Anda di halaman 1dari 28

SIROSIS HATI

C6
Kressa Stiffensi Saparang 102010126
Hosea Supirman 102013178
Anggela Trivenna Yordani 102014002
Imelda 102014030
Marina Dewi Utami 102014038
Jason Christiadi 102014114
Herlina Juliani Buarlele 102012145
Cresentia Irene Iskandar - 102014161
Skenario 8
Seorang laki-laki, 58 tahun datang ke UGD RSUD dengan
keluhan perut membesar disertai sesak sejak 1 minggu
SMRS.
Rumusan Masalah
Laki-laki, 58 tahun mengeluh perut membesar disertai
sesak sejak 1 minggu SMRS
Analisis Masalah
Laki-laki, 58 tahun mengeluh perut
membesar disertai sesak sejak 1
minggu SMRS

Sirosis Hepatoma
Hati
Tuberculoma
Peritonitis
Hipotesis
Pasien tersebut menderita Sirosis Hati
Anamnesis
Identitas : Laki-laki berusia 58 tahun
Keluhan Utama : Perut membesar disertai sesak
Keluhan Lain : Kembung, mual.
RPS : Keluhan muncul sejak 1 minggu yang
lalu.
RPD : Sakit kuning 3 tahun yang lalu,
dididagnosa Hepatitis B.
Pemeriksaa
Pemeriksa
n
an Fisik
Compos mentis penunjang
TD 110/70
Nadi 110 Hemoglobin
Suhu tubuh 36oC rendah = 10
Nafas 20 kali Leukosit = 2200
Conjungtiva Hematokrit = 29
anemis Trombosit = 58000
Inspeksi
Sklera subikterik
Abdomen Radiologi(USG)
Ultrasonografi
cembung Vena Permulaan sirosis :
kolateral hepatomegaly
Palmar eritem (+) Permulaan irregular : tepi hati
tumpul
Lien Schuffner II Fase lanjut : sebagian hati
Palpasi Nyeri tekan abd membesar dan sebagian
Peritoneoskopi
(-) normal
(laparoskopi) : permukaan
Shifting dullness benjol-benjol (nodul)
Perkusi Biopsi hati
(+)
Fibrosis Hati
Radang pada hati sebagai upaya penyembuhan luka
yang dikemas oleh ECM(extracellular matrix) / jaringan
parut.
Sel menyerupai-myofibroblas menghasilkan fibrosis hati
Kronik
Terjadi di daerah yang paling parah
Sirosis Hati
Tahap akhir proses difus hati progresif
Peningkatan jaringan parut Distorsi arsitektur
hati

Makronoduler (nodul > 3mm) Nodul degeneratif


Mikronoduler ( nodul < 3mm)

Proses fibrosis oleh sel stellate


Sirosis Hati
Sirosis Hati
Dekompensata ( + Gejala Klinis)
Sirosis Hati Kompensata ( - Gejala Klinis yg nyata)
Epidemiologi
Hepatitis B Indonesia
5% Kronis
Penyebab Kematian Ke-3
20% Sirosis
45-46 Tahun

US
2 Juta Karier
Laki-laki : Wanita
1,6 : 1
Endemik
15% Populasi dari Lahir 30 59 Tahun
40 49 Tahun

Seluruh Dunia
300-400 juta Hepatitis B SH Akibat Hepatitis B
25% Sirosis 21% - 46,9%
Etiologi
Sign and Symtomps
Asimptomatik
End-stage Liver Disease

Penurunan Fungsi Hepar


Hipertensi portal
Hepatomegali
Nyeri Abdomen
Asites
Penurunan Kemampuan Detoksifikasi
Encefalopati Hepati
Sign and Symtomps
Malaise
Anoreksia
Mual dan Muntah
Mudah Lelah
Sign and Symtomps
Konjungtiva anemis
Sklera subikterik
Vena kolateral di abdomen
Palmar eritem
Patogenesis
Komplikasi
Komplikasi
Hipertensi Portal
Resistensi intra hepatik
Aliran darah splanchnic

Asites
Varises Gastroesofagus
Komplikasi
Peritonitis Bakterial Spontan
Infeksi spontan
E. coli

Enselopati Hepatikum
Gut-derived neurotoxin

Sindrom Hepatorenal
Tipe 1 Gangguan progresif fungsi ginjal
Tipe 2 Filtrasi glomerulus dengan serum kreatinin
Differential Diagnosis
Tuberkulosis Hepatoma
peritoneal
Peradangan peritoneum parietal Kanker yang berasal dari sel-
atau visceral yang disebabkan sel hati (kanker hati primer).
oleh kuman Mycobacterium
tuberculosis.

Gejala klinik o Asites o Nyeri RLQ


o Demam o Penurunan BB
o Pembengkakan perut o Anoreksia
Pencegahan
Primer
disebabkan oleh minuman keras,
hepatitis B dan hepatitis C. cara
untuk mencegah terjadinya sirosis
Sekunder
dengan tidak konsumsi alkohol,
menghindari risiko hepatitis B dan pengobatan hepatitis dan
hepatitis C. Menghindari obat- pemberian imunosupresif
obatan yang diketahui berefek
samping merusak hati. Vaksinasi pada autoimun.
merupakan cara efektif untuk
mencegah hepatitis B
Penatalaksanaan
o Sirosis Hepatis
Kompensata oSirosis Hepatis
Diet 35-40 kkal/kgBB, protein 1,2 Dekompensata
gr/kgBB-1,5 gr/kgBB
Hindari alkohol
Hepatitis B : antiviral (bila HBV DNA Sesuai komplikasi dan gejala klinik
>2000IU/mL - Asites : spironolakton + furosemide (!!!
Hepatitis C : peg-IFN 180ug Parasentase)
1x/minggu+ribavirin 800-1000 mg/hari 6 - PBS : sefotaksim atau ofloksasin
bulan - Ensefalopati hepatic : laktulosa
Prognosis
Prognosis sirosis hati sangat bervariasi dipengaruhi oleh sejumlah
faktor, meliputi etiologi, beratnya kerusakan hati, komplikasi, dan penyait
lain yang menyertai. Klasifikasi Child Pugh, juga dapat digunakan untuk
menilai prognosis pasien sirosis yang akan menjalani operasi.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik, bapak
tersebut menderita Sirosis Hati.
TERIMA KASIH