Anda di halaman 1dari 32

Veruka Vulgaris

TINJAUAN PUSTAKA
Definisi
Veruka ialah hiperplasia
epidermis disebabkan oleh
human papiloma virus tipe
tertentu.
Epidemiologi
Umumnya prevalensi mungkin sangat bervariasi
antara berbagai kelompok umur, populasi dan
periode waktu. (Tertinggi pada Anak dan
Dewasa)
Frekuensi meningkat juga terlihat di antara
pasien imunosupresi.
Etiologi..
Virus penyebabnya tergolong dalam virus papiloma (grup
papova), virus DNA, dengan karakteristik replikasi terjadi
intranuklear. (120 jenis virus)

Veruka vulgaris adalah jenis kutil yang


banyak ditemukan dan disebabkan
terbanyak oleh HPV serotip tipe 2 dan 4
Patofisiologi
Klasifikasi
Kutil ini terutama terdapat pada anak, tetapi
juga terdapat pada dewasa dan orang tua.
Tempat predileksinya terutama di ekstremitas
bagian ekstensor,
Veruka periungual
Veruka periungual merupakan
pertumbuhan tebal seperti bunga kol yang
tumbuh di sekitar kuku
Veruka filiformis
Veruka filiformis merupakan kutil yang
berbentuk kecil dan memanjang, biasanya
terbentuk di kelopak mata, wajah, leher
atau bibir
Veruka plana juvenilis
Kutil ini besarnya miliar atau lentikular, berbentuk papul datar
berdiameter 1-3 mm, permukaan licin dan rata, berwarna sama dengan
warna kulit atau agak kecoklatan. Penyebarannya terutama di daerah
muka dan leher, dorsum manus dan pedis, pergelangan tangan, serta
lutut
Veruka plantaris
Kutil ini terdapat di telapak kaki terutama di daerah
yang mengalami tekanan. Bentuknya berupa cincin
yang keras dengan di tengahnya agak lunak dan
berwarna kekuning-kuningan.
Veruka akuminatum
Kutil bisa terbentuk pada penis, anus, vulva, vagina, dan leher rahim. Kutil
bisa datar dan halus, atau bisa juga tidak teratur dan berbenjol-benjol,
seringkali seperti bunga kol kecil. Virusnya ditularkan melalui hubungan
seksual.
HISTOPATOLOGI

Jika gambaran klinis tidak jelas dapat


dilakukan pemeriksaan histopatologik
melalui biopsi kulit
(A)Veruka Vulgaris pada
lengan, papul berbatas
tegasdan hiperkeratotik.
(B) Epidermal hiperplasia
berbentuk seperti jaridengan
gambaran lapisan granular
yang jelas dan koilocytes.
(C) Epidermal hiperplasia
berbentuk verrucous dan
akantosis dengan proliferasi
basaloid dan keratinosit.
(D) Kista horn dengan
keratinosit yang mild atypia
dan gambaran inflamasi.
DIAGNOSIS

ANAMNESIS
PEMERIKSAAN FISIK
PEMERIKSAAN PENUNJANG
DIAGNOSA BANDING
Lokasi Lesi soliter
Telapak tangan dan Fikirkan :
Lesi multipel
Fikirkan :
telapak kaki - Veruka vulgaris - Arsenical keratosis
- Callus , corn - Veruka vulgaris
- Epidermal inclusion cyst - Palmoplantar keratoderma
- Pyogenic granuloma - Psoriasis, reactive arthritis
- Milkers nodeles (palms) - Pits in basal cell nevus syndrome
Singkirkan : Singkirkan :
- Amelanotic acrolentiginous - Secondary syphilis
melanoma
- Karsinoma cuniculatum
Punggung tangan Perhatikan : Perhatikan :
dan punggung kaki - Veruka vulgaris - veruka vulgaris
- Periungual wart - veruka plana
- actinic keratosis - actinic keratosis
singkirkan : - acrokeratosis verruciformis
- squamous cell carcinoma - epidermyolitic hyperkeratosis
- keratoacanthoma - stucco keratosis
- tuberculosis verrucosa cutis
- fish tank granuloma
PENATALAKSANAAN
BEDAH
beku N2 cair (cryoteraphy)
bedah listrik
bedah laser
NON BEDAH
asam salisilat
Triklorasetat
kantaridin.
LAPORAN KASUS
IDENTITAS
Nama: An. P
Usia : 6 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Hindu
Suku : Bali
Alamat : Kusamba Klungkung
Pekerjaan :-
Pendidikan tertinggi : -
No. RM : 016301
Tanggal MRS : Rabu, 21 Desember 2016
ANAMNESIS
KELUHAN UTAMA
Benjolan pada jari 1 & 2 telapak kaki kiri

