Anda di halaman 1dari 33

LAPORAN WEEKLY IGD

28 JANUARI 3 Februari 2017


Tn.NK. /23 th (28 Januari 2017)
Pasien datang dengan keluhan kena strum
Airway : Paten
Breathing : Nafas Spontan, gerakan dada simetris kanan dan kiri, suara nafas
tambahan (-), Ronki (-), RR 20x/menit
Circulation : Tensi ( 130/80mmHg ), Nadi ( 108x/menit ), akral hangat
Disability : GCS ( 456 )

S Pasien datang karena terkena strum sekitar jam 8.30 saat sedang ngecor
bangunan, kabel tiang jalan raya ada yan g terkelupas dan terkena leher
sebelah kiri pasien dan teman pasien sempat menepis kabel tersebut setelah
tersengat aliran listrik. Pingsan kurang lebih 30 menit.
O KU: lemah
GCS :456
TD 130/80 mmHg
HR 108 x/menit
RR 20x/menit
Suhu 36,8 C
Spo2 98%
K/L : a/i/c/d : -/-/-/-
Leher : luka bakar pada leher kiri
Thorax : gerak dada simetris, Ves/ves, Whezing-/-,Ronki-/-
Abdomen : Flat, BU (+),

Status Lokalis:
Regio coli S : Luka bakar gr. I
Regio pedis D, S : Luka bakar gr Iib
A Trauma elektro + combutio gr.IIb 4%

P Inf.RL 20 tpm
Inj. Na metamizol 2x1 amp
Inj.Ceftriaxon 2x1
Inj. Ranitidin 2x1 amp
Inj. Tetagam 250 IU IM
Rawat luka kompres kasa NS basah
Tn. A/ 54 th (28 Januari 2017)
A Pasien datang ke IGD dengan keluhan bengkak pada kaki kanan
kurang lebih 1 tahun. Awalnya bengkak kemudian timbul bula dan
mengeluarkan darah dan nanah. Pasien tidak mengetahui terkena
apa. Tertusuk paku disangkal. Demam (+) sudah 2 minggu yang lalu,
menggigil (+), riwayat DM DAN ht sebelumnya tidak diketahui
S KU : Composmentis
GCS : 456
TD: 180/90mmHg
HR: 114 x/menit
RR: 24x/menit
Spo2 : 82%
K/L: A/I/C/D: -/-/-/-
Thorax : gerakan dada simetris, ves/ves, whezing-/-, ronki-/-
Abdomen: BU(+), soefl,distended (-)
Extremitas : akral hangat
Status lokalis : Regio pedis dextra
Edem (+), pus(+), rubor(+), kolor(+), fungsiolesa(+), nyeri tekan(+)
A Abses pedis dextra

p Inf. RL 2 kolf/hari
Inf. Metronidazole 3x500 mg
inj,. OMZ 1X40 mg
Inj. Na metamIzol 3x1 amp
Tab. Captopril 12,5 mg
Tn. R/ 28 th (28 Januari 2017)
A Pasien datang ke IGD dengan keluhan luka robe pada tangan kiri
karena setelah terkena kapak sekitar jam 6 pagi. Darah keluar secara
terus menerus, nyeri (+), tampak lemah

S KU : Cukup
GCS : 456
TD: 100/70mmHg
HR: 82 x/menit
RR: 21x/menit
Spo2 : 99%
K/L: A/I/C/D: -/-/-/-
Thorax : gerakan dada simetris, ves/ves, whezing-/-, ronki-/-
Abdomen: BU(+), soefl,distended (-)
Extremitas : akral hangat
Status lokalis : Regio manus sinistra
Look: vulnus laseratum(+), bleeding aktiv(+), deformitas (-)
Feel: nyeri(+). AVN(+)
Move: ROM aktif terbatas nyeri
A Vulnus laseratum regio manus sinistra sisi volar susp.
Ruptur arteri proper digitalis regio indeks sinistra

p Inf. RL 2 kolf/jam
Inj. Tetagam 1x1
Inj. Ketorolax 2x1
Inj. Ranitidin 2x1
Inj. Ceftriaxon 2x1
Bebat tekan
Resusitasi cairan 2L
O2 Nrbm 8lpm
Foto klinis
Foto x-ray Manus Sinistra
Tn. R/ 28 th (28 Januari 2017)
A Pasien datang ke IGD dengan post terjatuh saat main bola pada jam
15,00 wib. Pasien jatuh kesebelah kiri, yang tersatuh terlebih dahulu
siku sebelah kiri. Sebelumnya sempat dipijatkan, nyeri(+) pada
tangan sebelah kiri.

