Anda di halaman 1dari 126

JARINGAN DATA

BROADBAND
Oleh :
Agus Ganda Permana

TUJUAN
Mahasiswa memahami konsep jaringan data

broadband.
Mahasiswa memahami berbagai macam teknologi
data broadband.
........... ?

Sekedar Ilustrasi

Definisi BROADBAND
Biasanya broadband services didefinisikan sebagai

pelayanan telekomunikasi yang membutuhkan


kanal transmisi lebih besar dari 2 Mbps (E1)
atau : Jaringan digital yang dapat melayani apa
saja: jasa data kecepatan tinggi, videophone,
videoconference, transmisi grafis resolusi tinggi,
CATV, termasuk juga jasa sebelumnya seperti
telepon, data, telemetri dan faksimile
Belum ada standar global tentang definisi
Broadband

DATA
Kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa

angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data


masih belum dapat 'bercerita' banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Kumpulan file atau informasi dengan tipe tertentu, baik suara, gambar atau
yang lainnya.
Menurut kamus oxford definisi data adalah "facts or information used in
deciding or discussing something". Terjemahan bebasnya: "fakta atau informasi
yang digunakan dalam menentukan atau mendiskusikan sesuatu". Juga bisa
berarti "information prepared for or stored by a computer" dalam bahasa
Indonesia berarti "informasi yang disiapkan untuk atau disimpan oleh
komputer".
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian data adalah keterangan
yang benar dan nyata. Atau keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan
bahan kajian (analisis atau kesimpulan).

DATA = INFORMASI ?

NETWORK
Suatu

sistem terkordinir dan saling


berhubungan yang terdiri atas beberapa
terminal ataupun PC ataupun minikomputer dan mainframe yang bekerja
sendiri-sendiri tetapi dapat saling bertukar
data ataupun saling memanfaatkan segala
sumber daya yang tersedia. CPU yang ada
dipusat disebut sebagai server ataupun
host komputer, dan terminal yang ada juga
disebut sebagai node ataupun simpul.

BROADBAND NETWORK
Suatu

sistem terkordinir dan saling


berhubungan antar saluran atau channel
yang mendukung frekuensi pita lebar
(BroadBand)
sehingga
dapat
memuluskan jalannya data audio &
video
agar
tidak
terputus-putus
penyampainnya sampai ke PC/notebook
kita.

DATA NETWORK
Suatu

sistem terkordinir dan saling


berhubungan antar saluran atau channel
data yang mendukung frekuensi pita
tertentu sehingga dapat memuluskan
jalannya data (audio & video) agar tidak
terputus-putus penyampainnya sampai
ke PC/notebook kita.

BROADBAND DATA NETWORK


Suatu

sistem terkordinir dan saling


berhubungan antar saluran atau channel
data yang mendukung frekuensi pita
lebar (BROADBAND) sehingga dapat
memuluskan jalannya data (audio &
video)
agar
tidak
terputus-putus
penyampainnya sampai ke PC/notebook
kita.

Konsep Komunikasi Broadband


Secara

umum, Broadband dideskripsikan


sebagai komunikasi data yang memiliki
kecepatan tinggi, kapasitas tinggi
menggunakan DSL, Modem Kabel, Ethernet,
Wireless Access, Fiber Optik, W-LAN, V-SAT,
dsb.
Rentang kecepatan layanan bervariasi dari 128
Kbps s/d 100 Mbps.
Tidak ada definisi internasional spesifik untuk
Broadband

Konsep Komunikasi Broadband


Dalam Draft RPM Penataan Pita Frekuensi Radio untuk

Keperluan Layanan Akses Pita Lebar Berbasis Nirkabel


(Broadband Wireless Access) diusulkan definisi Broadband
adalah layanan telekomunikasi nirkabel yang memiliki
kemampuan kapasitas diatas kecepatan data primer 2
Mbps (E1) sesuai ITU-R F.1399-1.
Faktor pendorong broadband
Untuk Pemerintah
Broadband dilihat sebagai infrastruktur penting untuk
mencapai tujuan-tujuan pemerintah di bidang sosioekonomi.
Untuk mendorong penyediaaan layanan publik seperti Egovernance, E-learning, Tele-medicine.

Konsep Komunikasi Broadband


Untuk Penyelenggara Jaringan/Jasa Telekomunikasi

Suatu pilihan untuk mengurangi penurunan pendapatan


dari teknologi lama (POTS/PSTN).
Potensi tambahan pendapatan dari Layanan Nilai
Tambah.
Potensi penambahan secara eksponensial dalam ARPU.
Untuk Konsumen
Tersedianya rentang aplikasi yang lebih banyak dan
lebih kaya.
Akses yang lebih cepat terhadap informasi.
Layanan yang semakin mengarah konvergensi (VOIP,
Video on Demand).

