Anda di halaman 1dari 14

GERHANA MATAHARI

oleh

Bambang Nur Fikri Saputra

Gerhana Matahari merupakan


peristiwa yang sangat langka.
Peristiwa ini terjadi ketika MatahariBulan-Bumi berada satu garis lurus
di bidang Tata Surya. Gerhana
Matahari dapat terjadi jika umbra
Bulan jatuh ke permukaan Bumi.
Karena Bulan jauh lebih kecil
daripada Matahari, bayang-bayang
Bulan yang jatuh mengenai
permukaan Bumi hanya melingkupi

Mengamati gerhana
Matahari
Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian
cincin terang dari Matahari), bahkan hanya dalam
beberapa
detik,
dapat mengakibatkan kerusakan
permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak
terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang
ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. Mengamati
gerhana Matahari membutuhkan pelindung mata khusus
atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak
langsung. Kaca mata sunglasses tidak aman untuk
digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah
yang dapat merusak retina mata. Karena cepatnya
peredaran Bumi mengitari matahari, gerhana matahari

Jenis Gerhana
Matahari
Gerhana Matahari dapat
dibagi menjadi empat
jenis yaitu:

1.

Gerhana total terjadi apabila saat


puncak gerhana, piringan Matahari
ditutup sepenuhnya oleh piringan
Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama
besar atau lebih besar dari piringan
Matahari.
Ukuran piringan Matahari
dan piringan Bulan sendiri berubahubah tergantung pada masing-masing
jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

2. Gerhana sebagian terjadi apabila


piringan Bulan (saat puncak gerhana)
hanya
menutup
sebagian
dari
piringan Matahari. Pada gerhana ini,
selalu ada
bagian dari piringan
Matahari yang tidak tertutup oleh

3. Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan


(saat
puncak gerhana) hanya menutup sebagian
dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi
bila ukuran
piringan Bulan lebih kecil dari
piringan Matahari.
Sehingga ketika piringan
Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak
seluruh piringan Matahari
akan tertutup oleh
piringan Bulan. Bagian piringan
Matahari yang
tidak tertutup oleh piringan Bulan,
berada di
sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti

4. Gerhana hibrida bergeser antara


gerhana total dan cincin. Pada titik
tertentu di permukaan bumi, gerhana
ini muncul sebagai gerhana total,
sedangkan pada titik-titik lain muncul
sebagai gerhana cincin. Gerhana
hibrida relatif jarang.

Cara Aman Mengamati Gerhana


Matahari (Total maupun Sebagian)
Melihat Gerhana Matahari Total maupun
Gerhana Matahari Sebagian secara
langsung dengan mata telanjang sangatlah
beresiko tinggi. Silaunya sinar Matahari
bisa membuatkan terbakarnya retina mata
dan membuat mata rusak bahkan
menyebabkan kebutaan permanen. Jadi,
kami menyarankan untuk tidak nekad
melakukan pengamatan dengan mata
telanjang.
Berikut ini ada beberapa cara aman

1. Menggunakan Teleskop+Filter
Ketika Anda memiliki teleskop, tentu Anda akan
merasa sangat mudah mengamati Gerhana Matahai.
Namun tunggu dulu, jangan langsung mengamati
Matahari tanpa filter khusus Matahari. Filter Matahari
untuk teleskop ini nantinya dipasang di bagian lensa
obyektifnya. Niscaya setelah memasangkan filter
Matahari, cahaya Matahari bisa diredupkan hingga
ribuan kali.

2. Menggunakan Kacamata Matahari


Tidak punya teleskop? Jangan khawatir, Anda bisa membeli
kacamata Matahari yang sudah dilengkapi filter khusus seperti pada
gambar di atas. Kacamata Matahari semacam ini mampu
meredupkan silau Matahari hingga 100.000 kali sehingga dengan
menggunakannya Anda akan melihat Matahari bagai bola oranye di
langit. Seru, kan?
Namun jangan terlalu lama menggunakannya. Walaupun aman,
kacamata Matahari tidak boleh dipakai selama dua menit berturutturut. Anda juga dilarang melepas kacamata Matahari ini ketika mata

3. Proyeksi Lubang Jarum


Tidak memiliki teleskop dan di daerahmu tidak tersedia
kacamata Matahari untuk dibeli? Masih ada alternatif
ketiga dan terakhir; proyeksi lubang jarum.
Untuk melakukan pengamatan diperlukan alat yang
aman untuk melihat Matahari. Dan alat untuk melakukan
pengamatan itu dapat dibuat sendiri dengan alat yang
ada di sekitar kita dengan metode Pinhole Projection
atau Proyeksi Lubang Jarum. Diantaranya adalah pinhole
sederhana dan pinhole kotak kardus yang dapat dibuat
sendiri. Peralatan
yang digunakan untuk membuat
Pinhole Sederhana antara lain cutter, penggaris, alat
tulis, jarum, dan jangka. Adapun perekat yang digunakan
antara lain double tape ukuran sedang (lebar 2,4 cm),
isolasi bening, dan lakban.

SEPERTINYA SUDAH SELESAI


TERIMAKASIH...