Anda di halaman 1dari 46

GIZI REMAJA

DAN ANEMIA ZAT BESI

Dinas Kesehatan Kab. Purbalingga


psiegizi@yahoo.com
Alamat Kantor : Jl. Let.Jend S Parman No. 21 Purbalingga
Telpon : 0281891034, Fax : 0281893278
HP : 081327043603

1
Masalah kekurangan gizi
terjadi di setiap Siklus Hidup 9 juta
5 juta
anemi gizi

4 Juta
- 2 juta anemia gizi
- 1 juta KEK

lu a rga T
g i zi ke an tk. R si, 118 juta
han ng ek
Asu iaan pa eny inf 10 juta
e te rsed hatan (p )
K
s k ese acingan
u kec
Stat
4 Juta 18 juta 31 Juta
- 3,5 juta rematri
- 5 juta Gizi Kurang (15-19 th) dan
- 8,1 juta anemia gizi WUS anemia gizi
- 10 juta KVA sub klinis - 30 juta usia
produktif KEK
350 ribu BBLR
setiap tahun - 11 juta anak pendek
- 10 juta anemia gizi
- 3,4 juta risiko GAKY
Dampak Gizi dan kesehatan terhadap
kualitas manusia

Gizi kurang Gizi cukup &


dan infeksi sehat
tumbuh kembang otak
Anak cerdas
tidak optimal
bersifat permanen dan produktif
Tak terpulihkan

MUTU SDM RENDAH MUTU SDM TINGGI

BEBAN ASET
Sumber : FKM UI & Unicef, 2002
Pentingnya memperhatikan gizi remaja
Aktivitas remaja cenderung meningkat
Persepsi nilai kurus sebagai bentuk ideal
yang berkembang dikalangan remaja putri
Remaja putri perlu menyiapkan diri sebelum
menikah dan hamil agar bayi yang
dikandungnya dalam kondisi sehat

Perlu asupan gizi seimbang didukung


Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta
bimbingan orang tua dan lembaga pendidikan
Akibat Kurang Gizi
Pertumbuhan terganggu dan tulang
panggul tidak sempurna (calon ibu
dengan TB < 145 cm) risiko tinggi
kesulitan melahirkan,
Sangat kurus (KEK), calon ibu dengan BB
< 45 kg; risiko tinggi untuk melahirkan
anak BBLR yang berisiko kematian bayi
atau gangguan tumbuh kembang pada
anak.
5
LEMAH, DAYA TAHA
Dampak Kurang MENURUN, SERING
SAKIT, KEMATIAN.

Gizi

DAYA TAHAN,
PRODUKTIVITAS,
PENDAPATAN
MENURUN

PRESTASI
BELAJAR, OLAH
GANGGUAN RAGA MENURUN
KEGUGURAN,
PERDARAHAN, PERTUMBUHAN &
PREMATUR,BBLR PERKEMBANGAN
MASALAH GIZI PADA REMAJA

1. STATUS GIZI KURANG DAN BURUK


2. ANEMIA GIZI
3. DEFISIENSI VITAMIN
4. OVERWEIGHT / OBESITAS
5. ANOREKSIA NERVOSA
FAKTOR PENYEBAB MASALAH
GIZI
1. KEBIASAAN MAKAN YANG BURUK
2. PEMAHAMAN GIZI YANG KELIRU
3. KESUKAAN YANG BERLEBIHAN
TERHADAP MAKANAN TERTENTU
4. PROMOSI YANG BERLEBIHAN
MELALUI MEDIA MASSA
5. MASUKNYA PODUK-PRODUK
MAKANAN BARU
KEBIASAAN MAKAN YANG BURUK

BERPANGKAL PADA KEBIASAAAN


MAKAN KELUARGA YANG TIDAK BAIK
TERTANAM SEMENJAK KECIL TERUS
SAMPAI REMAJA
MAKAN SEADANYA TANPA MENGETAHUI
KEBUTUHAN AKAN ZAT-ZAT GIZI
TIDAK TAHU/PEDULI DAMPAKNYA
TERHADAP KESEHATAN
PEMAHAMAN GIZI YANG KELIRU
TUBUH LANGSING
MERUPAKAN IDAMAN