Mengapa BROADBAND?
Konvergensi/Digitalisasi
Komputer dan Aplikasi
Bandwith suara,data, image dan video

Dua Standard Format ITU

Teknologi BROADBAND
Infrastruktur Eksisting
DSL melalui jaringan akses tembaga (DSL over Copper loop)
Modem kabel melalui jaringan TV Kabel (Cable Modem over
Cable TV network)
Akses Broadband Jalur Listrik (Power Line Broadband Access)
Infrastruktur Baru
FTTx
Fiber To The Home (FTTH)
Hybrid Fiber Coaxial (HFC)
Infrastruktur Nirkabel
Wireless Access (FWA) / High speed WLL
Wireless LAN (Wi-Fi) (802.11), WiMax (802.16), I-Burst
(802.20), dsb
WiMax
V-SAT
IMT-2000 (3G Mobile): HSDPA/ CDMA-EVDO

BANDWIDTH

Pengertian BANDWIDTH
Bandwidth Analog ?
Bandwidth Digital ?
Bandwidth internet ?
.
Bandwidth = Kecepatan?
BW vs Througput
BW vs Delay/Latency
.

ILUSTRASI ttg BANDWIDTH (domain frek)


1.

Generator
sinyal

Dikatakan bahwa sinyal


output dari generator
menempati band frekuensi
frek selebar BW Hz, misalnya
300 ~ 3400 Hz

Output
BW

2.

Sinyal input
BWin

Sinyal output
frek

BWout

kanal

frek

Misalnya BWin = 10 kHz dan BWout = 8 kHz, maka dikatakan bahwa


Bandwidth dari kanal adalah sebesar 8 kHz.

3. Perhatikan 2 informasi berikut!


1. Frek = 100 kHz
2. BW = 100 kHz

100kHz

Sudah terbayangkah makna/gambaran


fisik dari kedua info tersebut?

frek

100kHz

frek

ILUSTRASI ttg BANDWIDTH (domain waktu / digital)


1.

Sumber
data

Output:

Data dengan kecepatan


64 kbps (kilo bit per second)

Dikatakan bahwa data


ini memiliki bandwidth
sebesar 64 kbps

Sumber data
30x64 kbps

64 kbps
64 kbps

MUX
(multiplexer)

2 Mbps

Sumber data
24x64 kbps

1,544

64 kbps

2.
Kanal bisa dilalui data dengan
kecepatan maksimum 64 kbps

3.

Sumber data
128 kbps

Maka dikatakan bahwa kanal ini


mempunyai bandwidth 64 kbps
kata lain: kecepatan akses (access rate)

Sisi penerima
BW = 64 kbps

Mbps

Komponen JARINGAN
Host atau Node

Host : main prosesor atau sistem komputer


utama di dalam jaringan
Host lokal : sistem komputer yg dapat
diakses oleh pemakai tanpa melalui
jaringan.
Host Remote : sistem komputer yg
penggunaannya oleh pemakai harus
melalui jaringan.

Komponen Jaringan
Link

Saluran komunikasi yg menghubungkan


host yg satu dgn yg lain.
Saluran dpt berupa saluran kabel, coaxial,
atau jenis media lain.

Software

Untuk melakukan pengaturan jalannya


informasi, pemakaian resource dan
pengelolaan hubungan antar node yg satu
dgn yg lain.

Alasan JARINGAN dibentuk


Sharing sumber daya secara bersamaan.

Pemakaian line printer, disks, database.


Menambah manfaat dan memaksimalkan komputer.
Dapat saling berkomunikasi, tukar menukar data.
Berbagai jenis komputer dapat berkomunikasi.
Pemakai tidak tergantung pada satu vendor.
Pengembangan komputer lebih mudah & fleksibel.
Tidak perlu disentralisasi di satu tempat.
Distributed Processing
Suatu proses tidak bergantung pada satu sistem.
Integrasi sistem aplikasi
Data dari satu bagian dapat digunakan bagian lain.

Jaringan digolongkan atas 5


kriteria :
Cara penyambungan
Struktur atau topologi
Cara komunikasi yg digunakan
Teknologi switching
Tipe jaringan

Cara PENYAMBUNGAN :
Switched

Route yg diambil oleh pengirim utk


mengirimkan informasi tidak tetap.
Pengiriman pertama dapat melalui suatu
route tertentu, pengiriman selanjutnya
dapat melalui route yg lain.

Non switched

Route pengiriman informasi selalu tetap

Topologi Jaringan
Point to Point (Titik ke Titik)

Kedua node memiliki kedudukan setingkat,


shg node yg manapun dpt memulai dan
mengendalikan hubungan komunikasi
dalam jaringan tersebut.

Topologi Jaringan
Multidrop

Terdapat sebuah node atau pusat yg


memulai dan mengendalikan hubungan
jaringan, sedang node yg lain baru dapat
bekerja bila diizinkan oleh node pusat.
Pemancar mempunyai kemungkinan
pengiriman broadcast, yaitu pengiriman
data yang ditujukan kepada semua
terminal atau sekelompok terminal tertentu.

N
Primer
N

Sekunder

Topologi Jaringan
Bus

Semua node memiliki kedudukan yg sama,


tdk ada node pusat.

Topologi Jaringan
Star

Pengaturan jaringan terpusat.


Node sekunder dpt menggunakan jaringan
tanpa harus menunggu perintah dari node
primer setelah hubungan jaringan dimulai.
N

N
N

Topologi Jaringan
TREE (Multilevel Hierarchical Network)

Memiliki beberapa tingkat node, node yg


lebih tinggi tingkatannya dpt mengatur
node yg lebih rendah tingkatannya.
N

Topologi Jaringan
RING

Hubungan berbentuk lingkaran, setiap


simpul memiliki kedudukan yang sama.
N
N

Topologi Jaringan
HYBRID

Kombinasi dari kemungkinan-kemungkinan


yang ada.

