Anda di halaman 1dari 20

Oleh :

1. Ajeng Putri Rahayu


2. Arum Rachmawati
3. Florencia De Fatima J.S
4. Putri Arlitha Octaviani
5. Ria Octavia
6. Siti Aisyah
7. Siti Nurmala
8. Siti Sulaimah
9. Yuswanda Sari Dewi
PENGERTIAN ASI EKSKLUSIF
PENGERTIAN ASI EKSKLUSIF
Definisi WHO menyebutkan bahwa ASI ekslusif yaitu bayi hanya
diberi ASI saja, tanpa cairan atau makanan padat apapun
kecuali vitamin, mineral atau obat dalam bentuk tetes atau
sirup sampai usia 6 bulan (WHO (2002) dalam Aprilia, 2009). .
Sebelum tahun 2001, World Health Organization (WHO)
merekomendasikan untuk memberikan ASI eksklusif selama 4-6
bulan. Namun pada tahun 2001, setelah melakukan telaah
artikel penelitian secara sistematik dan berkonsultasi dengan
para pakar, WHO merevisi rekomendasi ASI eksklusif tersebut
dari 4-6 bulan menjadi 6 bulan (180 hari), kemudian dilanjutkan
selama 2 tahun dengan panambahan makanan pendamping
yang tepat waktu, aman, benar dan memadai (WHO, 2010).
KOMPOSISI ASI

Energi Protein Kasein Laktosa

Vitamin Vitamin Vitamin


Lemak
A B1 B2

Vitamin
Kalsium Zat besi Fosfor
B12
KOMPOSISI ASI
1 Protein Untuk pertumbuhan dan perkembangan system kekebala
tubuh dan untuk kecerdasan otak
2 Kasein Untuk membantu proses pencernaan bayi
3 Laktosa Untuk sumber energi
4 Lemak Untuk sumber energi
6 Vitamin A Untuk memelihara kesehatan mata
5 Vitamin B1 Untuk membantu proses metabolisme tubuh
6 Vitamin B2 Untuk meyehatkan kulit, mata, dan membantu proses
metabolisme energy
7 Vitamin Untuk reproduksi sel darah merah, melindungi sel saraf
B12
8 Kalsium Untuk membantu pertubuhan tulang dan gigi
10 Zat Besi Untuk memproduksi hemoglobin yang membawa oksigen ke
seluruh tubuh dan untuk kecerdasan otak
11 Fosfor Untuk kesehatan tubuh, otak, pencernaan, dan membantu
kekuatan tulang dan gigi
MANFAAT ASI
MANFAAT ASI

