Anda di halaman 1dari 10

Michael Graves

A Case For Figurative Architecture

ARSITEKTUR POSTMODERN

TEGUH HERU WINARSO


201345579002

Karakter Arsitektur Postmodern (Heinrich Klotz & Jenks)


Regionalisme gantikan Internasionalisme
Fictional Figurative (bermain-main dengan figur bangunan)
Fictional (arsitektur adalah sebuah karya seni)
Banyak arti, Komunikatif
MenggambarkanImajinasi dunia.
Menggunakan improvisasi tanpa harus sempurna
Dikuasai kenangan (Historisme).
Kontekstual, menyesuaikan dengan lingkungan sekitar (fisik
dan nonfisik), serta
menghargai ungkapan individu atau personal.
Menghindari Langgam tunggal, mengembangkan
vokabulari langgam dan bentuk.
Estetika tak terpisah dari kehidupan; Fiksi tak terpisah dari
fungsi

Aliran Dalam Postmodern


Aliran Historicism. Menggunakan dekorasi berupa elemenelemen klasik (misalnya ionic, Doric, dan Corinthian) yang
digabungkan dan disesuaikan dengan pola-pola modern pada
bangunan. Contoh arsitek: Aero Saarinen, Philip Johnson, Robert
Venturi, Kisho Kurokawa, Kyonori Kikutake.
Aliran Straight Revivalism. penggunaan langgam neo-klasik
ke dalam bangunan yang memiliki irama komposisi berulang dan
simetris. Contoh arsitek: Aldo Rossi, Monta Mozuna, Ricardo Bofil,
Mario Botta
Aliran Neo Vernakular. Menerapkan elemen tradisional dalam
perancangan bangunan. Hal ini berfungsi untuk menghidupkan
kembali suasana tradisional setempat dengan membuat bentuk
dan pola-pola bangunan sesuai dengan arsitektur lokal. .
Aliran konstektualism. Penempatan dan bentuk bangunan
disesuaikan dengan lingkungan sekitar sehingga didapatkan
komposisi bangunan dan lingkungan yang serasi. Aliran ini sering
juga disebut dengan Urbanis. Contoh arsitek: Lucien Kroll, Leon
Krier, James Stirlin.
Aliran Metaphor & Metaphisical. Mengekspresikan secara
eksplisit dan implisit ungkapan metafora dan metafisika(spiritual)
ke dalam bentuk bangunan. Contoh arsitek: Stanley Tigerman,
Antonio Gaudi, Takeyama dan frank o Gehry.

A Case For Figurative Architecture

Figuratif diartikan sebagai ejawantah sosok


Bersifat tempelan pada bangunan
Bentuk yang tadinya tiga dimensi ditransformasikan ke dua dimensi
saja
Transformasi bentuk bisa dalam bentuk ssebagai tempelan ataupun
unsur-unsur arsitektur lainnya mencakup garis, arah, ukuran, nada
dan warna.
Arsitektur sebaiknya menginterpretasikan Internal & External
expression
Internal expression; fungsi dan utilitas bangunan
External expression; (1) karya arsitektur sebagai representatif dari
sejarah & mitos yang kemudian diejawantah sebagai simbol

Karya-Karya Michael Graves

Bangunan ini semacam bangunan


pemerintahan, public service.
Bentuknya seperti kotak dengan
beberapa bentuk geometri dan
elemen dekoratif. Entrance depannya
terdapat patung sebagai eye capture.
Di bagian atas atau atapnya yang
datar terdapat konstruksi seperti
rumah-rumahan kecil mirip seperti
kuil-kuil dari arthemis Yunani beratap
piramid dan pelana. Bangunan ini
mayoritas berwarna natural, cokelat,
abu-abu, juga merah bata. Bentuknya
mengadopsi bagian- bagian pilar
klasik.

Figuratif yang merupakan manifesto Graves terhadap Bangunan


Portlan Building ini dapat dilihat dari tranformasi bentuk pilar ionik
(pilar klasik dari jenis yang paling sederhana) yang dituangkan ke
dalam fasade bangunan. Tranformasi 3 dimensi menuju 2 dimensi.
Terlihat jelas susunan kolom dari fasade yang nampak. Jika dilihat dari
bawah ke atas, maka akan berurut mulai dari kolom, frieze, cornice,
architrave hingga bagian-bagian entablature-nya. Bentuknya yang
kotak, baik denah maupun form. Disesuaikan dengan fungsi bangunan
itu sendiri yakni sebagai bangunan pemerintahan pada masanya.

Humana Building

The Humana Building, juga dikenal sebagai


Humana Tower, adalah sebuah pencakar langit
di pusat kota Louisville, Kentucky, terletak di
500 West Main Street. Adalah markas besar
Humana Corporation dan terkenal dengan
arsitektur postmodern nya. Hal ini dirancang
oleh Michael Graves. Konstruksi dimulai pada
bulan Oktober 1982 dan selesai Mei 1985.
Setiap sisi bangunan dirancang sedikit
berbeda, hingga gaya piramida miring untuk
beberapa lantai atas. Bangunan ini juga
Loggia untuk
utara fasad
dibuat
sebagaigranit merah
dikenal
konstruksi
eksterior
perhargaan
muda
datar. terhadap arsitektur kota tua,
terlihat sempurna dari jalan utama dengan
air mancur, bentuknya melengkung ke arah
bagian atas bangunan sebenarnya
merupakan dek observasi terbuka. Titik
terluar lingkaran memiliki ruang untuk
beberapa orang yang dikelilingi oleh
kaca.memungkinkan untuk pemandangan
spektakuler dari Sungai Ohio dan turun Main
Street.Dek observasi tidak tersedia untuk
umum. Itu tertutup setelah serangan teroris

Loggia utara fasad dibuat sebagai


perhargaan terhadap arsitektur kota tua,
terlihat sempurna dari jalan utama
dengan air mancur, bentuknya
melengkung ke arah bagian atas
bangunan sebenarnya merupakan dek
observasi terbuka. Titik terluar lingkaran
memiliki ruang untuk beberapa orang
yang dikelilingi oleh kaca.memungkinkan
untuk pemandangan spektakuler dari
Sungai Ohio dan turun Main Street.Dek
observasi tidak tersedia untuk umum. Itu
tertutup setelah serangan teroris 11
September.

Figuratif dari bangunan ini berupa


transformasi dari pilar klasik juga.
Terdapat atap kecil di podium
(karena inilah, sering juga disebut
kotak susu oleh masyarakat
sekitar). Penerapan figuratif
merupakan peruabahan ukuran
atap yang menjadi lebih kecil.
Jendela-jendela disusun sedemikian
rupa sehingga membentuk suatu
kesatuan nada yang berirama.
Kearifan lokal sebagai semacam
siluet saja, konteks klasik yang
disuguhkan sebagai gubahan
geometri dwimatra. kolom-kolom
Humana menampilkan kesan Post
Modern, tetapi dengan
menghilangkan detail
ornamentalnya. Penambahan yang
lain ialah dengan menyertakan
warna dan tekstur menjadi elemen
arsitektur yang penting. Hal ini
dapat dilihat pada pemberian