Cara Komunikasi yg
digunakan
BROADCAST

Semua data yg hendak dikirimkan akan


dikirimkan ke penerima.
Hanya penerima yg dituju yg akan
bereaksi terhadap data yg diterima.
Setiap data yg dikirim harus disertai
dengan alamat yg ditujunya.

POINT TO POINT

Hanya node yg dituju akan menerima atau


mengirimkan data.

Teknologi Switching
CIRCUIT SWITCHING

Hubungan secara real time.


Informasi dikirimkan jika hubungan sambungan
(switching) telah terbentuk.
Contoh : Jaringan yg menggunakan jaringan
telepon

STORE AND FORWARD

Jika hubungan ke node tdk dpt dibentuk, informasi


masih dapat dikirimkan. Informasi disimpan terlebih
dahulu dan kemudian dikirimkan ke tujuan jika
hubungan dpt dibentuk.

Teknologi Switching

Store and Forward dibagi :


Message

Switching : umumnya yg disalurkan


pesan (message).
Packet Switching : data dipecahkan dalam
bentuk paket yang formatnya telah
ditentukan.

Bentuk Jaringan
LAN (Local Area Network)

Digunakan utk menghubungkan node yg


berada di daerah yg tdk terlalu jauh, misal
dalam satu bangunan atau komplek.

WAN (Wide Area Network)

Utk menghubungkan node yg letaknya


cukup berjauhan.

Bentuk Jaringan
PDN (Public Data Network)

Utk menghubungkan node yg satu dgn yg


lain yg biasanya terletak berjauhan bahkan
mungkin berada di benua lain.
Biasanya milik organisasi atau pemerintah.

PBX (Private Branch Exchange Network)

Mirip dengan LAN.


Menggunakan teknologi yg sama dgn
sentral telepon

Pengendalian
Utk mengatur pembagian sumber-

sumber yg terbatas, shg tiap langganan


mendapatkan kebutuhannya utk jangka
waktu tertentu.

Contention; terminal mendapatkan fasilitas


menggunakan jaringan atas dasar first in
first out. Contoh sistem telepon, jika
terminal sdg sibuk, dia tdk dapat menerima
data dari terminal lain.

Pengendalian

Central Control ; central computer mengatur


semua pembagian data dari maupun ke
terminal. Pendudukan saluran komunikasi
data dilakukan oleh Central Komputer
kemudian secara bergiliran tiap-tiap terminal
dapat mengirimkan atau menerima data
(topologi multidrop menggunakan sistem
polling)

Polling = cara pengiriman/penerimaan data pada


terminal

Sistem Polling
ROLL CALL

Tiap terminal dapat mempunyai prioritas yg


berbeda-beda shg terminal yg memiliki volume
data lebih besar dpt mengirimkan/menerima data
lebih sering. Dgn cara ini tiap-tiap terminal akan
dipanggil satu per satu.

HUB

Data dikirimkan ke terminal yg terletak diujung dari


saluran komunikasi. Bila data bukan untuknya, ia
akan meneruskannya ke terminal lain.
Semua terminal memiliki prioritas yg sama.

Sistem Jaringan
TERTUTUP (closed system)

Hanya alat dan terminal yg dikenal oleh


pusat dpt berkomunikasi melewati jaringan
ini.

TERBUKA (open system)

Sistem yg dapat disambungkan dengan


sistem yg lain yg mematuhi standar
tertentu.

Pengertian
Komunikasi Data:
Penggabungan antara dunia komunikasi
dan komputer,

Komunikasi umum antar manusia (baik


dengan bantuan alat maupun langsung)

Komunikasi data antar komputer atau


perangkat dijital lainnya (PDA, Printer, HP)
tutun itb

Pengertian
Komunikasi di mana informasi yang

dikirimkan (source) adalah data,


Data adalah semua informasi yang
berbentuk digital (bit 0 dan 1).
Transmisi suara (analog) dapat juga
dijadikan transmisi data jika informasi
suara tersebut diubah (dikodekan)
menjadi bentuk digital
tutun itb

Digital vs Analog
Kekurangan

Keuntungan

Cepat

Rawan Error

tutun itb

Ketika sebuah komputer berkomunikasi dengan

komputer lain maka mereka saling mempertukarkan


bit-bit informasi yang dikirimkan melalui suatu
medium transmisi
Hal ini bisa dilakukan dengan relatif mudah bila
mereka berada di alam ruangan atau gedung yang
sama
Jika jarak antar mereka semakin jauh maka
diperlukan sebuah jaringan telekomunikasi yang
menyediakan kanal komunikasi end-to-end
Komunikasi data antar komputer dapat dilakukan
dengan beberapa cara dan beberapa diantaranya
akan kita bahas saat ini
tutun itb

