Anda di halaman 1dari 19

Menghindarkan Kekerasan Seksual

pada Anak

Elya Munsky Prestasi Psi


Biro Psikologi Optima

SEKS = JENIS KELAMIN


Laki-laki

Perempuan

Aurat
Laki-laki
Dari bawah pusar
sampai diatas lutut.
Perempuan
Semuanya kecuali
muka dan kedua
telapak tangan

Apa itu Kekerasan Seksual


terhadap anak ?

Kegiatan atau aktivitas seksual


yang dilakukan oleh orang dewasa
atau oleh anak yang lebih besar,
terhadap anak atau balita.
Kegiatan tersebut dapat berupa:
Menunjukkan diri atau
kemaluannya
Membelai atau meremas remas
anak

Bagaimana kita harus bersikap dan


apa yang mesti kita lakukan?
1. Meningkatkan kewaspadaan
Hindari bermain dengan orang yang
belum di kenal, apalagi orang yang
suka membujuk atau mengancam
kita, baik itu uang, mainan ,
makanan atau lainnya.

2. Hindari bermain di tempat yang belum di


kenal/ terlalu jauh dari rumah.
3. Selalu berkomunikasi dengan keluarga
( mama, papa, kakak, kakek, nenek, mba dll)
4. Patuh pada orang tua.

CARA MEMPERSIAPKAN DIRI


1.BERKOMUNIKASI BAIK DENGAN ORANG

TUA akan membantu kita memiliki


kesadaran
dan
ketajaman
perasaan
terhadap apa yang mungkin terjadi
terhadap dirinya dan Meningkatkan harga
& kepercayaan diri. ( kamu harus tau
bahwa diri dan tubuh kamu adalah
sesuatu yang sangat berharga bagi dirimu
sendiri, bagi orang tua dan juga bagi
seluruh keluarga.Untuk itu kamu harus
menjaga dan memeliharanya dengan baik.

Ini punyaku!, Ini Bonekaku,


sepedaku, pensilku!.

Jadi kamu harus bisa dan berani mengatakan:


Ini badanku, Punyaku!

DENGARKAN NASEHAT ORANG TUA:


Jangan lupa ya sayang, badan
Adek ini sangat penting. Jadi
tidak sembarangan orang boleh
pegang atau elus elus badan
Adek ya, Ngerti kan?

2.KAMU HARUS TAU bedanya: orang asing,


kenalan, teman, sahabat & kerabat.
ORANG ASING
orang yang tidak kita kenal samasekali.Tidak
boleh
terlalu
beramah
tamah
dengan
mereka,atau akrab dan langsung percaya
KENALAN
Orang yang kita kenal namanya, pekerjaan
nya, atau alamatnya. Tapi tidak lebih jauh
dari itu. Misalnya tukang koran, tukang sayur
dll. Kita juga harus berhati hati karena tidak
kenal dengan mereka secara mendalam.

TEMAN ;
Kita tahu lebih banyak tentang dia
bahkan tahu sifat sifatnya. Kita
boleh bergaul lebih baik dengannya
dan mempercayainya.
SAHABAT ;
Lebih dari sekedar teman,kita sangat
mempercayainya tetapi tetap dalam
batas batas tertentu, tidak
semuanya kita percaya

KERABAT
Adalah anggota keluarga dekat,yang
kita kenal betul. Tetapi tetap harus
waspada juga. Bagi yang muslim,
sejak dini kita harus mulai
memperkenalkan mana yang muhrim
(seseorang yang kita tidak boleh
nikah dengannya) dan mana yang
bukan,jadi anak tahu bagaimana
bersikap terhadap mereka.

3.

KAMU HARUS TAU jenis-jenis sentuhan


& cara bereaksi terhadapnya

Sentuhan itu dapat digolongkan ke dalam 3


cara:
Sentuhan yang boleh
(karena kasih sayang misalnya mengusap,
membelai kepala,membedaki badan)
Sentuhan yang membingungkan.
Menunjukkan kasih sayang dan nafsu.
Misalnya mula mula mengelus kepala,
memeluk-meluk lalu tangannya meraba
bagian tubuh dari bawah bahu sampai atas
dengkul,

Sentuhan yang jelek.


4.Tingakatkan
kepercayaan
thdp
Yaitu kalau seseorang
meraba raba
paha,dada
atau bagiansendiri.
yang dekat dengan kemaluan.
perasaan
Anak-anak
memiliki
kepekaan
terhadap
perasaan
dan
perlakuan
orang
lain
terhadapnya. Atas dasar itu, sebenarnya anak
bisa
diajarkan
atau
dilatih
untuk
memperhatikan dan mempercayai berbagai
macam perasaan yang dialaminya bila ia
berhadapan dengan orang lain, apakah itu
menyenangkan,
membingungkan
atau
menakutkan!

Kalau ada orang


yang menyentuh
atau mengelus
ngelus Adek, Coba
Adek rasakan:
sentuhannya benar
atau tidak,
sentuhannya baik
atau
membingungkan
Adek? Kalau Adek
bingung atau takut
terhadap sentuhan
orang, perasaan Ade
itu benar. Jadi Adek
kasih tahu ibu ya..!

5.

Belajar berkata TIDAK, ENGGAK MAU


atau JANGAN BEGITU !

Kamu harus bisa mengatakan: JANGAN


BEGITU, TIDAK, dan ENGGAK MAU
pada orang dewasa atau anak yang lebih
besar dari kamu, khususnya bila kamu
merasa perlu melindungi dan menjaga
dirimu.
Bersikap tegas, judes dan bahkan
berteriak diperlukan apabila merasa diri
terancam.

7.Kamu Harus Yakinkan Diri bahwa


orangtua & keluarga selalu
melindungi & menjaga kamu
Kamu sepenuhnya harus yakin bahwa
orangtua dan keluarga dekat sangat
menyayangi,
melindungi
dan
mendukungmu apabila kamu bertindak
sesuai dengan apa yang kamu rasakan
untuk melindungi diri mu sendiri.
Pernyataan seperti ini tentu sangat
diperlukan untuk memberikan rasa
aman dan kekuatan dalam diri kamu
sebagai seorang anak.

8. Genapkan Ikhtiar Dengan


Doa.

Setelah semua ikhtiar kita lakukan,


selanjutnya adalah berdoa dan
pasrah: semoga Allah melindungi
diri kita, teman2 kita
dan
keluarga kita dari bencana. Pada
Allah SWT jua lah kita berserah
diri atas keselamatan diri dan
keluarga kita semua

Aamiin
semoga bermanfaat