Anda di halaman 1dari 21

KONJUNGTIVITIS BAKTERI

Oleh:
Provita Rahmawati
G4A014094

FK UNSOED
SMF ILMU KESEHATAN MATA
RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
2015

KONJUNGTIVITIS BAKTERI
Def: peradangan pada konjungtiva yang
disebabkan oleh bakteri.
Etio: S. aureus, S. pneumoniae, H. influenzae, S.
faecalis, Neisseria gonorrhoeae, dan Pseudomonas
sp.
Epid: insiden konjungtivitis bakteri sebesar 135 per
10.000 penderita, baik pada anak-anak maupun
pada dewasa. Insidensi konjungtivitis di Indonesia
saat ini menduduki tempat kedua (9,7%) dari 10
penyakit mata

KU
VS
Visus tidak
gangguan
Edema
palpebra
Injeksi
konjungtiva
Kornea jernih

PP

Mata merah
(injeksi
konjunctiva)
Edema
kelopak

PF

Anam

PENEGAKAN DIAGNOSIS

Pemeriksaan
mikrobiologi
untuk
melihat
bakteri apa
yang
menginfeksi

ALGORITMA PENDEKATAN KLINIS UNTUK KONJ. AKUT

PENATALAKSANAAN
MEDIKAMENTOSA
Bakteri gram + Erythromycin tetes mata atau
Chloramphenicol tetes mata
Bakteri gram - gentamicin tetes mata

Menurut American Optometric Association, antibiotika


yang dapat digunakan sebagi terapi empirik pada
konjungtivitis bakteri antara lain erythromycin,
bacitracin, atau ciprofloxacin ointment atau
aminoglikosida drops, polymixin combination drops,
atau fluoroquinolon drops (ciprofloxacin, ofloxacin,
levofloxacin, moxifloxacin, gatifloxacin)

fluoroquinolone generasi keempat (moxifloxacin dan


atifloxacin) merupakan antibiotika yang memiliki
efektivitas terbaik serta toksisitas paling rendah
dibandingkan yang lainnya.

KONJUNGTIVITIS GONORE
o

o
o

Def: radang konjungtiva akut yang disertai dgn


sekret purulen
Etio: Neisseria gonorrhoeae
Pada neonatus infeksi tjd pada saat berada pada
jalan kelahiran
Pada orang dewasa penyakit ini didapat dari
penularan penyakit kelamin sendiri

STADIUM PENYAKIT PADA ORANG DEWASA

Stadium penyakit infiltratif


Kelopak dan konjungtiva kaku sehingga sukar
dibuka, terdapat pseudomembran pd konj. Tarsal
superior, konj. Bulbi merah, kemotik, dan menebal
Stadium supuratif
Terdapat sekret kental. Pada bayi kenai 2 mata
dengan sekret kuning kental

Stadium penyembuhan

KU
VS
Visus
Edema
palpebra
Sekret
purulen +
Perdaraha
n
subkonjun
gtiva

PP

Keluar
kotoran
mata >>
Kelopak
mata
lengket
saat
bangun
tidur
Riwayat
kontak
dengan
org dgn
keluhan
sama

PF

Anam

PENEGAKAN DIAGNOSIS
pewrn
gram sel
intraselular
/ekstraselu
ler dgn sft
gram (-)
Baku
emas: px
sekret dgn
pewrn
metilen
biru
diplokokus
di dalam
sel leukosit

o
a.

b.

c.

Penatalaksanaan medikamentosa
Pasien dirawat dan diberikan penisilin salep dan injeksi,
pada bayi diberikan 50.000 U/kgBB slm 7hr.
Sekret dibersihkan dengan kapas basah (air direbus) atau
dgn garam fisiologi tiap jam. Kemudian beri salep
penisilin tiap jam
Penisilin tts mata dpt diberikan dlm bntuk larutan penisilin
G 10.000-20.000 unit/ml tiap 1 menit sampai 30 menit,
kemudian salep diberikan tiap 5 menit sampai 30 menit.
Diberikan juga salep penisilin setiap 1 jam selama 3 hr

o. Penatalaksanaan
a.
b.

non medikamentosa
Edukasi pengobatan harus teratur
Jaga kebersihan dan selalu cuci tangan

