Anda di halaman 1dari 60

KEGANASAN

SISTEM
REPRODUKSI

1
LOGO
LOGO
Keganasan Dalam Ginekologi
1. Karsinoma vulva
2. Kanker vagina
3. Karsinoma serviks
4. Karsinoma uteri
5. Karsinoma ovarium
6. Penyakit Trofoblas Gestasional

2
LOGO
KANKER VULVA
ETIOLOGI :
tidak diketahui

3
LOGO

GEJALA
Keluhan yang utama : priritus vulva

DIAGNOSIS
1. Inspeksi :
- Lesi prainvasif :
bercak kemerahan/keputihan,
menebal, kadang hiperpigmentasi
- Lesi invasif :
lesi lebih keras, meninggi, noduler,
btk tdk teratur, sering bersifat
unifokal & ulserasi

4
LOGO

2. Palpasi :
- Lesi
- KGB regional

3. Pem Dalam :
- Dilakukan juga PD & pem pap smear

4. Pem. Penunjang
- Kolposkopi
- Pewarnaan Toluidin blue biopsi

5
LOGO

PENGELOLAAN
Tergantung letak & luas penyakit

1. Kanker vulva Prainvasif :


- Krim 5 FU
- Kriosasi
- Eksisi luas
- Vulvektomi parsial, subtotal, total
atau skinning vulvectomy

6
LOGO

2. Kanker vulva mikro invasif


- Vulvektomi total
- Vulvektomi radikal + pengangkatan
KGB regional bilateral

3. Kanker vulva invasif :


Vulvektomi radikal + pengangkatan
KGB inguinal bilateral

7
LOGO
KARSINOMA SERVIKS
ETIOLOGI
- E/ pasti ?
- Diduga :
sperma yg mengandung histon
semen yg alkalis
virus : HSV, papiloma

8
LOGO

Faktor risiko
- Kawin muda
- Berganti-ganti pasangan
- Merokok

Patogenesis
Bermula dari lesi prakanker serviks
di daerah sambungan skuamokolumner

9
LOGO

KRITERIA DIAGNOSIS
1. Gejala Klinis :
- Lekore
- perdarahan kontak
- g/ metastasis

2. Pem. Klinis :
- Serviks membesar, berbenjol,rapuh,
mudah berdarah
- Pem. Luasnya penyebaran penyakit pd
vagina, parametrium, mukasa rektum,
kandung kencing

10
LOGO

3. Pem. Penunjang
- Biopsi
- kolposkopi
- Foto rontgen
- Rektoskopi, sistoskopi

11
LOGO

PENGELOLAAN

1. Pembedahan
- Histerektomi + limfadenektomi :
stadium I II A
2. Kemoterapi
3. Radiasi : interna & eksterna
4. Kombinasi

12
LOGO
KANKER ENDOMETRIUM
FAKTOR RISIKO
- Menopause terlambat
- Obesitas
- DM
- Hipertensi
- Nullipara
- PCO
- Pemakaian estrogen

13
LOGO

DIAGNOSIS
- Metroragi
- Perdarahan pascamenopause
- Pembesaran uterus
- Histopatologi

PEM. PENUNJANG
- Kuretase bertahap
- USG
- Histeroskopi

14
LOGO

PENGELOLAAN :
tergantung stadium, tdd :
1. Pembedahan :
- HTSOB
- Linfadenektomi pelvis
2. Radiasi
3. Progesteron
4. Sitostatika

15
LOGO
KANKER OVARIUM

KLASIFIKASI
Berdasarkan pem. Histopatologi
1. Tumor ganas epitelial
2. Tumor ganas sel benih
3. Tumor ganas stroma

Makin tua usia, makin besar kemungk. Tumor epitel.


Tumor sel benih lbh sering dijumpai pdd wanita
muda/gadis

16
LOGO
Kriteria Diagnosis :
1. Anamnesis
- Pembesaran perut, massa (+)
- Ggn BAK/BAB
- Nyeri perut
- Bisa tdp ggn. Haid

2. Pem fisik
- Massa di abdomen
- ascites

17
LOGO

Pem Penunjang
- USG
- Rontgen : Thorax, abdomen, IVP
- CT scan
- Sitologi cairan ascites

18
LOGO

PENGELOLAAN
1. Laparotomi
- Staging laparotomi
- Aspirasi cairan rongga
- peritoneum, biopsi
- eksplorasi

19
LOGO

Jenis operasi tgt stadium :


Ovarektomi
HTSOB
Sitoreduksi
Limfadenektomi
2. Kemoterapi
3. Radiasi

20
LOGO
PENYAKIT TROFOBLAS
GANAS
KLASIFIKASI

1. Mola invasif
2. Koriokarsinoma
3. Koriokarsinoma klinis
4. Plasental site Trophoblastic Tumor

21
LOGO

STADIUM :
1. Stadium I :
terbatas di rahim
2. Stadium II :
Metastase vagina & parametrium
3. Stadium III :
Metastase ke paru-paru
4. Stadium IV :
Metastase ke organ lain