TERAPKAN
PENGATURAN/PEMBATASAN
MAKAN
KESUKAAN YANG BERLEBIHAN TERHADAP MAKANAN
TERTENTU

MENYEBABKAN KEBUTUHAN
AKAN ZAT-ZAT GIZI TDK
TERPENUHI
PROMOSI BERLEBIHAN
MELALUI MEDIA MASSA

USIA REMAJA MUDAH TERTARIK PADA


HAL-HAL BARU DIMANFAATKAN
PARA PRODUSEN PROMOSI
PRODUK APALAGI DENGAN
BINTANG FILM IDOLA
MASUKNYA PRODUK-PRODUK
MAKANAN BARU

MAKANAN SIAP SAJI (FAST FOOD) :


PIZZA, HOT DOG, HAMBURGER, FRIED
CHICKEN, FRENCH FRIES, JUNK FOOD

TINGGI KOLESTEROL, LEMAK JENUH & GARAM


MENGAPA TERJADI?

14
Ku r an g
em a j a
R
Gizi

Kondisi kekurangan berat badan


remaja dibandingkan tinggi
badannya kurus
Kondisi tinggi badan menurut
umur berada di bawah standar
pendek
Indeks Massa Tubuh
(IMT) dapat dihitung
dengan cara:
BB(kg)
TB2(m)

Remaja dan dewasa


masuk kategori
normal jika IMTnya
18.5 sd 25.0
IMT = Berat badan (kg) __.
Tinggi badan (m) X Tinggi badan (m)

IMT KATEGORI
<17,0 Kurus, tingkat berat

17,0 18,4 Kurus, tingkat ringan


18,5 25,0 Normal

25,1 27,0 Gemuk, tingkat ringan

>27,0 Gemuk, tingkat berat

17
Tanda - tanda
Remaja Kurang Gizi

Remaja dengan lingkar lengan atas (LILA)


<23.5 cm, artinya remaja tersebut
mempunyai risiko Kurang Energi Kronis (KEK)
Remaja dengan tinggi badan di bawah
standar menurut umurnya, disebut pendek
Indeks Massa Tubuh (IMT) kurang dari 18.5
Kurang aktif dan atau disertai kurang nafsu
makan.
Akibat Kurang Gizi pa
da
Remaja
Risiko menyebabkan Anemia dan KEK (Kurang Energi Kronis)
Menjadi Kurang Cerdas
Semangat belajar menurun
Mudah terserang penyakit
Pertumbuhan tubuh terhambat sehingga tinggi badan tidak
maksimal
Ketika menjadi ibu akan meningkatkan risiko melahirkan bayi
dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), pendarahan pada
saat melahirkan dan risiko kematian ibu melahirkan
Meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan panjang badan
di bawah standar (pendek)
Pada Ibu menyusui menyebabkan jumlah ASI dan kualitasnya
menurun
Kemampuan bekerja dan produktivitas menurun
Pencegahan dan Penanggulangan
Masalah Kurang Gizi Remaja
Makan teratur dengan kecukupan energi dan
protein.
Biasakan makan makanan beraneka ragam.
Perilaku hidup bersih terutama cuci tangan
dengan sabun dan air bersih sebelum makan.
Memilih makanan yang tidak banyak lemak,
tidak terlalu manis dan tidak terlalu asin.
Melakukan aktivitas fisik agar tetap sehat
dan bugar, misalnya rutin berolahraga, tidak
merokok, dan tidur tidak terlalu larut malam
Kurang
Darah/Anemia
Adalah penyakit kurang darah
yang sebagian besar
disebabkan karena kurang
mengkonsumsi zat besi atau
suatu keadaan dimana kadar
hemoglobin (Hb) dalam darah
kurang dari normal, yang
berbeda untuk setiap kelompok
umur dan jenis kelamin.
Untuk remaja batas ambang
normal adalah 12 - 13g/dl
Bagaimana Tanda dan Gejala
Remaja Kurang Darah??
MANIFESTASI KLINIK

Lesu, letih Kulit kering


Pucat Lidah : atropi papil
Mudah terangsang Pembesaran jantung
Nafsu makan kurang Bising sistolik fungsional