KONJUNGTIVITIS AKIBAT INFEKSI


PSEUDOMONAS SP.
Infeksi yang diinduksi oleh lensa kontak sering
ditemui berkaitan dengan Pseudomonas
aeruginosa
Pseudomonas aeruginosa bakteri gram
Infeksi dapat terjadi akibat kontak dengan air
yang tercemar

KONJUNGTIVITIS AKIBAT INFEKSI


CHLAMYDIA TRACHOMATIS

Trakoma
Etio: Chlamydia trachomatis
Faktor predisposisi: usia muda, daerah dgn
higiene <<
Cara penularan: kontak langsung dgn sekret
penderita, melalui alat-alat yg digunakan
bersama (handuk, alat-alat kecantikan)
Masa inkubasi rata-rata 7 hr (berkisar 5-14 hr)

KLASIFIKASI MAC CALLAN


Stad. 1 (hiperplasi limfoid)
Hipertrofi papil dgn folikel kecil pd
konj. Tarsus sup, sekret sedikit,
>jernih. Kadang ditemukan
neovaskularisasi

Stad, 2
Hipertrofi papilar dan folikel matang
(besar) pada konj. Tarsus sup.
Tampak pannus trakoma yang jelas

Stad. 3
Terdapat parut pada konj. Tarsus
superior yg terlihat sebagai garis
putih halus sejajar dgn margo
palpebra.

Stad. 4
Pembentukan parut sempurna pada
konj. Tarsus sup. Hingga
menyebabkan perubhana bentuk
pada tarsus yang dapat
menyebabkan enteropion dan
trikiasis

IT

KU
VS
Visus tdk
gangguan
Bola mata GB
Silia trikiasis
Pal Superior
edema
Konjunctiva
bulbaris
edema

PP

Mata gatal
Berair
Sensitif thd
cahaya
Edema
palpebra
Kemosis
konjungtiva
bulbaris
Hipertrofi papil
eksudasi

PF

Anam.

PENEGAKAN DIAGNOSIS
Histopato
kerokan
konjungtivitis
dgn
Pewarnaan
giemsa
ditemukan sel
pmn, sel
plasma, sel
leber, dan sel
folikel
(limfoblas)
Tdpt BI halber
slatterprowazeck di
dlm epitel
konjungtiva yg
berupa basofil
berupa granul.

Penatalaksanaan Medikamentosa
Tetrasiklin 1-1,5 gr/hr peroral diberikan dalam 4 dosis
selama 3-4 minggu
Doxycyclin 100 mg peroral 2x sehari selama 3 minggu
Atau erythromycin 1 gr/hr peroral dibagi dalam 4 dosis
selama 3-4 minggu

Penatalaksanaan Non Medikamentosa


Meningkatkan higienitas perorangan
Menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi yang baik
Konsumsi makanan bergizi

KONJUNGTIVITIS AKIBAT INFEKSI


ACANTHOMOEBA

a.
b.
c.

Acanthamoeba ialah protozoa patogen yang terdapat


di air yang tercemar tanah, debu, dan udara.
Faktor predisposisi:
Individu dgn imunocompromissed
Higienitas <<
Penggunaan lensa kontak

.Penatalaksanaan
a.
b.

medikamentosa

Neomicin
Chloramphenicol

DAFTAR PUSTAKA
Azari, A.A., Barney, N.P. 2013. Conjunctivitis A Systemic Review of Diagnosis and
Treatment. JAMA. Vol. 23: 1721-1729.
Eguchi, H., Miyamoto, T., Kuwahara, T., Mitamura, S., Mitamura, Y. 2013. Infectious
Conjunctivitis Caused by Pseudomonas aeruginosa Isolated from a Bathroom. BMC
Vol. 6:245-251.
Ilyas, S. 2011. Ilmu Penyakit Mata Edisi Keempat. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.
Smith, A.F., dan Waycaster, C. 2009. Estimate of The Direct and Indirect Annual Cost of
Bacterial Conjunctivitis In The United States. BMC Ophthalmol. Vol.9: 1-11.
Vaughan dan Asbury. 2009. Oftalmologi Umum. Jakarta: EGC.