Anda di halaman 1dari 16

3.

Permodelan Endapan dan

Model Eksplorasi
1. Pengertian pemodelan
Model cebakan bijih dikembangkan berdasarkan
observasi dan penelitian baik di lapangan maupun di
laboratorium terhadap cebakan-cebakan bijih yang
sudah ditemukan. Jadi, Model endapan mineral
adalah penggambaran informasi yang diatur secara
sistematik tentang sifat-sifat penting suatu kelompok
endapan mineral (Cok dan Singer,1986 dalam
Mosier dan Bliss, 1992).

2
2. Jenis pemodelan endapan
Dalam pemodelan endapan mineral terdapat dua
jenis model yang sering dibahas,yaitu model empiris
yang didasarkan atas pemerian endapan dan model
genetik yang menjelaskan endapan atas dasar
proses-proses geologi. Model genetik membahas
sifatsifat endapan yang dihubungkan dengan
beberapa konsep dasar, mungkin lebih bersifat
subyektif, tetapi dapat lebih berguna sebagaimana
dapat menduga endapan yang belum tersedia pada
basis data deskriptif

3
Model deskriptif endapan dapat dinyatakan dalam
dua bagian yaitu :

a. Lingkungan Geologi Endapan


- Mendeskripsikan (menguraikan) kondisi lingkungan
geologi dimana endapan tersebut terbentuk
(ditemukan) yang diidentifikasi melalui karakteristik-
karakteristik geologi yang mendukung.
- Mendeskripsikan tipe dan tekstur batuan yang
menutupi keberadaan host rock, terutama pada
endapan-endapan tipe batuan induk.
- Mendeskripsikan kondisi batuan asaln(Source Rock)
pada endapan-endapan yang terbentuk dari fluida
hidrothermal yaitu endapan-endapan epigenetik. 4
- Mendeskripsikan perkiraan umur geologi dimana
endapan tersebut terbentuk.
- Mendeskripsikan tatanan tektonik yang mengontrol
pembentukan endapan, terutama pada endapan-
endapan yang terbentuk akibat struktur utama yang
merupakan bagian dari suatu metallogenic province.
- Mendeskripsikan kontro lstruktur geologi terutama
struktur lokal yang mengontrol penyebaran endapan
- Mendeskripsikan endapan-endapan ikutan,
terutama beberapa tipe endapan lain yang dapat
muncul pada kondisi lingkungan geologi yang mirip
sebagai tambahan pada tipe utama yang
dimodelkan.
5
b. Deskripsi Endapan
- Mendeskripsikan (menguraikan) karakteristik geokimia
dan geofisika endapan dengan memberikan
penekanan pada aspek-aspek yang diperkirakan dapat
terdeteksi sebagai anomali-anomali geokimia dan
geofisika.
- Dalam banyak kasus deskripsi geokimia dan geofisika
ini akan digunakan sebagai landasan dalam
perencanaan program eksplorasi, yaitu dalam
pemiihan metode eksplorasi.
- Deskripsi ini harus dapat mengkualifikasi karakteristik-
karakteristik utama (dominan) seperti unsur-unsur
asosiasi, maupun karakteristik-karakteristik penunjang
(sekunder/ikutan) seperti mineral pengotor atau unsur- 6
unsur ikutan.
a). Model Geologi Regional
Model geologi regional adalah lingkungan geologi dimana
proses-proses geologi yang membentuk obyek geologi
berlangsung serta faktor-faktor pengendalinya yang
menyebabkan obyek geologi tersebut terbentuk pada tempat
dan waktu tertentu (skala regional).

Unsur-unsur model geologi regional :

Batuan sumber atau asosiasi batuan yang berhubungan


erat dengan obyek geologi yang dimaksud (endapan
mineral)
Proses geologi yang membentuk obyek geologi 7
Waktu pembentukan obyek geologi
b). Model Geologi Lokal
Model geologi lokal merupakan lingkungan geologi lokal
dimana proses-proses geologi yang membentuk obyek
geologi (endapan mineral) berlangsung serta faktor-faktor
pengendalinya yang menyebabkan obyek geologi tersebut
di tempat dan pada waktu tertentu (berskala lokal).

