Anda di halaman 1dari 13

Antibiotik pada Otitis Media Supuratif

Kronik : Studi Bakteriology

Shamweel Ahmad*
Department of Clinical Laboratory Sciences, College of
Medical Sciences, Salman Bin AbdulAziz University, Saudi
Arabia

Pembimbing : dr. Fransiska Tricia da Lopez, Sp.THT-KL


Christianus Leonard Prima Saryono (1108011006)
Yohana Debrita Rere Koli (1108012037)
PENDAHULUAN
OMSKInflamasi kronik pada telinga tengah dan
ruang mastoidSekret telingaPerforasi
membran timpani

Terjadi pada massa anak2ditandai perforasi


membran timpanitelinga tengaho.k perforasi
o/ inflamasi akut = OMSA

Infeksi6 tahun pertama massa anak


anakpuncak usia 2 tahun
PENDAHULUAN

Negara berkembang, prevalensi infeksi telinga


kronik72 kasus/1000 penduduk

OMSK yg tdk
ditanganiKomplikasiBerkaitan dgn
penyebaran bakteri pada struktur yg dekat
telinga a/ kerusakan pada telinga tengah itu
sendiri

Tujuan penelitian menentukan jenis mikroba


(aerobic dan anaerobic) dan antibiogram dari
pasien OMSK pada populasi Saudi
METODE
164 pasien dgn OMSK bilateral dan unilateral diteiti
secara prospektif

Kriteria: pasien dgn sekret telinga yg lama & belum


mendapatkan antibiotik pada 5 hari sebelumnya

Swab sekret dari semua pasien dikirim ke departemen


Tes kerentanan antibiotik menggunakan teknik Kirby-
Bauer disc diffusion pd Muller-Hilton Agar dan antibiotik
komersil u/ antimikroba

Antibiotik yg digunakan: Penicilin G, Ampicilin,


Augmentin, Trimethoprim-Sulphamethoxazole,
Cephalothin, Polymixin, Ceftazidin, Piperacilin,
Chloramphenicol, Ciprofloksasin, Amikasin, Gentamicin,
HASIL

164 pasien
Kultur sekret
Kisaran telinga tengah Pada 16
usia 20-47 94 pasien pasien
thn (1
organisme
Tidak
Usia rata2 ) ditemukan
pasien 25 thn 52 pasien bakteri isolasi
(2
organisme
)
Organisme
penyebab
yang >> pd
kultur :
Staphylococc
us aureus
sensitif
Methicillin
(45,1%) dan
Pseudomonas
Aeruginosa
(19,5%)
HASIL

Untuk tes antibiotik


didapatkan Gentamcin
memiliki tingkat
kerentanan tertinggi Neomycyn (74,3%) sensitif
(88,3%) dri semua terhadap bakteri gram
bakteri yang terisolasi negatif sedangkan
diikuti kloramfenikol Bacitracin (78,8 %) rentan
(72,4%) terhadap MSSA, MRSA dan
Staphylococcus koagulasi
negatif
DISKUSI
OMSK & komplikasinya>> ditemukan oleh
otologist dan dokter umum, berbahaya dan sulit
diobatikarena >> organisme yg resisten terhadap
antibiotik.

Alur pengobatan OMSK tanpa komplikasi t.d: toilet


telinga (suction a/ membersihkan telinga dri sekret)
& antibiotik topikal atau sistemik.

Pemilihan antibiotik berdasarkan efisiensi resisten


terhadap bakteri, keamanan, resiko keracunan dan
biayanya
Penelitianinfeksi OMSK pd populasi Saudi disebabkan terutama
o/ MSSA
S. Aureus tipe S. aureus, P. aeruginosa,
>> ditemukan pada P. mirabilis
hasil isolasi sedangkan
pada beberapa penelitian di negara lainP. aeroginosa merupakan
bakteri yg >> ditemukan

Pd penelitian ini didapatkan tingginya infeksi OMSK oleh S.aureus


dan
PolaP.kerentanan
aeruginosaantibiotik
sesuai dgn
daripola
MSSAinfeksi
82 pada daerah
% sensitif tropis.
terhadan
Gentamicin,mendekati 80% sensitif terhadap Ciprofloksasin dan 79,7
% sensitif terhadap Bacitracin.

P. aeruginous sensitif terhadap Ceftacidim, 91% sensitif pada


Gentamicin, 85 % terhadap Ciprofloksasin, 78% terhadap
Piperacilin.
DISKUSI
DahuluAmoksilin a/ Ampisilin >> digunakan drpd kuinolon u/
mengobati infeksi telinga tengah (akut maupun kronik)
Pd penelitian iniditemukan perubahan perilaku mikroorganisme
menunjukkan bahwa mikroorganisme lebih sensitif terhadap
golongan Kuinolon , Sefalosporin dan Gentamicin

Penggunaan Ciprofloksasin unggul dlm pengobatan secara empirik


maupun topikal.
Diantara antibiotik topikal, Gentamicin menunjukkan hasil >> baik
setelah Ciprofloksasin
Keuntungan penambahan tetes telinga Ciprofloksasin pd Gentamicin
tdk Ototoksik

Keuntungan penggunaan Gentamicin topikal dlm


pengobatan OMSK dan pencegahan terhadap
komplikasi lebih banyak dibandingkan dgn efek
samping ototoxic yang ditimbulkan.
DISKUSI

Perhatikantingginya prevalensi S.aureus dan P. aeruginous


serta tingginya kerentanan terhadap Kuinolon
(Ciprofloksasin) dan Cefalosporin (Ceftazidine), tetes telinga
Ciprofloksasin/terapi sistemik Ciprofloksasin,
Piperacilin/Ceftazidine aman pada semua umur

Penggunaan antibiotik yang tidak bijaksana Resisten


terhadap bakteri isolasi (S. aureus dan P. aeruginous)

Penelitian mengenai pola mikroba dan antimikroba yg sensitif


terhadap mikroba penyebab OMSKTerapi empirik Hasil yang
lebih baik dan cegah timbulnya resistensi
ri m a
T e G b
i h . .
Ka s
u