Anda di halaman 1dari 21

EKOLOGI

PERTANIAN
KELOMPOK IV
RISWANDI D1B1 15 058
JOIS SOPIATI D1B1 15 030
PUTU RENI D1B1 15 170
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu
bahan pangan yang penting di Indonesia
karena jagung merupakan sumber karbohi-
drat kedua setelah beras. Di samping itu,
jagung juga merupakan bahan baku industri
dan pakan ternak. Kebutuhan jagung di
Indonesia untuk konsumsi meningkat sekitar
5,16% per tahun sedangkan untuk kebutuhan
pakan ternak dan bahan baku industri naik
sekitar 10,87% per tahun.
Kacang tanah (Arachis hypogeae) merupakan
tanaman pangan ke dua terpenting setelah
kedelai. Sebagai bahan pangan dan pakan
ternak yang bergizi tinggi, kacang tanah
mengandung lemak (40,50%), protein (27%),
karbohidrat serta vitamin (A, B, C, D, E dan K),
juga mengandung mineral antara lain
Calcium, Chlorida, Ferro, Magnesium, Phospor,
Kalium dan Sulphur
Kacang tanah (Arachis hypogeae) merupakan
tanaman kacang-kacangan terpenting kedua
setelah kedelai bagi Indonesia. Bahkan di
beberapa daerah kacang tanah merupakan
tanaman pangan yang mendapat prioritas
kedua untuk dikembangkan dan ditingkatkan
produksinya setelah padi
TUJUAN
Tujuan dari praktikum ini yaitu:
1. Untuk mengetahui adakah pengaruh
pemberian berbagai dosis pupuk bokasi.
2. Untuk mengetahui mengapa terjadi
perubahan.
3. Untuk mengetahui mengapa pemberian
pupuk bokasi tidak efesien.
MAMFAAT PRAKTIKUM
Mamfaat praktikum yaitu:
Agar praktikan dapat memahami adakah
pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk
bokasi.
Agar praktikan dapat memahami mengapa
bisa terjadi perubahan.
Agar praktikan dapat memahami mengapa
pemberian pupuk bokasi tidak efesien.
Klasipikasi Tanaman Jagung (Zea mays L.)

Sistem perakaran pada tanaman jagung adalah akar serabut dengan


kedalaman hingga 8 meter, namun sebagian besar berada pada
kedalaman sekitar 2 meter.
Tanaman jagung memiliki batang yang tegak, mudah terlihat dan
beruas-ruas. Ruas terbungkus oleh pelepah daun yang muncul dari
buku.
Daun pada tanaman jagung merupakan daun sempurna dengan bentuk
yang memanjang. Daun yang dimiliki oleh tanaman jagung ini berwarna
hijau muda pada saat masih muda, dan berwarna hijau tua pada saat
tanaman dewasa, serta berwarna kuning pada saat tanaman sudah tua.
Bunga yang dimiliki oleh tanaman jagung terdiri atas bunga jantan dan
bunga betina, yang masing-masing terpisah atau diklin dalam satu
tanaman atau monoecious.
Tongkol yang dimiliki oleh tanaman jagung tumbuh dari buku dan
terdapat di antara batang daun dengan pelepah daun dari tanaman
jagung.
Syarat Tunbuh Tanaman Jagung
(Zea mays L.)
A. Iklim
Iklim yang dikehendaki oleh sebagian besar
tanaman jagung adalah daerah-daerahberiklim
sedang hingga daerah beriklim sub-tropis/tropis
yang basah.Jagung dapat tumbuh di daerah yang
terletak antara 00-500 derajat LU hingga 00-400
LS.Suhu yang dikehendaki tanaman jagung antara
210C-340C, akan tetapi bagipertumbuhan tanaman
yang ideal memerlukan suhu optimum antara 23 0C-
270C. Pada proses perkecambahan benih jagung
memerlukan suhu yang cocok sekitar 30 0C
B. Tanah
Keasaman tanah erat hubungannya dengan
ketersediaan unsur-unsur haratanaman. Keasaman
tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman
jagung adalahpH antara 5,6 - 7,5.Tanaman jagung
membutuhkan tanah dengan aerasi dan
ketersediaan air dalamkondisi baik.Tanah dengan
kemiringan kurang dari 8 % dapat ditanami
jagung, karena disanakemungkinan terjadinya
erosi tanah sangat kecil. Sedangkan daerah
dengan tingkat kemiringan lebih dari 8 %,
Klasipikasi Tanaman Kacang
Tanah (Arachis hypogeae)
Daun pertama terangkat ke atas permukaan tanah selagi benih
kacang tanah berkecambah. Daun berikutnya berupa daun tunggal
dan berbentuk bundar
Batang tanaman kacang tanah tidak berkayu dan berbulu halus, ada
yang tumbuh menjalar dan ada yang tegak. Tinggi batang rata-rata
sekitar 50 cm, tetapi ada juga yang mencapai 80 cm.
Kacang tanah berakar tunggang yang tumbuh lurus hingga
kedalaman 40 cm. Bagian akar tunggang tersebut akan tumbuh akar
cabang dan diikuti oleh akar serabut.
Bunga tanah mulai berbunga kira-kira pada umur 4-5 minggu. Bunga
kacang tanah pada umumnya melakukan penyerbukan sendiri
Kacang tanah berbuah polong. Polongnya terbentuk setelah terjadi
pembuahan. Setelah terjadi pembuahan, bakal buah tumbuh
memanjang
Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Tanah (Arachis
hypogeae)