Komunikasi data serial


Jika hanya ada satu kanal komunikasi yang

tersedia sedangkan kita harus mengirimkan


data yang terdiri dari lebih dari satu bit maka
kita bisa mengirimkan data secara serial
Pada komunikasi data serial, bit-bit yang
menyusun words (sekumpulan bit-bit data)
dikirimkan satu per satu ke kanal komunikasi

tutun itb

Komunikasi data serial cocok untuk

komunikasi jarak jauh


Data dikodekan sedemikian hingga
informasi timing diterima bersama data dan
hanya satu kanal yang diperlukan

Kita akan pelajari nanti cara melakukan hal ini


Pada komunikasi jarak dekat, bisa digunakan
kanal tambahan untuk sinyal clock

tutun itb

Komunikasi data paralel


Kadang-kadang komputer perlu berkomunikasi

dengan misalnya sebuah printer yang berada di


dalam ruangan yang sama
Pada kasus ini kita bisa menggunakan komunikasi
paralel
Sebuah kabel yang terdiri dari beberapa kawat
digunakan untuk melakukan komunikasi paralel
Bit-bit data yang menyusun words dapat dikirimkan
secara bersamaan secara paralel pada masingmasing kawat
Transmisi data paralel lebih cepat daripada
transmisi data serial tapi biasanya hanya digunakan
untuk komunikasi jarak dekat

Jarak maksimum biasanya 10m

tutun itb

tutun itb

Komunikasi paralel tidak cocok untuk

transmisi jarak jauh karena:

Memerlukann banyak kawat atau kanal


Memerlukan sinyal timing tambahan

tutun itb

Terminal komunikasi data disebut data terminal

equipment (DTE) sedangkan perangkat yang merupakan


ujung (terminates/terminasi) kanal transmisi yang akan
melalui jaringan disebut data circuitterminating
equipment (DCE)

Contoh DCE adalah modem

Banyak tersedia standard interface antara DTE dan DCE


Yang umum dipakai adalah yang dibuat oleh ITU-T dan
Electronic Industries Association (EIA)
Salah satu interface yang biasa digunakan dan dibuat

oleh ITU-T adalah V.24/V.28 yang sama dengan


standard RS-232-C yang dibuat EIA

tutun itb

Pada transmisi data jarak jauh kita dapat

menggunakan transmisi data serial


secara asinkron (asynchronous) maupun
sinkron (synchronous)
Transmisi data serial jarak jauh
mengharuskan informasi timing
dikirimkan ke penerima bersama-sama
dengan data agar tidak perlu memakai
satu saluran khusus untuk clock
tutun itb

Transmisi Asinkron
Pada transmisi asinkron, setiap kali transmisi

dilakukan data yang dikirimkan berjumlah sedikit


Biasanya jumlah bit yang dikirimkan setiap kali
transmisi dilakukan adalah sebanyak 8 bit yang
merupakan satu karakter ASCII (American
Standard Code for Information Interchange)
Di awal setiap satu blok data yang terdiri dari 8
bit disertakan sebuah start bit
Start bit merupakan indikasi bagi penerima
untuk bersiap-siap menerima 8 bit data

tutun itb

Start bit ditandai dengan


perubahan level

Idle stage

Start bit ditandai dengan terjadinya perubahan level tegangan dari

kondisi idle
Data rate harus ditentukan dulu sebelum transmisi dilakukan agar
penerima dapat menerima bit-bit data dengan tepat
Jumlah bit data: 7-8 bit (termasuk bit parity)
Setelah data selesai dikirimkan, satu atau lebih stop bits dikirimkan
sebagi tanda pengiriman data sudah selesai

Setelah stop bits selesai dikirimkan, kondisi kanal harus sama dengan
kondisi idle

Skema pendeteksian kesalahan pada transmisi asinkron dapat

menggunakan parity

tutun itb

Ada dua macam teknik parity:

Even parity (parity genap)


Odd parity (parity ganjil)

Pada even parity, jumlah bit 1 pada blok data (termasuk

parity) harus genap


Pada odd parity, jumlah bit 1 pada blok data (termasuk
parity) harus ganjil
Agar pendeteksian kesalahan dapat dilakukan dengan
benar, pengirim dan penerima harus bersepakat untuk
menggunakan teknik parity yang sama
Misalnya pengirim dan penerima sepakat untuk
menggunakan teknik parity genap: apabila penerima
menerima data yang jumlah bit 1-nya ganjil maka penerima
dapat menyimpulkan bahwa telah terjadi kesalahan

tutun itb

Transmisi Sinkron
Untuk mengirimkan informasi yang jauh lebih banyak

digunakan teknik transmisi sinkron


Informasi disusun dalam bentuk frame-frame informasi
Setiap frame diawali oleh deretan bit start-of-frame
Setiap frame dapat terdiri dari lebih 1.000 bytes informasi
Setiap frame mengandung error control words dan suatu
deretan end-of-frame
Penerima menggunakan bagian error control dari frame
untuk mendeteksi error
Metoda pendeteksian error yang paling banyak digunakan
adalah cyclic redundancy check (CRC)

