Anda di halaman 1dari 24

KELOMPOK 2

1. EKA YUNIA
2. EVIE LUTHFIANI
3. FULANDIA INDRIYANI
4. GUSTINA PRIHATINI
5. IKA FITRIANI
6. INDAH YASMIN
7. INDRI EKA WIDYAWATI
KELAINAN
JANTUNG
BAWAAN
PENGERTIAN....

kelainan jantung bawaan pada anak


adalah anak itu punya kelainan jantung
sejak ia dilahirkan (misalnya ada
kebocoran karena waktu pembentukan
jantung saat masih janin, sekat
jantungnya tidak tertutup dengan
sempurna). Kelainan ini bisa diatasi
dengan operasi
Etiologi....

Penyebab terjadinya
penyakit jantung bawaan
belum dapat diketahui
secara pasti, tetapi ada
beberapa faktor yang diduga
mempunyai pengaruh pada
peningkatan angka kejadian
penyakit jantung bawaan :
1. Faktor Prenatal :

Ibu menderita penyakit infeksi :


Rubella.
Ibu alkoholisme.
Umur ibu lebih dari 40 tahun.
Ibu menderita penyakit Diabetes
Mellitus (DM) yang memerlukan
insulin.
Ibu meminum obat-obatan
penenang atau jamu.
2.Faktor Genetik :
Anak yang lahir sebelumnya
menderita penyakit jantung
bawaan.
Ayah / Ibu menderita penyakit
jantung bawaan.
Kelainan kromosom seperti
Sindrom Down.
Lahir dengan kelainan
bawaan yang lain.
Pengkajian
Riwayat keperawatan : respon fisiologis
terhadap defek (sianosis, aktivitas
terbatas)
Kaji adanya tanda-tanda gagal jantung,
nafas cepat, sesak nafas, retraksi, bunyi
jantung tambahan (machinery mur-
mur), edera tungkai, hepatomegaliKaji
adanya hiperemia pada ujung jari
Kaji pola makan, pola pertambahan
berat badan
LANJUTAN...

Pengkajian psikososial meliputi


: usia anak, tugas
perkembangan anak, koping
yang digunakan, kebiasaan
anak, respon keluarga
terhadap penyakit anak, koping
keluarga dan penyesuaian
keluarga terhadap stress.
Diagnosa Keperawatan

1. Penurunan Curah jantung b.d malformasi


jantung.
2. Perubahan pertumbuhan dan perkembangan
b.d tidak adekuatnya suplai oksigen dan zat
nutrisi ke jaringan.
3. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh b.d kelelahan pada saat makan dan
meningkatnya kebutuhan kalori.
Intervensi
1. Mempertahankan curah jantung yang
adekuat :
Observasi kualitas dan kekuatan
denyut jantung, nadi perifer, warna
dan kehangatan kulit
Tegakkan derajat sianosis (sirkumoral,
membran mukosa, clubbing)
Monitor tanda-tanda CHF (gelisah,
takikardi, tachypnea, sesak, mudah
lelah, periorbital edema, oliguria, dan
hepatomegali)
LANJUTAN.....
Kolaborasi pemberian digoxin
sesuai order, dengan
menggunakan teknik
pencegahan bahaya
toksisitas.
Berikan pengobatan untuk
menurunkanafterload
Berikan diuretik sesuai
indikasi.
2. Mempertahankan pertumbuhan
berat badan dan tinggi badan yang
sesuai

Sediakan diit yang seimbang, tinggi zat-zat


nutrisi untuk mencapai pertumbuhan yang
adekuat
Monitor tinggi badan dan berat badan,
dokumentasikan dalam bentuk grafik untuk
mengetahui kecenderungan pertumbuhan
anak
Timbang berat badan setiap hari dengan
timbangan yang sama dan waktu yang sama
Catat intake dan output secara
benar
Berikan makanan dengan porsi
kecil tapi sering untuk
menghindari kelelahan pada
saat makan
Anak-anak yang mendapatkan
diuretik biasanya sangat haus,
oleh karena itu cairan tidak
dibatasi.
3. Memberikan support pada
orang tua

