Anda di halaman 1dari 21

TRAUMA PADA KEHAMILAN

DAN KEKERASAN DALAM


RUMAH TANGGA

PERUBAHAN ANATOMIS

VOLUME DAN KOMPOSISI


DARAH

Volume plasma akan meningkat terus selama


kehamilan dan berhenti pada minggu ke-34
Sedikit peningkatan sel darah merah,
sehingga terjadi penurunan hematokrit
Wanita hamil yang sehat dpt kehilangan 12001500 mL sebelum timbul tanda dan gejala
hipovolemia >> dpt diketahui dgn adanya
gawat janin dgn denyut jantung abnormal
Sel darah putih akan meningkat selama
kehamilan mencapai nilai 12.000 /mm3
bahkan dpt mencapai 25.000/ mm3

NILAI NORMAL PEMERIKSAAN LAB SELAMA KEHAMILAN


HT

32%-42%

WBC

5000-12.000 Ul

PH

7.40 -7,45

BIKARBONAT

17-22

PACO2

25-30 MMHG

FIBRINOGEN

3,79 G/DL

Hemodinamik

Hemodinamik yg perlu diketahui pada


pasien hamil yang cedera :
Curah jantung
Laju denyut jantung
Tekanan darah
Tekanan vena
Perubahan gambaran EKG

Curah jantung
Denyut jantung akan meningkat 1,0-1,5
L/mnt
Dikarenakan peningkatan volume plasma
dan penurunan resistensi pembuluh
darah uterus dan plasenta yg menerima
20% dari curah jantung pasien.
- Pada posisi terlentang, curah jantung
dapat menurun 30 % akibat adanya
penekanan pada vena cava.

Laju denyut jantung

Akan meningkat secara bertahap 10-15


x /menit selama kehamilan dan mencapai
laju maksimal pada trimester ke 3.

Tekanan darah

Tekanan darah turun , sistolik dan diatolik


turun 5-15mmHg selama trimester ke
dua.
TD akan kembali normal saat aterm.
Hipotensi akan terjadi pada posisi
terlentang akibat penekanan vena cava.

Tekanan vena dan perubahan


EKG

Bervariasi selama kehamilan , namun


respon terhadap volume adalah sama
dengan pasien yg tidak hamil.
Perubahan gambaran EKG
Aksis dapat bergerser ke arah kiri sekitar 15
derajat.
Adanya gelombang T yg datar / terbalik pada
lead III dan AVF maupun lead prekordial
biasanya normal terjadi.

Sistem respirasi

Ventilasi akan meningkat disebabkan oleh


peningkatan volume tidal
Biasa terjadi hipokapnia pada kehamilan
lanjut
Kadar PaCO2 35 s/d 40 mmHg menunjukan
terjadinya gagal nafas pada kehamilan
Menurunnya residual volume akibat ;
- meningginya diafragma
- penambahan corakan paru
- membesarnya pembuluh darah paru

Sistem GI
Pengosongan lambung akan melambat
selama kehamilan
maka penting dilakukan decompresi
dengan NGT u/ mencegah terjadinya
aspirasi lambung

Saluran Kemih

Laju filtrasi glomerulus dan aliran darah


ginjal akan meningkat selama kehamilan
Nilai kreatinin dan urea nitrogen dlm
serum akan turun hingga 1,5x nilai
normal sblm hamil

Sistem Muskuloskeletal

Simfisis pubis akan melebar 4-8mm


Ruang sendi sakroiliaka akan melebar
Hal ini
pada bulan ketujuh kehamilan harus
diperhatika
n dalam
menilai foto
ronsen
pelvis

Pembuluh darah pelvis akan membesar


dan dapat berperan dalam terjadinya
perdarahan retroperitoneal yg masif pd
trauma tumpul yg disertai fraktur pelvius

Sistem Neurologis

Eklamsia yg terjadi pd kehamilan lanjut


dapat menyerupai cedera kepala
Hal ini harus dipertimbangkan bila ada :
- Kejang
- hipertensi
- hiperrefleksi
-proteinuria
- edema perifer
Konsul Neuro dan Obgyn

CEDERA TUMPUL

Dinding abdomen, miometrium dan


cairan ketuban berfungsi sebagai
penahan terjadinya cedera langsung
pada janin akibat trauma tumpul
Cedera dapat terjadi pd janin bila
abdomen membentur benda keras (cth:
dashboard, stir mobil)
Cedera tak langsung pada janin dapat
terjadi akibat kompresi yg terjadi tiba2,
deselerasi, efek counter coup.

CEDERA TAJAM

Semakin besar uterus , organ intraabdomen


lainnya akan terlindungi terhadap cedera tajam,
namun cedera pada uterus meningkat.
Awal kehamilan :
- jar.otot uterus yg masih padat dpt menyerap
sebagian besar energi yang dihasilkan proyektil
yg menembus, sehingga menurunkan kecepatan
proyektil dan memperkecil kemungkinan
terjadinya cedera terhadap organ lain.
- Cairan ketuban dan janin jg menyerap energi
proyektil dan memperlambat proyektil yg
menembus

PRIMARY SURVEY DAN


RESUSITASI

IBU HAMIL
- Pastikan patensi jalan nafas
- ventilasi dan oksigenasi adekuat
- volume sirkulasi jumlahnya efektif
Bila diperlukan bantuan ventilasi,dpt
dilakukan intubasi
Penekanan vena cava oleh uterus dpt
menghambat aliran darah balik vena ke
dlm jantung, sehingga menurunkan Cardiac
output dan memperberat kondisi syok.

Maka uterus harusnya diposisikan


secara manual ke arah kiri (pasien
dimiringkan ke kiri) guna
membebaskan penekanan
terhadap vena kava inferior.

Anda mungkin juga menyukai