Meliputi :
Bentuk tubuh dan dimensi endapan mineral (obyek
geologi)
Posisi obyek geologi terhadap struktur geologi batuan
induknya (host rock)
Sifat geologi dan mineralogi obyek geologi (endapan)
Sifat fisika-kimia obyek geologi (endapan) 8
c). Model Empiris
Model empiris adalah model geologi yang berdasarkan
karakteristik endapan-endapan mineral yang diketahui,
mengandung data, tapi tidak diinterpretasi (Babcock,1984).
Jenis endapan tertentu terdapat pada tatanan geologi tertentu,
yang seharusnya dijumpai pada tatanan geologi yang sama di
tempat lain (Walshe, 1984).

Model empiris endapan, dikarakterisasi oleh :


Lingkungan tektonik
Batuan induk (host rock)
Mineralisasi
Tipe dan zonasi alterasi hidrotermal
Penyebaran dalam waktu dan ruang
Ukuran dan kadar endapan
9
Model empiris dapat dijadikan model pembanding dalam
menjalaskan modelgenetik endapan suatu daerah
Gambar 3.3. Penampang vertikal endapan Au-Ag epitermal sulfidasi 10
rendah (Buchanan, 1981 dalam Bonham, 1984).
d). Model Genetik (Model Konseptual)
Model genetik adalah model konseptual analisis
komponen-komponen utama endapan bijih, dan
menjelaskan hubungan komponen-komponen tersebut
(Babcock,1984). Model genetik ini dikembangkan dari
model empiris (model geologi) yang berdasarkan pada
proses pembentuk endapan mineral tersebut.

Komponen-komponen genetik utama, antara lain :


Batuan induk (host rock) dan umurnya
Mineralisasi dan alterasi hidrotermal
Sifat fisika-kimia dan komposisi fluida pembawa biji
Sekuen paragenesa
Geometri endapan (bentuk dan dimensi) 11
Kontrol struktur, dsb.
e). Model Cadangan
Model cadangan adalah cara dan sistematika estimasi
cadangan suatu endapan mineral berdasarkan metoda
penaksiran yang sesuai, tergantung pada kompleksitas
geometri dan penyebaran kadar. Output-nya adalah
cadangan endapan (probable atau proven reserve). Model
cadangan ini dapat dilakukan secara komputerisasi
(model komputer) :
Model Blok Teratur (Regular Block Model); cebakan
dibagi dalam blok-blok dengan dimensi tertentu. Tiap
blok memiliki atribut jenis batuan, alterasi,mineralisasi,
kadar, kode topografi, dsb (lihat Gambar 3.4).
Gridded Seam Model; pemodelan untuk batubara atau
cebakan yang berlapis, yang dibagi dalam sel-sel
yang teratur (dimensi tertentu). 12
Metoda-metoda penaksiran :
Penaksiran manual (cross section)
Metoda poligon
Metoda segitiga
Metoda Jarak Terbalik (Inverse Distance Method)
Metoda geostatistik dan Kriging

13
Model endapan blok. 14
g). Model Kadar dan Tonase

Dari beberapa model deskriptif (empiris) yang diketahui


ukuran dan kadarnya, dapat dikembangkan Model
Kadar dan Tonase (lihat Gambar 3.5). Estimasi tonase
dankadar dilakukan pada COG (cut of grade) yang paling
rendah. Model kadar dan tonase ini biasanya dibuat
dalam format grafik untuk memudahkan dala pembacaan
data dan membandingkan jenis endapan yang satu
dengan yang lainnya (Cox dan Singer, 1986 dalam
Mosier dan Bliss, 1992).

15
16