CRC merupakan teknik yang lebih andal daripada parity


Jika terjadi error, pengirim akan mengirimkan ulang frame yang
error

Pada umumnya, penerima akan mengirimkan acknowledgment (ACK)


untuk setiap frame bebas error yang diterimanya.
Sebaliknya jika error terjadi penerima tidak akan mengirimkan ACK.
ACK yang tidak diterima pengirim merupakan indikasi bagi pengirim
untuk melalkukan retransmisi

tutun itb

Banyak metoda transmisi asinkron merupakan

protokol bit-oriented yang artinya blok-blok


data tidak dibagi-bagi kedalam byte-byte yang
terpisah karena banyak jenis informasi yang
tidak dinyatakan di dalam bytes seperti
informasi grafis
Suatu flags yang berupa deretan bit start-offrame dan end-of-frame digunakan untuk
sinkronisasi frame

Flag-flag ini harus unique


Deretan data yang dikirimkan tidak boleh memiliki pola
yang sama dengan deretan flags

Untuk mencegah agar hal ini tidak terjadi, salah satu


metoda agar frame misalignment tidak terjadi adalah
dengan menggunakan teknik bit stuffing atau zero insertion

tutun itb

Bit stuffing/zero insertion


Sebagai contoh, pada protokol high-level data link

control (HDLC) digunakan flag yang berupa deretan


(01111110)

Perhatikan bahwa flag ini mengandung 6 buah bit 1


yang berurutan

Setelah flag start-of-frame deretan bit yang

mengandung 6 bit 1 berturut-turut tidak


diperkenankan ada di dalam bagian data dari frame
Untuk menjamin agar hal di atas tidak terjadi maka
di akhir setiap deretan 5 bit 1 yang berurutan
disisipkan sebuah bit 0
Di penerima, setiap 0 yang mengikuti 5 bit 1 yang
berurutan dihilangkan

Jika ada bit 1 yang mengikuti 5 bit 1 berurutan maka


frame dinyatakan telah selesai (end-of-frame flag)

tutun itb

tutun itb

Transmisi sinkron

mengharuskan bahwa informasi


timing bit disertakan kedalam
aliran data itu sendiri
menggunakan teknik line
coding
tutun itb

Standard KomDat
Agar supaya sistem komunikasi data dapat

berjalan secara lancar dan global, maka perlu


dibuat suatu standar protocol yang dapat
menjamin:
Kompatibilitas penuh antara dua peralatan
setara.
Bisa melayani banyak peralatan dengan
kemampuan berbeda-beda
Berlaku umum dan mudah untuk dipelajari atau
diterapkan
tutun itb

Beragam komputer
(h/w & s/w)
Ingin berkomunikasi
HOW?

63

People Analogy

Romo ono maling!

64

Kuch kuch ho ta hai..

Tidak akan
terjadi
percakapan
yang
meaningful

Bade naon anjeun teh?

Supaya percakapan meaningful


English please
Nice to meet you.

How are you ?

Thank you very much

65

Aturan penggunaan bahasa Inggris: protokol

Harus menggunakan
protokol yang disetujui bersama
Supaya semua komputer dapat
berkomunikasi satu sama lain

66

Protokol komunikasi komputer


Adalah

Aturan-aturan dan perjanjian yang


mengatur pertukaran informasi antar
komputer
mendefinisikan
Syntax : susunan, format, dan pola bit serta
bytes
Semantics : Kendali sistem dan konteks
informasi
Contoh:
header(pengertian
frame Ethernet yang dikandung oleh
7 bytes
pola
bit dan
bytes)
Syntax:
10101010...
10101010 ...

67

Semantic: please synchronize...

Open System Interconnection (OSI)


Reference Model
Dikembangkan oleh International Organization for

Standardization (ISO) pada tahun 1984 (ISO

standard 7498-1)

Pada model referensi OSI, fungsi-fungsi protokol

dibagi ke dalam tujuh layer masing-masing layer


mempunyai fungsi tertentu
Setiap layer adalah self-contained fungsi yang
diberikan ke setiap layer dapat diimplementasikan
secara independent dari layer yang lain Updating
fungsi pada suatu layer tidak perlu
mempertimbangkan layer lain

Pengaruh perubahan pada suatu layer dapat dirasakan


oleh layer yang lain

OSI memungkinkan interkoneksi komputer

multisystem

68

7 Layer OSI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Lapis Fisik (hubungan fisik)


Link Data (lewat modem)
Lapis Network (jaringan)
Lapis Transport
Lapis Session (perkenalan/basa-basi)
Lapis Presentasi (format, encrytion)
Lapis Applikasi (e-mail, file transfer)
tutun itb

OSI Layers
Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

Dat
a
Dat
a
Dat
a
Segment
s
Packet
s
Frame
s
Bit

Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

s
tutun itb

tutun itb

Model OSI dan komunikasi antar sistem


Sistem B

Sistem A
Proses
aplikasi

Application

Proses
aplikasi

Peer-to-peer communications

Presentation

Presentation

Session

Session

Transport
Network
Data Link
Physical

72

Application

Transport

Network
Data Link
Physical

Network
Data Link
Physical

Intermediate node (repeater, bridge, router)

Aplikasi 7 Layer OSI


7

6
5
4

Application

Application Part (AP)

Presentation
Session
Transport

Transaction
Capabilities
(TCAP)

Data User
Part
(DUP)

ISDN
User
Part
(ISUP)

Telephone
User
Part
(TUP)

