnya tinggi dpercaya jika dimakan


sesuai pakinya
Pemakaian pil dapat hamil lagi,bilamana
dikehendaki kesuburan dapat kembali dengan
cepat
Tidak mengganggu kegiatan seksual suami istri
Siklus haid menjadi teratur
Dapat menghilangkan keluhan nyeri haid
Untuk mengobatan kemandulan,kadang-kadang
dapat dipakai untuk memancing kesuburan
Untuk mengobatiwanita dengan perdarahan yang
tidak teratur

Tidak dinajutkan bagi wanita


hamil,menyusui
eksklusif,perdarahan,hepatitis,jantun
g,stroke,kencing manis ,kanker
payudara.

Pil Kontrasepsi
Ringan

Efek Samping

mual muntah
Pertambahan berat badan

Berat

Retensi cairan

Trombo-embolisme

Edema

Kemungkinan timbulnya karsinoma


servik uteri menurut penelitian
yang dipercaya dari luar negeri
dikatakan bahwa tidak diperoleh
hubungan yang bermakna antara
pemakaina pil dengan kanker serviks
maupun denfan displasia serviks

Mastalgia
Sakit kepala

Implan
Efektifitas

Keuntungan

Dipasang selama lima tahun


Kontrol medis ringan
Dapat dilayani di daerah pedesaan
Efektifitasnya 0,2 1 kehamilan per 100
perempuan

Penyulit medis tidak terlalu tinggi


Biaya ringan

Implan
Efek Samping

Gangguan menstruasi terutama


selama 3-6 bulan pertama dari
pemakaian
Pemakaian akan mengalami
pendarahan yang lebih panjang,lebih
sering,atau amenorea

IUD atau Spiral


Menurut Bentuknya :

a. Bentuk terbuka
Lippers loop,CU-T,Cu-7,Marguies,Spring
Cooil ,Multiload
b. Bentuk tertutup
Ota ring,antigon

Efektifitas

Efektifitas IUD sangat tinggi unnutk


mencegah dalam jangka waktu yang lama
Angka kehamilan IUD berkisa antara 1,5-3
per 100 wanita pada tahun pertama dan
angka ini menjadi lebih rendah untuk tahun
tahun berikutnnya

IUD atau Spiral


Keuntungan
Mengikatkan kenyamanan hubungan suami
istri karena rasa aman terhadap resiko
kehamilan
Dapat dipasang segera serelah melahirkan
atau keguguran
Kesburuan cepat kembali setelah IUD di cabut
Cocok untuk mencegah kehamilan dalam
jangka panjang
Tidak ada efek samping hormonal
Tidak menganggu laktasi
Tidak berinteraksi dengan obat obatan

Kontra indikasi

Wanita yang mempunyai infeksi


pelvis
Wanita yang sedang menderita
penyakit hubungan seksual
(PHS,AIDS,Gonore)
Wanita dengn banyak patner
Wanita dengan kanker mulut rahim
atau kanker alat reproduksi

MOW (Medis Operatif Wanita)


Efektifitas

Kontraindikasi

Peradangan dalam rongga panggul


Peradangan liang senggama akut
Sangat efektif,angka kegagalan sedikit lebih
rendah
Segera efektif post-operatif

Penyakit kardiovaskuler berat,penyait paru


berat
Obesitas berlebih
Bekas laparotomi

MOW (Medis Operatif Wanita)


Efek Samping

Risiko trauma internal sedikit lebih


tinggi
Kemungkinan infeksi serius sedikit
lebih tinggi
Sedikit sekali kematian yang
berhubungan dengan anestesi

MOP(Media Operatif Pria)


Efektifitas

Keuntungan

Sangat efektif,tetapi angka kejadiaan


rekanalisasi spontan dan kehamilan sedikit
lebih tinggi

Teknik operasi kecil yang sederhana dapat


dikerjakan kapan saja dan dimana saja

Efektifitas 6-10 minggu setelah operasi

Komplikasi yang dijumpai sedikit dan ringan

Biaya murah dan terjakau oleh masyarakat

MOP(Media Operatif Pria)


Efek Samping

Hampir itndak ada resiko trauma


internal
Infeksi serius sangat rendah
Tidak ada kematian yang
berhubungan dengan anestesi

Daftar pustaka