22
LOGO
DIAGNOSIS KLINIS
1. Klinis :
Perdarahan tidak teratur
Rahim subinvolusi
Batuk darah
Benjolan kebiru-biruan di vagina

23
LOGO

2. Laboratorium :
Kadar hCG meninggi lagi dlm 4 mgg
pasca evakuasi
Kadar hCG :
- 6 mgg pasca evakuasi : > 100 mIU/L
- 8 mgg pasca evakuasi : > 30 mIU/L
Histopatologi

24
LOGO
SKORING PROGNOSIS

25
LOGO
PENATALAKSANAAN

Terapi tergantung dari skoring prognosis


Terapi Utama : SITOSTATIKA:
1. Risiko rendah (skor < 4) : kemoterapi tunggal
- Metotreksat (Mtx) : 20 mg/hari
selama 5 hari i.m
- Aktinomisin D (Act-D) : 12 mg/kgBB
selama 5 hari I.v
- Etoposid : 200 mg/m2 p.o atau
100 mg/m2 i.v

26
LOGO

2. Risiko sedang (skor 5-7) :


- Mtx / lekovorin + Act-D
- Act-D + etoposid
- Mtx / lekovorin + Act-D + Klorambusil (MAC)
- Mtx / lekovorin + Act-D + siklofosfamid
- Etoposid + Mtx / lekovorin + Act-D (EMA)

27
LOGO

3. Risiko Tinggi ( Skor > 8)


- Sisplatinum + Etoposid
- EMA- CO
(EMA + Onkovin + Siklofosfamid)
- Vinkristin, Mtx/lekovorin, Sisplatinum

Pengobatan kemoterapi masih dilakukan


2-4 seri ( rata-rata 3 seri) setelah kadar
hCG normal

28
LOGO

TERAPI TAMBAHAN :
1. Operasi :
- Histerektomi totalis, bila :
Ukuran uterus lebih besar dari
12-14 minggu pd wanita > 35 th
Perdarahamn pervaginam yg tidak
teratasi
Pengobatan sitostatika gagal

29
LOGO

- Ekstirpasi, bila :
Tumor di vagina, vulva, paru, SSP
Tujuan : mengurangi perdarahan
mengurangi tekanan
mengurangi massa
mempertahankan fs.
reproduksi

30
LOGO

2. Radiasi :
Terapi tambahan pada :
- Metastasis intravagina
- Metastasis otak
- Metastasis paru-paru

31
LOGO
Pemeriksaan sebelum
pulang
St. generalis
St. ginekologis : besar uterus, perdarahan
Kadar hCG
Foto thoraks
Pem. PA
Efek samping sitostatika

32
LOGO
PENGAWASAN LANJUT
Lama pengawasan : 1 tahun
- Dianjurkan tidak hamil dulu KB
kondom/sistem kalender

Akhir pengawasan :
Bila stlh pengawasan 1 tahun kadar hCG normal
atau bila pasien hamil

33
LOGO

Jadwal pengawasan :
- 3 bulan I : 2 minggu sekali
- 3 bulan II : 1 bulan sekali
- 6 bulan terkhir : 2 bulan sekali

Jenis pemeriksaan :
- Pem. Klinik & kadar hCG setiap kali
datang
- Foto toraks pada bulan ke 6 dan 12
atau bila ada keluhan

34
SKRINING
KEGANASAN
GINEKOLOGI

35
LOGO
LOGO
PETANDA TUMOR

Petanda tumor :
zat yg dapat dideteksi dalam darah/jar tumor serta
dapat menunjukkan adanya sel tumor dalam
tubuh

Petanda tumor yg ideal :


dapat digunakan untuk penapisan & diagnosis,
prognosis, memantau hasil pengobatan, prediksis
terjadinya rekurensi

36
LOGO

Beberapa antigen tumor yg dikenal sbg


petanda tumor ginekologi :

1. Antigen onkofetal
2. Antigen kanker ginekologi
3. Antigen lain

37
LOGO
Antigen Onkofetal

1. Antigen Karsinoembriogenik (CEA)


- Normal didapatkan pd sel epitel
fetus
- CEA ditemukan pd tumor tumor :
adenoca ovarium, serviks, mammae,
paru, vesika urinaria, prostat

38
LOGO

2. Alfa fetoprotein (AFP)


- Ditemukan pd hepatoma, tumor sel
germinal testis, tumor germinal
ovarium
- Sgt bermanfaat dlm pemantauan
hasil terapi sel germinal
- 10% AFP positif pd ca-ovarium