Signalling Connection
Control Part

Network
Network Function

Link Function

Data Link Function

Message
Transfer Part
(MTP)

2
1

Data Link
Physical

tutun itb

Host Layers vs. Media Layers


Application

Host Layers

Presentation

Menjamin
pengiriman data
secara akurat
antar perangkat

Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

tutun itb

Host Layers vs. Media Layers


Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

Media Layers
Mengontrol
pengiriman pesan
secara fisik melalui
jaringan
tutun itb

Aplikasi
Sebagai interface user ke

Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

lingkungan OSI.
User biasa berinteraksi
melalui suatu program
aplikasi (software)
Contoh pelayanan atau
protokolnya:

e-mail (pop3, smtp)


file transfer (ftp)
browsing (http)

tutun itb

Application Layer
Layer OSI yang paling dekat dengan end user
Menyediakan aplikasi bagi user untuk

mengakses jaringan
End-to-end
Data unit: data

Contoh protokol application layer:


Telnet, FTP, SMTP (TCP/IP suit)
OSI Common Management Information Protocol
(CMIP)
Contoh aplikasi: web browser, e-mail client
77

Internet (TCP/IP) protocol


stack
application

Application

transport

Transport

network

IP

link
physical

78

http,ftp,snmp

TCP, UDP

Network interface

TCP/IP & OSI

Dalam terminologi model referensi OSI, TCP/IP


protocol suite meliputi network dan transport
TCP/IP
layers
OSI
7

Application

6 Presentation

79

Session

Transport

Network

Data Link

Physical

Application

3
2

Transport
IP

1 Network inteface

Presentasi
Untuk mengemas data dari sisi

Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

aplikasi sehingga mudah untuk


lapisan sesi mengirimkannya
atau sebaliknya,
Berfungsi untuk mengatasi
perbedaan format data,
kompresi, dan enkripsi data
Contoh pelayanan atau
protokolnya:
ASCII, JPEG, MPEG, Quick
Time, MPEG, TIFF, PICT,
MIDI, dan EBCDIC.
tutun itb

Sesi
Berfungsi untuk mengontrol

Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

komunikasi antar aplikasi,


membangun, memelihara dan
mengakhiri sesi antar aplikasi.
Contoh pelayanan atau
protokolnya:
XWINDOWS, SQL, RPC,
NETBEUI, Apple Talk Session
Protocol (ASP), dan Digital
Network Architecture Session
Control Program (DNASCP)
Penggunaan lapis sesi akan
menyebabkan proses pertukaran
data dilakukan secara bertahap
tidak sekaligus
tutun itb

Transport
Berfungsi untuk transfer data

Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link
Physical

yang handal, bertanggung


jawab atas keutuhan data
dalam transmisi data dalam
melakukan hubungan
pertukaran data antara kedua
belah fihak
Paketisasi :
panjang paket
banyaknya paket,
penyusunannya
kapan paket-paket tersebut
dikirimkan

tutun itb

Connection oriented
Reliable
Byte stream service

Paket TCP
1

10

11

12

13

14

15

16

PSH

RST

SEQ

FIN

Source port
Destination port
Sequence number

Acknowledge number
Header length

Reserved

UR

AC
G

Windows
Checksum
Urgent pointer
Options
Padding
tutun itb

User data = besarnya tidak ditentukan

Jaringan
Untuk meneruskan paket-

Application
Presentation
Session
Transport
Network

paket dari satu node ke node


yang lain dalam jaringan
komputer
Fungsi utama :
Pengalamatan
Memilih

jalan (routing)

Contoh Protokol

Data-Link

IP

Physical

ICMP

tutun itb

Internet Protocol
Protokol paling populer dijagat raya
Kelebihan:

Mempunyai alamat sedunia/global (tidak ada alamat yang


sama, unik)
Mendukung banyak aplikasi (protokol lapis 7: FTP, HTTP,
SNMP, dll)
De facto standar protokol lapis 3

Ada 2 jenis IP : IP standar atau IP versi 4 (sejak 1970)

dan IPv6 (mulai 199x)

IPv4: 32 bit 4G alamat


IPv6: 128 bit 256G4

tutun itb

Version

Header
length

10

11

12

13

14

Priority (0-7)

low

high

high

Precedenc
e

unuse
d

Total length
Identification
D

Fragment offset

Time to live (seconds)

Protocol

Header checksum
Source IP address (4 Byte)
Destination IP address (4 Byte)
Option (0 word atau lebih)
Data
64 kB
tutun itb

15

16

Karakteristik

Kelas A

Kelas B

Kelas C

Bit pertama

10

110

Panjang NetID

8 bit

16 bit

24 bit

Panjang HostID

24 bit

16 bit

8 bit

Byte pertama

0 127

128 191

192 223

Jumlah network

126 kelas A (0 dan 127 16.384 kelas B


dicadangkan)

Jumlah host IP

16.777.214 IP address 65.532


IP address 254 IP address pada
pada tiap kelas A
pada tiap kelas B
tiap kelas C

tutun itb

2.097.152 kelas C

Karakteristik

Kelas D

Kelas E

4 Bit pertama

1110

1111

Bit multicast

28 bit

Byte Inisial

224 247

248 255

Bit cadangan

28 bit

Jumlah

268.435.455 kelas D

268.435.455 kelas E

Deskripsi

Digunakan untuk multicast

dicadangkan utk keperluan


eksperimental

tutun itb

Contoh :

tutun itb

Datalink
Menyajikan format data

Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link

untuk lapis fisik /


pembentukan frame,
pengendalian kesalahan
(Error Control)
Pengendalian arus data
(flow control)