Ajarkan keluarga / orang tua untuk


mengekspresikan perasaannya karena
memiliki anak dengan kelainan jantung,
mendiskudikan rencana pengobatan,
dan memiliki peranan penting dalam
keberhasilan pengobatan
Ekplorasi perasaan orang tua mengenai
perasaan ketakutan, rasa bersalah,
berduka, dan perasaan tidak mampu
Libatkan orang tua dalam
perawatan anak selama di rumah
sakit
Memberikan dorongan kepada
keluarga untuk melibatkan
anggota keluarga lain dalama
perawatan anak.
Mengurangi ketakutan dan
kecemasan orang tua dengan
memberikan informasi yang jelas
Hasil Yang Diharapkan

1. Anak akan menunjukkan tanda-tanda


membaiknya curah jantung
2. Anak akan menunjukkan tanda-tanda
tidak adanya peningkatan resistensi
pembuluh paru
3. Anaka akan mempertahankan tingkat
aktivitas yang adekuat
4. Anak akan tumbuh sesuai dengan
kurva pertumbuhan berat dan tinggi
badan
LANJUTAN....
5. Anak akan mempertahankan intake
makanan dan minuman untuk
mempertahankan berat badan dan
menopang pertumbuhan
6. Anak tidak akan menunjukkan
tanda-tanda infeksi
7. Orang tua akan mengekspresikan
perasaannya akibat memiliki anak
dengan kelainan jantung,
mendiskusikan rencana pengobatan,
dan memiliki keyakinan bahwa orang
tua memiliki peranan penting dalam
keberhasilan pengobatan.
Gejala Penyakit Jantung
Bawaan
Pada bayi penyakit jantung bawaan ini
bisa dikenali dari sejumlah gejala,
misalnya lekas letih, ada gangguan
tumbuh kembang, sering panas dan
batuk, ada gangguan atau sering
berhenti saat menyusu ibunya untuk
bernapas. Gejala khas lainnya adalah
biru pada ujung kuku-kuku dan lidah.
Meski begitu ada juga yang tidak
bergejala biru.
CONTOH GAMBAR JANTUNG YANG
TERKENA PENYAKIT BAWAAN
Jenis-jenis Kelainan
Jantung
Kelainan jantung bawaan sangat beragam
jenisnya. Berikut adalah beberapa di
antaranya:
1. Sekat Bilik Jantung Berlubang
(Ventracular Septal Defect/VSD)
VSD adalah kelainan jantung bawaan yang
paling sering terjadi (30% kasus). Gejala
utama dari kelainan ini adalah kesulitan
menyusui dan gangguan pertumbuhan,
nafas pendek dan mudah lelah.
2. Penyempitan Katup Paru (Pulmonary
Stenosis/PS

PS adalah kelainan jantung paling


umum kedua, terjadi pada 10%
kasus. Banyak penderita ASD yang
baru terdiagnosis setelah dewasa.
Bila demikian, dampaknya mungkin
sudah sangat merusak berupa
penyakit paru, risiko stroke tinggi
dan usia harapan hidup yang rendah.
3. Sekat Serambi Jantung Berlubang
(Atrial Septal Defect/ASD)

ASD adalah lubang di antara dua


serambi jantung. Lubang ini
menimbulkan masalah yang sama
dengan VSD, yaitu mengalirkan
darah kaya oksigen kembali ke
paru-paru. ASD terjadi pada 5-7%?
kasus dan lebih banyak terjadi
pada bayi perempuan
dibandingkan bayi laki-laki.
4. Tetralogi Fallot (Tetralogy of
Falot/TOF)

TOF adalah komplikasi kelainan


jantung bawaan yang khas, dan
melibatkan empat kondisi:
Sekat bilik jantung berlubang (VSD)
Penyempitan katup paru (PS)
Bilik kanan jantung membesar
(hipertrofi)
Akar aorta tepat berada di atas lubang
VSD
SEKIAN PRESENTASI DARI
KELOMPOK KAMI KURANG
LEBIHNYA MOHON MAAF

WASSALAMMUALAIKUM Wr.Wb