Anda di halaman 1dari 12

GLUTATION

Systemic skin whitening/lightening agents: What is


the evidence?
Glutathione as an oral whitening agent: A randomized,
double-blind, placebo-controlled study
Department of Dermatology and STD, Jawaharlal
Institute of Postgraduate Medical Education and
Research, Puducherry, India
Division of Dermatology, Department of Medicine,
Faculty of Medicine, Chulalongkorn University,
Bangkok,Thailand

Kulit melapisi seluruh tubuh, kecuali bagian tubuh yang


terdapat lubang

Terdiri dari 3 lapisan


1. Epidermis Lapisan epithel, terdapat melanosit
2. Dermis
- Lapisan jaringan ikat

- Terdapat pembuluh darah dan limfe,


kelenjar, follikel rambut, ujung syaraf /
Reseptor Raba + nyeri
3. Subcutis Lapisan lemak, terdapat juga pembuluh darah
dan limfe, follikel rambut, kelenjar keringat, ujung

saraf / reseptor suhu+ tekanan

Glutathion
Dalam bahasa Inggris Glutatione,
GSH adalah tripeptida intraseluler
berbentuk Gamma-Levo-Glutamil-Lsisteinil-glisina dengan berbagai
macam kegunaan

Eumelanogenesis ke pheomelanogenesis
dapat dipengaruhi dengan memodifikasi
rasio antara sistein dan tingkat GSH.

Warna kulit manusia adalah salah satu variasi fenotipik


yang paling jelas antara manusia dan ditentukan oleh
jenis dan jumlah melanin dalam melanosom dan pola
distribusi melanosom dalam melanosit.
Di india sikap terhadap warna kulit telah dikembangkan
selama selama lebih dari 2000 tahun dan mencerminkan
pertimbangan kelas dan kasta.
Banyak yang diketahui tentang agen pemutih topical
tetapi pemutih agen sistemik perlahan-lahan tidak
popularitas

Glutation merupakan antioksidan endogen,


yaitu antioksidan yang diproduksi dari tubuh
yang lebih kuat melawan radikal bebas.
Glutation bertindak sebagai koenzim dan
membantu dalam pengangkutan asam amino
melewati membran sel, detoksifikasi senyawa
racun, mekawan radikal bebas.
GSH telah dicoba dalam pengelolaan penyakit
seperti parkinson, multiple sclerosis, hepatitis
alkoholik, AIDS, Alzaimer, aterosclerosis.

Peran glutation sebagai agen pemutih kulit


adalah penemuan tidak sengaja ketika
melihat bahwa dosis besar GSH efek
sampingnya adalah sebagai pemutih..
Hal ini menyebabkan penelitian ekstensif
mendirikan perannya dalam melanogenesis
dan penggunaan baru baru ini GSH sistemik
sebagai zat pemutih.

Hingga saat ini hanya ada satu studi yang


dipublikasikan dalam literatur bahasa inggris
menilai kemanan dan kemanjuran GSH
sebagai zat pemutih kulit. Itu adalah double
blind, study placebo terkontroll secara acak 60
mahasiswa kedokteran di thailand. Mereka
menemukan bahwa 500 mg/hari secara oral
GSH, selama 4 minggu untuk menyebabkan
kulit secara signifikan putih dan mereka
mengamati tidak ada efek samping.

Dosis GSH
20 dan 40mg/kg/bb/hari yang terbagi menjadi
dua dosis pemeliharaan 500 mg/hari.
Efek mengklaim bahwa efek sistemik bertahap
akan terlihat 1-3 bulan pada kulit cokelat
medium, 3-6 bulan dalam kulit coklat gelap,
dan 6 12 bulan dalam kulit yang sangat
gelap dan 2 tahun lebih untuk kulit hitam.

Glutation dikombinasikan dengan Vit C


untuk meningkatkan penyerapan..

Alamat webnya lebih lengkap

http://www.ijdvl.com/article.asp?issn=03786323;year=2013;volume=79;issue=6;spage=842;epage=846;
aulast=Malathi

Terima Kasih