Anda di halaman 1dari 9

AUDIT ATAS TRANSAKSI

BELANJA TAHUN
ANGGARAN 2013 PADA
KEMENTERIAN
PERDAGANGAN
Kelompok 4
SIFAT SIKLUS BELANJA NEGARA
Siklus belanja negara mencakup berbagai
proses dan keputusan untuk memperoleh
barang dan jasa yang diperlukan dalam
pelaksanaan kegiatan pemerintah,
termasuk dinas dan instansi pemerintah.
Kedua kelompok ini mempengaruhi
rekening-rekening sebagai berikut :
1) Kas
2) Persediaan barang habis pakai
3) Aktiva tetap
4) Aktiva lain-lain
5) Utang
Dasar Hukum Pemeriksaan
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003
tentang Keuangan Negara;
b. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004
tentang Perbendaharaan Negara;
c. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
d. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006
tentang Badan Pemeriksa Keuangan.
Tujuan Pemeriksaan
Tujuan audit ditentukan berdasarkan lima
kategori pernyataan laporan keuangan
berikut:
Pernyataan Keberadaan dan Keterjadian
Pernyataan Kelengkapan Transaksi dan saldo
memang tercatat
Pernyataan Hak dan Kewajiban
Pernyataan Penilaian dan Pengalokasian Jumlah
biaya,utang dan aktiva benar.
Pernyataan Pelaporan dan Pengungkapan
Diklasifikasikan ,dijelaskan,dan diungkapakan
dalam neraca.
Sasaran Pemeriksaan
A. Belanja Negara Transaksi Kas
Belanja Pegawai
Belanja Barang
Belanja Modal
B. Belanja Negara Transaksi Non Kas
Belanja Barang
Metodologi Pemeriksaan
Pemeriksaan dilakukan secara uji petik atas
dokumen-dokumen yang berkaitan dengan
belanja daerah, melakukan konfirmasi
dengan pejabat satuan kerja dan pelaksana
belanja yang terkait serta pengecekan di
lapangan.

Jangka Waktu Pemeriksaan
Pemeriksaan dilaksanakan dari Tanggal 7
Januari sampai 6 Februari 2014

Obyek yang diperiksa


Pemeriksaan dilakukan atas Belanja Kementerian
Perdagangan
Anggaran dan Realisasi belanja Kementerian
Perdagangan
Ditemukan Mark-up pada asset tetap, yaitu
sebesar Rp.17.000.000, Pada Pos Belanja
Modal. Yang ditemukan pada Biaya
Renovasi Bangunan Utama Kantor
Kementerian Perdagangan.
Mark-up Tersebut terdiri dari :
BAHAN SATUAN HARGA MARK-UP TOTAL

Semen 200 SAK Rp. 90.000 Rp. 18.000.000

Keramik 500 Kotak Rp. 120.000 Rp .60.000.000

CAT 40 Kaleng Rp. 275.000 Rp. 11.000.000

Pasir Kali 20 Ret Rp. 500.000 Rp. 10.000.000

JUMLAH Rp. 99.000.000


Yang seharusnya barang tersebut seharga :

BAHAN HARGA MARK-UP SATUAN HARGA PASAR SELISIH


(A) (B) (AxB)

Semen Rp. 90.000 200 SAK Rp. 80.000 Rp. 2.000.000

Keramik Rp. 120.000 500 Kotak Rp. 100.000 Rp .10.000.000

CAT Rp. 275.000 40 Kaleng Rp. 200.000 Rp. 3.000.000

Pasir Kali Rp. 500.000 20 Ret Rp. 400.000 Rp. 2.000.000

JUMLAH Rp. 17.000.000


Laporan Realisasi Anggaran Setelah Diaudit

Catat TA 2013
Uraian
an
Anggaran Realisasi
% Realisasi Thd Anggaran
PENDAPATAN NEGARA DAN
HIBAH
Pendapatan Negara Dan
Hibah
Transaksi Kas
Penerimaan Negara Bukan
Pajak 10,544,228,000 68,410,539,906 648,80
JUMLAH PENDAPATAN
NEGARA DAN HIBAH 10,544,228,000 68,410,539,906 648,80

BELANJA NEGARA
Belanja Negara Transaksi
Kas

Belanja Pegawai 299,149,029,000 261,708,726,215 87,48

Belanja Barang 1,780,929,256,000 1,588,790,294,477 89,21

Belanja Modal 883,380,347,000 832,077,946,674 94,19


Belanja Negara Transaksi
Non Kas

Belanja Barang 19,884,862,767 100,00

JUMLAH BELANJA NEGARA 2,963,458,632,000 2,702,461,830,133 91,19