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


Pasien datang dengan keluhan terdapat benjolan pada jari 1 dan jari
2 telapak kaki kiri. Benjolan dirasakan sudah cukup lama sekitar 2
tahun yang lalu. Benjolan dikeluhkan muncul secara tiba-tiba.
Awalnya pasien mengaku benjolan awalnya berukuran kecil dan
hanya pada jari 1 telapak kaki kiri saja, tetapi seiring bertambahnya
waktu benjolan terus membesar dan benjolan muncul lagi pada jari
ke 2 telapak kaki kiri. Keluhan benjolan tersebut tidak disertai
sensasi nyeri dan gatal.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU

Riwayat sakit seperti ini : (-)


Riwayat Hipertensi : disangkal
Riwayat Diabetes Melitus : disangkal
Riwayat sakit kulit lain : disangkal
Riwayat sakit kelamin : disangkal
Riwayat asma : disangkal
Alergi : disangkal
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA

Riwayat sakit seperti ini : disangkal


Riwayat penyakit kulit : disangkal
Riwayat sakit kelamin : disangkal
Riwayat Hipertensi : disangkal
Riwayat Diabetes Melitus : disangkal
Riwayat Asma : disangkal
Alergi : disangkal
PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
KU : baik
Kesadaran : Compos Mentis
Status Gizi : Baik ( kesan gizi cukup)

Vital sign
Tensi :-
Nadi : 72 kali/menit regular, isi dan tegangan cukup
Nafas : 20 kali/menit regular
Suhu : 36,7oC
STATUS GENERALIS
Kepala : Normocephali, rambut hitam, terdapat skuama di kulit kepala
Mata : Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik, tidak ada
madarosis
Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar getah bening
Telinga : Normal, tidak ada kelainan kulit
Hidung : Normal, deviasi (-), sekret (-)
Mulut : bibir tidak pucat, tidak ada kelainan kulit
Thoraks : tidak dilakukan, kulit status dematologikus
Abdomen : tidak dilakukan, kulit status dematologikus
Ekstremitas atas : akral hangat, (status dermatologikus)
Ekstremitas bawah : akral hangat, tidak ada edema, tidak sianosis,
terdapat
Status Dermatologis :
Distribusi : Regional
Ad region : digiti i-ii pedis sinistra
Lesi : lentikular, sirkumskrip
Efloresensi : nodula multiple dengan ukuran 1x1cm dan
0,5x0,5cm(digiti I) 0,5x0,5cm (digiti II)
DIAGNOSIS BANDING :
Veruca vulgaris
Callus

DIAGNOSIS :
Veruca vulgaris
Diagnostik
Pemeriksaan histopatologis

Terapi
Topikal :
Desoksimethasone cr 10%
Na. Fusidat zalp
Tindakan :
Pro Op Excisi Couter
Edukasi
Jangan menyikat, menjepit, menyisir, atau mencukur daerah yang
berkutil untuk menghindari penyebaran virus.
Jangan menggunakan pemotong kuku yang sama pada kutil anda
selagi anda gunakan pada kuku yang sehat.
Jangan gigit kuku anda jika anda memiliki kutil didekat kuku.
Jangan mencungkil kuku karena dapat menyebabkan virus.
Rajin mencuci tangan dan kulit secara teratur dan benar.
Mandi dua kali sehari sehingga kebersihan kulit senantiasa terjaga.
Bila terdapat luka kecil atau luka parutan, bersihkan dengan sabun dan
air hangat serta langsung dikeringkan.
Kenakan selalu alas kaki, bila perlu yang tahan air atau anti selip
terutama saat menggunakan fasilitas umum.
PROGNOSIS
Quo ad vitam : ad bonam
Quo ad functionam : dubia ad bonam
Quo ad sanam : dubia ad bonam
Quo ad cosmeticum : dubia ad bonam
TERIMA KASIH