S KU : Cukup
GCS : 456
TD: 100/80mmHg
HR: 84 x/menit
RR: 21x/menit
Suhu : 36,7 C
Spo2 : 99%
K/L: A/I/C/D: -/-/-/-
Thorax : gerakan dada simetris, ves/ves, whezing-/-, ronki-/-
Abdomen: BU(+), soefl,distended (-)
Extremitas : akral hangat
Status lokalis : elbow join sinistra
Look: deformitas (+), edem (+)
Feel: nyeri(+). AVN(+)
Move: ROM aktif terbatas nyeri
A Dislokasi elbow sinistra

p Inf. RL 2 kolf/jam
Inj. Ketorolak 1x1
Inj. Ranitidin 1x1
Pasang arm sling
Tn.M. /31 th (29 Januari 2017)
Pasien datang dengan keluhan luka robek pada telapak kaki kiri setelah
tertancap bambu jam kejadian jam 18.00 datang ke IGD pkl 20.15
Airway : Paten.
Breathing : Nafas Spontan, gerakan dada simetris kanan dan kiri, suara nafas
tambahan (-), Ronki (-), RR 21x/menit
Circulation : Tensi ( 110/80mmHg ), Nadi ( 79x/menit ), akral hangat
Disability : GCS ( 456 )
Eksposure : Luka robek pada telapak kaki kiri

S Pasien datang dengan keluhan luka robek pada telapak kaki kiri setelah
bambu tertancap pada telapak kaki tembus sampai keatas dan langsung
dicabut oleh pasien saat kejadian, sudah ke puskesmas Ngempit dan
mendapat terapi bebbat saja Dm-,Ht-

O KU: lemah
GCS :456
TD 110/80 mmHg
HR 98x/menit
RR 21x/menit
Suhu 36,7 C
Spo2 99%
K/L : a/i/c/d : -/-/-/-
Thorax : gerak dada simetris, Ves/ves, Whezing-/-,Ronki-/-
Abdomen : Flat, BU (+), nyerin tekan-

Status Lokalis: regio Pedis sinistra


Look: Bleeding aktif-,deformitas -,tampak vulnus appertum pedis sinistra denan ukuran 5x2 cm
Feel: terasa nyeri, Crt <2 detik,Arteri dorsali pedis teraba
Movement: Rom aktif terbatas nyeri
A Vulnus Appertum pedis sinistra

P Inf.RL 20 tpm
Inj.Ketorolac 3x1 amp
Inj.Ceftriaxon 2x1
Inj. Tetagam 250 IU IM
Nn. M/20 th (31 Januari 2017)
S Pasien datang dengan keluhan nyeri perut kanan bawah
sejak 5 hari yang lalu, sebelumnya nyeri petama kali timbul
di ulu hati dan menjalar ke kanan bawah, pada tgl 30
januari pasien masuk ke IGD dgn keluhan yang sama akan
tetapi tidak mau di lakukan tindakan operasi dan PAPS.
Mual (+) muntah (-), menstruasi teratur (+)

O KU: Composmentis, GCS :456, TD 100/70 mmHg, HR


104x/menit, RR 22x/menit
K/L : a/i/c/d : -/-/-/-,
Thorax : Vesikuler, whezing (-), Rhonki (-)
Abdomen : flat (+), bising usus ( +), nyeri tekan epigastrik
(+) illiacal dextra (+)
Status lokalis abdomen :
Nyeri tekan Mc burney (+)
Rovsing sign (+)
Obtorator sign (+)
Psoas sign (+)
Plano test (-) RT : nyeri pada arah jam 12
A Apendisitis akut
P inf RL 2 kolf/hari
Inj ondansetron 2x4 mg
Inj omeprazol 1x40 mg
Inj Cefuroxime 2x1 amp
Inj Na Metamizol 3x1
Inf Metronidazol 3x500 mg

Rencana di lakukan appendectomy hari rabu tgl 1/2/2017


Tn. F/28 th (31 Januari 2017)
S Pasien datang dengan keluhan nyeri perut kanan bawah
sejak 3 hari yang lalu, pasien juga mengeluh nyeri ulu hati
dan sering telat makan. Demam naik turun sejak 3 hari
yang lalu, mual (+) muntah (+) BAB BAK dalam batas
normal, flatus (+)
O KU: Composmentis, GCS :456, TD 100/80 mmHg, HR
100x/menit, RR 20x/menit suhu : 37,7
K/L : a/i/c/d : -/-/-/-,
Thorax : Vesikuler, whezing (-), Rhonki (-)
Abdomen : distended (+), bising usus ( +), nyeri tekan
epigastrik (+) illiacal dextra (+)
Status lokalis abdomen :
Nyeri tekan Mc burney (+)
Rovsing sign (+)
Obtorator sign (+)
Psoas sign (+)
A Apendisitis akut
P Inf Nacl 0,9%
IInj omeprazol
nj ondansetron
Inj Cefuroxime
Inj Na Metamizol
Inf Metronidazol