A. Iklim.
Curah hujan yang sesuai untuk tanaman
kacang tanah antara 800-1.300 mm/tahun.
Hujan yang terlalu keras akan mengakibatkan
rontok dan bunga tidak terserbuki oleh lebah.
Selain itu, hujan yang terus-menerus akan
meningkatkan kelembaban di sekitar
pertanaman kacang tanah.
B. Tanah
Upaya untuk mendapatkan varietas kacang
tanah yang toleran terhadap tanah masam di
lahan rawa telah dilakukan dengan
mengevaluasi beberapa galur harapan dari
Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Ubi-
ubian Malang. Tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui keragaan daya hasil dan
toleransi kacang tanah di lahan rawa. tanah.
Pengaruh Pupuk
Bokasi
Aplikasi bokashi sangat bermanfaat untuk
meningkatkan sifatsifat tanah, baik fisik, kimia
maupun biologis sehingga dapat
meningkatkan kesuburan tanah serta
meningkatkan pertumbuhan dan produksi
tanaman. Bokashi merupakan pupuk yang
dihasilkan dari hasil fermentasi bahan organik
dengan bantuan EM4 (Efective
Microorganism).
mengetahui mengapa terjadi
perubahan.
Pemberian bokashi dapat meningkatkan
ketersediaan N dalam tanah sehingga dapat
meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung.
Unsur N merupakan unsur yang berperan
dalam pembentukan klorofil yang berperan
dalam aktivitas fotosintesis pada daun. Hal ini
berarti bahwa pemakaian bokashi dapat
meningkatkan pertumbuhan dan produksi
tanaman. Perlakuan bokashi yang berbeda
menyebabkan pengaru pertumbuhan dan
produksi tanaman yang berbeda.
Pala Tanam Tumpang
Sari
Pola sistem pertanian monokultur, jarak tanam yang terlalu
dekat akan mengakibatkan kompetisi akan air dan hara.
Bila jarak tanamnya diperlebar maka tingkat kompetisi
tersebut semakin berkurang. Pada sistem tumpangsari,
kompetisiantar tanaman yang ditanam berdampingan pada
satu lahan yang sama sering terjadi,bila ketersediaan
sumber kehidupan tanaman berada dalam jumlah terbatas.
Kompetisi ini biasanya diwujudkan dalam bentuk hambatan
pertumbuhan terhadaptanaman lain. Untuk dapat
melaksanakan pola tanam tumpangsari secara baik perlu
diperhatikan beberapa faktor lingkungan yang mempunyai
pengaruh di antaranya ketersediaan air, kesuburan tanah,
sinar matahari dan hama penyakit
Hasil Pengukuran Tanaman
Jagung
1. Pengukuran 28 HST
126.2
2. pengukuran 42 HST
217.6
3. pengukuran 56 HST
226.6
Hasil Pengukuran Tanaman
Kacang Tanah
1. pengukuran 28 HST
16.56
2. pengukuran 42 HST
35.2
3. pengukuran 56 HST
42.6
Pembahasan
pupuk bokasi dan waktu tanam berpengaruh
sangat nyata terhadap tinggi tanaman jagung
pada umur 42 HST dan berpengaruh nyata
pada umur tanaman jagung 56 HST. Laju
perumbuhan tinggi tanaman sangat signifikan
dimana pada pengukuran 28 HST rata-rata
tinggi tanaman 126,2 cm, 42 HST rata-rata
tinggi tanaman mencapai 217,6 cm dan 56
HST rata-rata tinggi tanaman 226,6 cm.
Pertumbuhan tanaman jagung ini sangat di
pengaruhi dosis pupuk bokasi
Secara interaksi berpengaruh nyata hanya
pada umur 42 dan 56 HST tidak berpengaruh
nyata pada umur tanaman jagung 28 HST.
Dengan demikian pemberian pupuk bokasi
dan waktu tanam dapat meningkatkan
pertumbuhan tinggi tanaman. Tinggi tanaman
jagung tertinggi dapat di rata-ratakan yaitu
pada umur 56 HST (226,6 cm).
Rata-rata pupuk bokashi berpengaruh tidak
nyata secara mandiri perhadap tinggi
tanaman kacang tanah karena pupuk bokasi
diasumsikan hanya di berikan pada tanaman
jagung, tanaman kacang tanah hanya
memanfaatkan unsur hara yang terbuang
kepermukaan tanah, pada umur 28 dan 42
HST jarak antara tinggi tanaman kacang tanah
dan daun jagung telah berjauhan dan di
pengaruhi oleh keadaan angin.
TERIMAKASI