Physical

tutun itb

Lapis fisik
Pertukaran data secara fisik

Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data-Link

terjadi pada lapis fisik,


Deretan bit pembentuk data
di ubah menjadi sinyal-sinyal
listrik yang akan melewati
media transmisi,
Diperlukan sinyal yang
cocok untuk lewat di media
transmisi tertentu.
Dikenal tiga macam media
transmisi yaitu :
kabel logam,
kabel optik dan
gelombang radio

Physical

tutun itb

Physical Layer
Mendefiniskan spesifikasi elektrik dan mekanik

perangkat komunikasi data

Misalnya penentuan level tegangan yang digunakan untuk


mengirimkan informasi, bentuk konektor dan jumlah pin
yang digunakan, spesifikasi kabel dsb.

Pembentukan dan pemutusan koneksi ke medium

transmisi

Komunikasi full-duplex atau half-duplex, prosedur untuk


memulai dan menghentikan transmisi

Pembentukan sinyal untuk ditransmisikan ke

medium transmisi

Line coding, modulasi dsb.,

Data unit: bit


Contoh : RS232C
92

RS 232 Specs

Konektor RS232
9 pin male

93

Konektor RS232
9 pin female

- Suatu Jaringan yang menghubungkan komputer yang

berada di dalam suatu gedung atau kampus


- High speed
- Bersifat private

LOCAL AREA
NETWORKS

Ethernet
1976 : Ethernet dikembangkan oleh

Xerox Palo Alto Research Center


(termasuk Bob Metcalfe (yang kemudian
mendirikan 3Com))
1980: Spesifikasi Ethernet 10Mbps oleh
DEC, Intel, and Xerox (DIX
Ethernet/Ethernet II)
1985: Diadopsi IEEE pada standard IEEE
802.3 (dengan sedikit perubahan pada
format frame)
1995: Fast Ethernet 100 Mbps
distandardkan dalam IEEE 802.3u (sudah
digunakan secara luas sebelumnya)
1998: IEEE mengeluarkan standard
Gigabit Ethernet 1Gbps
1999: Dikembangkan 10Gbps ethernet
(2002 standard completed)
95

Ethernet Hardware Address

96

Ethernet hardware address merupakan identitas suatu kartu jaringan (Network Interface Card
(NIC))

Identitas ini harus unique, artinya tidak boleh ada NIC yang identitasnya (hardware addressnya) sama

Identitas suatu NIC disertakan ketika kartu itu dibuat dipabrik

Ethernet hardware address dinyatakan oleh suatu bilangan yang terdiri dari 48 bits

Biasanya dinyatakan oleh 12 digit hexadecimal (0-9, plus A-F, huruf kapital)

Cara penulisan :

123456789ABC

123456-789ABC

Recommended: 12:34:56:78:9A:BC

6 digit pertama (di sebelah kiri) menunjukkan vendor ethernet network interface [Organizationally
Unique Identifier (OUI) assigned by IEEE]

6 digit berikutnya (sebelah kanan) menunjukkan serial number interface dari vendor yang bersangkutan

Beberapa list identifikasi vendor ethernet interface card :

00000C Cisco

00000E Fujitsu

080020 Sun

Contoh : sebuah NIC yang Ethernet address-nya 08:00:20:00:70:DF dibuat oleh Sun
Microsystems

Unique ID number

97

Ethernet Topology
50 ohm terminator
10Base2 - Thin Ethernet
10Base5 - Thick Ethernet

repeater

repeater
10Base5 - Thick Ethernet

hub
10BaseT-Twisted pair

98

server

AUI cables

Twisted Pair Wiring

Koneksi PC to PC menggunakan
Cross over cable

Koneksi PC hub/switch menggunakan


Straight-thru cable

99

100

Wiring Pattern

568-A versus 568-B

101

102

Ujung kabel 568A+ Ujung kabel 568A = straight-thru

Ujung kabel 568B+ Ujung kabel 568B = straight-thru

Ujung kabel 568B+ Ujung kabel 568A = cross over


103

Membuat konstruksi kabel UTP sendiri


Minimal tools yang diperlukan

Modular Plug Crimp Tool


- Untuk memasang konektor RJ-45
ke kabel UTP
- Bisa untuk memotong kabel UTP

Diagonal Cutters
- Lebih enak untuk memotong kabel UTP

104

Memotong dan mengupas kabel UTP

=1,27 cm

105

Memasukkan kabel ke konektor

106

Crimp the cable

107

Repeater

- Menghubungkan dua segmen LAN yang setipe


- Memperkuat sinyal dari satu segmen ke segmen yang lain
- Noise dan collision ikut disebarkan (tdk dapat memecah collision d
108
- Tidak mengerti format paket
- Known as hub

Bridge
Perangkat layer 2
Menghubungkan dua segmen LAN (bisa berbeda tipe)
Mem-forward frame bila perlu

