Anda di halaman 1dari 21

Leonardo Refialy, S.Kom., M.Cs.

Sejarah BI
1958 : Hans Peter Lun. Kemampuan dalam mengerti dan
memahami suatu hubungan timbal balik antara fakta-fakta
yang disajikan sedemikian rupa menjadi suatu landasan
dalam bertindak untuk mencapai tujuan yang
dikehendaki.

1960-1980an : Evolusi DSS (Decision Support System)


berkembang.

1980 : DSS, EIS (Executive Information System), data


warehouse, OLAP dan Business Intelligence mulai menjadi
menjadi suatu kesatuan system.

1989 : Howard Dresener menggambarkan istilah tersebut


sebagai seperangkat konsep dan metode yang berguna
untuk meningkatkan kemampuan pembuatan keputusan
dengan bantuan sistem yang berbasiskan fakta atau
realita yang terjadi.
BI Menurut Para Ahli

BI merupakan sistem pendukung pengambilan keputusan


yang berbasiskan data-data (DJ Powers,2002).
Business Intelligence (Intelejen Bisnis) adalah suatu cara
untuk mengumpulkan, menyimpan, mengorganisasikan,
membentuk ulang, meringkas data serta men- yediakan
informasi, baik berupa data akti- fitas bisnis internal
perusahaan, maupun data aktifitas bisnis eksternal
perusahaan termasuk aktifitas bisnis para pesaing yang
mudah diakses serta dianalisis untuk berbagai kegiatan
manajemen (Edward David ,2000).
BI Menurut Para Ahli

Business Intelligence adalah Alat analisis yang digunakan


untuk mengkonsolidasikan data, menganalisis, menyimpan
dan mengakses banyak data untuk membantu dalam
pembuatan keputusan, seperti per- angkat lunak untuk
query database dan pelaporan, alat untuk analisis data
multidi mensi , dan data mining (C. Loudon, 2007)
Business Intelligence (BI) adalah rangkaian aplikasi dan
teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis,
dan menyuguhkan akses data untuk membantu petinggi
perusahaan dalam pengambilan keputusan (Stefan Adhi
Nugroho, 2008).
Defenisi BI

Business inteligence (BI) adalah sebuah


bentuk implementasi yang dapat digunakan
oleh perusahaan, lembaga, instansi untuk
mengolah data menjadi informasi, kemudian
diolah lagi menjadi pengetahuan yang akan
membantu proses analisis data perusahaan
secara lebih efektif.
Tujuan BI

Menyajikan Berbagai informasi yang


disesuaikan dengan kebutuhan setiap
pengguna.
Contoh:

Dari data histori pembelian barang oleh


pelanggan, data histori reparasi, histori
komplain, dan data lainnya, kemudian data-data
tersebut diolah dan disajikan dalam bentuk
informasi yang mudah dicerna pengguna.
Fungsi BI

Sebagai sistem pendukung pengambilan


keputusan dalam suatu perusahan atau
organisasi yang mengolah data operasional,
data transaksional, atau data lainnya ke
dalam bentuk pengetahuan.
Contoh penerapan BI

Manager Promosi ingin menganalisis pengaruh


tiap jenis media iklan di koran, majalah, dan TV
terhadap penjualan produk.
Manager HRD dapat menganalisis pengaruh
kenaikan gaji terhadap peningkatan produktivitas
pekerja di lantai pabrik.
Manajer Penjualan ingin mengetahui pengaruh
musim dan kepadatan penduduk terhadap
penjualan es krim di tiap daerah
Penerapan BI di
berbagai Bidang
Industri Retail : Carefour, Alfamart, Indomaret.
Perbankan : BCA, BNI, CIMB, BRI, dll
Pendidikan : UI, UGM, ITB, dll
Berbagai UKM.
3 Kategori BI

Information and Knowledge Discovery.


Decision Support and Intelegent Systems.
Visualization.
Kategori BI
Manfaat BI

Mempermudah Pengambilan Keputusan


Meningkatkan Profit
Menurunkan Biaya
Meningkatkan Pemasaran
Manfaat BI untuk
Perusahan
Peningkatan loyalitas pelanggan dengan
implementasi Costumer Relationship Manager
(CRM).
Menentukan strategi pemasaran yang untuk
perusahan. Hal tersebut meliputi:
Segmentasi Pasar.

Target Pasar.

Penentuan Posisi.
Manfaat BI
(organisasi/instansi)
Meningkatkan kinerja organisasi/instansi melalui
peningkatan efisiensi pelaksanaan kerja.
Perbaikan layanan pada masyarakat serta
pengelolaan anggaran yang tepat.
Membantu suatu organisasi/instansi dalam
menganalisis perubahan trend yang terjadi
sehingga akan membantu perusahaan
menentukan strategi yang diperlukan dalam
mengantisipasi perubahan trend tersebut.
Kegunaan BI

1. Analisa dalam perilaku konsumen, pola


pembelian dan trend penjualan
2 Mengukur, melacak dan memprediksi penjualan
dan kinerja keuangan
3 Penganggaran, perencanaan keuangan dan
peramalan
4 Mengetahui kinerja kegiatan pemasaran
5 Optimalisasi proses dan kinerja operasional
Kegunaan BI

6 Meningkatkan efektifitas pengiriman dan


pasokan
7 Analisa CRM (Customer Relationship
Management)
8 Analisa Resiko
9 Analisa nilai strategis
10Analisa social media
Komponen BI

Data Warehouse
Data Mining
Business Analitycs
Business Performance Management.
Hubungan BI dan DW

Hubungan antara data business intellegence


dan data warehouse adalah :
Business Intelegent dipakai untuk menyajikan
data pada saat proses penyampaian data
warehouse tersebut sehingga memudahkan
para petinggi perusahaan untuk mengambil
keputusan.
Hubungan BI dengan
DM
Hubungan antara BI dan DM yaitu awalnya
dari data warehouse yang kemudian di proses
data mining dan selanjutnya akan disajikan
pada business intellegence sehingga
mendapat informasi yang lebih bagus,
nyaman dan akurat.
BI Lifecylce
END !!!