Konsentrasi kurang
Prestasi sekolah menurun

23
Penyebab Kurang Darah
umumnya disebabkan oleh kekurangan zat
besi dalam tubuh, terutama terjadi pada
remaja puteri karena mereka mengalami
menstruasi setiap bulan.
daerah endemik malaria perlu juga
diperhatikan jika remaja mengalami
anemia akibat penyakit malaria
menderita penyakit menahun atau infeksi
berulang.
FAKTOR PENYEBAB

INTAKE
INTAKEKURANG
KURANG
Gizi
Giziburuk
buruk
Makanan
Makanantambahan
tambahan

ABSORBSI
ABSORBSIKURANG
KURANG
Diare KEBUTUHAN
KEBUTUHANMENINGKAT
MENINGKAT
Diare
Sindr Pertumbuhan
Sindrmalabsorbsi
malabsorbsi Pertumbuhan
Gizi Infeksi
Infeksikronis
kronis/ /berulang
Giziburuk
buruk berulang

SINTESA PENGELUARAN
PENGELUARANMENINGKAT
MENINGKAT
SINTESABERKURANG
BERKURANG Infeksi
Kongenital Infeksicacing
cacing
Kongenitalhipo-
hipo- amubiasis
transferinemia amubiasis
transferinemia

26
Akibat Kurang Darah
Menurunkan gairah belajar
Menurunkan daya serap otak terhadap
pelajaran
Gairah untuk beraktivitas menurun.
Kurang nafsu makan.
Pencegahan dan Penanggulangan
Remaja Kurang Darah

Konsumsi suplemen zat besi atau tablet tambah darah


ditambah suplemen yang mengandung zat gizi mikro lain
a.l. kalsium, vitamin B, zink, selenium dan magnesium,
vitamin C

Pola konsumsi makanan beragam, bergizi seimbang yang


terutama makanan kaya sumber protein dan sumber zat
besi misalnya hati, daging, unggas, telur, sayur dan buah
berwarna dan kacang-kacangan

Untuk pencegahan, remaja putri calon pengantin dianjurkan


minum tablet tambah darah 1 tablet seminggu sekali
selama minimal 16 minggu dan juga minum 1 tablet
sehari selama masa haid/menstruasi.
KEBUTUHAN TERHADAP BESI
5 10 mgr / hari
Meningkat pada :
Bayi
Pertumbuhan
Prasekolah meningkat
Remaja / pubertas
Penyakit infeksi
Sangat sedikit
Pengeluaran besi Deskuamasi: sel-sel kulit, sal cerna
Keringat, urine & empedu

29
Derajat Defisiensi Besi

PRELATEN LATEN LANJUT


Cadangan tak ada ( ANEMIA)
Cadangan besi kurang
Besi serum kurang
Besi serum masih normal
Feritin kurang Cadangan tak ada
Feritin kurang
Belum anemia Besi serum rendah
Belum anemia
Feritin sangat kurang
Timbul gejala

30
Mencegah AGB
Minumlah 1 (satu)
Tablet Tambah Darah
(TTD) setiap minggu
dan 1 (satu) tablet
setiap hari selama haid
makanan yang kaya zat
gizi besi terutama dari
sumber hewani.

31
Pelayanan Gizi Remaja
Kebutuhan gizi remaja
Pada remaja putra kalori lebih banyak
untuk pembentukan otot tubuh dan
aktivitas fisik
Remaja putri kalori lebih sedikit
>>lemak tubuh dan aktifitas kurang
Kebutuhan zat besi meningkat
menstruasi
Kalsium pembentukan tulang
MENGATUR MAKANAN MASA
REMAJA
a. Jaga berat badan agar normal
b. GIZI SEIMBANG untuk menjamin
terpenuhinya kecukupan zat-gizi
c. Hindari memantangkan makanan
tertentu, kecuali indikasi medis
d. Konsumsi sayur dan buah untuk
memelihara kesehatan kulit
Cont............
.

e. Hindari/kurangi makanan kadar lemak tinggi dan


terlalu manis agar kulit dampak halus dan tidak
berminyak
f. Bagi Pria kecukupan protein dan energi agar
otot-otot tubuh dapat tumbuh dan berkembang
dengan baik
g. Hindari kesukaan berlebihan makanan tertentu
h. Hindari kebiasaan ngemil
i. Makan teratur 3 x 1 hari, dengan menu 4 sehat
PGS 2014
MARI KITA DUKUNG REMAJA YANG SEHAT DAN BERPRESTASI

46