Bagi Bayi Bagi Ibu


ASI sebagai nutrisi.
Pemberian ASI memberikan 98% metode kontrasepsi yang
ASI meningkatkan daya tahan tubuh efisien selama 6 bulan pertama sesudah kelahiran bila
diberikan hanya ASI saja (ekslusif) dan belum terjadi
Meningkatkan kecerdasan
menstruasi kembali
Menyusui meningkatkan jalinan kasih sayang Menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium
Sebagai makanan tunggal untuk memenuhi semua Membantu ibu menurunkan berat badan setelah melahirkan
kebutuhan pertumbuhan bayi
Pemberian ASI sangat ekonomis
Mengandung asam lemak yang diperlukan untuk untuk
pertumbuhan otak sehingga bayi yang diberi ASI Ekslusif Mengurangi terjadinya perdarahan bila langsung menyusui
lebih pandai. setelah melahirkan
Mengurangi resiko terkena penyakit kencing manis, kanker Mengurangi beban kerja ibu karena ASI tersedia dimana saja
pada anak dan mengurangi kemungkinan menderita penyakit dan kapan saja
jantung.
Meningkatkan hubungan batin antara ibu dan bayi
Menunjang perkembangan motorik
KEUNGGULAN ASI DENGAN SUSU
FORMULA
KEUNGGULAN ASI DENGAN SUSU
FORMULA
ASI mengandung kolostrum yang berfungsi sebagai zat kekebalan
tubuh yang melindungi bayi dari penyakit.
ASI lebih terjamin kebersihannya, karena ASI tidak perlu
penyajian khusus. ASI diberikan secara mudah dan praktis setiap
saat bayi membutuhkan (Call Feeding).
Kandungan lemak dan protein dalam ASI lebih mudah diserap
sistem pencernaan bayi dibanding dengan susu formula sehingga
tidak menyebabkan terjadinya diare.
Kandungan vitamin A, B, C, D, zat besi, kalsium dan zat-zat mineral
lain dalam ASI lebih banyak dari pada susu formula.
ASI merupakan karunia Tuhan yang diperoleh secara gratis.
3 TAHAPAN ASI
3 TAHAPAN ASI
1. Inisiasi Menyusu Dini (1 jam seelah melahirkan)
Perlekatan bayi untuk mendapat ASI pertamanya dalam kurun waktu 1
jam setelah dilahirkan.
2. ASI Eksklusif ( 0-6 bulan)
Cukup memberikan ASI saja bagi bayi usia 0-6 bulan
3. ASI + MPASI ( 6-24 bulan)
Melanjutkan pemberian ASI ditambah makanan pendamping ASI secara
bertahap sampai bayi berusia 24 bulan
6-9 bulan Bubur kental
9-12 bulan Makanan cincang dan tim
12-24 bulan makanan keluarga
MENU MAKAN UNTUK SI KECIL
MENU MAKAN UNTUK SI KECIL
MAKANAN PERBANYAK ASI
MAKANAN YANG MEMPERBANYAK
ASI
Pepaya
Pepaya, baik buahnya ataupun bunganya, mengandung vitamin A dan vitamin C, serta beberapa mineral penting misalnya kalium, asam folat,
dan enzim papain.
Enzim ini membantu pencernaan protein. Ibu menyusui membutuhkan banyak protein untuk memproduksi ASI.
Daun Katuk
Daun katuk sudah lama dikenal sebagai makanan yang memperbanyak ASI, karena mengandung protein yang dibutuhkan untuk memproduksi
ASI.
Sup daging / ayam / ikan
Sup juga merupakan salah satu makanan yang memperbanyak ASI. Kuah sup dapat menambah asupan cairan untuk tubuh, sedangkan
daging/ayam/ikan dapat menambah protein bagi tubuh.
Bayam
Bayam baik untuk menambah zat besi yang berfungsi untuk pembentukan sel darah merah. Selain itu, kandungan vitamin B6 pada bayam
dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
Wortel
Wortel banyak mengandung vitamin A, beta karoten, serta enzim Phytoestrogensyang dapat memperbanyak ASI. Minum 1 gelas jus wortel
sebelum makan siang dapat menambah produksi ASI pada sore hari.
Air
Makanan apapun tidak akan banyak membantu jika tubuh kita kurang cairan. Minumlah 10-12 gelas air putih sehari, agar produksi ASI lancar.
PEMIJATAN PAYUDARA
PEMIJATAN PAYUDARA
Langkah-langkah pemijatan adalah sebagai berikut:
1. Pijatan dimulai dari pangkal payudara.
2. Tekan dinding dada dengan menggunakan dua jari (telunjuk dan jari tengah)
atau tiga jari (ditambah jari manis).
3. Lakukan gerakan melingkar pda satu daerah di payudara selama beberapa
detik, lalu pindahkan jari ke daerah berikut:
4. Arah pijatan memutar atau spiral mengelilingi payudara atau radial menuju
puting susu.
5. Kepalkan tangan, lalu tekan ruas ibu jari ke dinding dada.
6. Pindahkan tekanan berturut-turut ruas telunjuk, jari tengah, jari manis, dan
kelingking ke arah puting.
7. Ulangi gerakan tersebut pada daerah berikutnya.
8. Untuk bagian bawah payudara, tekanan dimulai dengan tekanan ruas jari
TEHNIK MENYUSUI YANG BENAR
TEHNIK MENYUSUI YANG BENAR
Teknik menyusui yang benar, dapat kita amati melalui beberapa respon dari bayi,
jika ibu menyusui dengan teknik yang tidak benar mengakibatkan puting susu
menjadi lecet. Untuk mengetahui bayi telah menyusu dengan teknik yang benar,
dapat dilihat antara lain:
1. Tubuh bagian depan menempel pada tubuh ibu
2. Dagu bayi menempel pada payudara
3. Dada bayi menempel pada dada ibu
4. Mulut bayi terbuka lebar dengan bibir bawah yang terbuka
5. Sebagian besar areola tidak tampak
6. Bayi menghisap dengan dalam dan perlahan
7. Bayi tampak tenang dan puas pada akhir menyusu
8. Terkadang terdengar suara bayi menelan
9. Puting susu tidak terasa sakit atau lecet
T H A N K S