39
LOGO

3. Human Chorionic Gonadotropin (hCG)


- Ditemukan pada mola hidatidosa,
koriokarsinoma, karsinoma embrional dg
diferensiasi sel trofoblas
4. Peptida gonadotropin Urine
- Ditemukan pada ca ovarium (85%)
5. Alkalifosfatase Plasenta (PLAP)
- Normal ditemukan pada plasenta
- Ditemukan pula pada ca epitel serviks &
ca ovarium

40
LOGO
ANTIGEN KANKER GINEKOLOGI

1. CA 125
- Petanda tumor pertama yg ditentukan
atas dasar antibodi monoklonal thd
ca-epitel ovarium
- Normal ditemukan pada cairan amnion &
jar. Fetus
- > 80% ca ovarium kadar CA-125 >35 mIU/ml
- Dp digunakan juga utk keadaan rekurensi
atau persistensi
41
LOGO

2. Tumor Associated antigen (TA-4)


- Ditemukan pd ca serviks
- Dlm jml kecil ditemukan pd epitel
skuamosa normal

42
LOGO
DETEKSI KARSINOMA
SERVIKS

PAP SMEAR
IVA
PETANDA TUMOR (Tumor Marker)

43
LOGO
PAP SMEAR

Pap smear mrp tes penjaringan harus


dilakukan secara teratur

Indikasi pap smear ;


wanita > 18 tahun atau
telah aktif melakukan kegiatan seksual

44
LOGO

Frekuensi :
- Risiko rendah setiap 1-3 tahun :
1. Tidak melakukan kegiatan seks
usia muda
2. Partner seksual tunggal
3. Hasil pap smear 2 kali berturut-
turut negatif

45
LOGO

- Risiko tinggi : lebih sering


1. Berganti ganti partner seks
2. Partner seks tdk disunat
3. Menikah usia muda
4. Riwayat mengidap STD

- Bila hasil pap smear pertama


negatif ulang 1 tahun

46
LOGO
Persiapan dan waktu
pengambilan
Tidak sedang menstruasi
Tidak melakukan irigasi vagina dalam 48 jam sbl
pemeriksaan
Tidak menggunakan cream vagina 1 mgg sbl
pemeriksaan
Tidak koitus dalam 24 jam sebelum
pemeriksaan

47
LOGO
Tehnik pemeriksaan
Passien litotomi
Portio ditampilkan dg bantuan spekulum tanpa
menggunakan pelumas
Tdk membersihkan permukaan serviks dg
kapas, kassa atau cairan apapun
Sampel dari kanalis servikalis diambil dg lidi
kapas atau cerviks brush
Sampel dioleskan pd kaca obyek

48
LOGO

Letakkan spatula kayu pd serviks dg ujung yg


lebih panjang pd kanalis servikalis dan
diputar 360 derajat searah jarum jam
beberapa kali
Ambil sampel pool vagina dari forniks
posterior dengan sudip lidah
Sampel difiksasi dengan spray khusus dg
jarak 9-12 inchi atau dimasukkan lar. Etanol
95-97%

49
LOGO
Hasil Pap smear
Papa Klas I : sel-sel normal
Papa klas II : kelainan ringan, biasanya karena
infeksi
Papa klas III : mencurigakan ke arah
keganasan
Papa klas IV : sangat mencurigakan
keganasan
Papa klas V : pasti ganas

50
LOGO
IVA
(Inspeksi Visual As. Asetat)
Pemeriksaan / deteksi dini lesi prakanker
serviks dg menggunakan lar asam asetat
3-5%
Acetowhite epithelium
epitel yang mengalami perubahan warna menjadi
putih stl dioles dg lar. As. Asetat
As asetat menyebabkan koagulasi protein pd
nukleus & sitoplasma opaque & putih

51
LOGO
CARA PEMERIKSAAN
IVA
1. Pasien litotomi
2. Dipasang spekulum cocor bebek yg kering
tanpa pelumas
3. Selanjutnya pemeriksa harus dapat
membedakan 4 hal, yaitu :
a. Curiga Kanker
b. Curiga infeksi
c. tidak tampak sambungan skuamokolumnar
d. Serviks normal

52
LOGO

Curiga Kanker :
Permukaan serviks kusam, berbenjol & mdh berdarah
Curiga infeksi :
Tampak warna kemerahan yg merata di daerah serviks
disertai cairan vagina abnormal
Tdk tampak sambungan skuamokolumnar :
Bila kedua hal diatas tdk ditemukan, hrs diperiksa daerah
transformasi

53
LOGO

4. Membasahi permukaan serviks dg asam


asetat 5% dg mata telanjang dilihat
perubahan yg terjadi
- Negatif : Tdk terdapat epitel putih
pd daerah transformasi
- Positif : Tampak epitel putih pd
daerah transformasi

54
LOGO
Serviks Normal

55
LOGO
IUD / Polyp /Ektopi

56
LOGO
Peradangan Serviks

57
LOGO
IVA Positif

58
LOGO
IVA Positif

59
LOGO
IVA Positif

60