Anda di halaman 1dari 13

ANESTESI PADA

TAMBAHAN

SECTIO CAESAREA

PEMBIMBING :
DR. INDAH WATY MUCHLIS, SP.AN
DR. FERRY HAMDANY, SP.AN
DR. INDRA NUR HIDAYAT, SP.AN

REFERAT By : Sari Rezeki ( 611 11 019 )


Post Dural Puncture Headache (PDPH)

Merupakan nyeri kepala yang terjadi


dalam 7 hari setelah pungsi dura dan
menghilang dalam 14 hari, lokasi di
daerah frontal dan oksipital, terjadi
akibat adanya kebocoran dari cairan
serebrospinal melalui lubang di
duramater akibat tembusan jarum
anestesi.
(International Headache Society)
Patofisiologi

Anestesi spinal

Robekan Dura

Kebocoran CSF

Struktur Intrakranial Menurun Pada


Posisi Tegak (TIK rendah)
Vasodiltasi dan Traksi Pada
Meningen, Saraf Kranial Dan Saraf
Servikal
Nyeri Pada Daerah Frontal,
Oksipital Dan Servikal.
Penatalaksanaan
Terapi
Terapi
Konserv
Agresif
atif
Injeksi
Istirahat Intratekal
Saline

Hidrasi Kateter
cairan Intratekal

Epidural
Kafein
Saline

Epidural
Sumatrip
Blood
tan
Patch
Rapid Sequence Intubation
(RSI)
Rapid Sequence Intubation (RSI) adalah
prosedur medis yang melibatkan induksi
cepat dengan anestesi umum dan
dilanjutkan dengan intubasi trakea.
Keadaan darurat
Risiko terjadinya aspirasi isi lambung ke
dalam paru-paru.
Teknik RSI
1. Pre-oksigenasi dengan oksigen 100%
selama 3-5 menit sebelum induksi
2. Lakukan prekurarisasi dengan obat
pelumpuh otot non depolarisasi
(atrakurium) dari dosis lazim, untuk
mencegah fasikulasi otot spincter
esofagus
3. Induksi dengan cara head up crash
intubation (posisi kepala lebih tinggi)
gunakan ketamine atau hipnotik intravena
sesuai dengan indikasi.
4. Setelah
terinduksi, lakukan
maneuver Sellicks
dengan menekan
tulang krikoid ke
posterior untuk
mencegah
regurgitasi sampai
terpasang PET dan
balonnya sudah
dikembangkan
5. Lanjutkan oksigenasi
6. Lakukan intubasi dengan laringoskop
dan intubasi trakea
7. Balon PET segera kembangkan dan
lepas manuver Sellicks
8. Hubungkan PET yg telah terpasang
dengan mesin anestesia dan berikan nafas
buatan.
cont
Obat Anestesi Pada Sectio Caesarea

Obat
Obat Inhalasi Obat Lokal
Intravena
Indikasi : Indikasi : Lidokain
Enfluran, ketamin, Bupivacaine
Isofluran, muscle
Sevofluran relaxant
Kontra (atracurium
Indikasi : ,
Halotan vecurium,dl
l)
Kontra
Indikasi :
propofol,
fentanyl,
DAFTAR PUSTAKA
Bready LL, Dilman D, Noorily SH. Decision Making in Anesthesiology : an Algorithmic Approach.
India : Elsevier Publisher; 2007 : 602-5
Latief SA, Suryadi KA, Dechlan MR. Petunjk Praktis Anestesiologi. Jakarta : Bagian Anestesiologi
dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2009 : 17
Wargahadibrata AH. Anestesiologi. Bandung: SAGA; 2008.
Rolf AS, Valerie AA. Analgesia and anesthesia in pregnancy. In: Berghella V et al. Obstetric
Evidence Based Guidelines. United Kingdom: Informa; 2007.
Morgan GE, Jr., Mikhail, Maged S., Murray, Michael J. Clinical anesthesiology. 4th ed. New York:
The McGraw-Hill Companies; Lange Medical Book ; 2007.
Ghaleb A. Postdural Puncture Headache. Anesthesiology Research and Practice Vol. 2010 (Last
update : 2 Juli 2010). Available from : http://www.hindawi.com/journals/arp/2010/102967/
Diunduh pada tanggal 1 Februari 2017
Bezov D. Post-dural puncture headache: Part II Prevention, management and prognosis.
Headache. 2010;10.1111:1482-98
Frank RL. Lumbar Puncture and Post Dural Puncture Headache. Impliations for The Emergncy
Physician. (Last update : 8 December 2008). Available from
http://www.medscape.com/viewarticle/578254_print Diunduh pada tanggal 1 Februari 2017
Mangku, Gde. Buku Ajar Ilmu Anestesia dan Reanimasi. Jakarta : Indeks Jakarta. 2010
Kaswiyan, Prof. Slide Anestesi pada Sectio Caesarea. Bagian Anestesiologi dan Reanimasi
Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Bandung. 2009.