Anda di halaman 1dari 15

ASKEB PADA MASA

KLIMAKTEREIUM/
MENOPAUSE

Oleh. Sri Rezeki, Amd.Keb, SKM


PENGERTIAN KLIMAKTERIUM
Klimakterium berasal dari bahasa Yunani yang
berarti Selangkah diatas tangga, hal itu
mewakili awal dari fase berikutnya dlm
kehidupan seorang wanita.

Klimakterium merupakan periode peralihan dari


fase reproduksi menuju fase usia tua
(senium) yang terjadi akibat menurunnya
fungsi generatif ataupun endokrinologik dari
ovarium.
PENGERTIAN MENOPAUSE
Menopause adalah penghentian permanen
menstruasi (haid), berarti pula akhir masa
reproduktif.
FASE KLIMAKTERIK
Klimakterik dibagi dalam beberapa fase :
Pramenopause adl fase antara usia 40th dan
dimulai fase klimakterik. Fase ini ditandai dg
siklus haid yg tdk teratur, dg perdarahan
haid yg memanjang dan jumlah darah relatif
banyak, dan kadang-kadang disertai nyeri
haid (Dismenorea).
Perimenopause merupakan fase peralihan
antara pramenopause dan
pascamenopause. Fase ini ditandai dg siklus
haid yg tdk teratur.
Menopause diartikan sebagai haid alami
terakhir, dan ini tdk terjadi bila wanita
menggunakan konterasepsi hormonal pd usia
perimenopause.
Pascamenopause dmn ovarium sudah tdk
berfungsi sama sekali, kadar estradiol berada
antara 20-30 pg/ml, dan kadar hormon
gonadotropin biasanya meningkat.
Klimakterium Prekok adl terjadinya menopause
< usia 40 tahun.
Penyebab Klimakterium Prekok
Kelainan pd kromosom (45 X sindrom turner), 47 XXX, 45
XO, 45 XO mosak.
Penyakit autonium, seperti tireoditis, morbus Addison,
poliendokrinopatia, vitiligo, miastenia gravis, lupus
eritematosus, trombositopenia idiopatik, diabetes mellitus
juvenile, glomerulonephritis, artritis rheumatoid, penyalit
crohn, asma bronkiale.
Penyakit metabolik, seperti galaktosemia, hemokromatase.
Riwayat pada keluarga.
Infeksi virus, seperti Mumps Ooporitis.
Kemoterapi, seperti siklopospamid, vinblastin.
Radioterapi.
Sindrom ovarium resisten.
TANDA-TANDA AWAL PADA MASA
KLIMAKTERIUM
1. Menstruasi menjadi tdk lancar dan tdk teratur, biasanya
datang interval waktu lebih lambat atau lebih awal dari
biasanya.
2. Kotoran haid yg keluar banyak sekali, ataupun sangat
sedikit.
3. Muncul gangguan vasomotoris berupa penyempitan
atau pelebaran pd pembuluh-pembuluh darah.
4. Merasa pusing-pusing saja, disertai sakit kepala terus-
menerus.
5. Berkeringat tdk hentinya.
6. Neuralgia atau gangguan/sakit syaraf dan lain-lain.
Keluhan Klimakterium pada Wanita Usia
antara 45 dan 54 th
Gejolak panas (hot flushes) 70%
Jantung berdebar-debar 40%
Gangguan tidur 50%
Depresi 70%
Mudah tersinggung,berasa takut,& lekas marah 90%
Sakit kepala 70%
Cepat marah,sulit berkonsentrasi,mudah lupa, kurang tenaga 65%
Berkunang-kunang 20%
Kesemutan 25%
Gangguan libido 30%
Obstipasi 40%
Berat badan bertambah 60%
Nyeri tulang dan otot 50%
Manajemen Kebidanan Klimakterium
a. Pengkajian Keperawatan
Pengkajian yg dilaksanakan pd pasien dg gangguan
masa klimakterium selain pengkajian secara umum,
juga dilakukan pengkajian khusus yg ada hubungannya
dg gangguan masa klimakterium yg meliputi :
1). Haid :
-- menarche
-- lamanya
-- banyaknya
-- siklus
-- dismenouche
2). Riwayat penyakit keluarga
3). Riwayat obstetri :
-- Kehamilan
-- Abortus
-- Pemakaian obat kontrasepsi
-- Radang pelvic
4). Riwayat perkawinan
5). Kebiasaan hidup sehari-hari :
-- Istirahat
-- Pola kegiatan
-- Diet
6). Penyakit yg pernah diderita
7). Pengetahuan pasien dan keluarga ttg mslh yg sdg
dialami
8). Keluhan-keluhan yg dialami
b. Diagnosa Kebidanan yg Mungkin Timbul
1). Potensial terjadi osteoporosis
2). Sering lelah
3). Gangguan kejiwaan :
a. Mudah tersinggung
b. Sukar tidur
c. Kurang konsentrasi
d. Apatis
4). Gangguan hubungan seksual
c. Tujuan
1). Mencegah terjadinya oesteoporosis
2). Pasien tdk mudah lelah
3). Pasien tdk mudah tersinggung
4). Pasien dpt tidur nyenyak
5). Pasien dpt berkontraksi
6). Pasien apatis
7). Hubungan seksual antara suami dan istri dpt
dilakukan secara rutin tanpa gangguan
d. Tidakan Kebidanan
1). Untuk mencegah terjadinya oeteoporosis dan tdk
mudah lelah
a. Melaksanakan olah raga secara rutin dg cara
berangsur-angsur sampai bisa berjalan selama 30
menit sehari dg langkah cepat.
b. Makan-makanan, minuman dan sayur-sayuran yg
mengandung kalsium.
Misalnya :
-- Kacang-kacangan
-- Buah-buahan segar
-- Popcorn (berondong jagung) tanpa tambahan
mentega
-- Sayat2x an sayuran mentah (wortel,mentimun,
tomat, lada hijau)
-- Susu skimmed
-- Keju berlemak rendah
-- Tahu kedelai
c. Dapat dianjurkan untuk minum kalsium tablet/forte
300 mg s/d 1 gram sehari
d. Hindari makanan kaleng

2). Mencegah dan mengatasi gangguan kejiwaan


a. Memberi penyuluhan ttg menopause :
memandang menopause sbg akhir masa
menstruasi yg menggembirakan serta menerima
perubahan dlm tubuhnya sbg hal yg normal
b. Olah raga secara rutin
c. Makan makanan & minum minuman yg bergizi
d. Latihan relaksasi
3). Gangguan Hubungan Seksual
a. Untuk mengurangi rasa sakit & kekeringan
vagina dpt menggunakan bahan pelumas, antara
lain :
-- Krem dg atau tanpa aroma
-- Vaselin pelumas yg larut dlm air
b. Iritasi
c. Inkontinensi dan infeksi