Rencana di lakukan appendectomy hari rabu tgl 1/2/2017


An.A./7 th (2 Februarii 2017)

A Pasien datang dengan keluhan nyeri perut bekas operasi (post op


Appendik perforasi 13 hari yang lalu saat ini pasien juga
mengeluhkan bab mencret sudah 2 x dan Bak terasa nyeri,flatus
+,setiap kali makan hanya mau makan 3 sendok saja sehingga
berat badan dirasakan semakin menurun
Rpd: Post OP Appendik perforasi 13 hari yang lalu
O KU: lemah
GCS :456
TD 110/80 mmHg
HR 102 x/menit
RR 22x/menit
Suhu 36,6 C

K/L : a/i/c/d : -/-/-/-


Thorax : gerak dada simetris, Ves/ves, Whezing-/-,Ronki-/-
Abdomen : BU (+) , distended+,nyeri pada bekas jahitan
Extremitas :Akral Hangat

LAB :
Leukosit : 14,3,
Hemoglobin 11,2
A Ileus paralitik dt post op appendictomy

P Inf.D5 NS 1200 cc/hari


Inj Na metimazol 3x150 cc/hari
Pasang NGT
Ivfd aminofluid 500cc/24 jam
Inj.Ranitidin 2x15 mg
Inj.Metoclopramid 3x3 mg
Inj.Ceftriaxon 2x500mg
Inj.Metronidazole 3x200mg
Foto klinis
BOF 3 posisi
Tn. L/ 51th (31 januari 2017)
S Pasien datang ke IGD dengan post KLL ditabrak sepeda motor saat
mau menyebrang, kejadiannya jam 6 pagi. Pasien mengeluh nyaeri
pada kaki dan luka robek pada kaki kiri. Pingsan (-), mual (-), muntah
(+)

O KU : lemah
GCS : 456
TD: 140/100mmHg
HR: 80 x/menit
RR: 22x/menit
Suhu : 36,7 C
Spo2 : 94%
K/L: A/I/C/D: -/-/-/-
Thorax : gerakan dada simetris, ves/ves, whezing-/-, ronki-/-
Abdomen: BU(+), soefl,distended (-)
Extremitas : akral hangat
Status lokalis : Regio pedis sinistra
Look: deformitas (+), edem (-), vulnus appertum (+), pendarahan (+)
Feel: nyeri(+). AVN(+)
Move: ROM pastif terbatas nyeri
A Crush injury

p Inf. Nacl 0.9 % 100CC rehidrasi


Inj. Ceftriaxone 2x1
Inj. Metamizole 2x1
Inj. Tetagam 250 UI im
Inj. Ketorolac 3x1
Inj. Asam Tranexamat 3x500 mg
Pasang kateter
Foto klinis
Foto thorax
Foto x-ray pedis dextra
Tn. L/ 51th (31 januari 2107)
A Pasien datang ke IGD dengan post KLL sepeda motor menabrak mobil
karena mengerem mendadak. Pasien terbentur setir dan jatuh ke
sebelah kanan. Jam kejadian 16.00. jam datang 17.00. Pasien
mengeluh nyeri pada lengan bawah kanan, pusing (+) ingat kejadian
(+), Pingsan (-), mual (-), muntah (+)
S KU : lemah
GCS : 456
TD: 110/80mmHg
HR: 90 x/menit
RR: 22x/menit
Suhu : 36,7 C
Spo2 : 94%
K/L: A/I/C/D: -/-/-/-
Thorax : gerakan dada simetris, ves/ves, whezing-/-, ronki-/-
Abdomen: BU(+), soefl,distended (-)
Extremitas : akral hangat
Status lokalis : Regio anthebrachii dextra
Look: deformitas (+), edem (+), vulnus appertum (-), pendarahan (-)
Feel: nyeri(+) AVN (+)
Move: ROM aktif terbatas nyeri
A Close fracture Galeazzi Dextra

p Inf. Nacl 0.9 % 2 kolf/ hari


Inj. Ketorolac 3x1
Inj. Omeprazole 1x40 mg
Pasang spalk
Rencana operasi hari sabtu tgl 4/2/2017
Foto klinis
Foto X-ray