Anda di halaman 1dari 5

ASMA

BPG
Puskesmas Pegambiran

Asma merupakan gangguan inflamasi kronik
jalan nafas yang melibatkan berbagai sel
inflamasi. Dasar penyakit ini adalah
hiperaktivitas bronkus dalam berbagai tingkat,
obstruksi jalan nafas, dan gejala pernafasan.
Obstruksi jalan nafas pada umumnya bersifat
reversibel, namun dapat menjadi kurang
reversibel bahkan relatif nonreversibel,
tergantung berat dan lamanya penyakit.
Gejala Asma

Gejala-gejala asma antara lain:
Bising mengi (wheezing) yang terdengar atau tanpa
stetoskop
Batuk produktif, sering pada malam hari
Nafas atau dada sering tertekan
Perasaan lelah dan lesu
Susah tidur
Lebih sensitif terhadap alergi
Pembacaan rendah bila diperiksa menggunakan peak
flow meter.

Gejalanya bersifat paroksimal, yaitu membaik pada siang


hari dan memburuk pada malam hari.
Pertimbangan Dental Pasien
Gangguan Pernafasan

Pasien yang menderita gangguan pernafasan yang
datang ke dokter gigi biasanya sudah memiliki riwayat
pengobatan yang dilakukan oleh dokter spesialis. Perlu
bagi seorang dokter gigi untuk berhati-hati dalam
merawat pasien yang memiliki gangguan pernafasan.
Posisikan pasien di posisi yang nyaman serta sirkulasi
udara yang diterima juga baik. Untuk melakukan
tindakan anastesi, gunakan larutan anastesi yang tidak
mengandung adrenalin. Hindari kondisi stres pada
pasien karena bisa menstimulasi untuk terjadinya
gangguan pernafasan saat perawatan sedang dilakukan.
TERIMAKASIH