Dapat mengenal alamat hardware dan melakukan filtering terhadapnya

Noise dan collision tidak ikut disebarkan (tidak diforward)


Broadcast/multicast traffic diforward ke seluruh port

Memungkinkan transmisi beberapa frame secara independent


Bisa memecah collision domain tetapi tidak dapat memecah broadcast

domain
Ethernet

bridge

Token
Ring

109

110

Switch
Mampu

mengenali frame (perangkat

layer 2)
Mengenali alamat
Hanya mem-forward jika diperlukan
Memungkinkan lebih dari satu pasang
komputer berkomunikasi pada saat
yang bersamaan

111

Perbedaan antara hub dan


switch
Hub: shared media access

112

Switch: selective access

Router

113

Gateway

114

X.25
X.25 lahir atas dorongan kebutuhan transfer informasi dalam

115

bentuk data dalam jaringan publik


PSTN sebagai jaringan telekomunikasi yang telah lebih dahulu
lahir, kurang efisien untuk digunakan bagi transfer data serta
kecepatan transfer yang dapat diakomodasi rendah
X.25 dipublikasikan pertama kali sebagai X.25 Recommendation
oleh CCITT (Comit Consultatif International Tlgraphique et
Tlphonique)/(International Consultative Committee for
Telegraphy and Telephony) pada tahun 1974 sebagai draft
pertama (the "Gray Book"). Direvisi pada tahun 1976,1978,1980,
dan 1984 dengan dipublikasikannya Rekomendasi "Red Book
Hingga tahun 1988, X.25 telah direvisi dan dipublikasikan kembali
X.25 dikenal sebagai standard interface untuk wide area packet
networks (WAN)

Perangkat X.25
Ada tiga katagori perangkat jaringan X.25
Data terminal equipment (DTE)
Data circuit-terminating equipment (DCE)
Packet switching exchange (PSE)
DTE : end system yang berkomunikasi melalui jaringan

X.25. Biasanya berupa terminal, personal computers, atau


network hosts, dan terletak di lokasi pelanggan
(subscribers premises)
DCE : perangkat komunikasi seperti modem. Menyediakan
interface antara perangkat DTE dengan PSE dan pada
umumnya terletak di penyedia jaringan
PSE : adalah switches yang membentuk jaringan.
Mentransfer data dari satu DTE ke DTE yang lain melalui
jaringan X.25 PSN.
116

Hubungan antar tiga jenis perangkat jaringan


X.25

Cisco
117

Packet Assembler/Disassembler
(PAD)

Perangkat yang juga sering digunakan pada jaringan X.25


Digunakan bila suatu perangkat DTE tidak dapat

mengimplementasikan protokol X.25. Misalnya suatu


character-mode terminal
PAD terletak antara perangkat DTE dengan DCE
PAD melakukan tiga fungsi berikut :

118

Buffering : menyimpan sementara data yang dikirimkan ke atau dari


perangkat DTE
Packet assembly : menyusun data ke dalam bentuk paket dan
mengirimkannya ke perangkat DCE (termasuk menambahkan
header X.25)
Packet disassembly : membongkar paket menjadi data untuk
dikirimkan ke DTE (termasuk menghilangkan header X.25

Prinsip kerja PAD ketika menerima paket dari WAN X.25

119

Cisco

Ada dua macam virtual circuit yang terdapat pada X.25

yaitu switched virtual circuit dan permanent virtual circuit.


Switched virtual circuits (SVC) merupakan koneksi
temporer . SVC harus dibentuk, dipertahankan, dan
diputuskan oleh kedua DTE yang berkomunikasi (call-bycall based)
Permanent virtual circuits (PVC) merupakan koneksi yang
dibentuk secara permanen sehingga DTE dapat
mengirimkan data kapan saja karena sesi selalu aktif
(serupa dengan leased lines)
In X.25 networks, the VC information is called the logical
channel identifier (LCI) and is included in the packet header
120

Frame relay
Teknologi packet switching
Connection-oriented
Mendefinisikan interface antara perangkat

user dengan perangkat jaringan


Tidak mendefinisikan operasi (ruting) di
dalam jaringan (diserahkan ke vendor)
Scalable kecepatan implementasi dapat
dilakukan mulai 56 kbps sampai T1 (1.544
Mbps) atau bahkan T3 (45 Mbps)
121

122

Frame Relay Virtual Circuits


The VC information is called

a data link control identifier


(DLCI) and is included in
the frame header
Ada dua macam virtual
circuit

Switched Virtual Circuits


(SVCs)
Permanent Virtual Circuits
(PVCs)

PVC
Koneksi statis antar end
system
Serupa dengan leased
lines, only :

123

Store and forward


Variable delays

Frame Relay Virtual Circuits


(cont.)
SVC

Setup koneksi dan pemutusan dinamis antar

end system
Serupa dengan koneksi dial-up
124

www.lintasarta.net
125

ET2080 Jaringan
Telekomunikasi

Macam-macam Pelayanan
Data
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Jaringan data lokal


Internet
Reservasi tiket layanan
Kebutuhan bank
Iuran sewa (Leased channel)
Percetakan jarak jauh
GPRS (General Packet Radio Service)
tutun itb